• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hubungan antara Impulsive Sensation Seeking dengan Simton Gangguan Judi Online - Ubaya Repository

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Hubungan antara Impulsive Sensation Seeking dengan Simton Gangguan Judi Online - Ubaya Repository"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

   

xii   

Rudy Gunawan. (5090108). hubungan antara Impulsive Sensation Seeking dengan simtom gangguan judi online. Skripsi Sarjana Strata I. Surabaya: Fakultas Psikologi Universitas Surabaya, Laboratorium Psikologi Sosial (2014)

ABSTRAK

Judi adalah suatu perjanjian yang dilakukan oleh dua pihak atau lebih atas sebuah permainan atau kejadian yang tidak bisa diprediksi dan pesertanya bersifat sukarela. Bentuk judi yang umum seperti judi kartu, olahraga, balapan kuda, dan mesin slot (Prakash, Avasthi, & Benegal, 2011). Akses informasi yang kian canggih dan mudah didapatkan, membuat para penjudi dengan mudah mendapatkan informasi tentang judi dan memudahkan para penjudi mengakses judi secara online. Impulsive Sensation Seeking dapat memprediksi seseorang penjudi patologis pada judi poker online (Barault & Varescon, 2013). Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan antara Impulsif Sensation Seeking dengan simtom gangguan judi online.

Metode penelitian ini menggunakan teknik snowball sampling. Sebanyak 119 subjek baik pria maupun wanita yang pernah atau masih berhubungan dengan judi online menjadi subjek dalam penelitian ini. Angket kemudian disebarkan dan dapat diisi secara online.

Hasil penelitian ini menunjukkan ada korelasi antara ImpSS dengan simtom gangguan judi dengan nilai r = .002 dan p = .262, dimana r < .05 atau dapat disimpulkan ada signifikansi, yang berarti ada korelasi atau hubungan antara ImpSS dengan simtom gangguan judi online. Simtom gangguan judi memiliki asosiasi dengan keseruan ketika sedang berjudi dan lama berjudi. GSAS memiliki asosiasi dengan variabel jenis judi yang dimainkan dan perasaan ketika bermain judi. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah, pada penelitian selanjutnya peneliti harus dapat meyakinkan pada subjek bahwa penelitian ini hanya sekedar penelitian dan tidak terkait dengan hukum sehingga subjek lebih leluasa untuk mengisi sesuai dengan keadaan sebenarnya, selain itu data kualitatif hendaknya dimasukkan dalam penelitian. Hal ini dimaksudkan agar data kualitatif dan kuantitatif dapat saling melengkapi informasi sehingga dapat memberi penjelasan yang luas dan akurat

Referensi

Dokumen terkait

Selain itu terkait dengan subjek penelitian,peneliti selanjutnya diharapkan untuk menggunakan subjek yang lebih proporsional antara laki-laki dan perempuan sehingga

Saran-saran yang diberikan peneliti adalah (1) untuk penelitian selanjutnya akan lebih baik menambah point asuransi unluk meneliti kemandirian ekonomi, mencari perusahaan

Tahap awal yang dilakukan peneliti untuk mendapatkan subjek yang dapat memenuhi kriteria penelitian adalah mencari subjek dari berbagai tempat di Semarang, melalui

Disarankan pada peneliti selanjutnya untuk lebih mencermati adanya variabel lain selain konsep diri yang dapat mempengamhi konformitas terhadap kelompok dan bagi remaja

Uji Linearitas bisa dlakukan pada data penelitian yang sudah dikumpulkan dari variabel yang saling berhubungan untuk bisa mengetahui apakah kedua variabel yang akan

Saran dari peneliti untuk penelitian selanjutnya antara lain pengujian kepuasan seksual terhadap kepuasan hubungan dengan hanya melibatkan partisipan FWB, atau juga

Hasil temuan diatas menyatakan bahwa sebagian besar dimensi sensation seeking yang dimiliki oleh siswa SMA di Kota Malang adalah boredom susceptibility, bagi penelitian

Saran Adapun saran yang dapat disampaikan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: e Bagi Peneliti Selanjutnya Menambah wawasan dan pemahaman peneliti tentang hubungan adaptasi