• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMERINTAH KOTA YOGYAKARTA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PEMERINTAH KOTA YOGYAKARTA"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

PEMERINTAH KOTA YOGYAKARTA

PERATURAN DAERAH KOTA YOGYAKARTA NOMOR : 8 TAHUN 2005

TENTANG

PEMBENTUKAN, SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA KERJA DINAS PENGELOLAAN PASAR

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA YOGYAKARTA

Menimbang : a. bahwa untuk mengoptimalkan dan meningkatkan pelayanan pengelolaan pasar, maka perlu penataan ulang organisasi Dinas Pengelolaan Pasar;

b. bahwa dalam rangka penataan ulang organisasi dan berdasarkan hasil evaluasi kelembagaan serta menindaklanjuti peraturan perundang-undangan yang berlaku, maka perlu mencabat dan mengganti Peraturan Daerah Nomor 18 Tahun 2000 tentang Pembentukan, Susunan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Pengelolaan Pasar;

c. bahwa untuk melaksanakan maksud tersebut di atas, maka perlu ditetapkan dengan Peraturan Daerah.

Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 16 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-daerah Kota Besar Dalam Lingkungan Propinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Dalam Daerah Istimewa Yogyakarta (Lembaran Negara Tahun 1955 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Nomor 859);

2. Undang-undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian (Lembaran Negara Tahun 1974 Nomor 55, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3041) sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 43 tahun 1999 (Lembaran Negara Tahun 1999 Nomor 30, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3890);

3. Undang-undang Nomor 24 Tahun 1992 tentang Tata Ruang (Lembaran Negara Tahun 1992 Nomor 115, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3501);

4. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4438) sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 8 Tahun 2005 (Lembaran Negara Tahun 2005 Nomor 108, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4548);

5. Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4439);

6. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2003 tentang Pedoman Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara Tahun 2003 Nomor 14, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4262);

7. Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2003 tentang Wewenang Pengangkatan , Pemindahan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Tahun 2003 Nomor 15, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4263);

8. Peraturan Daerah Kotamadya Daerah Tingkat II Yogyakarta Nomor 1 Tahun 1992 tentang Yogyakarta Berhati Nyaman (Lembaran Daerah Tahun 1992

(2)

Dengan Persetujuan Bersama

DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KOTA YOGYAKARTA dan

WALIKOTA YOGYAKARTA M E M U T U S K A N

Menetapkan : PERATURAN DAERAH KOTA YOGYAKARTA TENTANG PEMBENTUKAN, SUSUNAN ORGANISASI DINAS PENGELOLAAN PASAR

BAB I

KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan Daerah ini yang dimaksud dengan : 1. Daerah adalah Daerah Kota Yogyakarta.

2. Pemerintah Daerah adalah Pemerintah Kota Yogyakarta.

3. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang selanjutnya disingkat DPRD adalah Badan Legislatif Daerah Kota Yogyakarta.

4. Walikota ialah Walikota Yogyakarta.

5. Sekretaris Daerah ialah Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta.

6. Dinas Pengelolaan Pasar adalah Dinas Pengelolaan Pasar Kota Yogyakarta.

7. Kepala Dinas Pengelolaan Pasar yang selanjutnya disebut Kepala Dinas ialah Kepala Dinas Pengelolaan Pasar Kota Yogyakarta.

8. Unit Pelaksana Teknis yang selanjutnya disingkat UPT adalah unsur pelaksana di lingkungan Dinas yang melaksanakan tugas teknis khusus operasional yang secara langsung berhubungan dengan masyarakat.

9. Jabatan Fungsional adalah kedudukan yang menunjukkan tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak seorang Pegawai Negeri Sipil dalam suatu satuan organisasi yang dalam pelaksanaan tugasnya didasarkan pada keahlian dan atau ketrampilan tertentu serta bersifat mandiri.

10. Peraturan Daerah adalah Peraturan Daerah Kota Yogyakarta. BAB II

PEMBENTUKAN Pasal 2

Dengan Peraturan Daerah ini dibentuk organisasi Dinas Pengelolaan Pasar Kota Yogyakarta. BAB III

KEDUDUKAN, FUNGSI DAN TUGAS Pasal 3

(1) Dinas Pengelolaan Pasar adalah unsur pelaksana Pemerintah Daerah di bidang pengelolaan pasar.

(2) Dinas Pengelolaan Pasar dipimpin oleh seorang Kepala Dinas yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Walikota melalui Sekretaris Daerah.

(3) Kepala Dinas sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diangkat dan diberhentikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pasal 4

Dinas Pengelolaan Pasar mempunyai fungsi pelaksanaan sebagian kewenangan daerah di bidang pengelolaan pasar.

(3)

Pasal 5

Untuk melaksanakan fungsi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4, Dinas Pengelolaan Pasar mempunyai tugas :

a. merumuskan, merencanakan dan melaksanakan kebijakan di bidang pengelolaan pasar; b. melaksanaan pembinaan pedagang pasar;

c. melaksanakan pemungutan retribusi sesuai dengan kewenangan yang diberikan;

d. melaksanakan pengendalian dan pengawasan operasional pengembangan fasilitas pasar dan pemungutan pendapatan;

e. melaksanakan ketatausahaan Dinas.

BAB IV

SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA KERJA Bagian Pertama

Susunan Organisasi

Pasal 6 Susunan organisasi Dinas Pengelolaan Pasar terdiri dari : a. Kepala Dinas;

b. Bagian Tata Usaha, terdiri dari : 1. Sub Bagian Umum;

2. Sub Bagian Keuangan, Perencanaan dan Evaluasi.

c. Bidang Pemeliharaan, Kebersihan, Ketertiban dan Keamanan, terdiri dari : 1. Seksi Pemeliharaan Sarana Prasarana dan Kebersihan;

2. Seksi Ketertiban dan Keamanan. d. Bidang Pendapatan, terdiri dari :

1. Seksi Data;

2. Seksi Pemungutan;

3. Seksi Pengembangan dan Pemasaran. e. Unit Pelaksana Teknis.

f. Kelompok Jabatan Fungsional.

Pasal 7

(1) Bagian Tata Usaha dipimpin oleh Kepala Bagian yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Kepala Dinas.

(2) Sub Bagian pada Bagian Tata Usaha dipimpin oleh Kepala Sub Bagian yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Kepala Bagian Tata Usaha.

(3) Bidang dipimpin oleh Kepala Bidang yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Kepala Dinas.

(4) Seksi dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Kepala Bidang.

(5) UPT dipimpin oleh seorang Kepala UPT yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada kepala Dinas.

(6) Jumlah dan jenis UPT akan diatur lebih lanjut dengan Peraturan Walikota.

(7) Jumlah dan jenis Jabatan Fungsional akan diatur lebih lanjut dengan Peraturan Walikota. Pasal 8

(1) Bagan susunan organisasi Dinas Pengelolaan Pasar sebagaimana tersebut dalam Lampiran, yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan Peraturan Daerah ini.

(2) Penjabaran fungsi dan tugas masing-masing satuan organisasi Dinas Pengelolaan Pasar diatur lebih lanjut dengan Peraturan Walikota.

(4)

Bagian Kedua Tata Kerja

Pasal 9

Dalam melaksanakan tugas, Kepala Dinas, Kepala Bagian, Kepala Sub Bagian, Kepala Bidang, Kepala Seksi, Kepala UPT dan Kelompok Jabatan Fungsional menerapkan prinsip koordinasi, integrasi, sinkronisasi dan simplifikasi secara vertikal dan horisontal baik dalam lingkungan masing-masing maupun antar satuan organisasi sesuai dengan tugas masing-masing.

Pasal 10

Setiap pimpinan satuan organisasi di lingkungan Dinas Pengelolaan Pasar bertanggung jawab memimpin dan mengkoordinasikan bawahannya serta memberikan bimbingan dan petunjuk dalam pelaksanaan tugas.

Pasal 11

Setiap pimpinan satuan organisasi di lingkungan Dinas Pengelolaan Pasar bertanggung jawab kepada atasan masing-masing dan menyampaikan laporan tepat waktu.

B A B V KEPEGAWAIAN

Pasal 12

Susunan kepegawaian, jenjang kepangkatan dan jabatan di lingkungan Dinas Pengelolaan Pasar diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

B A B VI

KETENTUAN PERALIHAN

Pasal 13

Selama Peraturan Daerah ini belum dilaksanakan, maka fungsi dan tugas di bidang pengelolaan pasar tetap dilaksanakan oleh instansi yang berwenang sebelum berlakunya Peraturan Daerah ini.

Pasal 14

Pelaksanaan Peraturan Daerah ini selambat-lambatnya 6 (enam) bulan sejak Peraturan Daerah ini berlaku.

B A B VII

KETENTUAN PENUTUP Pasal 15

Hal-hal yang belum diatur dalam Peraturan Daerah ini sepanjang mengenai pelaksanaannya diatur lebih lanjut oleh Walikota.

Pasal 16

Dengan berlakunya Peraturan Daerah ini, maka Peraturan Daerah Kota Yogyakarta Nomor 18 Tahun 2000 tentang Pembentukan, Susunan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Pengelolaan Pasar Kota Yogyakarta dicabut dan dinyatakan tidak berlaku lagi.

Pasal 17

Peraturan Daerah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.

(5)

Agar setiap orang dapat mengetahuinya, memerintahkan pengundangan ini dengan penempatannya dalam Lembaran Daerah Kota Yogyakarta.

Ditetapkan di Yogyakarta

pada tanggal 15 November 2005

WALIKOTA YOGYAKARTA ttd

H. HERRY ZUDIANTO

Disetujui bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Yogyakarta dan Walikota Yogyakarta, dengan Persetujuan Bersama

Nomor : 05/PB/DPRD/2005 05/PB/PERDA/2005 Tanggal : 1 November 2005

Diundangkan dalam Lembaran Daerah Kota Yogyakarta Nomor : 161 Seri : D

Tanggal : 6 Desember 2005

SEKRETARIS DAERAH KOTA YOGYAKARTA

ttd

Drs. SUBARKAH NIP. 490018605

(6)

LAMPIRAN

:

NOMOR

:

TANGGAL

:

PERATURAN DAERAH KOTA YOGYAKARTA

8 TAHUN 2005

15 NOVEMBER 2005

BAGAN SUSUNAN ORGANISASI

DINAS PENGELOLAAN PASAR

K E PA L A

BIDANG

PEMELIHARAAN, KEBERSIHAN KETERTIBAN DAN KEAMANAN

BIDANG

PENDAPATAN

SEKSI

PEMELIHARAAN SARANA PRASARANA DAN KEBERSIHAN

SEKSI KETERTIBAN DAN

KEAMANAN

SEKSI

DATA

SEKSI

PEMUNGUTAN

SEKSI PENGEMBANGAN DAN PEMASARAN Unit Pelaksana Teknis Kelompok Jabatan

Fungsional

BAGIAN TATA

USAHA

Sub Bagian Keuangan, Perencanaan dan Evaluasi

Sub Bagian

Umum

WALIKOTA YOGYAKARTA

ttd

H. HERRY ZUDIANTO

Referensi

Dokumen terkait

DINAMIKA SPESIESAVIFAUNA DI AREAL PT ARUTMIN INDONESIA – NORTH PULAU LAUT COAL TERMINAL, KOTABARU, KALIMANTAN SELATAN.. The Dynamics of Avifauna Species in the Area of PT

dimaksud dalam huruf a, huruf b dan huruf c perlu menetapkan Peraturan Gubernur tentang Petunjuk Teknis Kegiatan Pemberdayaan Usaha Ekonomi Terpadu Wanita

 Studi ini bertujuan memaparkan efek dari erosi dan penutupan lahan terhadap kesuburan tanah yang diwakili oleh kandungan unsur hara esensial yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh

Cakupan Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut Pada anak SD dan Setingkat Berdasarkan data Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Sabang jumlah murid SD/MI pada

6 membuat siswa mengerti bahwa sesungguhnya sejarah bukan hanya cerita, akan tetapi adalah sebuah peristiwa yang memang benar-benar terjadi pada masanya. Perbedaan

Penilaian pendidikan karakter berbasis budaya sekolah tidak sekedar menilai keterlaksanaan program/rencana aksi kegiatan pendidikan karakter yang dilaksanakan di

Selanjutnya, inklusi pada teks yang kontra adalah pelanggaran hukum Soeharto; aturan yang dilanggar; strategi pembangunan Soeharto yang dianggap salah; karakteristik Soeharto

Usulan Teknis dinyatakan memenuhi syarat (lulus) apabila mendapat nilai minimal 70 (tujuh puluh), peserta yang dinyatakan lulus akan dilanjutkan pada proses