• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis dan Implementasi Grounded Evaluation untuk Meningkatkan Usability suatu Website

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Analisis dan Implementasi Grounded Evaluation untuk Meningkatkan Usability suatu Website"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS DAN IMPLEMENTASI GROUNDED EVALUATION UNTUK MENINGKATKAN USABILITY SUATU WEBSITE

Syafinatul Fitri¹, Wiwin Suwarningsih², Erda Guslinar Perdana³

¹Teknik Informatika, Fakultas Teknik Informatika, Universitas Telkom

Abstrak

Information visualization merupakan disiplin ilmu untuk menangkap informasi dari sekumpulan data dan mengembangkan penyajian suatu informasi sehingga dapat dimengerti oleh user dengan mudah. Salah satu hal penting dalam proses pembuatana aplikasi yang berdasarkan information visualization adalah proses evaluasi sebelum dilakukannya perancangan.

Usability merupakan salah satu aspek yang harus dievaluasi, yaitu kemudahan untuk digunakan oleh user. Terdapat lima aspek usability yang dapat dievaluasi, yaitu learnability, efficiency, memorability, errors, dan satisfaction

Grounded evaluation digunakan sebagai metode untuk mengevaluasi suatu website yang menyajikan suatu informasi. Dengan metode ini, proses evaluasi dilakukan secara kualitatif kepada user sehingga hasil evaluasi dapat menjadi input yang sangat penting dalam melakukan proses perancangan dan implementasi.

Pengujian/ evaluasi kembali dilakukan setelah adanya implementasi hasil perancangan kembali suatu sistem untuk melihat perbandingan tingkat usability.

Kata Kunci : information visualization, evaluation, usability, grounded evaluation

Abstract

Information visualization is a discipline to catch a number of data and how to represent it become an information that can be understand by user easily. One of the important things in information visualization implementation is an evaluation process before design.

Usability is one of aspects that have to be evaluated, it is ability or fit to be used by user. Five factors in usability are learnability, efficiency, memorability, errors, and satisfaction.

Grounded evaluation is used as a method to evaluate a website that inform something. By using this method, evaluation process is done qualitatively toward user, therefore evaluation result can be the important input information to design and implement.

Testing or re-evaluation is done after implementation to compare usability between the website in the first evaluation and the last one.

Keywords : : information visualization, evaluation, usability grounded evaluation

Powered by TCPDF (www.tcpdf.org)

(2)


 1
 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Penyajian suatu informasi yang merupakan hasil dari proses pengolahan data merupakan sesuatu yang penting karena dari penyajian itulah informasi ditangkap oleh manusia. Hal tersebut, secara tersirat telah diungkapkan oleh

Leonardo da Vinci, yaitu “The eye. The window of the soul, ………”.

Information visualization (InVis) merupakan disiplin ilmu untuk

menangkap informasi dari sekumpulan data yang kompleks dan mengembangkan penyajian [1]. Meskipun dalam hal ini InVis terlihat fokus pada masalah penyajian data, InVis berbeda dengan ilmu statistik dan data mining dimana ilmu statistik dapat diterapkan pada sekumpulan data yang memiliki model data dan

data mining untuk data dengan jumlah yang sangat banyak. Perbedaannya adalah

InVis lebih menekankan pada eksplorasi data sehingga dihasilkan bentuk penyajian yang menarik [1].

Pada sistem informasi yang memanfaatkan InVis, diperlukan adanya suatu evaluasi pada sistem tersebut. Terdapat lima hal yang merupakan komponen

proses evaluasi, yaitu functionality, effectivity, efficiency, usability, dan usefulness

[2]. Functionality akan mengevaluasi apakah InVis dapat menyediakan

fungsionalitas yang diperlukan oleh user, effectivity akan mengevaluasi apakah

visualisasi yang dilakukan dapat memberikan nilai, efficiency akan mengevaluasi

apakah visualisasi dapat membantu pengguna untuk melakukan performansi yang

lebih baik, usability akan mengevaluasi apakah informasi yang disajikan jelas dan

dapat dimengerti, dan usefulness akan mengevaluasi apakah visualisasi yang

diberikan dapat berguna atau tidak [3].

Pada tugas akhir ini, telah dilakukan evaluasi dari segi usability pada

sistem informasi InVis dengan menggunakan metode Grounded Evaluation.

Grounded Evaluation merupakan salah satu metode evaluasi yang sangat

mendasar dimana dengan metode ini proses evaluasi dilakukan sebelum dan setelah perancangan serta ditujukan kepada sejumlah user sebagai pengguna sistem dan sangat menjadikan informasi kualitatif dari user menjadi bahan yang berharga dalam proses evaluasi. Salah satu yang menjadi bagian dari proses ini adalah mendeskripsikan bagaimana permintaan kualitatif yang sangat bermanfaat [4]. Permintaan kualitatif ini yang kemudian dijadikan sebagai bahan untuk menemukan prinsip atau pola dari suatu website yang dievaluasi. Setelah prinsip tersebut ditemukan, kemudian dilakukan perancangan dan pembuatan website, maka dilakukan evaluasi kembali untuk perbaikan sistem sehingga website yang

telah dirancang kembali memiliki tingkat usability lebih baik.

1.2 Perumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang telah dipaparkan, maka terdapat beberapa rumusan masalah sebagai berikut :

a. bagaimana mengimplementasikan metode Grounded Evaluation dalam

mengevaluasi suatu website?

b. bagaimana evaluasi menghasilkan prinsip atau pola untuk membangun

suatu website?

(3)


 2


c. bagaimana tingkat usability website yang sudah dievaluasi dan

diperbaiki?

1.3 Tujuan

Berdasarkan perumusan masalah yang telah disebutkan, maka tujuan tugas akhir ini sebagai berikut :

a. mengimplementasikan metode Grounded Evaluation untuk melakukan

evaluasi pada suatu website

b. menghasilkan pola untuk membuat suatu website

c. memperbaiki tingkat usability suatu website

1.4 Batasan Masalah

Batasan masalah pada tugas akhir ini adalah sebagai berikut :

a. Data yang digunakan untuk analisis adalah data klimatologi hasil

penelitian Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada tahun 2006 – 2009.

b. Menghasilkan suatu prototype aplikasi cuaca yang diberi nama iKlim

(Informasi Klimatologi).

1.5 Metodologi Penelitian

Metode yang digunakan untuk menyelesaikan tugas akhir ini adalah :

a. Studi literatur dan pengumpulan data

Pada tahap awal pengerjaan tugas akhir ini, dilakukan studi literatur

mengenai InVis, metode yang digunakan, tantangan, dan evaluasi InVis

itu sendiri. Selain itu, dilakukan pula pengumpulan data klimatologi dari BMKG tahun 2006 – 2009 yang menjadi bahan percobaan.

b. Evaluasi usability

Pada tahap ini, dilakukan perencanaan dan implementasi tahap-tahap yang harus dilakukan pada proses evaluasi yaitu dengan melakukan studi kualitatif pada sebuah website yang dijadikan studi kasus. Setelah

itu, dilakukan analisis hasil evaluasi dari segi usability yang menjadi

bahan untuk melakukan perancangan aplikasi dan usulan impelementasi.

c. Perancangan iKlim

Setelah didapatkan analisis hasil evaluasi, dilakukan tahap perancangan aplikasi untuk menentukan aplikasi yang diimplementasikan.

d. Pembuatan aplikasi iKlim

Tahap ini merupakan implementasi dari pola yang dihasilkan berdasarkan perancangan proses evaluasi yang telah dilakukan pada tahap sebelumnya.

e. Evaluasi aplikasi iKlim

Setelah dibuat aplikasi iKlim, dilakukan evaluasi tingkat usability

dengan cara yang sama pada proses evaluasi pada poin b. Tingkat

usability yang dihasilkan dari tahap ini akan dijadikan input untuk

merancang aplikasi iKlim versi terbaru yang kemudian akan

dibandingkan usabilitynya dengan aplikasi iKlim versi sebelumnya.

(4)


 3
 1.6 Sistematika Penulisan

Tugas akhir ini disusun dengan sistematika penulisan sebagai berikut :

a. PENDAHULUAN

Bab ini berisi uraian tugas akhir ini secara umum, meliputi latar belakang masalah, perumusan masalah, batasan masalah, tujuan, dan metode penyelesaian masalah, dan sistematika penulisan.

b. LANDASAN TEORI

Bab ini membahas mengenai teori-teori yang menjadi landasan dalam penyelesaian tugas akhir yang berkaitan dengan teori inVis, evaluasi

inVis, grounded evaluation, dan usability.

c. ANALISIS DAN PERANCANGAN

Bab ini berisi analisis kebutuhan sistem yang dibuat, perancangan dari sistem dan metode yang digunakan, serta masalah-masalah yang terkait di dalamnya.

d. IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

Bab ini membahas mengenai bagaimana sistem diimplementasikan serta dilakukan pengujian hasil implementasi yang telah dilakukan pada

aplikasi iKlim. Pengujian dilakukan dengan metode grounded

evaluation untuk mengevaluasi usability.

e. PENUTUP

Bab ini berisi kesimpulan dari tugas akhir ini dan saran-saran yang diperlukan untuk pengembangan lebih lanjut.

Powered by TCPDF (www.tcpdf.org)

(5)


 27
 BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan

Kesimpulan dari tugas akhir ini adalah :

a. Metode grounded evaluation dapat digunakan untuk menemukan

masalah terkait usability

b. Pola untuk merancangn website dapat ditemukan setelah mengetahui

permasalahan terkait usability yang ditemukan dengan metode

grounded evaluation

c. Pengujian yang dilakukan pada aplikasi yang dibuat dengan metode

umum information visualization telah membuktikan bahwa terjadi

peningkatan lima aspek usabilityyang meliputi learnability, efficiency,

memorability, errors, dan satisfaction.

5.2 Saran


 Saran untuk penelitian selanjutnya yang berhubungan dengan tugas akhir

ini adalah:

a. Menentukan batasan kuantitatif dari setiap aspek yang ingin diuji

b. Dilakukan pengkajian yang lebih dalam, baik secara teoretis maupun

empiris untuk menentukan bentuk visualisasi yang ingin ditampilkan

Powered by TCPDF (www.tcpdf.org)

(6)


 28


DAFTAR PUSTAKA

[1] Carpendale, Sheelagh. 2008. Evaluating Information Visualization.

Springer-Verlag Berlin Heidelberg

[2] Fekete, Jean dkk. 2008. The Value of Information Visualization.

Springer-Verlag Berlin Heidelberg

[3] Mazza, Riccardo. 2009. Introduction to Information Visualization. Springer

Verlag London

[4] Isenberg, Petra dkk. Grounded Evaluation of Information Visualization.

University of Calgary

[5] http://www.sleeplessmedia.com/blog/2010/10/usability‐quite‐

possibly‐the‐most‐important‐aspect‐of‐your‐website/ diakses pada 6

Maret 2012

[6] Nielsen, Jakob. 2000. Usability Methods. http://www.useit.com diakses

pada 30 Mei 2012

[7] Nielsen, Jakob. 2000. Why You Only Need To Test With 5 Users.

http://www.useit.com diakses pada 1 Juni 2012

[8] Nielsen, Jakob. 2000. Quantitative Testing. http://www.useit.com

diakses pada 1 Juni 2012

[9] http://www.useit.com/alertbox/20000319.html diakses pada 1 Juni

2012

[10] Farré, Carles. 2010. Web Usability(slideshare version). Seminari

d’Engineria de Serveis. Barcelona

Powered by TCPDF (www.tcpdf.org)

Referensi

Dokumen terkait

Untuk itulah penelitian ini dilakukan guna memberikan rekomendasi tentang Perda bangunan gedung untuk Kota Serang yang merupakan salah satu kota besar dari Provinsi

Proyek Pendulum Nusantara ini dibagi di dalam 2 (dua) tahap pembangunan yaitu Tahap 1 dimana akan dilakukan peningkatan dan pengembangan infrastruktur serta standardisasi

Mitra Bebestari adalah para ahli di bidang hukum yang berasal dari Universitas di Indonesia dan / atau dari luar negeri, yang mempunyai kompetensi untuk menelaah naskah sesuai bidang

Metode yang digunakan pada saat pengumpulan data adalah metode kualitatif yang menggambarkan peran perajin alat musik tradisional pada sentra usaha Rumah Kecapi di Kabupaten

34 Fahmi Irham, Pengantar Managemen Sumber Daya Manusia Konsep dan Kinerja ,(Jakarta: Mitra Wacana Media,2016), 60... Sedangkan pengertian punishment atau hukuman yang

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris tentang pengaruh penerapan sistem pengendalian internal pemerintah, sumber daya manusia, sistem akuntansi keuangan

pada umumnya berasal dari daratan, tetapi diendapkan kembali di delta oleh arus laut dan ombak (Goulty, 2002). Faktor yang paling penting terjadinya perkembangan delta adalah

Untuk mendukung kesuksesan sebuah perusahaan penyedia jasa videotron dan menarik minat pengiklan dibutuhkan suatu strategi promosi yang baik karena bisa berdampak pada