• Tidak ada hasil yang ditemukan

BA. RAPAT PENJELASAN PA SUMENEP DAN ADDENDUM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "BA. RAPAT PENJELASAN PA SUMENEP DAN ADDENDUM"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

Pada hari ini Senin, tanggal Tiga belas, bulan Agustus, tahun Dua Ribu Dua Belas, kami yang bertanda tangan dibawah ini Panitia Pembangunan Sarana Lingkungan Gedung Kantor Pengadilan Agama Sumenep Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pengadilan Tinggi Agama Surabaya telah mengadakan Rapat Penjelasan Pekerjaan untuk Pekerjaan Pembangunan Sarana Lingkungan Gedung Kantor Pengadilan Agama Sumenep.

A. Peserta Rapat

Rapat penjelasan pekerjaan dihadiri oleh :

1. Nurman Saputra, S.H. sebagai Ketua Panitia 2. Rohmad Bahrudin, S. Kom. sebagai Sekretaris 3. Priyo Setiawan, S.Kom sebagai Anggota 4. Peserta Pengadaan yang diundang (terdaftar di lpse its)

B. Pelaksanaan Rapat

Rapat Penjelasan Pekerjaan dimulai pada pukul 09.00 WIB yang dipimpin oleh Nurman Saputra, S.H. selaku Ketua Panitia dan ditutup pada pukul 11.00 WIB.

C. Hasil Rapat

Pokok-pokok dari rapat tersebut adalah penjelasan klausul-klausul dalam dokumen PENGADAAN beserta penyempurnaannya dan dituangkan dalam Addendum Dokumen Pengadaan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari dokumen Pengadaan yang meliputi :

1. Kerangka Acuan Kerja sebagaimana dalam dokumen PENGADAAN;

2. Cara penyampaian dokumen penawaran diatur dalam BAB III Klausul D.24 Dokumen Pengadaan; 3. Kelengkapan yang harus dilampirkan bersama dokumen penawaran diatur dalam BAB III Klausul

C.15Dokumen Pengadaan;

4. Jadwal Pemasukan dan pembukaan penawaran dilaksanakan pada ; Pemasukan Penawaran (Upload)

Tanggal : 13- 15 Agustus 2012 Pukul : 09.00 – 14.00 WIB Tempat : LPSE ITS Surabaya Pembukaan Penawaran

Hari/Tanggal : Ranu / 15 Agustus 2012 Pukul : 15.00 -23.59 WIB Tempat : LPSE ITS Surabaya

5. Metode evaluasi yang digunakan adalah Sistem Gugur;

6. Hal-hal yang menggugurkan penawaran diatur dalam BAB III Klausul E.27 Dokumen Pengadaan; 7. Jenis kontrak yang digunakan adalah Kontrak Lumpsum;

Hasil Addendum Dokumen Pengadaan adalah sebagai berikut : KEGIATAN : .PENGADAAN SARANA DAN

PRASARANA DI LINGKUNGAN PERADILAN TINGKAT BANDING DAN TINGKAT PERTAMA

BERITA ACARA

RAPAT PENJELASAN PEKERJAAN

PEKERJAAN : PEMBANGUNAN SARANA

LINGKUNGAN GEDUNG KANTOR PENGADILAN AGAMA SUMENEP

NOMOR : W13-A/03/PL.01/PMB-SUM/ULP/VII/2012 TANGGAL : 13 AGUSTUS 2012

(2)

2 ADDENDUM DOKUMEN PENGADAAN

PEMBANGUNAN SARANA LINGKUNGAN GEDUNG KANTOR PENGADILAN AGAMA SUMENEP Nomor: W13-A/01/PL.01/PMB-SUM/ULP/VII/2012

Tanggal: 31 Juli 2012

BAB I. UMUM tetap

BAB II. PENGUMUMAN PELELANGAN UMUM DENGAN PASCAKUALIFIKASI berubah Nilai total HPS berubah menjadi : Rp. 246.462.000,00 (Dua ratus empat puluh enam juta empat ratus enam puluh dua rupiah)

BAB III. INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) berubah

Poin C. Penyiapan Dokumen Penawaran 15. Dokumen Penawaran Teknis : Poin e. Dokumen Penawaran Teknis : 3). BAR Chart – dihapus

4). Network Planning – dihapus

Poin f. diubah menjadi : Formulir rekapitulasi perhitungan TKDN (tidak wajib)

Poin E. Pembukaan dan Evaluasi Penawaran 27. Evaluasi Penawaran

27.12 Evaluasi Teknis :

Poin b. Evaluasi teknis dilakukan dengan sistem gugur dengan ketentuan :

2) Penilaian persyaratan teknis minimal dilakukan terhadap :

Poin c). BAR Chart yang ditawarkan menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan - dihapus

Poin d). Network Planning yang ditawarkan menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan - dihapus

4) Evaluasi teknis dengan sistem gugur, penawaran dinyatakan lulus teknis apabila masing-masing unsur maupun nilai total keseluruhan unsur memenuhi sebagaimana tercantum dalam Lembar Data Pemilihan (LDP).

Poin c). Jadwal pelaksanaan : - BAR Chart – dihapus

- Network Plannning - dihapus

BAB IV. LEMBAR DATA PEMILIHAN (LDP) berubah

A. Lingkup Pekerjaan

6. Jangka waktu penyelesaian pekerjaan berubah menjadi : 90 (Sembilan puluh) hari kalender.

D. Dokumen Penawaran

1. Daftar Personil Inti yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan berubah menjadi : 1. TA Arsitek (S1) : 1 orang (2 Th)

2. Tenaga Terampil Pelaksana Bangunan (STM Bangunan Gedung) : 1 orang (2 Th) 3. Administrasi Min SLTA : 1 orang (2 Th)

(3)

3

BAB V. LEMBAR DATA KUALIFIKASI (LDK) berubah

B. Persyaratan Kualifikasi

5. Memiliki Tenaga Ahli dengan Kualifikasi keahlian : 1. TA Arsitek (S1) : 1 orang (2Th)

Memiliki Tenaga Teknis dengan Kualifikasi kemampuan : 1. STM Bangunan Gedung : 1 orang (2 Th)

2. Administrasi Min SLTA : 1 orang (2 Th)

Personil wajib melampirkan KTP dan Fotokopi Ijasah.

BAB VI. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN tetap

BAB VII. PETUNJUK PENGISIAN FORMULIR KUALIFIKASI tetap

BAB VIII. TATA CARA EVALUASI KUALIFIKASI tetap

BAB IX. BENTUK KONTRAK tetap

BAB X. SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK (SSUK) tetap

BAB XI. SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK (SSKK) tetap

BAB XII. SPESIFIKASI TEKNIS DAN GAMBAR tetap

BAB XIII. DAFTAR KUANTITAS DAN HARGA tetap

BAB XIV. BENTUK DOKUMEN LAIN tetap

Demikian Berita Acara Penjelasan dan Addendum Dokumen Pengadaan ini dibuat dan ditandatangani oleh Panitia Pengadaan dan wakil dari peserta pengadaan untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

Panitia Pengadaan,

1. Nurman Saputra, S.H. (Ketua Pokja) : ……….

2. Rohmad Bahrudin, S. Kom. (Sekretaris) : ……….

3. Priyo Setiawan, S.Kom (Anggota) : ……….

Wakil Peserta Pengadaan,

Referensi

Dokumen terkait

JUDUL PENELITIAN : Perbedaan Antara Keseimbangan Tubuh Sebelum Dan Sesudah Senam Pilates Pada Wanita Usia Muda.. INSTANSI PELAKSANA : Bagian Ilmu Fisiologi FK UNDIP –

Perhitungan konsep nilai hasil ( earned value) ini dilakukan dengan merekap data laporan pekerjaan harian dan mingguan terlebih dahulu yang diperoleh dari

Berdasarkan hasil dan simpulan pe- nelitian, dapat dikemukakan beberapa saran yang dapat direkomendasikan dalam penelitian ini, adalah: (1) Disarankan kepada pihak pimpinan BMT

Apa saja terapi non farmakologis yang dapat diberikan pada pasien tersebut untuk menurunkan tekanan darah dan/atau resiko kardiovaskularnya4. Mengapa hal tersebut merupakan hal

Kegiatan tahap awal setelah dilakukan survey terhadap Rumah Sehat di Dusun Klodran meliputi RW 01(RT 01 dan RT 02) dan RW 02 (RT 01 dan RT 02), maka dapat disimpulkan masalah –

Indonesia telah tanggap akan pentingnya penetrasi ekspor ke pasar non –tradisional, oleh karena itu, ada beberapa strategi yang tengah dilaksanakan guna mendukung penetrasi pasar

Yang dimaksud dengan “kode etik profesi pramuwisata” adalah kode etik profesi pramuwisata yang dimiliki oleh asosiasi atau organisasi pramuwisata yang mengatur etika

Dengan hal tersebut di atas tentunya pengelolaan Zona Ekonomi Eksklusif harus mendapat penanganan serius dari semua pihak yang terkait, Kementerian dan lembaga yang memang