• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bone Metastasis

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Bone Metastasis"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)

TINJAUAN PUSTAKA

TINJAUAN PUSTAKA

BONE METASTASES

BONE METASTASES

Oleh Oleh Tr

Tri Anna Fitriai Anna Fitrianini

(H1A 012 060) (H1A 012 060)

Pemimin! Pemimin!

"r# $e%i An&ar%ati M#'e S*#+a" "r# $e%i An&ar%ati M#'e S*#+a"

KEPA

KEPANITE+AAN NITE+AAN K,INIK K,INIK  BA-IAN +A$IO,O-I BA-IAN +A$IO,O-I

FAKU,TAS KE$OKTE+AN UNI.E+SITAS MATA+AM FAKU,TAS KE$OKTE+AN UNI.E+SITAS MATA+AM

+SU$ P+O.INSI

+SU$ P+O.INSI NUSA TEN--A+A BA+ANUSA TEN--A+A BA+ATT 2016

(2)

BAB I BAB I

PENDAHULUAN PENDAHULUAN

Metastasis merupakan penyebaran kanker dari satu bagian tubuh ke bagian Metastasis merupakan penyebaran kanker dari satu bagian tubuh ke bagian tubuh lainnya. Tumr yang dibentuk leh sel yang telah menyebar disebut !tumr  tubuh lainnya. Tumr yang dibentuk leh sel yang telah menyebar disebut !tumr  metastasis" atau !metastais". Tumr metastais mengandung sel yang sama dengan metastasis" atau !metastais". Tumr metastais mengandung sel yang sama dengan tumr asalnya. #el$sel kanker dapat keluar dari suatu tumr primer yang ganas% dan tumr asalnya. #el$sel kanker dapat keluar dari suatu tumr primer yang ganas% dan kemudian menyebar ke bagian tubuh lainnya melalui peredaran darah ataupun aliran kemudian menyebar ke bagian tubuh lainnya melalui peredaran darah ataupun aliran lim&e. Metastasis 'uga dapat ter'adi melalui penyebaran langsung.Apabila sel kanker  lim&e. Metastasis 'uga dapat ter'adi melalui penyebaran langsung.Apabila sel kanker  melalui aliran lim&e% maka sel$sel tersebut dapat terperangkap di dalamkelen'ar lim&e% melalui aliran lim&e% maka sel$sel tersebut dapat terperangkap di dalamkelen'ar lim&e%  biasanya

 biasanya yang yang terdekat terdekat dengan dengan lkasi lkasi primernya. primernya. Apabila Apabila sel sel ber'alanber'alan melalui peredaran darah% maka sel$sel tersebut dapat menyebar ke seluruh tubuh% melalui peredaran darah% maka sel$sel tersebut dapat menyebar ke seluruh tubuh% mulai tumbuh% dan membentuk tumr

mulai tumbuh% dan membentuk tumr baru% prses ini disebut metastasis.baru% prses ini disebut metastasis. Tu

Tulanlang g daldalah ah salsalah ah satsatu u rgrgan an tartarget get yanyang g palpaling ing sersering ing menmen'ad'adi i temtempatpat met

metastastasiasis. s. ()* ()* paspasien ien dendengan gan kankkanker er akaakan n menmengalagalami mi metmetastastasiasis s tultulang. ang. TuTulanlang$g$ tulang +ertebra merupakan tempat paling sering mengalami metastasis tulang. ,anker  tulang +ertebra merupakan tempat paling sering mengalami metastasis tulang. ,anker   payudara%

 payudara% prstat% prstat% dan dan paru paru menyebabkan menyebabkan lebih lebih dari dari -/ -/ kasus kasus metastasis metastasis keke tu

tulalangng.M.Metetasastatasisis s ke ke tutulalang ng dadapapat t memenynyebebababkakan n sstetellititik ik yyanang g mumungngkikinn men

mengakigakibatbatkan kan &ra&raktuktur r patpatllgik gik yaiyaitu tu patpatah ah tultulang ang yanyang g spspntantan. n. MetMetastastasiasiss +er

+ertebtebra ra dapadapat t menymenyebabebabkan kan nyernyeri% i% insinstabitabilitlitas% as% dan dan 0ed0edera era sarsara&. a&. Di&Di&usi usi melmelalualuii si

siststem em +en+ena a BaBatstsn n memerurupapakan kan prprsses es dadasasar r dadari ri memetataststasasis is +e+ertrtebebrara% % tetetatapipi  penyebaran

 penyebaran 'uga 'uga mungkin mungkin melalui melalui sistem sistem lim&atik lim&atik dan dan arterial arterial atau atau melaluimelalui  penyebaran

 penyebaran langsung. langsung. #atu #atu kali kali sel sel kanker kanker mengin+asi mengin+asi tulang% tulang% sel sel tersebut tersebut akanakan mempr

memprduksi duksi &akt&aktr r pertupertumbuhan mbuhan yang yang menstmenstimulaimulasi si akti+akti+itas itas stesteblastblastik ik atauatau s

stetellititik ik yayang ng memenynyebebababkakan n reremmdedeliling ng tutulalang ng dedengngan an pepelelepapasasan n &a&aktktr r   pertumbuhan lain

 pertumbuhan lain yang menghasilkan yang menghasilkan siklus destruksi tulang siklus destruksi tulang dan pertumbuhan dan pertumbuhan tumr tumr  lkal.

lkal.

Tu'uan Penulisam1 Tu'uan Penulisam1

(3)

• Untuk mengetahui gambaran radilgi yang khas pada kasus bne metastases

• Umtuk mrngetahui kelainan apa sa'a yang didapatkan pada kasus bne metastases

• Untuk memembedakan gambaran radilgi setiap 'enis kanker yang menyebabkan metastases ke tulang

BAB II

(4)

A# $EFINISI

Penyakit tulang yang umumnya disingkat MBD 3 Metastatic Bone Disease)ini adalah penyebaran sel$sel kanker dari tumr melalui aliran darah hingga ke tulang. Hal ini menyebabkan rasa sakit% keretakan tulang% dan akibat$akibat klinis lainnya. MBD umumnya dikaitkan dengan kanker payudara% kanker prstate% kanker paru% kanker gin'al dan kanker tirid.4%*

B# EPI$EMIO,O-I

Tumr primer yang paling sering menyebakan metastasis tulang adalah kanker prstat% payudara% gin'al% tulang% dan tirid. Insidensi metastasis tulang dari studi tpsi adalah 5*/ 365$-7/8 pada kanker payudara% 9-/ 3**$-7/8 pada kanker   prstat% 6(/ 3(-$9/8 pada kanker tirid% *9/ 3*$77/8 pada kanker paru% dan

lainnya. ,anker payudara merupakan tumr maligna paling umum dan merupakan  penyebab metastasis tulang pada :anita. #ekitar 5/ pasien dengan kanker payudara yang meninggal memiliki bukti radilgis metastasis skeletal sebelum meninggal% dan 6/ kasus% tulang merupakan tempat metastasis pertama. ;eseptr estrgen% sialprtein% parathyroid-related peptide 3PTHrP8% dan 9< gen lain yang berhubungan dengan &aktr pertumbuhan &ibrblast% merupakan penanda predikti& dari rekurensi tulang.4

/# PATO-ENESIS

2aringan tulang mengalami prses lan'ut resrpsi dengan peran dan steklas% dan remdeling% melalui peran steblas. Pada pasien nrmal% prses ini seimbang. Pada sel kanker% keseimbangan ini hilang dan lisis% menebal% atau lesi ber0ampur  dihasilkan. Lesi stelitik merupakan penyebab stimulasi akti+itas steklastik yang dibarengi dengan penurunan akti+itas steblastik% bukan karena e&ek langsung dari

(5)

sel tumr ke tulang. Lesi steblastik merupakan ekspresi dari peningkatan  pembentukan tulang sekitar sel tumr berhubungan dengan ketidakseimbangan akti+itas stelitik dan gangguan pergantian tulang. #ekali sel kanker mengin+asi tulang% sel tersebut memprduksi &aktr pertumbuhan yang se0ara langsung menstimulasi akti+itas steklas dan)atau steblastik yang menyebabkan remdeling tulang dan lebih lan'ut pelepasan &aktr pertumbuhan yang menyebabkan suatu siklus  'ahat destruksi tulang dan pertumbuhan tumr lkal.(%7

Pat!enei Metatai Oteliti' 

#el tumr memprduksi IL$4$9$-$44% PgE(% T=>a% T=>b% E=>% ?E=>% TN>% @#>$4% =M$@#>% dan M$@#>% yang mana dapat se0ara langsung atau tidak langsung menstimulasi akti+itas steklas dan kemudian resrpsi tulang. Enim prtelitik% seperti asam pspat% asam hidrlase% alkalin pspatase% MMP$(% MMP$<% dan katepsi ,% sepertinya terlibat dan &ase a:al pembentukan metastasis tulang menurunkan membran basal tulang% mem&asilitasi di&usi tumr dan pelepasan sitkin matriks tulang dan stimulasi prli&erasi sel. #el tumr dapat meningkatkan resrpsi tulang  'uga menstimulasi respn imun yang berhubungan dengan tumr dengan pelepasan

&aktr akti+asi steklastik. PTHrP yang diprduksi leh sel kanker berperan kun0i dalam resrpsi tulang menstimulasi akti+itas steklas hal itu lebih sering pada kanker payudara metastasis 3<(/8 dibanding yang bukan metastasis. PTHrP dan IL 4$ 9$44 menginduksi resrpsi tulang steklastik menstimulasi steblas dan sel strmal untuk memprduksi akti+atr reseptr ligan &aktr nuklear 3n&,b8 &aktr ini  berhubungan ke reseptrnya pada prekursr steklastik menginduksi prli&erasi dan di&erensiasinya. ,erusakan tulang sebagai knsekuensi didapat% mem&asilitasi &aktr   pertumbuhan melepaskan prli&erasi sel tumr% seperti T=>b% I=>% >=>% PD=>% BMP% yang menstimulasi prduksi PTHrP dan kemudian stelisis. #ehingga siklus 'ahat terus berlangsung1 stelisis dan pelepasan &aktr pertumbuhan menstimulasi  prli&erasi sel tumr dan kemudian pertumbuhan sel metastasis. Biasanya prduksi CP= leh steblas menetralisir stimulasi ligan ;AN,% telah telah didemnstrasikan

(6)

 bah:a pelepasan CP= tereduksi pada 'alur sel kanker payudara M@>$5 yang tergantung estrgen. 2uga ekspresi IL$9 pada sel kanker prstat dan payudara menstimulasi sel steklas dan memperkuat e&ek PTHrP pada steklas.(%7

Fa'tr "alam Pre Metatati

Tumr sel dari kanker payudara dan prstat bentuk klni kanker metastasis  pada tulang lebih mudah daripada yang dilakukan sel tumr dari 'enis kanker lainnya% menun'ukkan bah:a mereka mengekspresikan &entipe yang membantu dalam prses metastasis. Berbagai &aktr telah terlibat dalam prses metastasis% termasuk enim  prtelitik% Cell   Adhesion Molecules 3@AMs8% dan &aktr pertumbuhan. Enim  prtelitik yang diperlukan untuk sel tumr untuk melepaskan dari tempat utama mereka% menyerang sekitarnya 'aringan lunak% masuk dan keluar dari pembuluh darah% dan mendegradasi matriks tulang. Matriks metallprteinase 3MMP8 telah terlibat dalam resrpsi tulang dan perkembangan tumr. @AMs% seperti integrin% memainkan peran penting dalam in+asi tumr% metastasis% dan prli&erasi. ,ehilangan @AMs di tempat utama mem&asilitasi pelepasan sel kanker dari tumr primer. Demikian pula% peningkatan ekspresi @AMs di lkasi metastasis mungkin diperlukan  bagi sel untuk menangkap dan melekat pada matriks ekstraseluler. Integrin% yang  paling berlimpah dari @AMs% terlibat dalam angiogenesis dan yang diperlukan untuk 

(7)

=ambar .4 #kema mekanisme metastatis tumr pada tulang

$# ETIO,O-I

#keletn% setelah paru$paru dan hati% adalah tempat yang paling umum ketiga

 penyakit metastasis% dan penyakit metastatik merupakan keganasan yang paling

umum dari tulang. ,anker prstat% payudara% paru$paru% gin'al% dan tirid sebanyak 

-/ mengalami metastase ke tulang. ,e0enderungan untuk kerangka aksial terlihat

mungkin karena penyebaran ke aliran darah di +ena Batsn di pleksus. Di&usi melalui

sistem +ena Batsn merupakan prses dasar dari metastasis +ertebra% tetapi

 penyebaran 'uga mungkin melalui sistem lim&atik dan arterial atau melalui

 penyebaran langsung #e0ara keseluruhan% tempat yang paling umum dari metastasis

(8)

 prksimal. Pada akral 3yaitu% distal8 mengalami metastasis ke tangan dan kaki ter'adi%

 biasanya paling sering berasal dari paru$paru primer.9

E.MANIFESTASI K,INIS

Biasanya metastase ke tulang bersi&at asimtmatis. =e'ala yang biasanya dikeluhkan yaitu17%5

 Nyeri tulang

Adanya masa pada 'arinan lunak yang mengakibatkan1

 $kmpresi langsung struktur yang berdekatan dengan massa 'aringan lunak ekstra sseus $ teraba massa $kelainan bentuk $ &raktur patlgis F# MO$A,ITAS +A$IO,O-I $ >t pls

#eperti halnya dengan lesi tulang lainnya% metastase tulang bisa sulit untuk  diidenti&ikasi pada &t pls . Dalam banyak kasus lainnya lesi terlihat karena kerusakan krteks% atau adanya terlihat s0lersis.

5%-$ @T5%-$s0an

@T tidak memiliki peran dalam penilaian utama untuk kehadiran metastasis 3ke0uali untuk daerah yang sulit untuk gambaran seperti tulang belakang8 tapi sangat baik untuk mende&inisikan tingkat keterlibatan tulang dan membantu menilai risik &raktur patlgis. Mdalitas pen0itraan paling sensiti+e untuk  men0ba dan mengidenti&ikasi kedua lesi sklertik dan litik 

(9)

Peranan M;I sangat sensiti+e terhadap penilain metaastes pada tulang terutama 'ika ditemukan lesi ataupun untuk mendeteksi lesi metastasis intra medulla demikian 'uga untuk tulang$tulang dengan rngga sumsum tulang yang  besar seperti +ertebra.

5%--amaran ra"il!i

Metastases tulang merupakan gabungan dari prses resrpsi tulang dan pembentukan tulang% biasanya gambaran yang sering terlihat yaitu144

- metastasis litik  $metastasis sklertik 

$0ampuran litik dan metastasis sklertik 

=ambaran radilgik dari metastasis tulang kadang$kadang bisa memberi petun'uk  dari mana asal tumr. #ebagian besar prses metastasis memberikan gambaran lytik yaitu bayangan radilusen pada tulang. #edangkan gambaran blastik adalah apabila kita temukan lesi dengan densitas yang lebih tinggi dari tulang sendiri. ,eadaan yang Iebih 'arang ini kita temukan pada metastasis dari tumr primer 1  prstat% payudara% lebih 'arang pada karsinma kln% paru% pankreas.44

(10)

=ambar 4 1 >t pls lumbal dan pel+is. Tampak gambaran steblastik multipel  pada s. ilium detra serta +ertebra L6 dan #4 pada penderita @a. Prstat

=ambar (. Metastasis tulang meta0arpal I. ;adigra&i menun'ukkan lesi stelitik   pada tulang meta0arpal I pada serang pria yang mengalami karsinma paru.

(11)

=ambar *. >raktur patlgis. ;adigra&i menun'ukkan &raktur pada lesi stelitik   pada &emur distal pada :anita yang mengalami karsinma paru.

=ambar 6 1 >t pel+is. Metastasis @a. Prstate. Tampak gambaran stelitik pada  primal &emur.

(12)

=ambar 7 1 &t pls &emur. Tampak gambaran lesi litik pada dia&isis &emur yang khas untuk renal 0ell 0ar0inma

(13)
(14)

=ambar 9. >t abdmen * psisi. Tampak gambaran lesi sklertik di 0rpus ?th multiple terutama ?th9% -% ?L 4$(% kmpresi 0rpus ?th - dan ?L 4. #uspek bne metastases multiple di 0rpus +ertebra thra0alis dan lumbalis pada pasien 0a mammae.

(15)

=ambar 5 1 @T$ s0an +ertebra ptngan Aial tampak gambaran 0ampuran lesi stelitik pada 0rpus +ertebra thrakalis serang :anita 66 tahun dengan @a. paru.

(16)

=ambar -. @T Fs0an thra ptngan sagital. Tampak gambaran steblastik dan stelitik pada +ertebra thrakalis serang penderita @a. Paru

 M;I

=ambar < 1 M;I thrakalis ptngan sagital pada pasein dengan @a. Mammae. Tampak gambaran lesi pada 0rpus +ertebra T44.

(17)

=ambar 4. M;I pel+is ptngan aial serang laki$laki dengan @a. Prstate. Tampak gambaran T4

 Bne #0intigraphy

Bne s0intigraphy à metde pemeriksaan nuclear medicine menggunakan

Te0hnetium$<<m 3<<mT08 yang paling sederhana% sangat sensiti& tapi tidak 

spesi&ik dimana prinsip pemeriksaan ini adalah mendeteksi adanya  peningkatan metablisme pada tulang yang ter'adi disekitar lesi ) metastasis

(18)

=ambar 44. bne s0intigraphy pada pasien dengan @a. Prstate Tampak gambaran !ht lesin" pada tulang$tulang aial yang menun'ukkan adanya metastasis tulang.

 Psitrn Emissin Tmgraphy 3PET8

PET adalah metde +isualisasi metablisme tubuh menggunakan radiistp  peman0ar psitrn . Ber&ungsi untuk mengetahui ke'adian di tingkat sel yang

(19)

=ambar 4( . PET s0an pada pasien dengan @a. Paru. 3A8 4->D= PET menun'ukkan tumr primer 3panah merah8 dengan metastasis pada lim&ndul 0la+i0ula kntralateral 3panah hi'au8. 3B8 gambaran focal uptake pada tulang humerus kanan yang di0urigai sebagai metastasis tulang dari 0a. Paru tersebut.

-# PENATA,AKSANAAN Terapi Nn$>armaklgi

Terapi nn$&armaklgi disini merupakan terapi untuk mengntrl nyeri 3 pain control)yang dialami pada pasien. Penatalaksanaan ini akan membantu bat 3terapi &armaklgi8 beker'a lebih baik% tetapi tidak bleh digunakan sebagai pengganti bat.

(20)

Terapi nn$&armakalgi untuk nyeri antara lain 1

4. Hipnsis atau pengalih perhatian terapi% yang bertindak melalui krteks pre$&rntal untuk menurunkan persepsi ) sensasi rasa sakit.

(%7%-(. Akupunktur dapat beker'a dengan menyebabkan pelepasan piid endgen.

 (%7%-*. Menggunakan suhu untuk mem&asilitasi kntrl nyeri dengan kemasan atau  bantalan pemanas.

 (%7%-6. #timulasi &isik 3pi'at% tekanan% dan getaran8 dari tt atau sara& dapat mem&asilitasi relaksasi dan meredakan sakit ke'ang tt atau kntraksi.

 (%7%-7. Transcutaneous electrical nerve stimulation 3TEN#81 #ebuah arus listrik ringan

diterapkan pada kulit di tempat rasa sakit.

 (%7%-Tera*i Farma'l!i 4. ;aditerapi

;aditerapi berperan penting dalam pengbatan pasien kanker dengan keluhan karena metastase tulang. Dalam literatur% ada banyak bukti tentang e&ekti+itas untuk mengbati nyeri tulang% untuk mendrng remineralisasi untuk memperkuat tulang stabil% dan untuk mengbati keluhan neurlgis karena sara& atau kmpresi sumsum tulang belakang. 5%<%4

Tindakan raditerapi merupakan pengbatan lkal yang sangat e&ekti& untuk  menghilangkan rasa nyeri. Dari se'umlah penderita tumr ganas dengan metastasis  pada tulang yang mendapat radiasi pada lesi di tulangnya% </ dari pend erita tersebut menun'ukkan perbaikan subyekti& yang bermakna yaitu berupa hilangnya perasaan nyeri. 5%<%4

(. Bi&s&nat

Tulang adalah situs yang paling umum untuk metastasis 'auh dari tumr padat% dan interaksi antara kanker dan tulang meningkatosteoklasmediated  resrpsi tulang. Cleh karena itu% bi&s&nat yang mun0ul sebagai kmpnen penting dari pera:atan untuk 

(21)

 pasien dengan malignan lan'utan yang melibatkan tulang. Bi&s&nat mengikat erat  pada permukaan tulang. #elama resrpsi tulang% bat ini di0erna leh steklas% dimana mereka bertindak sebagai analg stabil substrat ter&s&rilasi% menghambat lebih lan'ut penyerapan tulang atau menginduksi apptsis. #elain man&aat yang ditetapkan bi&s&nat dalam pengaturan kanker stadium lan'ut% bukti yang mun0ul menun'ukkan bah:a agen ini memiliki e&ek antitumr dan e&ekti& men0egah steprsis pada pasien yang menerima terapi sittksik atau hrmnal untuk 

kanker tahap a:al. 5%<

*.Pembedahan

Telah terbukti bah:a tindakan$tindakan di atas bisa memperpan'ang kehidupan penderita$penderita tumr ganas dengan metastasis. Crtpedi dan bedah tulang belakang dapat memberikan paliati& signi&ikan untuk pasien dengan ge'ala

yang timbul karena keterlibatan metastasis tulang5%<%4

6. ,emterapi

Dalam hal keganasan tulang adalah salah satu yang paling sering terkena rgan. Penyakit tulang metastatik dikaitkan dengan mrbiditas yang signi&ikan dan kmplikasi yang parah dan telah men'adi kualitas yang semakin penting dari masalah kehidupan. Empat mdalitas pengbatan utama yang saat ini digunakan untuk   pengellaan metastase tulang adalah pengbatan medis 3termasuk kemterapi%

 bi&s&nat% dan terapi hrmn8% raditerapi% radi&armasi dan pembedahan.5%<%4

,emterapi mempunyai peranan yang terbatas dalam penanggulangan metastase tumr ganas ke tulang. Dari seluruh tumr ganas yang sering menyebar di tulang maka karsinma payudara merupakan 'enis yang paling respnsi& terhadap  pengbatan kemterapi. kemterapi telah menun'ukkan untuk men'adi pengbatan

yang e&ekti& atas mana'emen keseluruhan dari pasien dengan metastase tulang%

(22)

5. ain Control 

48 Analgesik nn$piid seperti aspirin% N#AID lainnya% atau parasetaml% 'uga dapat diberikan 'ika diperlukan untuk mengatasi rasa sakit tertentu atau ge'ala terkait

(8 Analgesik piid seperti kdein% dihydr0deine% atau tramadl ditambah analgesik  nn$piid.

*8 Analgesik piid kuat seperti mr&in ral analgesik nn$piid 'uga bisa diberikan.

(23)

BAB III KESIMPU,AN

Metastases tulang adalah penyebaran sel$sel kanker dari tumr melalui aliran darah hingga ke tulang. Tumr primer yang paling sering menyebakan metastasis tulang adalah kanker prstat% payudara% gin'al% tulang% dan tirid. Metastases tulang  biasnya paling sering di daerah +ertebra% pel+is% dan ekstremitas. Insidensi metastasis tulang dari studi tpsi adalah 5*/ 365$-7/8 pada kanker payudara% 9-/ 3**$-7/8  pada kanker prstat% 6(/ 3(-$9/8 pada kanker tirid% *9/ 3*$77/8 pada kanker   paru% dan lainnya. ,anker payudara merupakan tumr maligna paling umum dan

merupakan penyebab metastasis tulang pada :anita. =ambaran radilgi yang  biasanya ditemukan pada metastases tulang berupa metastases litik% sklertik% ataupun 0ampuran antara litik dan sklertik. Mdalitas radilgi yang umunya digunakan dalam menilai metastases pada tulang yaitu1 &t pls tulang% @t$s0an% dan M;I.

(24)

$AFTA+ PUSTAKA

4.#0utellari et al. Metastatic !one disease1 "trategies for #maging . Miner+a Med. <63(8155$<.(*

$.#us:r.Penyebaran Tumr =anas di Tulang %Apek Diagnstik dan Terapi.2akara %Uni+ersitas Indnesia. $&&'.

*. ,ardamakis% Dimitris% ?assilis ?assiliu% Ed:ard @h:. Bone Metastases % A Translational and Clinical Approach. #pringer #0ien0e G Business Media B.?.(< 6.#:eetman% #ean @.  Martindale *9th The Complete drug (eference. U,1 Pharma0euti0al Press. (<

7 . Allan Liptn% MD. Pathphysilgy & Bne Metastases1 H: This ,n:ledge May Lead t

Therapeuti0 Inter+entin% (9 dis0ussin (4*$6% (49$5% (4<$(.

9. 2a0&sky% Da+id 2. et al. (6. Metastatic Disease to Bone. @lini0al ;e+ie: Arti0le 1 Hspital Physi0ian.

5. Brant E% Helms @A. >undamentals & diagnsti0 radilgy. Lippin0t illiams and ilkins.3(58 I#BN1 5-4594*7(

-. =uille+in ;% ?allee 2N% La&itte > et$al. #pine metastasis imaging1 re+ie: & the literature.2 Neurradil. (5 *6378 *44$(4.

<. The British Pain #0ietys.Cancer ain Management . Lndn. (4

4. Bauer% Larry.  Applied Clinical harmacokinetics $ndedition. U#A 1 The M0=ra:$Hill @mpanies%

In0.(-44. ;0k:d @A% Bu0hl ;% M.D. @@ et$al. ;0k:d and =reens >ra0tures in Adults. Lippin0tt illiams J ilkins. 3(48 I#BN149765955*

Referensi

Dokumen terkait

1) Inisiatif untuk memberikan sistem bonus atau insentif tunai selama tahun 2009 dan 2010. 2) Rencana pemilik perusahaan, Langgeng Santoso untuk mengubah jenis

Bagi siswa yang belum memahami tentang pokok-pokok informasi yang disajikan tentang cara menghasilkan energi listrik, peranan Indonesia dalam kerjasama sosial

Setelah selesai proses pewartaan, pendidik menjelaskan kepada anak beberapa sentra yang sudah disiapkan dan yang boleh mereka pilih. Pendidik menjelaskan hubungan antara pesan

Dengan mengurangi kadar airnya, bahan pangan akan mengandung senyawa-senyawa seperti protein, karbohidrat, lemak dan mineral dalam konsentrasi yang lebih tinggi,

Adapun yang menjadi penyebab Hirschsprung atau Mega Colon itu sendiri adalah diduga Adapun yang menjadi penyebab Hirschsprung atau Mega Colon itu sendiri adalah diduga terjadi karena

Selain itu hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa peran dan tanggung jawab dewan komisaris independen pada perusahaan-perusahaan di Indonesia

Mann-Whitney U Test pada post-test kelompok perlakuan dan kontrol didapatkan hasil stres psikologis p=0,035 (p&lt;0,05) dan perilaku perawatan diri p=0,058 (p&gt;0,05) Kesimpulan dari

Berdasarkan Undang-Undang 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2005 dan Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005