BAB 3
ANALISA KEADAAN PERUSAHAAN DAN MASALAH
3.1 Latar Belakang Perusahaan
PT. Multipolar Corporation Tbk didirikan pada tanggal 4 Desember 1975 sebagai sebuah perusahaan pengecer barang elektronik. Sebagaimana diperlihatkan dalam bagan sejarah perjalanan di bawah, langkah maju yang diambil Multipolar menjadi sebuah perusahaan penyedia solusi IT merupakan pengembangan yang terbaik bagi Multipolar.
Gambar 3.1 Milestone PT. Multipolar Corporation Tbk (Sumber : PT. Multipolar Corporation Tbk)
Keterangan :
• 1975 : PT. Multipolar Corporation Tbk didirikan (4 Desember 1975). • 1976 : Multipolar menjadi perusahaan pengecer barang elektronik. • 1982 : Pelopor komputerisasi perbankan dan keuangan.
• 1986 : Rekan bisnis IBM pertama di Indonesia.
• 1989-1996 : Perusahaan IT pertama di Indonesia yang terdaftar di JSX pada tahun 1989.
Right issue pertama pada tahun 1996.
• 1997 : Perusahaan IT pertama di Indonesia yang diberi penghargaan sertifikasi ISO 9001 : 1994.
Memperoleh MPPA, pengecer Indonesia terbesar.
Right issue kedua.
• 1998-2000 : Integrator sistem (System Integrator). Penyedia solusi bisnis dan layanan aplikasi. • 2001-2004 : Penyedia Total Enterprise Solution.
Mendirikan bisnis konsultasi (Consulting Business).
Mendapat penghargaan sertifikasi ISO 9001 : 2000 pada tahun 2004.
• 2005 : Penekanan pada server (Server), solusi (Solution), dan layanan (Service).
IT Outsourcing.
Memperkuat posisi melalui right issue ketiga. • 2006 : Label kuat sebagai penyedia jasa IT di Indonesia.
• 2007 : Dikenal sebagai penyedia layanan solusi bisnis yang unggul di Indonesia.
Multipolar merupakan perusahaan IT lokal pertama yang go public dan memiliki sertifikat ISO 9001 untuk perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), dan layanan profesional. Bermula dari kepemimpinan di pasar perbankan dan keuangan, Multipolar melakukan ekspansi bisnisnya ke berbagai segmen industri guna merespon perkembangan pasar yang cepat dan selalu berusaha menjadi yang terdepan dalam penyedia solusi IT.
Sebagai sebuah perusahaan investasi strategis, Multipolar mempunyai saham kepemilikan dalam perusahaan retail terbesar di Indonesia yaitu matahari, infrastruktur dan jasa broadband kabelvision dan telekomunikasi selular Lippo Telecom.
Sejak didirikan pada tahun 1975, Multipolar telah mempelopori proses terkomputerisasi untuk sektor perbankan di Indonesia dan menjadi penyedia solusi utama untuk industri keuangan di Indonesia. Untuk memenuhi kebutuhan pasar saat ini dan yang akan datang, dalam beberapa tahun ini Multipolar telah meningkatkan kemampuan dan keahliannya dengan penekanan kuat pada sektor telekomunikasi, pemerintahan, manufacturing, dan distribusi. Dibawah ini beberapa perusahaan utama yang proyeknya ditangani oleh Multipolar :
• Bank Lokal
Bank Indonesia, Bank Mandiri (Bank pemerintah terbesar di Indonesia), Bank Lippo, Bank Central Asia, Bank Danamon, Bank International Indonesia, Bank Panin, Bank Niaga, Bank BNI, dan beberapa bank lainnya.
• Bank Asing
ABN Amro Bank (Indonesia), Bank of America, Bank of Sumitomo, Citibank (Indonesia), Hong Kong Chinese Bank (Hong Kong), Standard Chartered Bank (Indonesia).
• Badan Keuangan lainnya
Asuransi AIG Lippo, Asuransi Astra Buana, Cental Sari Finance, Taspen
• Badan Usaha Non – Keuangan
Cocono, Caltex, Pertamina (gas dan minyak), Epson Indonesia, Toyota Astra Motors, BHP Stell Indonesia, Frisian Flag (manufacturing), Ramayana, Matahari Department Store (retail), Indosat, Telkomsel, Telkom (telekomunikasi), dan Surveyor Indonesia, Garuda, Merpati.
Hingga saat ini Multipolar beroperasi di lima kota besar di Indonesia yaitu Jakarta, Surabaya, Medan, Bandung, Semarang dengan dukungan dari 300 anggota professional. Kantor pusat Multipolar berada di Menara Matahari lantai 16, Palem Raya Boulevard 7, Lippo Karawaci 1100, Tangerang 15811, Indonesia (www.multipolar.co.id).
3.2 Visi, Misi dan Filosofi Perusahaan
Visi PT. Multipolar Corporation Tbk adalah “Menjadi perusahaan yang dikagumi di Indonesia, yang memberikan nilai tinggi kepada stakeholders melalui pengembangan ketersediaan informasi dan manajemen teknologi terbaik.”
Misi PT. Multipolar Corporation Tbk adalah :
• Mengejar hubungan dengan customer terpercaya dengan penciptaan dan penambahan nilai kepada customer melalui kesuksesan pengembangan solusi yang sesuai dengan praktek manajemen terbaik.
• Mengembangkan pengembalian tinggi dari portofolio bisnis melalui perluasan secara terus menerus dalam investasi yang strategis dan menguntungkan untuk memaksimalkan nilai perusahaan sesuai dengan perkembangan.
Filosofi PT. Multipolar Corporation Tbk terdiri dari 3 elemen yang tidak terpisahkan yang membentuk Multipolar. Tiga elemen tersebut adalah :
Gambar 3.2 Filosofi PT. Multipolar Corporation Tbk (Sumber : PT. Multipolar Corporation Tbk)
Keterangan :
M : PT. Multipolar Corporation Tbk
I : Integritas Perusahaan (Corporate Integrity), yaitu praktek etika bisnis yang menginspirasi kebanggaan dalam komunitas dan karyawan PT. Multipolar Corporation Tbk.
Q : Kualitas dari Customer Service (Quality of Customer Service), yaitu pencapaian atas harapan customer.
Q : Kualitas kerja (Quality of Work Life) yang menginspirasi pertumbuhan individu
3.3 Struktur Organisasi Perusahaan
Gambar 3.3 Struktur Organisasi PT. Multipolar Corporation Tbk (Sumber : PT. Multipolar Corporation Tbk)
Business Solution System Integration Managing Director IT Business Group Sales - Finance Sales – Cross Ind Sales - TOUT Solution & networking Impl.Fr.End Svc. Director Consulting services Principal relation Banking Solution Development Banking Solution Services Banking Solution Front-End Account Solution ERP Principal Pool Resource Pool Engagement Pool Project Mgmt. Office Finance & Accounting
3.4 Tugas dan Wewenang Organisasi
Managing Director IT Business Group :
• Sebagai top manajemen / eksekutif yang memegang kedudukan tertinggi dalam perusahaan dan memiliki wewenang baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap bagian – bagian / divisi – divisi di bawahnya serta menentukan langkah – langkah strategis yang akan dilakukan perusahaan di masa yang akan datang. Terdiri dari Presiden Komisaris dan para pemegang saham sebagai pemilik perusahaan.
Director :
• Bertugas mengawasi jalannya perusahaan dan memastikan kegiatan – kegiatan yang ada di dalam perusahaan berjalan dengan baik dan lancar. Direktur memiliki wewenang penuh terhadap bagian System Integration dan
Business Solution yang berhubungan langsung dengan customer dalam hal
penyediaan jasa infrastruktur perangkat lunak dan perangkat keras.
System Integration :
• Memiliki tugas – tugas yang berfokus pada penyediaan jasa infrastruktur perangkat keras kepada customer mulai dari komputer personal dan server hingga teknologi jaringan terbaru seperti IP telephony, Storage Networking dan Mobility Security.
Sales – Finance :
• Bertugas menyediakan jasa infrastruktur perangkat keras yang berfokus pada layanan keuangan customer seperti Self - Service Delivery Channels
Sales – Cross Industry :
• Bertugas menyediakan jasa infrastruktur perangkat keras yang berfokus pada hubungan customer dengan rekan / partner perusahaan lainnya (Cross
Industry). Sales – TOUT :
• Bertugas menyediakan jasa infrastruktur perangkat keras yang berfokus pada pengendalian keseluruhan perusahaan customer itu sendiri seperti Sistem Penyimpanan Perusahaan (Enterprise Storage System) yang meliputi Storage
Area Networks (SAN), dan Network Attached Storage (NAS). Solution and networking :
• Bertugas menyediakan jasa infrastruktur perangkat keras yang berfokus pada penyediaan solusi bisnis yang berkaitan dengan infrastruktur jaringan (Network Infrastructure) seperti keamanan (Security), komunikasi terpusat (unified communications), wireless mobility, dan jaringan penyimpanan (storage networking).
Implementation front – end service :
• Bertugas menyediakan jasa infrastruktur perangkat keras yang berfokus pada penerapan infrastruktur perangkat keras pada layanan akhir (front – end) seperti personal computer (PC), scanner, dan printer buku bank.
Principal relation :
• Bertugas menyediakan jasa infrastruktur perangkat keras yang berfokus pada pengadaan infrastruktur perangkat keras inti seperti personal computer (PC) dan server.
Business Solution :
• Memiliki tugas – tugas yang berfokus pada penyedia jasa infrastruktur perangkat lunak yang meliputi penyediaan konsultasi untuk menilai kebutuhan bisnis hingga pemeliharaan (maintanance) aplikasi IT.
Banking Solution Development :
• Memiliki tugas – tugas yang berfokus pada pengembangan dan penyediaan jasa infrastruktur perangkat lunak terutama dalam pengembangan solusi perbankan seperti Solusi Perbankan Inti (Core Banking Solution).
Banking Solution Services :
• Memiliki tugas – tugas yang berfokus pada penyedia jasa infrastruktur perangkat lunak terutama dalam layanan perbaikan, pengelolaan, dan pemeliharaan solusi perbankan yang ada seperti Integrated Delivery Channel.
Banking Solution Front-End :
• Memiliki tugas – tugas yang berfokus pada penyedia jasa infrastruktur perangkat lunak layanan akhir (front – end) solusi perbankan seperti aplikasi software Anti Pencucian Uang (Anti Money Laundering).
Account Solution :
• Memiliki tugas – tugas yang berfokus pada penyedia jasa infrastruktur perangkat lunak untuk solusi account perbankan seperti aplikasi penentuan pinjaman berdasarkan account yang ada (Loan Origination).
Enterprise Resource System (ERP) :
• Memiliki tugas – tugas yang berfokus pada penyedia jasa infrastruktur perangkat lunak untuk pengaturan dan pengadaan sumber daya yang ada
dalam perusahaan itu sendiri melalui pengembangan aplikasi Enterprise
Resource System (ERP). Consulting services :
• Memiliki tugas – tugas yang berfokus pada penyedia jasa infrastruktur layanan konsultasi di bidang IT termasuk peninjauan kembali dan perencanaan IT, pengembangan aplikasi, pengintegrasian / penggabungan sistem, dan layanan manajemen proyek.
Principal Pool :
• Memiliki tugas – tugas yang berfokus pada penyedia jasa infrastruktur layanan konsultasi di bidang IT yang mendukung kegiatan pokok atau inti perusahaan seperti Perencanaan Strategis IT (IT Strategic Planning).
Resource Pool :
• Memiliki tugas – tugas yang berfokus pada penyedia jasa infrastruktur layanan konsultasi di bidang IT yang digunakan dalam pengadaan, pengelolaan sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan.
Engagement Pool :
• Memiliki tugas – tugas yang berfokus pada penyedia jasa infrastruktur layanan konsultasi di bidang IT terutama yang berkaitan dengan ikatan kerjasama yang telah ada sebelumnya menyangkut layanan konsultasi dan pemeliharaan infrastruktur dan aplikasi sistem.
Project Management Office :
• Merupakan salah satu bagian atau divisi audit internal perusahaan yang bertugas mengontrol dan mengawasi setiap pelaksaan proyek yang ada agar
berjalan dengan baik dan lancar serta sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Bagian ini juga mendokumentasikan dan mengumpulkan data atau berkas yang berkaitan dengan pelaksanaan proyek.
Finance and Accounting :
• Merupakan salah satu bagian atau divisi audit internal perusahaan yang bertugas mengelola dan mencatat setiap transakasi pemasukan dan pengeluaran keuangan perusahaan dan memberikan laporan keuangan secara berkala yang menggambarkan keadaan keuangan dan stabilitas perusahaan.
3.5 Produk dan Layanan Perusahaan
Multipolar menyediakan banyak produk dan layanan yang dihasilkan dari penggabungan kekuatan sumber daya manusia, proses bisnis, dan teknologi untuk memberikan layanan yang terbaik bagi customernya, yang meliputi Infrastruktur Perangkat Keras, Aplikasi Perangkat Lunak, dan Layanan Konsultasi.
3.5.1 Infrastruktur Perangkat Keras (Hardware Infrastructure)
Memiliki perangkat keras (hardware) yang tepat merupakan hal yang penting dalam iklim persaingan bisnis yang semakin ketat saat ini. Infrastruktur IT menyediakan dasar yang kuat dalam memproses dan mengakses informasi dalam sebuah perusahaan. Untuk mendapatkan keuntungan kompetitf, bisnis harus memastikan infrastruktur yang mereka miliki tidak hanya merupakan fungsi – fungsi (functions), tapi juga berjalan dengan baik saat kinerja puncak,
mengenali dan tanggap terhadap kondisi dinamik dengan kecepatan dan ketepatan yang akurat.
Multipolar menyediakan peralatan komputasi hardware teknologi tinggi untuk bisnis kecil menengah (small medium businesses) dan perusahaan yang lebih besar mulai dari komputer personal dan server hingga teknologi jaringan terbaru seperti IP telephony, Storage Networking, dan Mobility Security.
Untuk menghasilkan solusi terbaik, Multipolar telah membentuk kerangka kerja yang dipecah menjadi tahapan – tahapan yang dapat diatur :
• Penilaian (Assessment) • Konfigurasi (Configuration)
Menyediakan perencanaan kapasitas optimum dan konfigurasi hardware. • Instalasi (Installation)
Menginstal hardware untuk pemakaian langsung dan digunakan oleh end
user.
• Pemeliharaan (Maintenance)
Memelihara hardware untuk memastikan hardware tersebut dalam kondisi puncak dan didukung oleh tenaga ahli.
Gambar 3.4 Framework Solusi IT PT.Multipolar Corporation Tbk (Sumber : PT.Multipolar Corporation Tbk)
Multipolar menawarkan pilihan hardware yang luas untuk disesuaikan dengan setiap kebutuhan bisnis antara lain :
• Komputer Pribadi (Personal Computig)
Notebooks, desktops, workstations dan monitor
• Servers
Server PC, midrange servers dan mainframes
• Sistem Penyimpanan Perusahaan (Enterprise Storage System)
Meliputi Storage Area Networks (SAN), Network Attached Storage (NAS) • Self - Service Delivery Channels
Automated Teller Machines (ATM)
• Infrastruktur Jaringan (Network Infrastructure)
Keamanan (Security), komunikasi terpusat (unified communications),
wireless mobility, dan jaringan penyimpanan (storage networking).
• Printer
Pemilihan printer yang luas untuk konsumen dan bisnis dengan pilihan yang terspesialisasi seperti printer buku bank.
3.5.2 Infrastruktur Perangkat Lunak (Software Infrastructure)
Pengumpulan, pengolahan, penggunaan, dan penyaluran informasi secara tepat dan efektif merupakan bagian yang vital dan penting dari operasi bisnis saat ini. Sistem yang terkomputerisasi memungkinkan perusahaan berhubungan langsung dengan customers, vendors, rekan bisnis, dan pihak ketiga. Hal ini akan
membantu salah satu pihak menyalurkan pengetahuan (knowlwdge) yang dimiliki dalam aktivitas pengambilan keputusan.
Sebagai sebuah perusahaan penyedia solusi IT, Multipolar didedikasikan untuk membantu klien memilih aplikasi penting dalam menjalankan bisnis mereka. Dengan solusi aplikasi yang sesuai, perusahaan dapat mengintegrasikan proses bisnis internal dan eksternal serta fokus pada cara mengatur bisnis dengan efektif dan efisien.
Multipolar membantu klien dalam mengimplementasikan dan mengintegrasikan teknologi efektif melalui kerangka kerja metodologi yang meliputi :
• Menyediakan konsultasi untuk menilai kebutuhan bisnis dan menemukan solusi yang tepat untuk meningkatkan nilai bisnis baru dalam organisasi. • Menawarkan konfigurasi / rangkaian terbaik untuk memastikan bisnis
akan memperoleh keuntungan dari penerapan aplikasi software.
• Mengalamatkan kebutuhan bisnis yang unik dengan memberikan solusi yang diperlukan untuk disesuaikan dengan kebutuhan.
• Memastikan kerumitan (complexity) minimal dari penerapan / implementasi aplikasi software.
• Memelihara dan mempertahankan aplikasi IT.
Multipolar menyediakan solusi bisnis terintegrasi untuk membantu perusahaan memaksimalkan efisiensi. Hal ini meliputi infrastruktur perangkat lunak (software) seperti :
• Manajemen Sistem (System Management) • Manajemen Jaringan (Network Management)
• Net Application Services (Portal Application Server) • Manajemen Penyimpanan (Storage Management) • Manajemen Keamanan (Security Management)
• Manajemen data dan basis data (Database and Data Management) • Internet dan Web – Enablement (Business Integration)
Multipolar juga menawarkan aplikasi software yang berfokus pada peningkatan kinerja bisnis seperti :
• Anti Pencucian Uang (Anti Money Laundering)
• Manajemen Layanan Bisnis (Business Service Management) • Solusi Perbankan Inti (Core Banking Solution)
• Integrated Delivery Channel
• Solusi Manajemen Resiko (Risk Management Solution) • Solusi Perbankan Syariah (Syariah Banking Solution) • Loan Origination
• Enterprise Resource Planning (ERP)
• Customer Relationship Management (CRM)
Dengan menggunakan pengetahuan (knowledge) dan dukungan dari konsultan profesional, Multipolar telah mengembangkan banyak tools dan metodologi yang meminimalkan waktu implementasi, menghemat uang dan membantu mengurangi kesalahan manusia (human error).
3.5.3 Layanan Konsultasi (Consulting Services)
Dengan pengalaman yang ada, Multipolar menyediakan keuntungan maksimal bagi perusahaan melalui kombinasi optimal dari sumber daya manusia, proses, dan teknologi. Dalam penerapannya, Multipolar menggabungkan praktek industri terbaik dengan solusi IT terbaik dan didesain oleh konsultan yang mengerti kesempatan dan strategi bisnis klien serta keterlibatan teknologi di dalamnya.
Multipolar telah mengembangkan tools dan metodologi – metodologi untuk menghadapi luasnya persoalan IT dan kebutuhan bisnis saat ini. Hal ini akan memungkinkan perusahaan untuk berfokus pada kemampuan inti dari perusahaan disamping menyediakan produk dan layanan terbaik kepada
stakeholders.
Gambar 3.5 Layanan Konsultasi PT. Multipolar Corporation Tbk (Sumber : PT.Multipolar Corporation Tbk)
Multipolar menawarkan jangkauan layanan profesional berorientasi proyek (project – oriented professional services) yang luas termasuk peninjauan kembali dan perencanaan IT, pengembangan aplikasi, pengintegrasian / penggabungan sistem, dan layanan manajemen proyek. Sebagai penyedia end –
to – end IT dan perusahaan konsultasi profesional, area keahlian Multipolar
mencakup :
• Penilaian IT (IT Assessment)
• Perencanaan Strategis IT (IT Strategic Planning)
• Industry Best Practice (IBP) berdasarkan definisi kebutuhan (RFI / RFP) • Manajemen Resiko proyek (Project Risk Management)
• Project Management Office (PMO) • Disaster Recovery Plan (DRP) • IT Service Management (ITSM)
• Anti Money Laundering solution implementation (AML)
3.6 Proyek LippoBank Extended Support (E-Discount)
Pada saat ini, pelayanan yang baik terhadap nasabah dan kemudahan bagi nasabah menjadi prioritas utama dari Bank Lippo untuk tetap menjaga dan meningkatkan “service level” sehingga menjadikan Bank Lippo sebagai bank pilihan utama dari nasabahnya. Salah satu program yang sedang ditingkatkan adalah pelayanan nasabah di dalam proses kemudahan bertransaksi, dimana Bank Lippo akan bertindak sebagai perantara dalam penyediaan dana yang
diberikan kepada pembeli / agent dalam membayar kewajiban-kewajibannya kepada Seller-nya.
Proyek LippoBank Extended Support (E-Discount) merupakan fitur tambahan dari pengembangan produk E-Card. E-Card adalah kelanjutan dari pengembangan produk Supply Chain. Program E-Card ini dibuat dalam rangka peningkatan pelayanan dan kemudahan bertransaksi kepada nasabah terutama dalam transaksi pada pinjaman komersial, dimana Bank Lippo akan menjadi fasilitator baik dalam hal bertransaksi maupun dalam hal penyediaan / penalangan dana sementara bagi perusahaan-perusahaan yang ingin melakukan transaksi bisnis.
E-Card adalah suatu sarana untuk bertransaksi yang menggunakan fungsi
kartu (seperti debit card). Kartu ini akan mendaftarkan para pembeli yang tergabung kepada Seller tertentu dan kartu ini hanya bisa digunakan untuk proses pemesanan barang dan jasa layanan. Para Seller akan merekomendasikan kredit batas bulanan untuk setiap pembeli.
Aplikasi E-Card yang sudah diimplementasikan oleh Bank Lippo pada kenyataannya memiliki beberapa batasan dan kekurangan antara lain :
• Aplikasi E-card yang sudah ada tidak dapat memenuhi kebutuhan pihak
merchant / vendor (seller) yang membutuhkan dana lebih awal dari waktu
jatuh tempo yang telah ditetapkan (30 hari) yang akan diperoleh dari pembayaran oleh customer (Buyer pengguna E-card).
• Aplikasi E-Card tidak dapat memberikan perincian pemberian discount berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku sehingga terkadang ada pihak
yang merasa dirugikan. Dengan menetapkan perhitungan bunga berdasarkan tingkat suku bunga Bank Indonesia yang berlaku, diharapkan tidak ada pihak yang merasa dirugikan.
Maka dari itu program E-Discount ini dibuat dalam rangka meningkatkan pelayanan dan kemudahan bertransaksi kepada para Seller terutama dalam transaksi pada pinjaman komersial, dimana Bank Lippo akan menjadi fasilitator dalam hal penyediaan / penalangan dana sementara bagi para Seller yang memerlukan dana dengan melakukan transaksi pembayaran tagihan dari para pembeli yang seharusnya belum jatuh tempo.
E-Discount adalah suatu fasilitas / sarana untuk melakukan pembayaran
terhadap tagihan yang seharusnya jatuh tempo di masa mendatang. Konsepnya adalah apabila ada keperluan mendadak dari para Seller untuk mendapatkan / mencairkan tagihan kepada pembeli yang seharusnya jatuh tempo di masa mendatang, maka bank akan memberikan dana talangan untuk membayarkan tagihan lebih awal kepada Seller dengan perhitungan pembayaran sebesar tagihan pembeli dikurangi diskon. Fasilitas E-Discount dapat di akses secara
online. Perusahaan yang ingin bergabung sebagai Seller program E-Discount
dapat melakukan registrasi serta dapat memilih perincian transaksi untuk satu tanggal jatuh tempo transaksi melalui Lippo Link (www.lippobank.co.id).
3.6.1 Analisa Kebutuhan (Requirement Analysis)
Proyek ini dibuat untuk menjawab kebutuhan Bank Lippo akan suatu sistem solusi yang dapat mendukung Bank Lippo untuk melakukan proses
pencatatan, pemantauan, dan transaksi penyediaan dana terhadap para pembeli /
agent dan membayarkannya kepada Seller.
Aplikasi Back End E-Discount menjadi suatu solusi yang diharapkan dapat membantu Bank Lippo dalam menerapkan kemudahan pembayaran tagihan yang belum jatuh tempo kepada para Seller. Oleh sebab itu, aplikasi ini diharapkan mempunyai modul sebagai berikut :
Tabel 3.1 User Requirement
No User Requirement Modul
1 Pendaftaran produk parameter untuk setiap seller / produk pada program
E-Discount (Setting
Parameter).
Proses permintaan approval dari seller ke Bank Lippo akan diset parameternya oleh sistem. Bila diset “Y” (perlu approval) maka permintaan akan diproses setelah Bank Lippo memberikan approval. Jika Bank tidak memberikan approval di hari yang sama, permintaan akan diasumsikan ditolak. Untuk transaksi yang ditolak masih bisa dipilih lagi untuk diajukan menjadi transaksi diskon. Jika diset “N” sistem akan secara otomatis memproses permintaan Seller.
2 Discount terhadap
pembayaran yang akan diterima (Future
AR Discount)
• Seller dapat melihat daftar / list dari AR melalui E-Lippobank.
• Call program inquiry tagihan yang dapat digunakan oleh aplikasi LippoLink.
• Inquiry tagihan dari setiap seller.
”future AR” yang belum jatuh tempo, tetapi memerlukan dana tunai segera, maka seller bisa minta kepada bank untuk lakukan pembayaran atas “future AR” tersebut dengan satu discount.
• Sistem akan memproses permohonan pembayaran tagihan diawal, untuk setiap tagihan atau untuk semua tagihan dari setiap seller (akan di set parameternya >= (t+30) -15).
• Seller dapat melihat daftar transaksi dari buyer yang dikelompokkan berdasarkan tanggal jatuh tempo (T+30) melalui aplikasi Lippo Link, sedangkan sistem akan menyediakan call program untuk medukung kebutuhan data tersebut.
• Seller dapat melihat perincian transaksi untuk satu tanggal jatuh tempo transaksi melalui Lippo Link, sedangkan sistem akan menyediakan call program untuk mendukung kebutuhan data tersebut.
• Untuk proses permohonan pembayaran tagihan diawal, seller dapat memilih seluruh transaksi pada satu tanggal jatuh tempo tagihan yang dipilih dari Lippo Link, dan sistem akan menyediakan call
program untuk proses penalangan dana oleh Bank
3 Simulasi Sistem • Dalam sistem ini, seller akan dapat menghitung total pembayaran yang akan diterima setelah dikurangi
discount. Oleh karena itu, sistem ini harus dapat
mempertahankan (maintain) perubahan tingkat suku bunga yang terjadi setiap hari pada saat seller akan melakukan simulasi sistem.
• Sistem akan melakukan pendaftaran tabel suku bunga Bank Indonesia (SBI).
• Sistem akan melakukan pendaftaran tabel suku bunga diskon berdasarkan tabel suku bunga SBI yang berlaku.
4 Diskon Rate
menggunakan suku
bunga Bank Indonesia (SBI)
Discount rate akan diberikan sesuai dengan jaminan bank
dan Suku Bunga SBI dan secara parameter (paremeterize) akan ditentukan oleh SME Credit Group.
5 Pembayaran (Payment)
• Untuk setiap persetujuan pembayaran atas permohonan pembayaran tagihan diawal, sistem akan melakukan pengecekan terhadap discount limit yang sudah didefinisikan untuk setiap seller.
• Sistem akan memproses pengakuan pendapatan atas
discount yang didapat.
• Sistem akan memproses pencatatan bahwa tagihan tersebut sudah dibayarkan kepada seller.
• Sistem akan memproses pengecekan transaksi pembayaran oleh pembeli apakah akan dikredit ke rekening seller atau ke Bank Lippo.
• Transaksi pembayaran akan mengkredit rekening
seller dan mendebet kas Bank Lippo.
6 Suku Bunga Bank Indonesia
Sistem akan memproses perhitungan discount berdasarkan pembayaran tagihan diawal dan suku bunga SBI + spread.
7 Posting Jurnal Umum (General Ledger)
• Sistem akan melakukan jurnal otomatis ke Jurnal Umum melalui interface.
• Program interface untuk membuat jurnal ke General
Ledger. Dan proses posting jurnal yang dibentuk ke General Ledger.
8 Interface ke SAP Sistem akan melakukan interface dari future AR ke SAP sehingga Bank Lippo harus menyediakan laporan transaksi yang berisi : distributor id, invoice id, retail
code, jumlah (amount), invoice date, due / payment date,
Terminal ID (EDC). 9 Black List Bank
Indonesia
Sistem ini akan membaca black list Bank Indonesia untuk
Seller maupun Buyer, jika account seller masuk ke dalam black list Bank Indonesia maka seluruh fitur AR akan
ditahan dan akan keluar laporan yang berisi AR yang ditahan. Untuk selanjutnya, Bank Lippo akan mengkredit
secara manual. Jika account buyer yang masuk ke dalam
black list Bank Indonesia, Bank Lippo akan memasukkan
ke dalam perjanjian bahwa Bank Lippo tidak bertanggung jawab bila terjadi bad debit.
10 Laporan – laporan (report)
Sistem akan melampirkan laporan – laporan yang diperlukan yang berkaitan dengan transaksi permintaan dan pembayaran yang dilakukan melalui aplikasi
E-Discount. Sistem akan menghasilkan 4 laporan (report)
yaitu :
1. Laporan E-Discount yang di-approve 2. Laporan E-Discount yang di-reject
3. Laporan semua E-Discount ( approve dan reject) 4. Laporan Transaksi yang gagal posting
Report tersebut akan diberikan kepada LippoBank dan
Tabel 3.2 Perincian Resource untuk User Requirement 1. Setting Parameter
Modul Programmer Hari Rate (USD) Total Cost (USD)
1 TS 3 200 600
TOTAL 3 600
2. Coding
Modul Programmer Hari Rate (USD) Total Cost (USD) 2 TS SPS 6 6 200 200 1200 1200 3 HH 3 150 450 4 SPS 2 200 400 5 HH 4 150 600 6 TS 2 200 400 7 NQ 2 150 300 8 NQ 3 150 450 9 NQ 2 150 300 TOTAL 24 5300 3. Coding Report
Modul Programmer Hari Rate (USD) Total Cost (USD)
10 HH 3 150 450