• Tidak ada hasil yang ditemukan

LANDASAN TEORI DAN PROGRAM SEKOLAH TINGGI FARMASI (S1), Tema Desain Penerapan Desain Arsitektur Modern - Unika Repository

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "LANDASAN TEORI DAN PROGRAM SEKOLAH TINGGI FARMASI (S1), Tema Desain Penerapan Desain Arsitektur Modern - Unika Repository"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

PROJEK AKHIR ARSITEKTUR

Periode LXV, Semester Genap, Tahun 2013 / 2014

LANDASAN TEORI DAN PROGRAM

SEKOLAH TINGGI FARMASI (S1)

Tema Desain

Penerapan Desain Arsitektur Modern

Fokus Kajian

Optimalisasi Pencahayaan dan Penghawaan Alami pada Bangunan

Diajukan untuk memenuhi sebagian persyaratan memperoleh gelar Sarjana Teknik Arsitektur

Disusun oleh :

ARTDINTA SEPTIADITA D. (10.11.0013)

Dosen Pembimbing : Ir. FX. Bambang Suskiyatno, MT

PROGRAM STUDI ARSITEKTUR FAKULTAS ARSITEKTUR DAN DESAIN UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA

(2)

ii | P a g e

HALAMAN PENGESAHAN

Projek Akhir Arsitektur

Periode LXV, Semester Genap, Tahun 2013 / 2014 Program Studi Arsitektur, Fakultas Arsitektur Dan Desain Universitas Katolik Soegijapranata

Semarang

Judul : SEKOLAH TINGGI FARMASI (S1)

Tema Desain : Penerapan Desain Arsitektur Modern

Fokus Kajian : Optimalisasi Pencahayaan dan Penghawaan Alami pada Bangunan

Penyusun : ARTDINTA SEPTIADITA D. NIM : 10.11.0013

Pembimbing : Ir. FX. Bambang Suskiyatno, MT Penguji : Ir. Albertus Sidharta M, MT, IAI

Ir. BPR. Gandhi, MSA Ir. Ant. Ardianto, MT

Semarang, April 2014

Mengetahui dan Mengesahkan

Dekan

Fakultas Arsitektur dan Desain

Ir. IM. Tri Hesti Mulyani, MT NIDN 611086201

Ketua

Program Studi Arstektur

(3)

iii | P a g e

HALAMAN PENGESAHAN

Projek Akhir Arsitektur

Periode LXV, Semester Genap, Tahun 2013 / 2014 Program Studi Arsitektur, Fakultas Arsitektur Dan Desain Universitas Katolik Soegijapranata

Semarang

Judul : SEKOLAH TINGGI FARMASI (S1)

Tema Desain : Penerapan Desain Arsitektur Modern

Fokus Kajian : Optimalisasi Pencahayaan dan Penghawaan Alami pada Bangunan

Penyusun : ARTDINTA SEPTIADITA D. NIM : 10.11.0013

Pembimbing : Ir. FX. Bambang Suskiyatno, MT Penguji : Ir. Albertus Sidharta M, MT, IAI

Ir. BPR. Gandhi, MSA Ir. Ant. Ardianto, MT

Semarang, April 2014

Mengetahui dan Mengesahkan

Pembimbing

Ir. FX. Bambang Suskiyatno, MT NIDN 625116302

Penguji

(4)

iv | P a g e

SURAT PERNYATAAN

Yang bertanda tangan di bawah ini, saya :

Nama : ARTDINTA SEPTIADITA D.

N I M : 10.11.0013

Menyatakan bahwa karya ilmiah pada Projek Akhir Arsitektur Periode Semester Genap TA. 2013 / 2014 Program Studi Arsitektur, Fakultas Arsitektur Dan Desain, Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Judul : SEKOLAH TINGGI FARMASI (S1) Tema Desain : Penerapan Desain Arsitektur Modern

Fokus Kajian : Optimalisasi Pencahayaan dan Penghawaan Alami pada Bangunan

Pembimbing : Ir. FX. Bambang Suskiyatno, MT

NIDN : 625116302

Adalah bukan karya plagiasi. Bila dikemudian hari diketemukan tindak plagiasi dalam penyusunan karya ilmiah tersebut, maka pembuat pernyataan di atas siap menerima segala konsekuensinya.

Semarang, Penulis

(5)

1 | P a g e ABSTRAK

Sekolah Tinggi Farmasi (S1) ini merupakan rancangan Proyek Akhir Arsitektur yang

memusatkan pada fungsi ruang-ruang kuliah, khususnya ruang laboratorium. Dimana

pada dasarnya, sekolah farmasi adalah bangunan dengan jumlah laboratorium yang

cukup banyak dengan fungsi yang berbeda-beda. Pada bangunan sekolah tinggi ini

dilengkapi dengan apotek sebagai media bagi pelayanan kebutuhan masyarakat akan

obat-obatan dan fasilitas pendukung, serta penunjang bagi kelancaran aktivitas

didalamnya. Bangunan ini direncanakan terletak pada BWK II Kecamatan

Gajahmungkur Semarang. Tema yang diambil adalah Penerapan Desain Arsitektur

Modern, dimana desain dari bangunan ini dapat menjadi Point of Interest bagi daerah

sekitar dan mampu membuka peluang masyarakat untuk belajar mengenai kefarmasian

dengan fasilitas yang lengkap dan memadai. Fokus Kajian yang diangkat dari sekolah

tinggi ini adalah Optimalisasi Pencahayaan dan Penghawaan Alami pada Bangunan,

dimana yang disoroti adalah ruang-ruang kuliah, khususnya ruang laboratorium.

(6)

v | P a g e

KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala berkat, rahmat, dan kasih karunia-Nya, sehingga Penulis dapat menyelesaikan Landasan Teori dan Program (LTP) Projek Akhir Arsitektur LXV, Semester Genap Tahun 2013 / 2014 di Jurusan Arsitektur, Fakultas Arsitektur dan Desain, Universitas Katolik Soegijapranata Semarang yang berjudul “Sekolah Tinggi Farmasi (S1)” ini dengan baik.

Pada kesempatan ini, Penulis ingin mengucapkan terimakasih, khususnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian Landasan Teori dan Program (LTP) ini, diantaranya :

1. Bapak Ir. Riandy Tarigan, MT, selaku Dosen Koordinator Projek Akhir Arsitektur LXV.

2. Bapak Ir. FX. Bambang Suskiyatno, MT, selaku Dosen Pembimbing, yang telah memberikan motivasi, arahan, bimbingan, serta masukan bagi Penulis. 3. Bapak Ir. Albertus Sidharta M, MT, IAI, Bapak Ir. BPR. Gandhi, MSA, dan

Bapak Ir. Ant. Ardiyanto, MT, selaku Dosen Penguji, yang telah memberikan kritik dan masukan bagi Penulis.

4. Bapak Subagiono Tjondro, S.E., M.Si.,Akt yang pernah menjabat sebagai Guru, Dosen, dan Direktur Eksekutif STIFAR “Yayasan Pharmasi” Semarang Periode 1981-2012, yang telah memberikan data dan informasi sebagai sumber informasi bagi Penulis.

5. Bapak Willy Tirza Eden, S.Farm., Apt. dan Akademi Farmasi Nusaputera Semarang, yang telah memberikan data dan informasi sebagai sumber informasi bagi Penulis.

6. Orangtua dan keluarga yang selalu memberikan semangat dan dukungan bagi Penulis.

7. Teman-teman seperjuangan Projek Akhir Arsitektur LXV, yang turut memberikan dukungan dan semangat selama proses penyusunan Landasan Teori dan Program (LTP) ini.

(7)

vi | P a g e Penulis menyadari bahwa Landasan Teori dan Program (LTP) ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu Penulis terbuka untuk kritik dan saran dari pembaca yang bersifat membangun.

Akhir kata, Penulis berharap Landasan Teori dan Program (LTP) ini dapat bermanfaat bagi pembaca yang membutuhkan informasi mengenai Sekolah Tinggi Farmasi (S1).

Semarang, April 2014

(8)

vii | P a g e

BAB I PENDAHULUAN ...1

1.1. Latar Belakang Projek ...1

1.2. Tujuan dan Sasaran Pembahasan ...3

1.2.1. Tujuan ...3

1.2.2. Sasaran ...4

1.3. Lingkup Pembahasan ...4

1.4. Metoda Pembahasan ...5

1.4.1. Metode Pengumpulan Data ...5

1.4.2. Metode Penyusunan dan Analisa ...7

1.4.3. Metoda Pemrograman ...7

1.4.4. Metoda Perancangan Arsitektur ...9

1.5 Sistematika Pembahasan ...9

BAB II TINJAUAN PROJEK ...11

2.1. Tinjauan Umum ...11

2.1.1. Gambaran Umum ...11

2.1.2. Latar Belakang – Perkembangan – Trend ...14

2.1.3. Sasaran yang akan dicapai ...17

2.2. Tinjauan Khusus ...18

2.2.1. Terminologi ...18

2.2.2. Kegiatan ...21

2.2.3. Spesifikasi dan Persyaratan Desain ...38

2.2.4. Deskripsi Konteks Kota...44

2.2.5. Studi Komparasi Kasus Proyek Sejenis ...50

(9)

viii | P a g e

2.3. Kesimpulan, Batasan, dan Anggapan ...61

BAB III ANALISA PENDEKATAN PROGRAM ARSITEKTUR ...63

3.1. Analisa Pendekatan Arsitektur ...63

3.1.1. Studi Aktifitas ...63

3.1.2. Studi Fasilitas ...75

3.2. Analisa Pendekatan Konteks Lingkungan ...93

3.2.1. Lokasi ...93

3.2.2. Penentuan dan Deskripsi Alternatif Lokasi ...95

3.2.3. Analisa Pemilihan Lokasi ...101

3.2.4. Analisa Pemilihan Tapak ...102

3.3. Analisa Pendekatan Sistem Bangunan ...113

3.3.1. Studi Sistem Struktur dan Enclosure ...113

3.3.2. Studi Sistem Utilitas ...129

3.3.3. Studi Pemanfaatan Teknologi ...145

BAB IV PROGRAM ARSITEKTUR ...148

4.1. Konsep Program ...148

4.1.1. Aspek Citra / Performance Arsitektural ...148

4.1.2. Aspek Fungsi ...148

4.1.3. Aspek Teknologi ...148

4.1.4. Ramah Lingkungan ...149

4.2. Tujuan Perancangan, Faktor Penentu Perancangan, Faktor Persyaratan Perancangan ...149

4.2.1. Tujuan Perancangan (Design Object) ...149

4.2.2. Faktor Penentu Perancangan (Design Determinant) ...149

4.2.3. Faktor Persyaratan Perancangan (Design Requirement) ...151

4.3. Program Arsitektur ...152

4.3.1. Program Kegiatan ...152

4.3.2. Program Sistem Struktur ...166

4.3.3. Program Sistem Utilitas ...168

4.3.4. Program Pemanfaatan Teknologi ...172

4.3.5. Program Lokasi dan Tapak ...173

BAB V KAJIAN TEORI ...176

(10)

ix | P a g e

5.1.1. Uraian Interpretasi dan Elaborasi Teori Tema Desain ...176

5.1.2. Studi Preseden ...182

5.1.3. Kemungkinan Penerapan Teori Tema Desain ...184

5.2. Kajian Teori Permasalahan Dominan ...185

5.2.1. Uraian Interpretasi dan Elaborasi Teori Permasalahan Dominan ...185

5.2.2. Studi Preseden ...193

5.2.3. Kemungkinan Penerapan Teori Tema Desain ...196

DAFTAR PUSTAKA ...197

(11)

x | P a g e

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 : Struktur Organisasi ... 22

Gambar 2.2 : Peta Indonesia ... 45

Gambar 2.3 : Peta Pulau Jawa ... 45

Gambar 2.4 : Peta Lokasi Kota Semarang ... 46

Gambar 2.5 : Peta Administrasi Kota Semarang ... 46

Gambar 2.6 : Peta Pembagian BWK Semarang ... 49

Gambar 2.7 : STIFAR “Yayasan Pharmasi” Semarang ... 51

Gambar 2.8 : Logo STIFAR “Yayasan Pharmasi” Semarang ... 53

Gambar 2.9 : Struktur Organisasi STIFAR “Yayasan Pharmasi” Semarang ... 53

Gambar 2.10 : Ruang Laboratorium ... 53

Gambar 2.11 : Pembersihan Kandang Mencit ... 53

Gambar 2.12 : Logo Yayasan Bernardus Akademi Farmasi Theresiana Semarang54 Gambar 2.13 : Ruang Laboratorium ... 55

Gambar 2.14 : Rak Obat yang terletak di depan Ruang Laboratorium... 55

Gambar 2.15 : Logo Akademi Farmasi Nusaputera Semarang ... 55

Gambar 2.16 : Akademi Farmasi Nusaputera Semarang... 56

Gambar 2.17 : Struktur Organisasi Akademi Farmasi Nusaputera Semarang ... 56

Gambar 2.18 : Ruang Laboratorium ... 56

Gambar 2.19 : Fakultas Farmasi Universitas Wahid Hasyim Semarang ... 57

Gambar 2.20 : Logo Fakultas Farmasi Universitas Wahid Hasyim Semarang ... 57

Gambar 2.21 : Ruang Laboratorium ... 58

Gambar 2.22 : Kegiatan Mahasiswa ... 58

Gambar 3.1 : Pola Kegiatan Kedatangan ... 71

Gambar 3.2 : Pola Kegiatan Kepulangan / Kepergian ... 71

Gambar 3.3 : Pola Kegiatan Mahasiswa ... 72

Gambar 3.4 : Pola Kegiatan Pengajar ... 72

Gambar 3.5 : Pola Kegiatan Pengelola ... 73

Gambar 3.6 : Pola Kegiatan Karyawan ... 73

Gambar 3.7 : Pola Kegiatan Tamu / Pengunjung ... 73

Gambar 3.8 : Pola Kegiatan Service ... 74

(12)

xi | P a g e

Gambar 3.10 : Pola Hubungan Mikro ... 77

Gambar 3.11 : R. Kuliah Teori ... 81

Gambar 3.12 : R. Asistensi ... 81

Gambar 3.13 : R. Laboratorium ... 82

Gambar 3.14 : Peta Lokasi Kota Semarang ... 93

Gambar 3.15 : Peta Administrasi Kota Semarang ... 94

Gambar 3.16 : Peta BWK II ... 96

Gambar 3.17 : Peta BWK VI ... 99

Gambar 3.18 : BWK II ... 103

Gambar 3.19 : Peta lokasi tapak alternatif 1 ... 104

Gambar 3.20 : Peta topografi tapak alternatif 1 ... 104

Gambar 3.21 : Kondisi Jalan Lamongan Raya sebagai jalan utama ... 105

Gambar 3.22 : Kondisi tapak ... 105

Gambar 3.23 : Kondisi keseluruhan tapak alternatif 1 ... 106

Gambar 3.24 : Peta lokasi tapak alternatif 2 ... 107

Gambar 3.25 : Peta topografi tapak alternatif 2 ... 107

Gambar 3.26 : Kondisi keseluruhan tapak alternatif 2 ... 109

Gambar 3.27 : Proses pemasangan mini pile ... 113

Gambar 3.28: Mini pile berbentuk segitiga ... 114

Gambar 3.29 : Mini pile yang telah dipasang ... 114

Gambar 3.30 : Detail dimensi dan tulangan minipile ... 114

Gambar 3.31 : Mesin Hidraulick Jack - In Pile (HSPD) ... 115

Gambar 3.32 : Potongan Pondasi Sumuran ... 116

Gambar 3.33 : Jarak antar Pondasi Sumuran ... 116

Gambar 3.34 : Jenis Pondasi Sumuran ... 116

Gambar 3.35 : Pondasi Sumuran ... 117

Gambar 3.36 : Flat Slab dengan drop panel ... 119

Gambar 3.37 : Waffle Slab ... 119

Gambar 3.38 : Sambungan panel lantai Hebel ... 120

Gambar 3.39 : Rangka raised floor ... 120

Gambar 3.40 : Raised Floor ... 121

Gambar 3.41 : Panel lantai raised floor dapat diangkat... 121

(13)

xii | P a g e

Gambar 3.43 : Macam motif keramik ... 122

Gambar 3.44 : Macam motif batu alam ... 122

Gambar 3.45 : Dinding batu bata ... 123

Gambar 3.46 : Aluminium Composite Panel ... 124

Gambar 3.47 : Penerapan curtain wall ... 124

Gambar 3.48 : Pemasangan gypsum board ... 125

Gambar 3.49 : Pemasangan multiplek ... 125

Gambar 3.50 : GRC sebagai cladding / dinding luar ... 125

Gambar 3.51 : Cubical toilet ... 126

Gambar 3.52 : Kaca full glass / Frameless ... 126

Gambar 3.53 : Glass Cubical Toilet ... 126

Gambar 3.54 : Penerapan atap baja ringan ... 127

Gambar 3.55 : Penerapan atap konvensional ... 127

Gambar 3.56 : Atap dak beton ... 128

Gambar 3.57 : Genteng Keramik ... 128

Gambar 3.58 : Onduline ... 129

Gambar 3.59 : Onduvilla ... 129

Gambar 3.60 : Distribusi Listrik ... 130

Gambar 3.61 : Distribusi Air Bersih ... 130

Gambar 3.62 : Limbah Cair ... 131

Gambar 3.63 : Limbah Padat ... 131

Gambar 3.64 : Sistem Pembuangan Sampah ... 131

Gambar 3.65 : Cairan Disinfektan ... 134

Gambar 3.66 : Sprinkler ... 135

Gambar 3.67 : Portable Fire Exhausting ... 135

Gambar 3.68 : Hydrant Pillar ... 135

Gambar 3.69 : Hydrant Box ... 136

Gambar 3.70 : Smoke Detector ... 136

Gambar 3.71 : Foam ... 136

Gambar 3.72 : Jenis CCTV ... 137

Gambar 3.73 : Tangga di area sekolah ... 137

Gambar 3.74 : Tangga Darurat ... 137

(14)

xiii | P a g e

Gambar 3.76 : Ramp yang bersebelahan dengan tangga... 138

Gambar 3.77 : Penangkal Petir ... 138

Gambar 3.78 : Penangkal Petir Thomas ... 139

Gambar 3.79 : Penerapan Skylight ... 139

Gambar 3.80 : Lampu Pijar ... 140

Gambar 3.81 : Macam Lampu TL ... 141

Gambar 3.82 : Lampu Halogen ... 141

Gambar 3.83 : Lampu LED ... 142

Gambar 3.84 : Macam Sistem Cross Ventilation ... 142

Gambar 3.85 : Exhaust Fan ... 143

Gambar 3.86 : AC Window ... 143

Gambar 3.87 : AC Split ... 144

Gambar 3.88 : AC Sentral ... 145

Gambar 3.89 : Pemasangan Double Skin Façade ... 146

Gambar 3.90 : Siklus udara pada Double Skin Façade ... 146

Gambar 3.91 : Contoh aplikasi Double Skin Façade ... 146

Gambar 3.92 : Jarak pemasangan Double Skin Façade ... 146

Gambar 3.93 : Aplikasi metal façade cladding ... 147

Gambar 3.94 : Proses Pemanfaatan Solar Panel ... 147

Gambar 3.95 : Solar Panel ... 147

Gambar 4.1 : Pola Hubungan Makro ... 164

Gambar 4.2 : Pola Hubungan Mikro ... 165

Gambar 4.3 : Peta Semarang AutoCAD ... 173

Gambar 4.4 : Kondisi di sekitar tapak... 173

Gambar 4.5 : Ukuran Tapak ... 174

Gambar 4.6 : Kondisi keseluruhan tapak terpilih ... 175

Gambar 5.1 : Sainte-Marie de La Tourette ... 182

Gambar 5.2 : Penenggelaman massa bangunan ... 182

Gambar 5.3 : Unsur garis-garis vertikal dan horisontal pada fasad bangunan ... 183

Gambar 5.4 : Fasad S. R. Crown Hall ... 184

Gambar 5.5 : Denah S. R. Crown Hall ... 184

Gambar 5.6 : Sistem Pencahayaan Alami ... 187

(15)

xiv | P a g e

Gambar 5.8 : Penerapan sistem cross ventilation ... 192

Gambar 5.9 : Ilustrasi cross ventilation ... 192

Gambar 5.10 : Penggunaan atap jack roof ... 193

Gambar 5.11 : Fasade Inspiria Science Centre ... 193

Gambar 5.12 : Sun Path Inspiria Science Centre ... 194

Gambar 5.13 : Interior Inspiria Science Centre ... 194

Gambar 5.14 : Masterplan dan Fasade Raffles American School ... 195

(16)

xv | P a g e

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 : Pengelompokan Pelaku Kegiatan ... 23

Tabel 2.2 : Pengelompokan Fasilitas ... 25

Tabel 2.3 : Peralatan / Prasarana Fasilitas Utama ... 28

Tabel 2.4 : Peralatan / Prasarana Fasilitas Pendukung ... 29

Tabel 2.5 : Peralatan / Prasarana Fasilitas Penunjang ... 29

Tabel 2.6 : Peralatan / Prasarana Fasilitas Service ... 30

Tabel 2.7 : Alat-alat yang digunakan pada ruang laboratorium ... 32

Tabel 2.8 : Distribusi Mata Kuliah dalam 8 Semester ... 40

Tabel 2.9 : Ketinggian Tempat di Kota Semarang ... 47

Tabel 2.10 : Data Struktur Tanah di Kota Semarang... 48

Tabel 2.11 : Kelebihan dan Kekurangan STIFAR “Yayasan Pharmasi” Semarang . 53 Tabel 2.12 : Kelebihan dan Kekurangan Yayasan Bernardus Akademi Farmasi Theresiana Semarang ... 55

Tabel 2.13 : Kelebihan dan Kekurangan Akademi Farmasi Nusaputera Semarang ... 57

Tabel 2.14 : Kelebihan dan Kekurangan Fakultas Farmasi Universitas Wahid Hasyim Semarang ... 59

Tabel 3.1 : Kategori Mahasiswa ... 63

Tabel 3.2 : Kategori Pengajar ... 63

Tabel 3.3 : Kategori Pengelola ... 65

Tabel 3.4 : Kategori Karyawan ... 66

Tabel 3.5 : Kategori Tamu / Pengunjung ... 68

Tabel 3.6 : Kategori Service ... 69

Tabel 3.7 : Jadwal Pelayanan Sekolah Tinggi Farmasi (S1) ... 74

Tabel 3.8 : Jadwal Kegiatan berdasar Jenis Pelaku ... 74

Tabel 3.9 : Studi Fasilitas Utama ... 75

Tabel 3.10 : Studi Fasilitas Pendukung ... 75

Tabel 3.11 : Studi Fasilitas Penunjang ... 75

Tabel 3.12 : Studi Fasilitas Service ... 76

Tabel 3.13 : Persyaratan Ruang ... 78

(17)

xvi | P a g e

Tabel 3.15 : Spesifikasi Ruang Asistensi ... 81

Tabel 3.16 : Spesifikasi Ruang Laboratorium ... 82

Tabel 3.17 : Data Jumlah Mahasiswa Farmasi di Semarang Tahun 2008-2012 ... 83

Tabel 3.18 : Rata-rata Jumlah Mahasiswa Farmasi di Semarang Tahun 2008-2012 ... 83

Tabel 3.19 : Sekolah (Pendidikan, Pengajaran, Praktek) ... 87

Tabel 3.20 : Administrasi ... 89

Tabel 3.21 : Penunjang ... 90

Tabel 3.22 : Service ... 90

Tabel 3.23 : Outdoor ... 91

Tabel 3.24 : Studi Parameter dan Tuntutan Lokasi – Alternatif 1 (BWK II) ... 96

Tabel 3.25 : Potensi dan Kendala Lokasi – Alternatif 1 (BWK II) ... 98

Tabel 3.26 : Studi Parameter dan Tuntutan Lokasi – Alternatif 2 (BWK VI) ... 99

Tabel 3.27 : Potensi dan Kendala Lokasi – Alternatif 2 (BWK VI) ... 101

Tabel 3.28 : Matriks Penilaian Lokasi ... 102

Tabel 3.29 : Potensi dan kendala tapak Alternatif 1 ... 107

Tabel 3.30 : Potensi dan kendala tapak Alternatif 2 ... 109

Tabel 3.31 : Matriks Penilaian Tapak ... 111

Tabel 3.32 : Kelebihan dan Kekurangan Pondasi Minipile ... 115

Tabel 3.33 : Kelebihan dan Kekurangan Pondasi Sumuran ... 118

Tabel 3.34 : Alternatif plat lantai yang akan digunakan ... 118

Tabel 3.35 : Alternatif penutup lantai yang akan digunakan ... 120

Tabel 3.36 : Alternatif dinding eksterior yang akan digunakan ... 122

Tabel 3.37 : Alternatif dinding interior yang akan digunakan ... 124

Tabel 3.38 : Alternatif struktur atap yang akan digunakan ... 126

Tabel 3.39 : Alternatif penutup atap yang akan digunakan ... 128

Tabel 3.40 : Kelebihan dan kelemahan sistem pencahayaan alami ... 139

Tabel 3.41 : Kelebihan dan kelemahan sistem pencahayaan buatan ... 140

Tabel 3.42 : Alternatif Lampu Buatan ... 140

Tabel 3.43 : Alternatif Penghawaan Buatan ... 143

Tabel 4.1 : Kategori Mahasiswa ... 152

Tabel 4.2 : Kategori Pengajar ... 153

(18)

xvii | P a g e

Tabel 4.4 : Kategori Karyawan ... 155

Tabel 4.5 : Kategori Tamu / Pengunjung ... 158

Tabel 4.6 : Kategori Service ... 158

Tabel 4.7 : Sekolah (Pendidikan, Pengajaran, Praktek) ... 160

Tabel 4.8 : Administrasi ... 161

Tabel 4.9 : Penunjang ... 161

Tabel 4.10 : Service ... 161

Tabel 4.11 : Outdoor ... 162

(19)

1 | P a g e

ABSTRAK

Sekolah Tinggi Farmasi (S1) ini merupakan rancangan Proyek Akhir Arsitektur yang

memusatkan pada fungsi ruang-ruang kuliah, khususnya ruang laboratorium. Dimana

pada dasarnya, sekolah farmasi adalah bangunan dengan jumlah laboratorium yang

cukup banyak dengan fungsi yang berbeda-beda. Pada bangunan sekolah tinggi ini

dilengkapi dengan apotek sebagai media bagi pelayanan kebutuhan masyarakat akan

obat-obatan dan fasilitas pendukung, serta penunjang bagi kelancaran aktivitas

didalamnya. Bangunan ini direncanakan terletak pada BWK II Kecamatan

Gajahmungkur Semarang. Tema yang diambil adalah Penerapan Desain Arsitektur

Modern, dimana desain dari bangunan ini dapat menjadi

Point of Interest

bagi daerah

sekitar dan mampu membuka peluang masyarakat untuk belajar mengenai kefarmasian

dengan fasilitas yang lengkap dan memadai. Fokus Kajian yang diangkat dari sekolah

tinggi ini adalah Optimalisasi Pencahayaan dan Penghawaan Alami pada Bangunan,

dimana yang disoroti adalah ruang-ruang kuliah, khususnya ruang laboratorium.

Gambar

Gambar 5.15 : Sun Path Inspiria Science Centre ...................................................
Tabel 4.4 : Kategori Karyawan ...............................................................................

Referensi

Dokumen terkait

Puji Syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena karunianya selama ini sehingga penulis dapat menyelesaikan Landasan Teori dan Program Proyek Akhir Arsitektur Periode 68

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa dengan segala limpahan rahmatnya bagi kita semua dan atas kehendak-NYA maka penulisan Landasan Teori Program Proyek Akhir

Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan karunia- Nya, sehingga penulis dapat melaksanakan Proyek Akhir Arsitektur (PAA) tahap Landasan Teori dan Program (LTP)

Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat melaksanakan Proyek Akhir Arsitektur (PAA) tahap Landasan Teori dan Program (LTP)

Puji dan syukur penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan karunianya, sehingga penulis dapat menyelesaikan LTP Projek Akhir Arsitektur Periode 70semeter

Puji dan syukur saya panjatkan kehadirta Tuhan Yang Maha Esa atas tersusunya Landasan Teori dan Perancangan Proyek Akhir Arsitektur Periode LXVIII, semester gasal, Tahun

Puji dan syukur penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan Landasan Teori dan Program (LTP) periode LXX,

Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan Lanadasan Teori dan Program Proyek Akhir