• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERAN KEARIFAN LOKAL DAN RELIGIUS BUDDHI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PERAN KEARIFAN LOKAL DAN RELIGIUS BUDDHI"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

Tugas Mata Kuliah

Kearifan Lokal

Oleh : JOKO SANTOSO

NIM. CFA 316 005

PERAN KEARIFAN LOKAL DAN RELIGIUS

(2)

JURNAL

A Network Approach

To Assessing Sosial

Capacity For

Landscape Planning :

The Case Of Fire

Prone ForestIin

Oregon, USA

http://ac.els-cdn.com/S01692046150021

70/1-s2.0-

S0169204615002170-

main.pdf?_tid=c1407112-

(3)

Kearifan lokal merupakan bagian dari

budaya suatu Masyarakat yang tidak

dapat

dipisahkan

dari

bahasa

masyarakat itu sendiri. Kearifan lokal

biasanya diwariskan secara turun

temurun dari satu generasi ke

generasi melalui cerita dari mulut ke

mulut. Kearifan lokal ada di dalam

cerita rakyat, peribahasa, lagu, dan

permainan rakyat. Kearifan lokal

sebagai suatu pengetahuan yang

ditemukan oleh masyarakat lokal

tertentu melalui kumpulan pengalaman

dalam mencoba dan diintegrasikan

dengan pemahaman terhadap budaya

dan keadaan alam suatu tempat

(4)

Pengertian Religius

A

dalah suatu sikap dan

prilaku yang taat atau

patuh

dalam

menjalankan

ajaran

agama

yang

dipeluknya.

Bersikap

toleran

terhadap pelaksanaan

ibadah

agama

lain,

serta

selalu

menjalikerukunan

(5)

KEBAKARAN HUTAN

Kebakaran hutan menjadi

permasalahan internasional

yang

sering

terjadi

dibeberapa

negara,

di

Amerika

Serikat

bagian

barat

kebakaran

hutan

menjadi fokus utama dalam

Jurnal

ini.

Jurnal

ini

menyajikan hasil penelitian

bagaimana

mengelola

hutan

rawan

kebakaran

yang

terjadi

dan

mengantisipasinya dengan

cara

melakukan

(6)
(7)

MANFAAT HUTAN TRADISONAL

SEBAGAI KEARIFAN LOKAL

(a)Hutan sebagai simbol

eksistensi dan marwah,

(b)Sumber inspirasi, kreasi, dan

ekspresi budaya,

(c) Sumber Nafkah.

(8)

PERAN KEARIFAN LOKAL DALAM PELESTARIAN HUTAN

a.Tradisi dalam Pemanfaatan Hutan

b. Tradisi dalam Pemeliharaan Hutan

1). Peraturan adat

2). Gotong-royong

(9)

http://download.portalgaruda.org/arti

Kebutuhan untuk merencanakan dalam antisipasi hutan rawan kebakaran dengan cara mengandeng dan melakukan pendekatan dengan beberapa organisasi dan pemangku kepentingan yang memiliki kapasitas peran dan fungsi dalam mengkomunikasikan, megkoordinasikan dalam mengambungkan pelaksanaan serta perencanaan yang baik. Setiap pelaku kepentingan dan organisasi dalam menjaga hutan rawan kebakaran harus memahami beberapa aspek sosial yang harus dipenuhi seperti :

a. Semua pihak harus memiliki pemahaman yang sama tentang masalah kebakaran hutan.

b. Memiliki rasa kebersamaan dan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas menjada komitmen menjaga dan mengantisipasi hutan rawan kebakaran.

c. Melakukan hubungan dengan bertukar informasi dan data serta ide-ide melalui jaringan formal dan informal yang penting untuk membangun kondisi sosial dan kerjasama antara pemangku kepentingan dan kebijakan.

.

INTRODUCTION

Kebutuhan untuk merencanakan dalam antisipasi hutan rawan kebakaran dengan cara mengandeng dan melakukan pendekatan dengan beberapa organisasi dan pemangku kepentingan yang memiliki kapasitas peran dan fungsi dalam mengkomunikasikan, megkoordinasikan dalam mengambungkan pelaksanaan serta perencanaan yang baik. Setiap pelaku kepentingan dan organisasi dalam menjaga hutan rawan kebakaran harus memahami beberapa aspek sosial yang harus dipenuhi seperti :

a. Semua pihak harus memiliki pemahaman yang sama tentang masalah kebakaran hutan.

b. Memiliki rasa kebersamaan dan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas menjada komitmen menjaga dan mengantisipasi hutan rawan kebakaran.

(10)

SABDAH BUDDHA

Umat Buddha dituntut untuk menciptakan

formula baru dari sisi Religius dengan melihat

dan meneliti sejauh mana kontribusi umat

Buddha dalam memahami bahaya akibat

kebakaran hutan dan lahan. Sang Buddha,

bersabda

: "

Semuanya

dalam

keadaan

terbakar (berkobar), o para Bhikkhu ! Apakah,

o para Bhikkhu, yang terbakar ?

""

Mata dalam

keadaan terbakar, bentuk dalam keadaan

terbakar. Kesadaran mata dalam keadaan

terbakar. Sentuhan mata dalam keadaan

terbakar. Perasaan yang menyenangkan atau

menyakitkan

atau

tidak

menyenangkan

maupun tidak menyakitkan, yang timbul dari

sentuhan mata dalam keadaan terbakar. Oleh

apakah ia terbakar (dinyalakan) ? Aku

nyatakan dengan api napsu keinginan,

kebencian, dan ketidaktahuan (kebodohan),

kelahiran,

kesakitan,

kesedihan

dan

(11)

PERAN AGAMA BUDDHA DALAM MENANGULANGI

KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN

1. Peningkatan pemaham umat Buddha tentang bahayanya kebakaran hutan

dan lahan.

2. Melatih sikap displin dan rasa tanggung jawab sesuai dengan pancasila

Buddhis dan sikap menghargai alam dengan cinta kasih yang universal.

3. Berperan aktif baik umat Buddha, tokoh dan rohaniawan untuk

mengkampanyekan serta memberikan wawasan untuk tidak melakukan

tindakan-tindakan pembakaran hutan dan lahan yang berdampat sangat

besar bagi ekosistem, sosial, budaya, dan aktifitas lainya dalam

perkembangan kehidupan.

4. Turut serta melakukan aksi pemadaman

5. Melakukan bakti sosial dengan cara membagikan masker dan pengobatan

atau pengecekan kesehatan masyarakat akibat menghirup asap.

(12)

Peran kearifan lokal dalam mengantisipasi dan

menangulangi kebakaran hutan dan lahan

Menerapkan aturan adat dengan jelas kepada masyarakat.

Berperan aktif dalam mengelola hutan sebagai sumber

kekayaan yang diberikan kepada masyarakat dan di

gunakan secara bijak.

Mengfungsikan untuk konservasi dan pelestarian sumber

daya alam.

Mengfungsikan untuk pengembangan sumber daya manusia,

misalnya berkaitan dengan upacara daur hidup, konsep

kanda pat rate.

Mengfungsikan untuk pengembangan kebudayaan dan ilmu

pengetahuan,

misalnya

pada

upacara

saraswati,

kepercayaan dan pemujaan pada pura Panji.

Mengfungsikan sebagai petuah, kepercayaan, sastra dan

pantangan.

Mengfungsikan sebagai sosial misalnya upacara integrasi

komunal/kerabat.

Mengfungsikan sebagai sosial, misalnya pada upacara daur

pertanian.

Mengfungsikan sebagai etika dan moral, yang terwujud

dalam upacara Ngaben dan penyucian roh leluhur.

(13)

KESIMPULAN

Dalam mengantisipasi kebakaran hutan dan

lahan harus bekerja sama setiap pemangku

kepentingngan dan kebijakan dengan berbagai

oranisasi lapisan masyarakat, dengan melalui

berbagai cara pendekatan religius , kearifan

lokal dan lainnya

Referensi

Dokumen terkait

Terhadap suatu negara yang akan atau telah menyempurnakan kodifikasi atau undang-undang hukum pidananya, tidak secara mutlak harus mencantumkan lagi hukum

Dengan model tersebut akan dapat ditentukan pola pertumbuhan biomassa rumput laut Gracillaria dengan carrying capacity bergantung waktu sehingga dapat membantu masyarakat

Hal ini dapat dilihat dari banyaknya usaha ritel yang bermunculan untuk menarik minat dilihat dari banyaknya usaha ritel yang bermunculan untuk menarik

İlhamı Soysal Turan Dursun milyonlarca, milyarlarca insan içinde bir insandı Bir karıncaydı Karınca gibi çalışkandı Dur-durak bilmez, sürekli çalışır, okur,

Berdasarkan uraian tersebut, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian pemeriksaan karakteristik simplisia kulit buah manggis, skrining fitokimia dan efek ekstrak

Salah satu atau kedua belah pihak, terutama pihak penjual, bertindak atas dasar surat kuasa mutlak yang pada hakikatnya berisikan perbuatan hukum pemindahan hak. Surat kuasa

Agar bisa mendapatkan informasi yang lebih otentik dan spesifik dari sumber data (informan) yang sudah lama serta terpercaya dalam masalah yang akan di teliti dan pemaknaan

Jika dicermati secara mendalam, ternyata proses penjualan produk AXA Mandiri yang dilaksanakan oleh Divisi Telemarketing AXA Mandiri dan secara teknis dilakukan