TUGAS KOMUNIKASI DAN NEGOSIASI BISNIS
Company Profile
PT. Nippon Indosari Corporindo Tbk.
Dosen Pengajar: DR. RUDY WAHYONO, MSI
Nama Kelompok:
1.
GHOZIKAN AL MUBAROK (12220015)2.
FITRI APRILLIA SARI (12220016)3.
DEFRI SATRIA .W (12220038)4.
I WAYAN ANDRE .A (12220042)FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
2014
COMPANY PROFILE PT NIPPON INDOSARI CORPORINDO, TBK.
Tentang PT Nippon Indosari Corpindo, Tbk.
PT Nippon Indosari Corpindo, Tbk ("Perseroan") berdiri pada tahun 1995. Pabrik pertama berlokasi di Blok W, Kawasan Industri Jababeka,Cikarang.
Untuk memenuhi permintaan konsumen yang terus meningkat, Perseroan mengembangkan usahanya dengan mendirikan pabrik di Pasuruan pada tahun 2005. Besarnya permintaan masyarakat atas produk Sari Roti membuat Perseroan kembali membangun pabrik ketiga pada tahun 2008 yang juga berlokasi di Kawasan Industri Jababeka Cikarang. Kemudian disusul dengan pembangunan pabrik di Semarang, Medan dan Cikarang Barat pada tahun 2011. Pada tahun 2012, Perseroan membangun 2 pabrik baru yang berlokasi di Palembang dan Makassar. Perseroan secara resmi mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia dan menjual kepada publik pada tahun 2010.
Pada tahun 2006 Perseroan mendapatkan sertifikat HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point) yaitu sertifikat jaminan keamanan pangan sebagai bukti komitmen Perseroan dalam mengedepankan prinsip 3H (Halal, Healthy, Hygienic) pada setiap produk Sari Roti. Selain itu, seluruh produk Sari Roti telah terdaftar melalui Badan BPOM Indonesia dan memperoleh sertifikat Halal yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia.
Sebagai produsen roti terbesar di Indonesia Perseroan telah meraih beragam penghargaan, antara lain Top Brand dan Top Brand for Kids sejak 2009 hingga sekarang, Marketing Award 2010, Original Brand 2010, Investor Award 2012, hingga penghargaan dari Forbes Asia.
LOKASI PABRIK
CIKARANG BARAT (Head Office)
Kawasan Industri MM 2100 Jl. Selayar Blok A No. 9, Desa Mekarwangi, Kecamatan Cikarang Barat, Bekasi 17530
CIKARANG
o Kawasan Industri Jababeka, Jl. Jababeka XII A Blok W 40-41, Cikarang,
Bekasi 17530
o Kawasan Industri Jababeka, Jl. Jababeka XVII B Blok U 33, Cikarang, Bekasi
17530
PASURUAN
Kawasan PIER, Jl. Raya Rembang Industri No. 28, Pasuruan 67152
SEMARANG
MEDAN
Kawasan Industri Medan Star II, Jl. Pelita Raya I No. 8-10 Tanjung Morawa, Deli Serdang
PALEMBANG
Jl. Kerani Ahmad RT. 38 RW. 8 Sukamoro, Talang Kelapa, Banyuasin, Palembang, Sumatera Selatan
MAKASSAR
Kawasan Industri Makassar, Jl. Kima 10 Kav A No. 2B, Makassar, Sulawesi Selatan
CIKANDE
Jl. Raya Modern Industri I No. 30 A, Kawasan Industri Modern Cikande, Desa Barengkok, Kecamatan Kibin, Serang- Banten.
PURWAKARTA
Kawasan Industri Kota Bukit Indah Blok N-V No 1 Desa Wanakerta, Kecamatan Bungursari, Purwakarta - Jawa Barat.
PETA LOKASI CIKARANG BARAT (Head Office)
1995: Berdiri sebagai sebuah perusahaan Penanaman Modal Asing dengan nama PT. Nippon Indosari Corporation pada tahun 1995.
2001: Meningkatkan kapasitas produksi dengan menambahkan dua lini mesin (roti tawar dan roti manis).
2005: Perseroan membuka pabrik kedua di Pasuruan, Jawa Timur.
2008: Perseroan membuka pabrik ketiga di Cikarang, Jawa Barat
2010: Perseroan melakukan Penawaran Umum Saham Perdana pada tanggal 28 Juni 2010 di Bursa Efek Indonesia dengan kode emiten ROTI.
2011: Perseroan membangun tiga pabrik di Semarang (Jawa Tengah), Medan (Sumatera Utara) dan Cikarang Barat (Jawa Barat).
2012: Perseroan membangun dua pabrik baru di Palembang (Sumatera Selatan) dan Makassar (Sulawesi Selatan), serta menambahkan masing-masing satu lini mesin pada tiga pabrik yang telah ada di Pasuruan, Semarang dan Medan.
2013: Perseroan membangun dua pabrik baru (double capacity) di Cikande (Banten) dan Purwakarta (Jawa Barat)
VISI
Menjadi perusahaan roti terbesar di Indonesia dengan menghasilkan dan mendistribusikan produk – produk berkualitas tinggi dengan harga-harga yang terjangkau bagi rakyat Indonesia.
MISI
Membantu meningkatkan kualitas hidup bangsa Indonesia dengan memproduksi dan mendistribusikan makanan yang bermutu tinggi, sehat, halal, dan aman bagi pelanggan.
TEKNOLOGI
Untuk menghasilkan produk yang berkualitas, salah satu faktor yang sangat berperan adalah pemilihan bahan baku. Bahan baku yang berkualitas akan memberikan hasil dengan kualitas yang cukup baik.
Dalam proses pembuatan SARI ROTI, bahan baku dipilih melalui proses seleksi yang ketat sesuai standar yang telah ditetapkan di internal perusahaan. Bahan baku yang terpilih harus memenuhi syarat dapat memberikan hasil berupa roti yang berkualitas, baik dari segi penampakan, tekstur, aroma, hingga rasa. Selain itu, bahan baku yang digunakan harus memenuhi persyaratan halal agar dapat menjamin status kehalalan roti yang dihasilkan.
Bahan baku yang dikirim oleh Pemasok diperiksa terlebih dahulu melalui proses yang cukup ketat, dengan tujuan agar Pemasok yang telah terpilih dapat menjaga konsistensi kualitas dari bahan baku yang diterima. Bahan baku yang diterima selanjutnya disimpan di gudang bahan baku sesuai dengan persyaratan standar penyimpanan masing-masing bahan.
Pada saat proses pembuatan roti akan dimulai, bahan baku ditimbang sesuai dengan standar formulasi yang telah ditetapkan. Operator yang bertugas harus memastikan bahwa masing-masing bahan baku yang digunakan telah ditimbang dengan benar agar dapat menjaga konsistensi kualitas roti yang dihasilkan.
B. PROSES PEMBUATAN ROTI
Dalam proses pembuatan roti, dikenal beberapa metode proses pembuatannya. Mulai dari proses yang hanya memerlukan satu kali pencampuran seperti straight dough mixing dan no time dough mixing, hingga proses pembuatan roti yang memerlukan dua kali proses
pencampuran seperti sponge and dough mixing.
Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan. Dalam proses pembuatan roti, SARI ROTI menggunakan metode sponge and dough mixing. Metode ini memiliki
kekurangan berupa proses yang diperlukan memerlukan waktu yang lebih lama, namun kelebihannya adalah dapat memberikan roti dengan kualitas terbaik, baik dari segi tekstur, kelembutan, aroma, dan rasa dari roti yang dihasilkan.
Pada proses pencampuran pertama atau sponge mixing, sebagian bahan baku dicampurkan terlebih dahulu untuk menghasilkan adonan biang. Bahan baku yang telah tercampur selanjutnya disimpan pada tempat khusus untuk kemudian disimpan pada ruang fermentasi.
jenis asam. Alkohol dan asam tersebut yang akan berperan besar terhadap aroma dan rasa khas dari adonan roti yang dihasilkan.
Pada proses fermentasi ini juga dihasilkan gas CO2 yang kemudian terperangkap di dalam
adonan sehingga volume adonan akan mengembang beberapa kali lipat dari volume adonan awal.
Proses fermentasi ini berlangsung antara 3 hingga 4 jam pada ruangan khusus yang dijaga suhu dan kelembabannya agar proses fermentasi dapat berlangsung secara sempurna. Setelah proses fermentasi selesai, adonan akan kembali dimasukkan ke dalam mixer untuk dilakukan proses pencampuran bahan kedua atau dikenal sebagai dough mixing. Pada proses ini adonan akan ditambahkan beberapa bahan baku lainnya seperti gula, garam, susu, dan beberapa bahan lainnya yang bertujuan untuk memberikan rasa yang khas pada masing-masing adonan roti yang dihasilkan.
Pada proses pencampuran kedua ini, adonan yang dihasilkan harus dipastikan telah dalam kondisi kalis, elastis, dan tidak lengket pada mesin. Kedua hal ini merupakan indikator utama bahwa adonan roti telah cukup baik dan dapat dilanjutkan ke proses selanjutnya.
Adonan selanjutnya diistirahatkan selama beberapa menit untuk menstabilkan suhu adonan dan untuk menjaga kualitas adonan.
Selanjutnya adonan roti dipotong sesuai dengan standar berat yang telah ditetapkan untuk setiap produk menggunakan mesin pemotong khusus (divider) dan kemudian dibulatkan secara otomatis menggunakan rounder.
Adonan yang telah dipotong dan dibulatkan tersebut selanjutnya akan masuk ke dalam
intermediate proofer. Proses ini bertujuan agar adonan lebih relaks sehingga adonan menjadi lebih lembut dan mudah untuk dibentuk pada proses selanjutnya.
Untuk menghasilkan adonan roti dengan ukuran pori yang seragam, adonan dipipihkan terlebih dahulu. Pada proses ini gas yang terdapat pada kantung udara akan dikeluarkan sehingga adonan akan memiliki pori-pori yang halus dan seragam.
Adonan selanjutnya dibentuk sesuai dengan bentuk yang dikehendaki. Bentuk dapat berupa bentuk bulat, oval, bentuk seperti tabung, atau bentuk-bentuk lainnya. Khusus untuk roti manis, sebelum dibentuk biasanya adonan akan diisi terlebih dahulu dengan isian roti.
Setelah dibentuk, adonan selanjutnya disusun pada loyang khusus. Loyang yang sudah penuh dengan adonan selanjutnya disimpan pada rak khusus dan dimasukkan ke dalam ruang fermentasi akhir.
Proses fermentasi akhir (final proofing) ini memiliki prinsip yang sama dengan proses fermentasi pertama, namun dilakukan dengan waktu yang lebih singkat. Setelah adonan mengembang dan diperoleh volume adonan yang sesuai dengan standar yang diharapkan, adonan selanjutnya dikeluarkan dan siap untuk dipanggang.
Selama proses ini, adonan akan dimatangkan baik di bagian dalam maupun bagian luar. Pada proses ini akan diperoleh warna roti yang diharapkan. Demikian pula dengan aroma khas roti akan muncul pada saat proses pemanggangan berlangsung.
Roti yang telah matang selanjutnya akan dikeluarkan dari loyang (depanning) dan dilakukan proses pendinginan (cooling) pada cooling tower terlebih dahulu sebelum roti siap untuk dikemas. Proses pendinginan ini bertujuan agar uap air yang terdapat pada roti dapat keluar terlebih dahulu secara optimal. Apabila roti dikemas dalam kondisi yang masih panas akan lebih berpotensi menyebabkan roti mudah berjamur.
Roti yang baru keluar dari oven juga umumnya kondisinya masih lembek. Khusus untuk roti tawar, jika roti tersebut langsung dipotong, maka roti akan lebih mudah rusak sehingga bentuknya tidak sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Setelah mencapai suhu yang telah ditetapkan, roti selanjutnya siap untuk dikemas. Khusus untuk roti tawar, roti akan dipotong terlebih dahulu. Selain itu juga dilakukan proses sortir untuk memastikan bahwa roti yang akan dikemas adalah roti yang telah memenuhi
persyaratan mutu yang ditetapkan.
Pada kemasan SARI ROTI selalu tercantum kode produksi dan dilengkapi dengan tanggal baik sebelum, yang menyatakan roti baik untuk dikonsumsi sebelum tanggal yang tertera pada kemasan. Khusus untuk roti tawar SARI ROTI, tanggal baik sebelum tertera pada
kwiklok atau penjepit kemasan roti.
Roti yang telah dikemas selanjutnya akan dilewatkan terlebih dahulu pada metal detector. Hal ini bertujuan agar roti yang akan dijual kepada konsumen bebas dari kontaminasi fisik dan tidak membahayakan konsumen. Proses metal detecting ini juga merupakan salah satu bagian implementasi sistem HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Point) pada proses pembuatan SARI ROTI.
Roti yang telah lolos dari metal detector selanjutnya akan disusun pada krat khusus, diserahkan kepada gudang Finished Goods dan siap untuk didistribusikan.
C. DISTRIBUSI
Proses pendistribusian produk SARI ROTI berlangsung selama 24 jam. Dan untuk menjamin bahwa produk yang sampai kepada konsumen adalah produk yang fresh, SARI ROTI dibuat setiap hari, sehingga setelah SARI ROTI selesai diproduksi, SARI ROTI akan segera dikirimkan kepada konsumen, baik melalui jalur traditional market maupun modern market.
Dengan 8 pabrik yang ada saat ini yang tersebar di daerah Bekasi (Jawa Barat), Pasuruan (Jawa Timur), Semarang (Jawa Tengah), Medan (Sumatera Utara), Palembang (Sumatera Selatan), Makassar (Sulawesi Selatan) hingga saat ini SARI ROTI akan mudah didapatkan.
PENGHARGAAN
Warga Negara Indonesia. Menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Nippon Indosari Corpindo, Tbk. sejak tahun 2010. Lulus dari Business Studies di Ngee Ann College,
Singapore. Saat ini menjabat pula sebagai Executive Director pada PT Salim Group, Director pada PT Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk., Non-Executive Director pada First Pacific Co., Ltd., Director / Advisory Board pada Philipines Long Distance Telephone Company, Presiden Komisaris PT Indofood CBP Sukses Makmur, Tbk., dan PT Indoritel Makmur Internasional, Tbk., Komisaris pada PT Indofood Sukses Makmur, Tbk., dan Komisaris PT Fast Food Indonesia, Tbk.
PROFIL DIREKSI
Warga Negara Indonesia. Menjabat sebagai Presiden Direktur & CEO PT Nippon Indosari Corpindo, Tbk. sejak 1998. Meraih gelar Bachelor of Commerce dari University of
Melbourne, Australia. Sebelumnya menjabat sebagai Direktur PT Suryamas Duta Makmur, Tbk., Presiden Direktur PT Wendy Citrarasa, Alternate Director Kerry Trading Hong Kong, President Wemith Corporation California, Amerika Serikat dan Presiden Prima Development Company, Amerika Serikat. Merupakan Direktur Bonlight Investments Limited, salah satu pemegang saham Perseroan.
Warga Negara Jepang. Menjabat sebagai Direktur Pengembangan Produk dan Teknologi PT Nippon Indosari Corpindo, Tbk. sejak tahun 2010. Lulus dari Departemen Ekonomi, College of Economics, Aoyama Gakuin University. Sebelumnya pernah menjabat sebagai Senior Managing Director, Managing Director, Director, General Manager dan Manager Shikishima Baking Co., Ltd., serta staf The Fuji Bank Ltd. Merupakan Direktur Shikishima Baking Co., Ltd. salah satu pemegang saham Perseroan.
Warga Negara Indonesia. Menjabat sebagai Direktur PT Nippon Indosari Corpindo, Tbk. sejak tahun 2010. Meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Sebelumnya menduduki berbagai posisi penting pada beberapa Perseroan.
LEMBAGA PROFESIONAL
Biro Administrasi Efek PT Raya Saham Registra
Plaza Sentral Lt. 2
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 47-48
Jakarta 12930
Akuntan Publik Purwantono, Suherman & Surja
(Anggota Ernst & Young Global Limited)
Gedung Bursa Efek Indonesia
Menara II Lt. 7
Jl. Jenderal Sudirman kav. 52-53
Jakarta 12190
Pemeringkat Rating PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)
Panin Tower Senayan City, Lt. 17
Jl. Asia Afrika Lot. 19
Jakarta 10270, Indonesia
Konsultan Hukum Hadiwidjojo Wirya Mukhtar Ardibrata
Gedung Ratu Prabu I Lt. 1
Jl. Letjen T.B. Simatupang Kav. 20
Jakarta 12560
Notaris F.X. Budi Santoso Isbandi, SH
Jl. Tanah Abang II No. 50
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN Pengelolaan Lingkungan Hidup
Sebagai pelaku industri, Perseroan memiliki potensi atas kemungkinan terjadinya
pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh limbah produksi Perseroan. Oleh karena itu, Perseroan menerapkan sistem pengelolaan lingkungan dan melakukan pemantauan
lingkungan secara berkala.
Limbah Perseroan dapat dikategorikan menjadi:
Limbah padat, Dalam pengolahan limbah padat Perseroan bekerjasama dengan pihak ketiga.
Limbah cair, Pengolahan limbah cair Perseroan yang bekerjasama dengan pihak kawasan industri ataupun dikelola secara mandiri dilaksanakan dengan
memperhatikan standar pengolahan limbah yang berlaku.
Debu dan Gas, Perseroan memastikan lingkungan kerja Perseroan bebas dari gangguan debu dan gas dengan cara membuat sistem sirkulasi yang baik sehingga sirkulasi udara dapat berjalan dengan baik.
Kebisingan, Tingkat kebisingan di seluruh area lokasi pabrik Perseroan masih berada dibawah ambang batas sesuai dengan Peraturan Menakertrans No. PER-13/
MEN/X/2011 atau masih dibawah 85 dBA.
Upaya-upaya tersebut dilaksanakan sesuai dengan standar pengelolaan limbah dan pelaksanaannya dilaporkan secara berkala kepada Badan Lingkungan Hidup.
Ketenagakerjaan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Karyawan merupakan salah satu aset yang tidak ternilai, oleh karena itu Perseroan selalu berusaha untuk melindungi seluruh Karyawan Perseroan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengikutsertakan seluruh Karyawan Perseroan dalam program jaminan sosial. Melalui program tersebut, seluruh Karyawan mendapatkan fasilitas seperti Jaminan Kesehatan, Jaminan Hari Tua, dan Jaminan Kecelakaan Kerja.
Perseroan senantiasa menanamkan budaya hidup sehat kepada setiap Karyawan. Salah satu bentuk budaya hidup sehat yang ditanamkan adalah adanya ketentuan dilarang merokok pada setiap wilayah kerja Perseroan baik di lokasi kantor maupun di seluruh lokasi pabrik
Perseroan.
Ketentuan dilarang merokok ini tidak hanya diciptakan demi kesehatan Karyawan saja, tetapi diciptakan pula sebagai bagian dari penerapan keselamatan kerja Perseroan.
Perseroan pun menyediakan fasilitas klinik diseluruh pabrik Perseroan lengkap dengan tenaga paramedis yang profesional dan siap memberikan pelayanan kesehatan serta pertolongan pertama kepada setiap Karyawan. Untuk mejaga kesehatan Karyawan, Perseroan pun menyediakan fasilitas kantin yang menghidangkan beraneka makanan bergizi untuk dikonsumsi oleh seluruh Karyawan tanpa dipungut biaya.
Seluruh pabrik dan lokasi kerja Perseroan telah dilengkapi dengan panduan jalur evakuasi menuju tempat berkumpul yang aman, alat pemadam api ringan (APAR), hydrant, serta tim tanggap darurat yang siap membantu proses evakuasi Karyawan selama terjadi bencana.
Selain itu, sebagai bentuk apresiasi terhadap Karyawan, Perseroan pun melaksanakan beberapa kegiatan, yang beberapa diantaranya bekerjasama dengan Serikat Pekerja Sukses untuk membantu kesejahteraan Karyawan, diantaranya:
Program “Ayo Sekolah”, guna mendukung kebutuhan pendidikan putra-putri Karyawan.
Bantuan bagi Karyawan yang tertimpa bencana.
Bantuan pinjaman kepada Karyawan untuk biaya pengobatan, yang tidak ditanggung pihak asuransi.
Pemberian kurban dalam acara Idul Adha.
Mudik gratis menjelang lebaran bagi para penjual Sari Roti keliling.
Pengembangan Sosial dan Kemasyarakatan
Pada tahun 2013, Perseroan turut serta dalam memberikan kontribusi sosial berupa:
Bantuan berupa tempat tidur kepada panti rawat (yayasan sosial).
Bantuan kepada masyarakat yang menjadi korban banjir dibeberapa wilayah.
Bekerja sama dengan pihak ketiga untuk mengadakan berbagai kegiatan seperti pengobatan gratis, khitanan massal, kegiatan vaksinasi dan lain-lain.
Gotong royong bersama masyarakat dalam melaksanakan program Jumat bersih (Jumsih) membersihkan jalan.
menciptakan lapangan kerja baru serta membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dimana hingga saat ini Perseroan memiliki sekitar 3.500 penjual roti keliling.
Tanggung Jawab Produk dan Perlindungan Konsumen
Sebagai bentuk apresiasi dan perlindungan kepada Konsumen serta sesuai dengan misi Perseroan untuk mendistribusikan makanan yang bermutu tinggi, sehat, halal dan aman bagi Pelanggan, seluruh produk Perseroan dihasilkan melalui penerapan GMP (Good
Manufacturing Practice), SSOP (Sanitation Standard Operating Procedure) dan HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Point). Seluruh produk Perseroan telah didaftarkan pada BPOM dan mendapatkan sertifikasi Halal dari MUI.
Setiap kemasan produk Sari Roti, dilengkapi dengan beraneka ragam informasi produk seperti:
Merek dan varian rasa
Logo dan kode Halal Majelis Ulama Indonesia
Kode Registrasi BPOM Republik Indonesia
Berat bersih produk, komposisi produk dan informasi nilai gizi
Kode produksi dan batas akhir penggunaan produk
Alamat E-mail yang dapat dihubungi
Saran penyimpanan untuk memastikan kesegaran produk
Untuk membina komunikasi yang baik dengan Konsumen, Perseroan menyediakan sarana pengaduan dan saran yang dapat diakses melalui:
Fasilitas Saran dan Pertanyaan pada website resmi Perseroan (www.sariroti.com)
E-mail: [email protected]