PROJEK AKHIR ARSITEKTUR
Periode LXV, Semester Genap, Tahun 2013 / 2014
LANDASAN TEORI DAN PROGRAM
SEKOLAH TINGGI FARMASI (S1)
Tema Desain
Penerapan Desain Arsitektur Modern
Fokus Kajian
Optimalisasi Pencahayaan dan Penghawaan Alami pada Bangunan
Diajukan untuk memenuhi sebagian persyaratan memperoleh gelar Sarjana Teknik Arsitektur
Disusun oleh :
ARTDINTA SEPTIADITA D. (10.11.0013)
Dosen Pembimbing : Ir. FX. Bambang Suskiyatno, MT
PROGRAM STUDI ARSITEKTUR FAKULTAS ARSITEKTUR DAN DESAIN UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA
ii | P a g e
HALAMAN PENGESAHAN
Projek Akhir Arsitektur
Periode LXV, Semester Genap, Tahun 2013 / 2014 Program Studi Arsitektur, Fakultas Arsitektur Dan Desain Universitas Katolik Soegijapranata
Semarang
Judul : SEKOLAH TINGGI FARMASI (S1)
Tema Desain : Penerapan Desain Arsitektur Modern
Fokus Kajian : Optimalisasi Pencahayaan dan Penghawaan Alami pada Bangunan
Penyusun : ARTDINTA SEPTIADITA D. NIM : 10.11.0013
Pembimbing : Ir. FX. Bambang Suskiyatno, MT Penguji : Ir. Albertus Sidharta M, MT, IAI
Ir. BPR. Gandhi, MSA Ir. Ant. Ardianto, MT
Semarang, April 2014
Mengetahui dan Mengesahkan
Dekan
Fakultas Arsitektur dan Desain
Ir. IM. Tri Hesti Mulyani, MT NIDN 611086201
Ketua
Program Studi Arstektur
iii | P a g e
HALAMAN PENGESAHAN
Projek Akhir Arsitektur
Periode LXV, Semester Genap, Tahun 2013 / 2014 Program Studi Arsitektur, Fakultas Arsitektur Dan Desain Universitas Katolik Soegijapranata
Semarang
Judul : SEKOLAH TINGGI FARMASI (S1)
Tema Desain : Penerapan Desain Arsitektur Modern
Fokus Kajian : Optimalisasi Pencahayaan dan Penghawaan Alami pada Bangunan
Penyusun : ARTDINTA SEPTIADITA D. NIM : 10.11.0013
Pembimbing : Ir. FX. Bambang Suskiyatno, MT Penguji : Ir. Albertus Sidharta M, MT, IAI
Ir. BPR. Gandhi, MSA Ir. Ant. Ardianto, MT
Semarang, April 2014
Mengetahui dan Mengesahkan
Pembimbing
Ir. FX. Bambang Suskiyatno, MT NIDN 625116302
Penguji
iv | P a g e
SURAT PERNYATAAN
Yang bertanda tangan di bawah ini, saya :
Nama : ARTDINTA SEPTIADITA D.
N I M : 10.11.0013
Menyatakan bahwa karya ilmiah pada Projek Akhir Arsitektur Periode Semester Genap TA. 2013 / 2014 Program Studi Arsitektur, Fakultas Arsitektur Dan Desain, Universitas Katolik Soegijapranata Semarang
Judul : SEKOLAH TINGGI FARMASI (S1) Tema Desain : Penerapan Desain Arsitektur Modern
Fokus Kajian : Optimalisasi Pencahayaan dan Penghawaan Alami pada Bangunan
Pembimbing : Ir. FX. Bambang Suskiyatno, MT
NIDN : 625116302
Adalah bukan karya plagiasi. Bila dikemudian hari diketemukan tindak plagiasi dalam penyusunan karya ilmiah tersebut, maka pembuat pernyataan di atas siap menerima segala konsekuensinya.
Semarang, Penulis
1 | P a g e ABSTRAK
Sekolah Tinggi Farmasi (S1) ini merupakan rancangan Proyek Akhir Arsitektur yang
memusatkan pada fungsi ruang-ruang kuliah, khususnya ruang laboratorium. Dimana
pada dasarnya, sekolah farmasi adalah bangunan dengan jumlah laboratorium yang
cukup banyak dengan fungsi yang berbeda-beda. Pada bangunan sekolah tinggi ini
dilengkapi dengan apotek sebagai media bagi pelayanan kebutuhan masyarakat akan
obat-obatan dan fasilitas pendukung, serta penunjang bagi kelancaran aktivitas
didalamnya. Bangunan ini direncanakan terletak pada BWK II Kecamatan
Gajahmungkur Semarang. Tema yang diambil adalah Penerapan Desain Arsitektur
Modern, dimana desain dari bangunan ini dapat menjadi Point of Interest bagi daerah
sekitar dan mampu membuka peluang masyarakat untuk belajar mengenai kefarmasian
dengan fasilitas yang lengkap dan memadai. Fokus Kajian yang diangkat dari sekolah
tinggi ini adalah Optimalisasi Pencahayaan dan Penghawaan Alami pada Bangunan,
dimana yang disoroti adalah ruang-ruang kuliah, khususnya ruang laboratorium.
v | P a g e
KATA PENGANTAR
Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala berkat, rahmat, dan kasih karunia-Nya, sehingga Penulis dapat menyelesaikan Landasan Teori dan Program (LTP) Projek Akhir Arsitektur LXV, Semester Genap Tahun 2013 / 2014 di Jurusan Arsitektur, Fakultas Arsitektur dan Desain, Universitas Katolik Soegijapranata Semarang yang berjudul “Sekolah Tinggi Farmasi (S1)” ini dengan baik.
Pada kesempatan ini, Penulis ingin mengucapkan terimakasih, khususnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian Landasan Teori dan Program (LTP) ini, diantaranya :
1. Bapak Ir. Riandy Tarigan, MT, selaku Dosen Koordinator Projek Akhir Arsitektur LXV.
2. Bapak Ir. FX. Bambang Suskiyatno, MT, selaku Dosen Pembimbing, yang telah memberikan motivasi, arahan, bimbingan, serta masukan bagi Penulis. 3. Bapak Ir. Albertus Sidharta M, MT, IAI, Bapak Ir. BPR. Gandhi, MSA, dan
Bapak Ir. Ant. Ardiyanto, MT, selaku Dosen Penguji, yang telah memberikan kritik dan masukan bagi Penulis.
4. Bapak Subagiono Tjondro, S.E., M.Si.,Akt yang pernah menjabat sebagai Guru, Dosen, dan Direktur Eksekutif STIFAR “Yayasan Pharmasi” Semarang Periode 1981-2012, yang telah memberikan data dan informasi sebagai sumber informasi bagi Penulis.
5. Bapak Willy Tirza Eden, S.Farm., Apt. dan Akademi Farmasi Nusaputera Semarang, yang telah memberikan data dan informasi sebagai sumber informasi bagi Penulis.
6. Orangtua dan keluarga yang selalu memberikan semangat dan dukungan bagi Penulis.
7. Teman-teman seperjuangan Projek Akhir Arsitektur LXV, yang turut memberikan dukungan dan semangat selama proses penyusunan Landasan Teori dan Program (LTP) ini.
vi | P a g e Penulis menyadari bahwa Landasan Teori dan Program (LTP) ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu Penulis terbuka untuk kritik dan saran dari pembaca yang bersifat membangun.
Akhir kata, Penulis berharap Landasan Teori dan Program (LTP) ini dapat bermanfaat bagi pembaca yang membutuhkan informasi mengenai Sekolah Tinggi Farmasi (S1).
Semarang, April 2014
vii | P a g e
BAB I PENDAHULUAN ...1
1.1. Latar Belakang Projek ...1
1.2. Tujuan dan Sasaran Pembahasan ...3
1.2.1. Tujuan ...3
1.2.2. Sasaran ...4
1.3. Lingkup Pembahasan ...4
1.4. Metoda Pembahasan ...5
1.4.1. Metode Pengumpulan Data ...5
1.4.2. Metode Penyusunan dan Analisa ...7
1.4.3. Metoda Pemrograman ...7
1.4.4. Metoda Perancangan Arsitektur ...9
1.5 Sistematika Pembahasan ...9
BAB II TINJAUAN PROJEK ...11
2.1. Tinjauan Umum ...11
2.1.1. Gambaran Umum ...11
2.1.2. Latar Belakang – Perkembangan – Trend ...14
2.1.3. Sasaran yang akan dicapai ...17
2.2. Tinjauan Khusus ...18
2.2.1. Terminologi ...18
2.2.2. Kegiatan ...21
2.2.3. Spesifikasi dan Persyaratan Desain ...38
2.2.4. Deskripsi Konteks Kota...44
2.2.5. Studi Komparasi Kasus Proyek Sejenis ...50
viii | P a g e
2.3. Kesimpulan, Batasan, dan Anggapan ...61
BAB III ANALISA PENDEKATAN PROGRAM ARSITEKTUR ...63
3.1. Analisa Pendekatan Arsitektur ...63
3.1.1. Studi Aktifitas ...63
3.1.2. Studi Fasilitas ...75
3.2. Analisa Pendekatan Konteks Lingkungan ...93
3.2.1. Lokasi ...93
3.2.2. Penentuan dan Deskripsi Alternatif Lokasi ...95
3.2.3. Analisa Pemilihan Lokasi ...101
3.2.4. Analisa Pemilihan Tapak ...102
3.3. Analisa Pendekatan Sistem Bangunan ...113
3.3.1. Studi Sistem Struktur dan Enclosure ...113
3.3.2. Studi Sistem Utilitas ...129
3.3.3. Studi Pemanfaatan Teknologi ...145
BAB IV PROGRAM ARSITEKTUR ...148
4.1. Konsep Program ...148
4.1.1. Aspek Citra / Performance Arsitektural ...148
4.1.2. Aspek Fungsi ...148
4.1.3. Aspek Teknologi ...148
4.1.4. Ramah Lingkungan ...149
4.2. Tujuan Perancangan, Faktor Penentu Perancangan, Faktor Persyaratan Perancangan ...149
4.2.1. Tujuan Perancangan (Design Object) ...149
4.2.2. Faktor Penentu Perancangan (Design Determinant) ...149
4.2.3. Faktor Persyaratan Perancangan (Design Requirement) ...151
4.3. Program Arsitektur ...152
4.3.1. Program Kegiatan ...152
4.3.2. Program Sistem Struktur ...166
4.3.3. Program Sistem Utilitas ...168
4.3.4. Program Pemanfaatan Teknologi ...172
4.3.5. Program Lokasi dan Tapak ...173
BAB V KAJIAN TEORI ...176
ix | P a g e
5.1.1. Uraian Interpretasi dan Elaborasi Teori Tema Desain ...176
5.1.2. Studi Preseden ...182
5.1.3. Kemungkinan Penerapan Teori Tema Desain ...184
5.2. Kajian Teori Permasalahan Dominan ...185
5.2.1. Uraian Interpretasi dan Elaborasi Teori Permasalahan Dominan ...185
5.2.2. Studi Preseden ...193
5.2.3. Kemungkinan Penerapan Teori Tema Desain ...196
DAFTAR PUSTAKA ...197
x | P a g e
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1 : Struktur Organisasi ... 22
Gambar 2.2 : Peta Indonesia ... 45
Gambar 2.3 : Peta Pulau Jawa ... 45
Gambar 2.4 : Peta Lokasi Kota Semarang ... 46
Gambar 2.5 : Peta Administrasi Kota Semarang ... 46
Gambar 2.6 : Peta Pembagian BWK Semarang ... 49
Gambar 2.7 : STIFAR “Yayasan Pharmasi” Semarang ... 51
Gambar 2.8 : Logo STIFAR “Yayasan Pharmasi” Semarang ... 53
Gambar 2.9 : Struktur Organisasi STIFAR “Yayasan Pharmasi” Semarang ... 53
Gambar 2.10 : Ruang Laboratorium ... 53
Gambar 2.11 : Pembersihan Kandang Mencit ... 53
Gambar 2.12 : Logo Yayasan Bernardus Akademi Farmasi Theresiana Semarang54 Gambar 2.13 : Ruang Laboratorium ... 55
Gambar 2.14 : Rak Obat yang terletak di depan Ruang Laboratorium... 55
Gambar 2.15 : Logo Akademi Farmasi Nusaputera Semarang ... 55
Gambar 2.16 : Akademi Farmasi Nusaputera Semarang... 56
Gambar 2.17 : Struktur Organisasi Akademi Farmasi Nusaputera Semarang ... 56
Gambar 2.18 : Ruang Laboratorium ... 56
Gambar 2.19 : Fakultas Farmasi Universitas Wahid Hasyim Semarang ... 57
Gambar 2.20 : Logo Fakultas Farmasi Universitas Wahid Hasyim Semarang ... 57
Gambar 2.21 : Ruang Laboratorium ... 58
Gambar 2.22 : Kegiatan Mahasiswa ... 58
Gambar 3.1 : Pola Kegiatan Kedatangan ... 71
Gambar 3.2 : Pola Kegiatan Kepulangan / Kepergian ... 71
Gambar 3.3 : Pola Kegiatan Mahasiswa ... 72
Gambar 3.4 : Pola Kegiatan Pengajar ... 72
Gambar 3.5 : Pola Kegiatan Pengelola ... 73
Gambar 3.6 : Pola Kegiatan Karyawan ... 73
Gambar 3.7 : Pola Kegiatan Tamu / Pengunjung ... 73
Gambar 3.8 : Pola Kegiatan Service ... 74
xi | P a g e
Gambar 3.10 : Pola Hubungan Mikro ... 77
Gambar 3.11 : R. Kuliah Teori ... 81
Gambar 3.12 : R. Asistensi ... 81
Gambar 3.13 : R. Laboratorium ... 82
Gambar 3.14 : Peta Lokasi Kota Semarang ... 93
Gambar 3.15 : Peta Administrasi Kota Semarang ... 94
Gambar 3.16 : Peta BWK II ... 96
Gambar 3.17 : Peta BWK VI ... 99
Gambar 3.18 : BWK II ... 103
Gambar 3.19 : Peta lokasi tapak alternatif 1 ... 104
Gambar 3.20 : Peta topografi tapak alternatif 1 ... 104
Gambar 3.21 : Kondisi Jalan Lamongan Raya sebagai jalan utama ... 105
Gambar 3.22 : Kondisi tapak ... 105
Gambar 3.23 : Kondisi keseluruhan tapak alternatif 1 ... 106
Gambar 3.24 : Peta lokasi tapak alternatif 2 ... 107
Gambar 3.25 : Peta topografi tapak alternatif 2 ... 107
Gambar 3.26 : Kondisi keseluruhan tapak alternatif 2 ... 109
Gambar 3.27 : Proses pemasangan mini pile ... 113
Gambar 3.28: Mini pile berbentuk segitiga ... 114
Gambar 3.29 : Mini pile yang telah dipasang ... 114
Gambar 3.30 : Detail dimensi dan tulangan minipile ... 114
Gambar 3.31 : Mesin Hidraulick Jack - In Pile (HSPD) ... 115
Gambar 3.32 : Potongan Pondasi Sumuran ... 116
Gambar 3.33 : Jarak antar Pondasi Sumuran ... 116
Gambar 3.34 : Jenis Pondasi Sumuran ... 116
Gambar 3.35 : Pondasi Sumuran ... 117
Gambar 3.36 : Flat Slab dengan drop panel ... 119
Gambar 3.37 : Waffle Slab ... 119
Gambar 3.38 : Sambungan panel lantai Hebel ... 120
Gambar 3.39 : Rangka raised floor ... 120
Gambar 3.40 : Raised Floor ... 121
Gambar 3.41 : Panel lantai raised floor dapat diangkat... 121
xii | P a g e
Gambar 3.43 : Macam motif keramik ... 122
Gambar 3.44 : Macam motif batu alam ... 122
Gambar 3.45 : Dinding batu bata ... 123
Gambar 3.46 : Aluminium Composite Panel ... 124
Gambar 3.47 : Penerapan curtain wall ... 124
Gambar 3.48 : Pemasangan gypsum board ... 125
Gambar 3.49 : Pemasangan multiplek ... 125
Gambar 3.50 : GRC sebagai cladding / dinding luar ... 125
Gambar 3.51 : Cubical toilet ... 126
Gambar 3.52 : Kaca full glass / Frameless ... 126
Gambar 3.53 : Glass Cubical Toilet ... 126
Gambar 3.54 : Penerapan atap baja ringan ... 127
Gambar 3.55 : Penerapan atap konvensional ... 127
Gambar 3.56 : Atap dak beton ... 128
Gambar 3.57 : Genteng Keramik ... 128
Gambar 3.58 : Onduline ... 129
Gambar 3.59 : Onduvilla ... 129
Gambar 3.60 : Distribusi Listrik ... 130
Gambar 3.61 : Distribusi Air Bersih ... 130
Gambar 3.62 : Limbah Cair ... 131
Gambar 3.63 : Limbah Padat ... 131
Gambar 3.64 : Sistem Pembuangan Sampah ... 131
Gambar 3.65 : Cairan Disinfektan ... 134
Gambar 3.66 : Sprinkler ... 135
Gambar 3.67 : Portable Fire Exhausting ... 135
Gambar 3.68 : Hydrant Pillar ... 135
Gambar 3.69 : Hydrant Box ... 136
Gambar 3.70 : Smoke Detector ... 136
Gambar 3.71 : Foam ... 136
Gambar 3.72 : Jenis CCTV ... 137
Gambar 3.73 : Tangga di area sekolah ... 137
Gambar 3.74 : Tangga Darurat ... 137
xiii | P a g e
Gambar 3.76 : Ramp yang bersebelahan dengan tangga... 138
Gambar 3.77 : Penangkal Petir ... 138
Gambar 3.78 : Penangkal Petir Thomas ... 139
Gambar 3.79 : Penerapan Skylight ... 139
Gambar 3.80 : Lampu Pijar ... 140
Gambar 3.81 : Macam Lampu TL ... 141
Gambar 3.82 : Lampu Halogen ... 141
Gambar 3.83 : Lampu LED ... 142
Gambar 3.84 : Macam Sistem Cross Ventilation ... 142
Gambar 3.85 : Exhaust Fan ... 143
Gambar 3.86 : AC Window ... 143
Gambar 3.87 : AC Split ... 144
Gambar 3.88 : AC Sentral ... 145
Gambar 3.89 : Pemasangan Double Skin Façade ... 146
Gambar 3.90 : Siklus udara pada Double Skin Façade ... 146
Gambar 3.91 : Contoh aplikasi Double Skin Façade ... 146
Gambar 3.92 : Jarak pemasangan Double Skin Façade ... 146
Gambar 3.93 : Aplikasi metal façade cladding ... 147
Gambar 3.94 : Proses Pemanfaatan Solar Panel ... 147
Gambar 3.95 : Solar Panel ... 147
Gambar 4.1 : Pola Hubungan Makro ... 164
Gambar 4.2 : Pola Hubungan Mikro ... 165
Gambar 4.3 : Peta Semarang AutoCAD ... 173
Gambar 4.4 : Kondisi di sekitar tapak... 173
Gambar 4.5 : Ukuran Tapak ... 174
Gambar 4.6 : Kondisi keseluruhan tapak terpilih ... 175
Gambar 5.1 : Sainte-Marie de La Tourette ... 182
Gambar 5.2 : Penenggelaman massa bangunan ... 182
Gambar 5.3 : Unsur garis-garis vertikal dan horisontal pada fasad bangunan ... 183
Gambar 5.4 : Fasad S. R. Crown Hall ... 184
Gambar 5.5 : Denah S. R. Crown Hall ... 184
Gambar 5.6 : Sistem Pencahayaan Alami ... 187
xiv | P a g e
Gambar 5.8 : Penerapan sistem cross ventilation ... 192
Gambar 5.9 : Ilustrasi cross ventilation ... 192
Gambar 5.10 : Penggunaan atap jack roof ... 193
Gambar 5.11 : Fasade Inspiria Science Centre ... 193
Gambar 5.12 : Sun Path Inspiria Science Centre ... 194
Gambar 5.13 : Interior Inspiria Science Centre ... 194
Gambar 5.14 : Masterplan dan Fasade Raffles American School ... 195
xv | P a g e
DAFTAR TABEL
Tabel 2.1 : Pengelompokan Pelaku Kegiatan ... 23
Tabel 2.2 : Pengelompokan Fasilitas ... 25
Tabel 2.3 : Peralatan / Prasarana Fasilitas Utama ... 28
Tabel 2.4 : Peralatan / Prasarana Fasilitas Pendukung ... 29
Tabel 2.5 : Peralatan / Prasarana Fasilitas Penunjang ... 29
Tabel 2.6 : Peralatan / Prasarana Fasilitas Service ... 30
Tabel 2.7 : Alat-alat yang digunakan pada ruang laboratorium ... 32
Tabel 2.8 : Distribusi Mata Kuliah dalam 8 Semester ... 40
Tabel 2.9 : Ketinggian Tempat di Kota Semarang ... 47
Tabel 2.10 : Data Struktur Tanah di Kota Semarang... 48
Tabel 2.11 : Kelebihan dan Kekurangan STIFAR “Yayasan Pharmasi” Semarang . 53 Tabel 2.12 : Kelebihan dan Kekurangan Yayasan Bernardus Akademi Farmasi Theresiana Semarang ... 55
Tabel 2.13 : Kelebihan dan Kekurangan Akademi Farmasi Nusaputera Semarang ... 57
Tabel 2.14 : Kelebihan dan Kekurangan Fakultas Farmasi Universitas Wahid Hasyim Semarang ... 59
Tabel 3.1 : Kategori Mahasiswa ... 63
Tabel 3.2 : Kategori Pengajar ... 63
Tabel 3.3 : Kategori Pengelola ... 65
Tabel 3.4 : Kategori Karyawan ... 66
Tabel 3.5 : Kategori Tamu / Pengunjung ... 68
Tabel 3.6 : Kategori Service ... 69
Tabel 3.7 : Jadwal Pelayanan Sekolah Tinggi Farmasi (S1) ... 74
Tabel 3.8 : Jadwal Kegiatan berdasar Jenis Pelaku ... 74
Tabel 3.9 : Studi Fasilitas Utama ... 75
Tabel 3.10 : Studi Fasilitas Pendukung ... 75
Tabel 3.11 : Studi Fasilitas Penunjang ... 75
Tabel 3.12 : Studi Fasilitas Service ... 76
Tabel 3.13 : Persyaratan Ruang ... 78
xvi | P a g e
Tabel 3.15 : Spesifikasi Ruang Asistensi ... 81
Tabel 3.16 : Spesifikasi Ruang Laboratorium ... 82
Tabel 3.17 : Data Jumlah Mahasiswa Farmasi di Semarang Tahun 2008-2012 ... 83
Tabel 3.18 : Rata-rata Jumlah Mahasiswa Farmasi di Semarang Tahun 2008-2012 ... 83
Tabel 3.19 : Sekolah (Pendidikan, Pengajaran, Praktek) ... 87
Tabel 3.20 : Administrasi ... 89
Tabel 3.21 : Penunjang ... 90
Tabel 3.22 : Service ... 90
Tabel 3.23 : Outdoor ... 91
Tabel 3.24 : Studi Parameter dan Tuntutan Lokasi – Alternatif 1 (BWK II) ... 96
Tabel 3.25 : Potensi dan Kendala Lokasi – Alternatif 1 (BWK II) ... 98
Tabel 3.26 : Studi Parameter dan Tuntutan Lokasi – Alternatif 2 (BWK VI) ... 99
Tabel 3.27 : Potensi dan Kendala Lokasi – Alternatif 2 (BWK VI) ... 101
Tabel 3.28 : Matriks Penilaian Lokasi ... 102
Tabel 3.29 : Potensi dan kendala tapak Alternatif 1 ... 107
Tabel 3.30 : Potensi dan kendala tapak Alternatif 2 ... 109
Tabel 3.31 : Matriks Penilaian Tapak ... 111
Tabel 3.32 : Kelebihan dan Kekurangan Pondasi Minipile ... 115
Tabel 3.33 : Kelebihan dan Kekurangan Pondasi Sumuran ... 118
Tabel 3.34 : Alternatif plat lantai yang akan digunakan ... 118
Tabel 3.35 : Alternatif penutup lantai yang akan digunakan ... 120
Tabel 3.36 : Alternatif dinding eksterior yang akan digunakan ... 122
Tabel 3.37 : Alternatif dinding interior yang akan digunakan ... 124
Tabel 3.38 : Alternatif struktur atap yang akan digunakan ... 126
Tabel 3.39 : Alternatif penutup atap yang akan digunakan ... 128
Tabel 3.40 : Kelebihan dan kelemahan sistem pencahayaan alami ... 139
Tabel 3.41 : Kelebihan dan kelemahan sistem pencahayaan buatan ... 140
Tabel 3.42 : Alternatif Lampu Buatan ... 140
Tabel 3.43 : Alternatif Penghawaan Buatan ... 143
Tabel 4.1 : Kategori Mahasiswa ... 152
Tabel 4.2 : Kategori Pengajar ... 153
xvii | P a g e
Tabel 4.4 : Kategori Karyawan ... 155
Tabel 4.5 : Kategori Tamu / Pengunjung ... 158
Tabel 4.6 : Kategori Service ... 158
Tabel 4.7 : Sekolah (Pendidikan, Pengajaran, Praktek) ... 160
Tabel 4.8 : Administrasi ... 161
Tabel 4.9 : Penunjang ... 161
Tabel 4.10 : Service ... 161
Tabel 4.11 : Outdoor ... 162
1 | P a g e
ABSTRAK