• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pembangunan Sistem Informasi Koperasi Dan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Pembangunan Sistem Informasi Koperasi Dan"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

SISTEM INFORMASI SIMPAN PINJAM PADA KOPKAR AROMA BENOATEE PT. PERKEBUNAN NUSANTARA IV (PERSERO) BERBASIS WEB

Apostel Harhara Simanjuntak | [email protected] Program Studi Sistem Informasi Jenjang S1 (Strata Satu)

Universitas Komputer Indonesia Jl. Dipatiukur No. 112 Bandung 40132

Abstrak : Koperasi merupakan salah satu UKM yang sangat berpengaruh penting bagi masyarakat saat ini. Keberadaan koperasi saat ini sudah ada diberbagai perusahaan baik swasta maupun pemerintahan. Sistem Koperasi yang ada pada PT. Perkebunan Nusantara IV (Persero) saat ini dinilai belum efektif dimana proses pengolahan data simpanan, data pinjaman dan data angsuran masih diproses secara manual, sehingga mudah rusak atau hilang serta pembuatan laporannya memakan waktu yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem yang sedang berjalan, membuat perancangan sistem, melakukan analisis dan pengujian sistem serta untuk melakukan implementasi sistem informasi simpan pinjam pada koperasi karyawan Aroma Beonatee PT. Perkebunan Nusantara IV (Persero).

Hasil dari penelitian ini adalah (1) Mengetahui sistem yang ada pada Koperasi Karyawan PT. Perkebunan Nusantara IV (Persero) masih menggunakan sistem secara manual, yang hanya berdasarkan cacatan tertulis pada kertas, (2) Sebuah sistem basis data dalam bentuk web yang dapat membantu pihak koperasi dalam melakkan pengelolaan data. Basis data yang dibangun adalah basis data pendataan anggota, simpanan, pinjaman, angsuran dan laporan. Berdasarkan hasil kegiatan diatas disarankan kepada pihak koperasi supaya menggunakan teknologi komputer dalam melakukan kegiatan koperasi untuk keefektifan dan kecepatan dalam kegiatan.

Kata kunci : sistem informasi, simpan pinjam, koperasi

Abstract : Cooperation is one of UKM which is influentially important to people at this time. The existence of cooperation now a days almost in every company both private or goverment company. Cooperation System Cooperative systems that exist on the PT . PTPN IV ( Persero ) is considered not effective where the processing of data deposits , loan and the installment is still processed manually, so easily damaged or lost as well as the making of the report takes a long time. This study aims to determine the running system , making the system design , test and analysis of the system and to implement information systems of savings and loan employees cooperation Beonatee Aroma PT . PTPN IV ( Persero ) .

Results of this study are ( 1) Determine that the existing system at the Cooperative Employees PT . PTPN IV ( Persero ) using manual system , which is only based on the records written on paper , ( 2 ) A database system in the form of a web that can assist the cooperative in making data management . The database which is built are the collection of data base of members, savings, loans, installment and reports . Based on the results of the above activities the authors suggest the cooperative to use computer technology in cooperative activities for effectiveness and speed in activities.

(2)

I. PENDAHULUAN

Koperasi merupakan suatu wadah yang dapat membantu masyarakat terutama masyarakat kecil dan menengah. Tujuannya adalah agar supaya masyarakat dapat menabung pada koperasi tersebut sehingga masyarakat dapat merasa tenang dalam menyimpan uangnya selain itu dalam hal peminjaman, masyarakat dapat melakukan peminjaman kepada pihak koperasi dengan bunga yang sangat kecil untuk membangun usaha atau bisnis yang diinginkan. Inilah alasan mengapa koperasi sangat memegang peranan penting dalam pertumbuhan ekomomi masyarakat Indonesia. Perbedaannya dengan Bank adalah bank menawarkan peminjaman uang yang bunganya relatif tinggi sehingga masyarakat yang melakukan peminjaman tidak sanggup untuk melunasinya.

Salah satunya adalah koperasi yang ada di PT. Perkebunan Nusantara IV (Persero) Unit Usaha Balimbingan.Dalam kegiatan koperasi yang dilaksanakan di PT. Perkebunan Nusantara IV (Persero) Unit Usaha Balimbingan, pelayanan dinilai masih kurang maksimal. Dmana pencatatan data simpanan, data pinjaman dan data angsuran masih dicatat dihitung dalam pembukuan secara manual sehingga mudah rusak, salah dalam menghitung atau hilang serta pembuatan laporannya memakan waktu yang lama. Pertumbuhan data anggota pada koperasi juga meningkat setiap tahunnya seiring peningkatan/penambahan data karyawan yang masuk bekerja. Hal ini membuat pelayanan menjadi kurang maksimal dalam segi waktu maupun efisiensi dana. Berkenaan dengan proses kegiatan yang ada didalam koperasi tersebut, maka sistem informasi menggunakan teknologi komputer dapat dimanfaatkan untuk membantu kegiatan simpan pinjam di koperasi tersebut.

Berdasarkan latar belakang diatas maka penulis tertarik untuk membuat sebuah sistem informasi sebagai bahan skripsi dengan judul “Sistem Informasi Simpan Pinjam pada KOPKAR Aroma Benoatee PT. Perkebunan Nusantara IV (Persero) Berbasis Web

Identifikasi Masalah : Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan. Maka masalah yang dapat diidentifikasi adalah:

1. Belum adanya sistem informasi pada koperasi untuk melakukan aktifitas simpan pinjam yang mengakibatkan kurangnya efisiensi terhadap pengolahan data simpanan, data pinjaman dan data angsuran;

2. terbatasnya tenaga manusia untuk melakukan rekapitulasi data aktifitas simpan pinjam pada koperasi sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama untuk melakkan rekapitulasi laporan simpan pinjam serta pengarsipan yang membutuhkan media kertas yang banyak;

3. sering terjadi kesalahan penghitungan angka dan jumlah keuangan data simpanan, pinjaman dan angsuran/cicilan;

4. proses pencarian data dalam kumpulan data yang banyak menjadi sulit dilakukan sebab sering terjadi penggandaan data (redudancy);

5. sering terjadi pengetikan data nama anggota dikarnakan pengetikan secara manual oleh pihak koperasi;

(3)

Rumusan Masalah : Didasari atas masalah yang telah diidentifikasi, maka dirumuskanlah beberapa masalah sesuai dengan hasil penelitian. Berikut adalah masalah yang telah dirumuskan :

1. Bagaimana membuat sebuah sistem informasi yang terkomputerisasi yang berfungsi untuk membantu aktifitas simpan pinjam pada koperasi serta memaksimalkan efisiensi dari aktifitas simpan pinjam koperasi.

2. Bagaimana memperbaiki data yang mengalami duplikasi dan cenderung salah dalam menghitung angka simpan pinjam yang besar serta fasilitas pencarian data yang baik dan benar.

3. Bagaimana memperbaiki pengarsipan pada data simpan pinjam koperasi dengan memastikan hanya data penting saja yang diarsipkan.

4. Bagaimana pengujian terhadap sistem yang telah dibuat agar tidak terdapat kesalahan fungsionalitas dalam sistem yang diusulkan.

Tujuan Penelitian : Adapun tujuan yang harus dicapai dalam penelitian ini adalah : 1. Membuat suatu sistem informasi koperasi untuk membantu pengelolaan aktifitas

simpan pinjam koperasi pada Koperasi Karyawan PT. Perkebunan Nusantara IV ( Persero) Unit Usaha Balimbingan.

2. Membuat suatu sistem dengan pengkodean yang benar terhadap data nagka pada simpanan, pinjaman dan angsuran serta fasilitas pencarian data yang baik dan benar

3. Membuat suatu sistem informasi dengan menggunakan database sebagai media penyimpanan data simpan pinjam untuk mengontrol data yang besar pada koperasi. 4. Melakukan pengujian terhadap sistem yang telah dibuat agar tidak terdapat

kesalahan fungsionalitas dalam sistem yang diusulkan.

Batasan Masalah : Berdasarkan latar belakang dan identifikasi masalah diatas, maka penulis menetapkan beberapa batasan untuk menegaskan ruang lingkup penelitian. Berikut uraiannya:

1. Sistem Informasi ini hanya digunakan oleh karyawan PT. Perkebunan Nusantara IV (Persero) Unit Usaha Balimbingan dalam melakukan pengolahan data anggota dan aktifitas lain pada koperasi ini sebagai ruang lingkup acuan untuk mempermudah karyawan dalam melakukan kegiatannya di perusahaan.

2. Modul yang dibuat dalam sistem ini berdasarkan dengan aktifitas simpan pinjam yang ada pada koperasi dan data yang didapatkan penulis saat melakukan penelitian

3. Proses yang terjadi dalam sistem ini adalah pengolahan data anggota, pengolahan data simpanan, pengolahan data pengambilan simpanan, pengolahan data simpanan, pengolahan data angsuran dan laporan.

4. Pada sistem angsuran di perusahaan, pinjaman dipotong secara otomatis pada sistem payroll (sistem penggajian) perusahaan sehingga tidak ada denda dan penagihan yang dilakukan secara langsung.

(4)

II. LANDASAN TEORI 2.1 Konsep Dasar Sistem

Untuk lebih memudahkan pemahaman mengenai system informasi, maka definisi mengenai system, informasi dan system informasi akan diuraikan sebagai berikut.

2.1.1 Pengertian sistem

Untuk mengawali pembahasan tentang analisis dan perancangan sistem informasi, pemahaman akan sistem terlebih dahulu harus ditekankan. Definisi sistem berkembang sesuai dengan konteks dimana pengertian sistem itu digunakan. yang dimaksud dengan sistem adalah sekumpulan objek-objek bisa dilihat sebagai suatu kesatuan yang dirancang untuk mencapai suatu tujuan [1].

Dengan demikian, secara sederhana sistem dapat diartikan sebagai suatu kumpulan atau himpunan dari unsur atau variabel-variabel yang saling terorganisasi, saling berinteraksi, dan saling bergantung satu sama lain.

2.1.2 Elemen Sistem

Ada beberapa elemen yang membentuk sebuah sistem, yaitu : tujuan, masukan, proses, keluaran, batas, mekanisme pengendalian dan umpan balik serta lingkungan. Berikut penjelasan mengenai elemen-elemen yang membentuk sebuah sistem :

a. Tujuan

Setiap sistem memiliki tujuan (Goal), entah hanya satu atau mungkin banyak. Tujuan inilah yang menjadi pemotivasi yang mengarahkan sistem. Tanpa tujuan, sistem menjadi tak terarah dan tak terkendali. Tentu saja, tujuan antara satu sistem dengan sistem yang lain berbeda.

b. Masukan

Masukan (input) sistem adalah segala sesuatu yang masuk ke dalam sistem dan selanjutnya menjadi bahan yang diproses. Masukan dapat berupa hal-hal yang berwujud (tampak secara fisik) maupun yang tidak tampak. Contoh masukan yang berwujud adalah bahan mentah, sedangkan contoh yang tidak berwujud adalah informasi (misalnya permintaan jasa pelanggan).

c. Proses

Proses merupakan bagian yang melakukan perubahan atau transformasi dari masukan menjadi keluaran yang berguna dan lbih bernilai, misalnya berupa informasi dan produk, tetapi juga bisa berupa hal-hal yang tidak berguna, misalnya saja sisa pembuangan atau limbah. Pada pabrik kimia, proses dapat berupa bahan mentah. Pada rumah sakit, proses dapat berupa aktivitas pembedahan pasien. d. Keluaran

Keluaran (output) merupakan hasil dari pemrosesan. Pada sistem informasi, keluaran bisa berupa suatu informasi, saran, cetakan laporan, dan sebagainya.

e. Batas

(5)

sehingga akan mengubah perilaku sistem. Sebagai contoh, dengan menjual saham ke publik, sebuah perusahaan dapat mengurangi keterbasatan dana.

f. Mekanisme Pengendalian dan Umpan Balik

Mekanisme pengendalian (control mechanism) diwujudkan dengan menggunakan umpan balik (feedback), yang mencuplik keluaran. Umpan balik ini digunakan untuk mengendalikan baik masukan maupun proses. Tujuannya adalah untuk mengatur agar sistem berjalan sesuai dengan tujuan.

g. Lingkungan

Lingkungan adalah segala sesuatu yang berada diluar sistem. Lingkungan bisa berpengaruh terhadap operasi sistem dalam arti bisa merugikan atau menguntungkan sistem itu sendiri. Lingkungan yang merugikan tentu saja harus ditahan dan dikendalikan supaya tidak mengganggu kelangsungan operasi sistem, sedangkan yang menguntungkan tetap harus terus dijaga, karena akan memacu terhadap kelangsungan hidup sistem.

2.1.3 Karakteristik sistem

Karakteristik sistem adalah sistem yang mempunyai komponen-komponen, batas sistem, lingkungan sistem, penghubung, masukan, keluaran, pengolah dan sasaran.

2.1.4 Klasifikasi sistem

Suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat tertentu, yaitu mempunyai komponen-komponen, batas sistem, lingkungan luar sistem, penghubung, masukan, keluaran, pengolah, dan sasaran atau tujuan, berikut penjelasannya [2].

1. Komponen Sistem

Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, yangartinya saling bekerjasama membentuk suatu kesatuan. Komponen-komponen sistem atau elemen-elemen sistem dapat berupa suatu subsistem atau bagian-bagiandari sistem. Setiap subsistem mempunyai karakteristik dari sistem yangmenjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secarakeseluruhan.

2. Batasan Sistem

Batasan sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistemdengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem inimemungkinkan suatu sistem dipandang sebagai suatu kesatuan dan menunjukkanruang lingkup dari sistem tersebut.

3. Lingkungan Luar Sistem

Lingkungan luar dari suatu sistem adalah apapun di luar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan luar sistem dapat bersifatmenguntungkan dan juga merugikan. Lingkungan luar yang menguntungkanmerupakan energi dari sistem dan dengan demikian harus dijaga dan dipelihara. Sedangkan lingkungan luar yang merugikan harus ditahan dan dikendalikan, jika tidak maka akan mengganggu kelangsungan hidup dari sistem.

4. Penghubung Sistem

Penghubung merupakan media yang menghubungkan antara satu subsistemdengan subsistem yang lainnya. Melalui penghubung ini

(6)

yang lainnya. Keluarandari satu subsistem akan menjadi masukan untuk subsistem lainnya melaluipenghubung. Dengan penghubung satu subsistem dapat berintegrasi dengansubsistem yang lainnya membentuk satu kesatuan. 5. Masukan Sistem

Masukan sistem adalah energi (sumber daya) yang dimasukkan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa masukan perawatan dan masukan sinyal. Maintenance input adalah energi yang dimasukkan supaya sistem tersebut dapat beroperasi. Signal input adalah energi (sumber daya) yang diproses untuk mendapatkan keluaran dari sistem.

6. Keluaran Sistem

Keluaran sistem adalah energi (sumber daya) yang diolah dandiklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna. Keluaran dapat merupakanmasukan untuk subsistem yang lain.

7. Pengolahan Sistem

Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah atau sistem itu sendirisebagai pengolahnya. Pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran.

8. Sasaran Sistem

Suatu sistem mempunyai tujuan atau sasaran. Kalau suatu sistem tidakmempunyai sasaran, maka operasi sistem tidak akan ada gunanya. Sasaran darisistem sangat menentukan masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yangakan dihasilkan.

2.2 Konsep dasar Informasi 2.2.1 Pengertian informasi

Informasi merupakan salah satu sumber daya penting dalam suatu organisasi digunakan sebagai bahan pengambilan keputusan.

Menurut [3] mendefinisikan informasi sebagai data yang telah diproses sedemikian rupa sehingga meningkatkan pengetahuan seseorang yangmenggunakan data tersebut. Sedangkan pengertian lain mengenai informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebihberati bagi yang menerimanya. Informasi merupakan pengetahuan dari hasil pengolahan data-data yang berhubungan menjadi sebuah kesimpulan.

Maka dapat disimpulkan bahwa informasi adalah sekumpulan data-data yang telah diolah dan dapat berguna bagi pemakai. Data dengan informasi memang kadang sulit untuk dibedakan tetapi perbedaannya ialah informasi merupakan data yang hasilnya dapat menjadi sebuah data baru bagi user dan dapat bermanfaat bagi pemakai.

III. OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian

(7)

3.1.1 Sejarah Singkat Perusahaan

Pusat Koperasi Karyawan PTPN IV (Puskopkar PTPN IV) Unit Usaha Balimbingan didirikan tanggal 24 Agustus 1998, dengan Anggaran Dasar Koperasi yang disahkan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Daerah Tingkat II Simalungun, nomor : 03/DKPK-SIMAL/IX/1998, PADA Tanggal 4 September 1998 dengan alamat kantor pengurus di Balimbingan, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

3.1.2 Visi dan Misi Perusahaan

Visi atau strategi adalah ungkapan atau inspirasi mengenai perwujudan dan kinerja perusahaan yang diinginkan diwaktu yang akan dating.

a. Visi

“Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota khususnya dan masyarakat pada umumnya untk meningkatkan kesejahteraan ekonomi sosial.”

b. Misi

Memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur berlandaskan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945.

3.1.3 Struktur Organisasi

Adapun bagan struktur organisasi PT. Perkebunan Nusantara IV (Persero) yang terangkum dalam bagian yang telah ditetapkan oleh perusahaan pada Gambar berikut

Rapat Anggota

Unit Optik Balimbingan

Pengurus Pengawas

Manager

Unit Teh Unit Agrowisata Unit Apotik Sidamanik

Gambar 3.1 Struktur Organisasi Koperasi pada PT. Perkebunan Nusantara IV (Persero)

(8)

1. Rapat anggota koperasi merupakan suatu tempat atau kondisi dimana akan ada pembahasan tentang persoalan yang timbul dalam kegiatan koperasi dan kemudian mencari jalan keluar penyelesaian untuk mengatasi persoalan tersebut.. 2. Pengurus akan membuat kebijakan dan peraturan yang akan diterapkan dikoperasi

untuk selanjutnya akan digunakan sebagai SOP (Standard operating Procedure). Karena bukanlah pegawai koperasi dan mempunya tugas lain, maka diberikan penugasan kepada manajemen koperasi untuk mengelola dan melaksanakan kebijakan yang dibuat oleh pengurus. Karena itu pengurus akan mengontrol pelaksanaan kegiatan operational oleh manajemen.

3. Pengawas bertugas mengontrol kebijakan yang dibuat oleh pengurus sesuai dengan UU Koperasi dan AD/ART. Walaupun ada kesalahan yang dibuat oleh manajemen dalam pengelolaan, akan tetapi pengawas hanya akan meminta pertanggungjawaban dari pengurus.

4. Manajer bertanggung jawab kepada pengurus koperasi atas pengelolaan koperasi yang dilakukannya. Selain itu manajer adalah pemimpin dari staf manajemen, jadi ia akan mengontrol semua tugas yang dilakukan oleh staf manajemen.

5. Unit Teh mempunyai tugas dan wewenang untuk mengurus dan menyalurkan usaha penjualan teh hasil produksi perkebunanSekretaris mencatat risalah dan wewenang dari manager.

6. Unit Agrowisata mempunyai tugas dan wewenang untuk mengurus dan mengelola serta menjalankan usaha agrowisata

7. Unit Apotik Sidamanik Mempunyai tugas dan wewenang untuk mengurus dan menjalankan usaha apotik Sidamanik.

3.2 Metode Penelitian

Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian Research and Development (R&D) atau metode penelitian dan pengembangan. Metode penelitian Research and Development yang selanjutnya akan disingkat menjadi R&D adalah metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji keefektifan produk tersebut. Produk tersebut tidak selalu berbentuk benda atau perangkat keras (hardware), seperti buku, alat tulis, dan alat pembelajaran lainnya. Akan tetapi, dapat pula dalam bentuk perangkat lunak (software).

Seperti yang sudah disebutkan di atas bahwa metode research and development menguji keefektifitasan suatu produk yang baru dan sudah melalui langkah-langkah penyempurnaan. Tetapi dikarenakan waktu penelitian yang terbatas, penulis membatasi penelitian hanya untuk mengetahui respon user terhadap sistem yang dibuat oleh penulis dari aspek rekayasa perangkat lunak, aspek keefektifan, dan aspek kemudahan.

3.2.1 Desain Penelitian

Desain penelitian yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Melakukan identifikasi masalah.

2. Menetapkan masalah-masalah yang akan diteliti. 3. Memilih prosedur dan teknik yang akan digunakan. 4. Menyusun alat serta teknik pengumpulan data.

(9)

3.2.2 Jenis dan Metode pengumpulan Data

Pengumpulan data dapat menggunakan sumber primer dan sumber sekunder. Sumber primer adalah sumber data yang langsung memberikan data kepada pengumpul data. Sumber sekunder merupakan sumber yang tidak langsung memberikan data kepada pengumpul data, misalnya melalui orang lain atau melalui dokumen.

3.2.2.1 Sumber Data Primer

Data primer didapatkan dengan cara melakukan pengamatan langsung kelapangan (observasi) dan wawancara kepada karyawan.

a. Pengamatan langsung (0bservasi)

Observasi penulis lakukan dengan langsung mendatangi Kopdit Rahastra. Bandung untuk mengetahui bagaimana proses-proses masuk dan keluarnya kendaraan inventarisai.

b. Wawancara (interview)

Wawancara penulis dalam mencari objek penelitian, kami berusaha mencari data-data dengan cara melakukan tanya jawab kepada staf atau dengan pihak terkait yang dalam hal ini para karyawan Kopdit Rahastra Bandung.

3.2.2.2 Sumber Data Sekunder

Data yang diperoleh secara tidak langsung dari koperasi PTPN IV (Persero) Unit Usaha Kebun Balimbingan dengan mempelajari catatan simpan dan pinjam serta dokumen-dukumen lain seperti kwitansi dan data angsuran yang ada di koperasi PTPN IV (Persero) Unit Usaha Kebun Balimbingan.

3.2.3.Metode pendekatan dan pengembangan sistem

Metode pendekatan dan pengembangan sistem menggambarkan tahapan-tahapan dalam proses penelitian guna memecahkan masalah penelitian dari awal perencanaan hingga tercapainya tujuan penelitian dan pengembangan sistem.

3.2.3.1 Metode Pendekatan Sistem

Dalam proses penelitian ini penulis menggunakan metode pendekatan berorientasi objek, dimana semua data dan fungsi dibungkus dalam class-class atau objek-objek. Dalam metode pendekatan berorientasi objek setiap objek dapat menerima pesan, memproses data, mengirim, menyimpan dan memanipulasi data. Beberapa objek berinteraksi dengan saling memberikan informasi satu terhadap yang lainnya. Masing-masing objek harus berisikan informasi mengenai dirinya sendiri dan dapat dihubungkan dengan objek yang lain.

3.2.3.2 Metode Pengembangan sistem

Metode pengembangan sistem adalah metode-metode, prosedur-prosedur, konsep-konsep pekerjaan yang akan digunakan untuk mengembangkan suatu sistem informasi. Metodologi yang digunakan penulis dalam melakukan perancangan sistem informasi ini yaitu dengan menggunakan model Prototipe. Prototipe adalah proses pengembangan suatu prototipe secara cepat untuk digunakan terlebih dahulu dan ditingkatkan terus menerus sampai didapatkan sistem yang utuh.

Proses membangun sistem ini yaitu dengan membuat prototipe atau model awal, mencobanya, meningkatkannya dan mencobanya lagi dan meningkatkannya dan

(10)

Pengembangan dengan prototipe terdiri dari lima tahapan, kelima tahapan tersebut dapat dilihat pada gambar berikut ini :

Gambar 3.2 Tahapan Metode Pengembangan Prototype

1. Identifikasi kebutuhan pemakai paling dasar

Pembuat sistem/aplikasi dapat mewancarai pemakai sistem tentang kebutuhan pemakai sistem yang paling minimal terlebih dahulu. Untuk mengetahui kebtuhan sistem dan pemakai utama sistem ini maka wawancara dilakukan kepada Bapak Ir. Robert Morrow Simanjuntak Sth, selaku sekretaris koperasi Aroma Benoatte PT. Perkebunan Nusantara IV (Persero).

2. Membangun prototipe dasar

Pada tahap ini pembuat sistem membuat suatu template dasar untuk sistem yang akan dirancang dan disesuaikan dengan kebutuhan pemakai sistem.

3. Menggunakan Prototipe

Pada tahap ini pemakai sistem langsung menggunakan prototipe dasar yang dibangun dan menilai kekurangan–kekurangan dari prototipe. Kemudian pemakai sistem memberikan masukan-masukan kepada pembuat sistem mengenai kekurangan prototipe yang telah dibangun.

4. Meningkatkan Prototipe

Pada tahap ini pembuat sistem memperbaiki template yang telah dibangun berdasarkan keinginan dari pemakai sistem dan menambahkan fungsionalitas sistem yang dapat digunakan oleh pemakai sistem. Jika prototipe belum lengkap proses diulangi lagi mulai dari tahap 3.

5. Prototipe Selesai

(11)

IV.HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Perancangan Sistem

Perancangan sistem adalah proses merancang dan mendesain sistem yang akan dibangun dan dikembangkan. Perancangan sistem ini dilakukan berdasarkan kebutuhan-kebutuhan fungsional dan persiapan untuk rancang bangun dan implementasi yang menggambarkan bagaimana suatu sitem akan dibangun.

4.1.1 Tujuan perancancangan sistem

Adapun tujuan perancangan Sistem informasi ini adalah sebagai berikut:

1. Membantu pegawai koperasi untuk mengolah data aktifitas simpan pinjam yang ada di koperasi karyawan PTPN IV (Persero) Unit Usaha Balimbingan.

2. Melakukan pengujian terhadap sistem yang telah dibuat agar tidak terdapat kesalahan fungsionalitas dalam sistem yang diusulkan.

3.

4.1.2 Gambaran umum sistem yang diusulkan

Sistem yang akan dirancang adalah Sistem informasi yang mampu menampilkan pengolahan data terhadap pengolahan user, modul anggota, pembayaran baik itu angsuran dan simpanan dan modul laporan dari masing-masing modul pendaftaran dan pembayaran. Sistem ini juga dilengkapi dengan fitur laporan yang dapat membantu pegawai dalam mengukur tingkat lajur data masuk maupun keluar pada simpan pinjam koperasi.

4.1.3 Perancangan prosedur yang diusulkan

Perancangan prosedur yang diusulkan adalah tahap awal dari perancangan Sistem Informasi Simpan Pinjam yang dilakukan untuk menggambarkan bagaimana prosedur yang akan berjalan pada sistem tersebut.

4.1.3.1 Use Case Diagram

Use Case Diagram digunakan ntuk menggambarkan fungsionalitas yang diharapkan dari sistem yang akan dibangun.

System

Pengawas

Pengurus Koperasi management user

kelola laporan kelola anggota

kelola simpanan

kelola pinjaman kelola angsuran login

laporan <<extend>> <<include>>

<<include>>

<<include>>

<<include>>

<<include>> <<include>>

mengelola system

<<include>>

(12)

4.1.4 Perancangan Data 4.1.4.1 Class Diagram

Class Diagram bertujuan untuk menggambarkan struktur static class di dalam sistem.Class Diagram berfungsi untuk mempresentasikan sesuatu yang ditangani oleh sistem. Berikut adalah Class Diagram pada Sistem informasi Simpan Pinjam

jenis_simpan

Gambar 4.18 Class Diagram Sistem

4.1.4.2 Object Diagram

(13)

jenis_simpan

+alamat: Blok 12 No.140 Perumnas Sarijadi +hp: 087823989632

+koperasi: Koperasi Karyawan "Aroma Benooate" +alamatkota: PTPN IV Kebun Balimbingan +kota: Kab. Simalungun, Kota. Pematangsiantar +hp: (0622)7562218

+user_agent: Mozilla/5.0 (Windows NT 6.1; WOW64) +last_activity: 1446187394

(14)

4.4.1. Rencana Pengujian

Tabel 4.13 Rencana Pengujian

Kelas Uji Butir Uji Identifikasi PUPL Tingkat Pengujian JenisPengujian Jadwal

Validasi Login Validasi Login Pengawas PUPL01-01 Pengujian Sistem Black Box 05-12-2015 Validasi Login Petugas Koperasi

PUPL01-02 Pengujian Sistem Black Box 05-12-2015

Management User Input Data User PUPL02-01 Pengujian Sistem Black Box 05-12-2015

Update Data User PUPL02-02 Pengujian Sistem Black Box 05-12-2015

Delete Data User PUPL02-03 Pengujian Sistem Black Box 05-12-2015

View Data User PUPL02-04 Pengujian Sistem Black Box 05-12-2015

Input Jabatan PUPL02-05 Pengujian Sistem Black Box 05-12-2015 Mengelola Sistem

Menu Profil PUPL03-01 Pengujian Sistem Black Box 05-12-2015

Menu Master PUPL03-02 Pengujian Sistem Black Box 05-12-2015

Menu Transaksi PUPL03-03 Pengujian Sistem Black Box 05-12-2015

Menu Laporan PUPL03-04 Pengujian Sistem Black Box 05-12-2015

Setting PUPL03-12 Pengujian Sistem Black Box 05-12-2015

Kelola Anggota

(15)

Kelas Uji Butir Uji Identifikasi PUPL Tingkat Pengujian JenisPengujian Jadwal

Update Data anggota PUPL04-02 Pengujian Sistem Black Box 05-12-2015

View Data Anggota PUPL04-03 Pengujian Sistem Black Box 05-12-2015

Delete Data Anggota PUPL04-04 Pengujian Sistem Black Box 05-12-2015 Kelola Simpanan

Input Data Simpanan PUPL05-01 Pengujian Sistem Black Box 05-12-2015

Update Data Simpanan PUPL05-02 Pengujian Sistem Black Box 05-12-2015

View Data Simpanan PUPL05-03 Pengujian Sistem Black Box 05-12-2015

Delete Data Simpanan PUPL05-04 Pengujian Sistem Black Box 05-12-2015 Kelola Angsuran

Input Data Angsuran PUPL06-01 Pengujian Sistem Black Box 05-12-2015

Update Data Angsuran PUPL06-02 Pengujian Sistem Black Box 05-12-2015

View Data Angsuran PUPL06-03 Pengujian Sistem Black Box 05-12-2015

Delete Data Angsuran PUPL07-04 Pengujian Sistem Black Box 05-12-2015 Kelola Pinjaman

Input Data Pinjaman PUPL07-01 Pengujian Sistem Black Box 05-12-2015

Update Data Pinjaman PUPL07-02 Pengujian Sistem Black Box 05-12-2015

View Data Pinjaman PUPL07-03 Pengujian Sistem Black Box 05-12-2015

Delete Data Pinjaman PUPL07-04 Pengujian Sistem Black Box 05-12-2015 Kelola Laporan

(16)

Kelas Uji Butir Uji Identifikasi PUPL Tingkat Pengujian JenisPengujian Jadwal

View laporan data Simpanan PUPL08-02 Pengujian Sistem Black Box 05-12-2015

View laporan data Pinjaman PUPL08-03 Pengujian Sistem Black Box 05-12-2015

View laporan Hutang Anggota PUPL08-04 Pengujian Sistem Black Box 05-12-2015

Llaporan Kegiatan Sehari-hari PUPL08-05 Pengujian Sistem Black Box 05-12-2015 Logout

Logout Pengawas PUPL09-01 Pengujian Sistem Black Box 05-12-2015

Logout Pengurus Koperasi PUPL09-02 Pengujian Sistem Black Box 05-12-2015

4.4.2 Kasus dan hasil pengujian

Hasil pengujian akan didekskripsikan dalam bentuka tabel yang memuat informasi validasi dari setiap proses. Kasus yang dimuat bersesuaian dengan tabel ini.

Tabel 4.14 Kasus dan Hasil Pengujian untuk Login

Identifikasi Deskripsi PengujianProsedur Masukan Keluaran yangDiharapkan Kriteria Evaluasi Hasil Hasil yangDidapat Kesimpulan

PUPL01-01 Validasi LoginPengawas Klik Button Login Masukkan

User Name : admin

Password :*****

Tampil halaman

(17)

Identifikasi Deskripsi PengujianProsedur Masukan Keluaran yangDiharapkan Kriteria Evaluasi Hasil Hasil yangDidapat Kesimpulan

PUPL01-02 Validasi LoginPengurus Koperasi

Klik Button Login Masukkan

User Name : apostel

Password :*****

Tampil halaman

utama Tampil halaman utama OK Diterima

Tabel 4.15 Kasus dan Hasil Pengujian untuk Anggota

Identifikasi Deskripsi PengujianProsedur Masukan Keluaran yangDiharapkan Kriteria Evaluasi Hasil Hasil yangDidapat Kesimpulan

PUPL04-01 Input Data

Anggota Klik Button simpan Masukkan

Username,password, ulang password,level user

Pesan data berhasil

disimpan Muncul pesan “data berhasil disimpan”

OK Diterima

PUPL04-02 Update Data

Anggota Klik button simpan Ubah data yang diharapkan Pesan data berhasil diubah Muncul pesan “data berhasil diubah” OK Diterima

PUPL04-03 Delete Data

(18)

Identifikasi Deskripsi PengujianProsedur Masukan Keluaran yangDiharapkan Kriteria Evaluasi Hasil Hasil yangDidapat Kesimpulan

PUPL04-04 View Data

Anggota Klik button daftar - Tampil halaman laporan Halaman laporan tampil tanpa konfigurasi password

OK Diterima

Tabel 4.16 Kasus dan Hasil Pengujian untuk Simpanan

Identifikasi Deskripsi PengujianProsedur Masukan Keluaran yangDiharapkan Kriteria Evaluasi Hasil Hasil yangDidapat Kesimpulan

PUPL05-01 Input Data

Simpanan Klik Button simpan Masukkan

Username,password, ulang password,level user

Pesan data berhasil

disimpan Muncul pesan “data berhasil disimpan”

OK Diterima

PUPL05-02 Cetak Data

Pinjaman Klik button simpan - Print Preview Layout print tampil OK Diterima

PUPL05-03 Delete Data Simpanan

Klik button hapus - Pesan data berhasil dihapus

Muncul pesan “data telah dihapus”

OK Diterima

PUPL05-04 View Data

Simpanan Klik button daftar - Tampil halaman laporan Halaman laporan tampil tanpa konfigurasi password

OK Diterima

(19)

Identifikasi Deskripsi PengujianProsedur Masukan Keluaran yangDiharapkan Kriteria Evaluasi Hasil Hasil yangDidapat Kesimpulan

PUPL06-01 Input Data

Angsuran Klik Button simpan Masukkan

Username,password, ulang password,level user

Pesan data berhasil

disimpan Muncul pesan “data berhasil disimpan”

OK Diterima

PUPL06-02 Cetak Data

Pinjaman Klik button simpan - Print Preview Layout print tampil OK Diterima

PUPL06-03 Delete Data

Angsuran Klik button hapus - Pesan data berhasil dihapus Muncul pesan “data telah dihapus” OK Diterima

PUPL06-04 View Data

Angsuran Klik button daftar - Tampil halaman laporan Halaman laporan tampil tanpa konfigurasi password

OK Diterima

Tabel 4.18 Kasus dan Hasil Pengujian untuk Pinjaman

Identifikasi Deskripsi PengujianProsedur Masukan Keluaran yangDiharapkan Kriteria Evaluasi Hasil Hasil yangDidapat Kesimpulan

PUPL07-01 Input Data

Pinjaman Klik Button simpan Masukkan

Username,password, ulang password,level user

Pesan data berhasil

disimpan Muncul pesan “data berhasil disimpan”

OK Diterima

PUPL07-02 Cetak Data

(20)

Identifikasi Deskripsi PengujianProsedur Masukan Keluaran yangDiharapkan Kriteria Evaluasi Hasil Hasil yangDidapat Kesimpulan

PUPL07-03 Delete Data

Pinjaman Klik button hapus - Pesan data berhasil dihapus Muncul pesan “data telah dihapus” OK Diterima

PUPL07-04 View Data Pinjaman

Klik button daftar - Tampil halaman laporan

Halaman laporan tampil tanpa konfigurasi password

OK Diterima

Tabel 4.19 Kasus dan Hasil Pengujian untuk Laporan

Identifikasi Deskripsi PengujianProsedur Masukan Keluaran yangDiharapkan Kriteria Evaluasi Hasil Hasil yangDidapat Kesimpulan

PUPL08-01 View laporan data Anggota

Klik button cetak Pilih radio button sepesifikasi

PUPL08-02 View laporan

Simpanan Klik button cetak Pilih radio button sepesifikasi pencarian

PUPL08-03 View laporan

data Pinjaman Klik button cetak Pilih radio button sepesifikasi pencarian

PUPL08-04 View laporan Hutang Aggota

(21)

Identifikasi Deskripsi PengujianProsedur Masukan Keluaran yangDiharapkan Kriteria Evaluasi Hasil Hasil yangDidapat Kesimpulan

PUPL08-05 View laporan Kegiatan Sehari-hari

Klik button cetak Pilih radio button sepesifikasi pencarian

Tampil halaman laporan

Halaman laporan tampil tanpa konfigurasi password

(22)

4.4.3 Kesimpulan hasil pengujian

Setelah melakukan pengujian blackbox terhadap sistem informasi ini, maka dapat diambil kesimpulan bahwa sistem informasi simpan pinjam ini tidak terdapat kesalahan proses dan secara fungsional mengeluarkan hasil yang sesuai dengan yang diharapkan.

4.5 Implementasi

Tahap implementasi merupakan tahap penerapan sistem supaya dapat di operasikan. Pada tahap ini dijelaskan mengenai, implementasi perangkat lunak, implementasi perangkat keras dan implementasi antar muka.

Tujuan implementasi sistem adalah untuk menjelaskan tentang manual modul kepada semua user yang akan menggunakan sistem. Sehingga user tersebut dapat merespon apa yang ditampilkan di sistem dan memberikan masukan kepada pembuat sistem untuk dilakukan perbaikan agar sistem lebih baik lagi.

4.5.1 Implementasi perangkat lunak

Perangkat lunak yang digunakan pada sistem kompputer yang digunakan untuk membangun sistem informasi ini adalah :

Tabel 4.21 Perangkat Lunak yang Digunakan

No. Software Software yang digunakan

1 Sistem Operasi Windows 10 64 Bit Proffesional 2 Pemrograman Web 1. Sublime Text 2 Code Editor

2. XAMPP platform web server 3. My SQL v 5.5.27 Database

3. Desain 1. Bootstrap yang digunakan merupakan free source dan didownload dengan gratis. 2. Jquery v 1.11.2

V. KESIMPULAN DAN SARAN 5.1. Kesimpulan

Berdasarkan proses pembuatan dan pengujian alpha (blackbox testing) terhadap sistem informasi ini, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:

1. Dengan adanya sistem informasi koperasi ini, maka pengolahan data simpan-pinjam pada koperasi Aroma Beonatte dapat terlaksana dengan efisien.

2. Rekapitulasi data laporan pada aktifitas simpan-pinjam koperasi Aroma Benoatte menjadi lebih cepat dan menghemat kertas sebagai media utama pencetakan laporan 3. Penghitungan data angka yang sangat sensitif (menggunakan bilangan desimal) telah

benar dengan pengkodean yang tepat dan baik,

4. Proses normalisasi database terhadap data simpan pinjam telah menghilangkan redudancy atau duplikasi data serta telah tersedianya fasilitas pencarian data akan membatu petugas koperasi dalam melaksanakan fungsinya pada koperasi,

5. Kesalahan pengetikan dapat diminimalisir dengan menggunakan primary key pada data-data anggota kecuali kesalahan saat mengisi biodata saat awal,

(23)

5.2. Saran

Beberapa saran yang harus ditunjukan sebagai bahan untuk pengembangan lebih lanjut Adapun saran yang dapat diberikan bagi pembaca yang ingin mengembangkan sistem ini lebih baik lagi adalah:

1. Agar sistem ini lebih sempurna diperlukan pengembangan lebih lanjut terutama dalam fasilitas-fasilitas web yang lebih lengkap seperti penambahan modul pendaftaran, penambahan utility seperti fasilitas eksport/import file dari MS Excel maupun MS Word

2. Mengembangkan sistem menjadi sistem informasi yang dapat diakses secara online oleh anggota untuk membantu dan melibatkan anggota dalam aktifitas koperasi

3. Pada modul laporan dapat mengembangkan laporan lengkap dalam bentuk general ledger (buku besar) sehingga lebih teratur dan tertata baik

4. Maintenance serta keamanan yang baik diperlukan untuk pengembangan lebih lanjut

VI. DAFTAR PUSTAKA

[1] (15 Mei 2013), “Pengertian Sistem Menurut Para Ahli Definisi dan Karakteristik Elemen” [online] Available: http://www.sarjanaku.com/2012/11/pengertian-sistem-informasi-menurut.html/

[2] Arifin. Sitio, dan Halomoan Tamban, 1st ed, “Koperasi Teori dan Praktek”, Jakarta: Erlangga, 2001.

[3] Suryana. Taryana, dan Koesheryatin, “Aplikasi Internet Menggunakan HTML, CSS, & JavaScript”, 1st ed, Jakarta: PT Elex Media Komputindo, 2014.

[4] Ardhana. Kusuma. YM, 1st ed “PHP menyelesaikan website 30 juta!.” Jakarta : Jasakom Jakarta, 2012.

[5] Ukar. Kurweni, dan Pratama. G. Nudi, 1st ed “Microsoft Access 2010” Jakarta: PT Elex Media Komputindo. 2010

[6] Setiabudi. D. Haryadi, Rahardjo. A. Surya, “Aplikasi E-Commerce www.komputeronline.com dengan menggunakan MySql dan PHP4”, Program Studi Teknik Informatika, Universitas Kristen Petra, Surabaya, 2002.

[7] Fowler. Martin, 3rd ed, “UML Distillen Edisi 3 Panduan Singkat Bahasa Pemodelan Object Standar.”, Yogyakarta :ANDI. 2005.

[8] Faridl. Miftah, 1st ed, (01 Des 2015), ”Fitur Dahsyat Sublime Text 3” [online], 2015, Available: http://lug.stikom.edu/wp-content/media/Fitur-Dahsyat-Sublime-Text-3.pdf

Gambar

Gambar 3.1 Struktur Organisasi Koperasi pada PT. Perkebunan Nusantara IV (Persero)
Gambar 3.2 Tahapan Metode Pengembangan Prototype
Gambar 4.1 Use Case Diagram yang diusulkan
Gambar 4.18 Class Diagram Sistem
+7

Referensi

Dokumen terkait

Perancangan Sistem Informasi Jaringan Koperasi Simpan Pinjam Menggunakan PHP Dan MySQL ini bertujuan untuk untuk memberikan informasi dan data yang cepat, serta dapat

Sistem informasi ini dapat membantu anggota koperasi dalam proses pengolahan data simpan pinjam, membantu petugas koperasi dalam memasukkan dan mengolah data simpan

Perancangan prosedur dari sistem informasi pengelolaan simpan pinjam pada koperasi Hikmah Cisakti Cigeulis akan dituangkan dalam bentuk Flow Map, Diagram Konteks, Data

Keunggulan Sistem Informasi Simpan Pinjam yang diusulkan adalah sistem informasi simpan pinjam yang berbasis komputer yang dapat membantu meningkatkan kinerja dan

Penelitian yang dilakukan oleh Dui Astuti, Joni Devitra (2017), yang berjudul “Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Simpan Pinjam pada Koperasi Pegawai Negeri

Dalam merancang sebuah sistem informasi simpan pinjam berbasis web di kopma UGM harus melalui tahap-tahap seperti pembuatan database, pembuatan kode program, pengujian terhadap kode

Analisis dan Desain Sistem Informasi Koperasi Wanita Setia Bhakti Wanita Pada Unit Simpan Pinjam.. Analisis dan Perancangan Sistem Informasi, Analisis dan Perancangan Sistem

Penelitian sebelumnya oleh Rusdi, 2020 berjudul “Perancangan Sistem Informasi Simpan Pinjam Koperasi Unit Desa Soliamitra Depok”, dengan menemukan bahwa sistem simpan pinjam sendiri