STIKes Mutiara Indonesia 1
ANATOMI &FISIOLOGI
SISTEM
KARDIOVASKULAR
STIKes Mutiara Indonesia 3
Circulation Reviewed
Figure 14-1: Overview of circulatory system anatomy
Sistem Kardiovaskular
Jantung
Berat ± 250 – 360 gr
Terdiri dari 4 lapisan :
* Perikardium
* Epi kardium
STIKes Mutiara Indonesia 11
a. Perikardium
Lapisan paling luar berfungsi sebagai
b. Epikardium
Struktur sama sebagai visceral
STIKes Mutiara Indonesia 15
c. Myokardium
Lapisan tengah jantung, bagian
STIKes Mutiara Indonesia 17
d. Endokardium
Lapisan paling dalam, jaringan endotial,
Rongga jantung
Terdiri dari 4 ruangan yang saling
berhubngan
a. Atrium kanan
b. Ventrikel kanan
c. Atrium kiri
a. Atrium kanan
Tebal ± 2mm, permukannya licin, elastis
STIKes Mutiara Indonesia 21
c. Atrium kiri
Tebal ± 3mm, permukaan licin & bersifat
b. Ventrikel kanan
Tebal ± 4mm, tak rata, bagian dalam
tonjolan muskularis papilaris.
Pada ujungnya terbentang tali-tali jaringan
STIKes Mutiara Indonesia 23
Ventrikel kiri
Tebal 8-15mm
penuh trabekula,
terdapat muskularis papilaris, otot-otot lebih tebal
Katup-katup Jantung
Dua jenis katup :
1. Atrio ventrikular 2. Semilunaris
Atrio ventrikular : memisahkan atrium &
ventrikel
Atrioventrikular
Trikuspid : atrium
kanan + ventrikel kanan
Biskupid : atrium kiri
Katup semilunaris
Terdiri dari katup aorta & katup pulmonalis
STIKes Mutiara Indonesia 29
Perdarahan jantung
Otot jantung di perdarahi oleh a. koronaria
kanan (right coronary artery) & a.
koronaria kiri yang berasal dari pangkal
STIKes Mutiara Indonesia 31
Peredaran darah jantung
a. Koronaria : memberi nutrisi + oksigen
Peredaran darah jantung
a. Sirkumplek memberi nutrisi + oksigenisasi
STIKes Mutiara Indonesia 33
Peredaran darah jantung
a. desending anterior : memberi nutrisi,
Sistem vena jantung
Sinus koronarius &
cabang-cabangnya merupakan sistem vena yang besar, menyalurkan darah vena miokardial ke dalam atrium kanan.
Vena kardia anterior mengosongkan
sebagian besar isi vena ventrikel kanan langsung ke atrium kanan
THE HEART from Upper Body
High O2
Blood from Lungs
Low O2 Blood to
Lungs
STIKes Mutiara Indonesia 39
Sistem Konduksi
Otot jantung termasuk otot lurik, impuls
Autorhythmic
Myocardial
Intercalated discs Desmosomes Gap Junctions
Fast signals
Cell to cell
Many mitochondria
Large T tubes
4 komponen sistem konduksi
1. Sinoatrial (SA Node)
Terletak di dinding posterior atrium kanan. Pada batas masuk vena kava
superior masuk ke jantung. Implus rata-rata 72-80 kali/mnt mengatur semua
Sistem konduksi
2. Atrioventrkular (Av) node
Terletak di atas septum inter
ventrikuler rata-rata 40-50 kali/mnt. 3. Bundle of His
Mekanisme Kerja
SA node mengeluarkan rangsang di
sebarkan keseluruh permkaan atrium. (gel. P)
Rangsang di teruskan melalui jaringan
konduksi otot-otot ventrikel.
Sirkulasi Pulmonal
Kontraksi v. kanan jantung memompa
darah ke a.pulmonalis ke paru-paru. Difusi (o2 + Co2) ke darah di
STIKes Mutiara Indonesia 55
Persarafan Jantung
Di persarafi saraf otonom : simpatis +
parasim simpatis dari trunkus
STIKes Mutiara Indonesia 57
Sifat Jantung
Automaticity : untuk menimbulkan
implus
Konduktifitas : hantar
STIKes Mutiara Indonesia 61
Cardiac output
Sejumlah darah yang dikeluarkan
STIKes Mutiara Indonesia 63
Stroke Volume
Jumlah darah yang dipompakan
ventrikel pada setiap kontraksi
Cardiak output = cardiac rate x stroke
volume
STIKes Mutiara Indonesia 65
EDV
Normal ventrikel terisi selama relaksasi
sampai End Dyastrole Volume (EDV) ± 100 ml darah. Kontraksi mendorong 2/3 darah ± 70 ml ke arteri & tersisa ± 30 ml sampai akhir sistole (ESV).
Perbedaan EDV + ESV menimbulkan
STIKes Mutiara Indonesia 67
Faktor yang mempengaruhi
EDV&ESV
1. Pre load = frank starling
2. Kontraktilitas
STIKes Mutiara Indonesia 69
1.Pre load
Frank starling : kekuatan kontraksi akan
meningkat sebagai hasil ketegangan serabut otot
Contoh : bila darah masuk atrium ,
maka tekanan atrium , mempengaruhi
STIKes Mutiara Indonesia 71
2. Kontraktilitas
Perubahan ketegangan kontraksi otot
jantung selain akibat preload, kontraktil
karena dilepaskannya Ca ++, non
STIKes Mutiara Indonesia 73
3. After Load
Usaha mendorong darah kedalam arteri
selama systole. Berfungsi terhadap tekanan darah + pembesaran ventrikel, &
menggambarkan jantung bekerja dalam kondisi+++.
Contoh : bila tekanan arteri darah