• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB III METODE PENELITIAN"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

18 BAB III

METODE PENELITIAN

3.1 Jenis dan Pendekatan Penelitian

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen murni (True Experimental). Dengan menggunakan desain eksperimen Pre Test-Post Test Control Group Design. Perlakuan dalam metode eksperiman yang dilakukan berupa pemberian pakan dengan tingkat perbandingan yang berbeda terhadap pertambahan berat badan ikan Lele. Skema desain eksperimen terdapat pada Gambar 3.1.

Gambar 3.1. Skema the pre test-post test control group design Keterangan:

PA :Pengaruh kombinasi pakan terhadap berat badan ikan lele A : Perlakuan 1 (kontrol) yaitu menggunakan pakan pabrik 100%

B : Perlakuan terhadap ikan lele yaitu pakan pabrik 85% dan magot H. illucens 15%

C : Perlakuan terhadap ikan lele yaitu pakan pabrik 80% dan magot H. illucens 20%

D : Perlakuan terhadap ikan lele yaitu pakan pabrik 75% dan magot H. illucens 25%

E : Perlakuan terhadap ikan lele yaitu pakan pabrik 70% dan magot H. illucens 30%

F : Perlakuan terhadap ikan lele yaitu pakan pabrik 65% dan magot H. illucens 35%.

PA

Kel. Kontrol

Kel.Eksperimen 1

Kel.Eksperimen 2

Kel.Eksperimen 3

Kel.Eksperimen 4

Kel.Eksperimen 5

Perlakuan

Observasi Hasil

O1

O2

O3

O4

O5

O6

A

B

C

D

E

F

Y0

Y1

Y2

Y3

Y4

Y5

(2)

3.2 Tempat dan Waktu penelitian

Penelitian ini dilaksanakan di Kontrakan Sayang Bunda, RT 12, RW 04, Dusun Wunutsari, Desa Tegalgondo, Kec. Karangploso, Kab. Malang. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 2 Desember 2019 sampai dengan 2 Januari 2020.

3.3 Populasi. Teknik Sampling dan Sampel 3.3.1 Populasi

Populasi dalam penelitian ini adalah ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) berumur 1 bulan dengan panjang diantara 7,54 sampai 8,54 cm dan berat 2,98 sampai 4,14 gram.

3.3.2 Sample

Sampel yang digunakan adalah ikan lele (Clarias gariepinus).

3.3.3 Sample Size

Menurut Dwiaristiwa (2015) penentuan sampel dengan menggunakan rumus sebagai berikut.

Keterangan:

n = besar sampel

t = jumlah kelompok perlakuan r = jumlah ulangan

n = t × r

= 6 × 4

= 24 unit eksperimen

Penentuan banyaknya ulangan masing-masing perlakuan dihitung dengan menggunakan rumus:

Keterangan:

r = jumlah ulangan

t = jumlah kelompok perlakuan

(t-1)(r-1) ≥ 15 N = t × r

(3)

(t-1)(r-1) ≥ 15 (6-1)(r-1) ≥ 15 5r ≥ 15+5 5r ≥ 20 r ≥ 4

 Tiap unit penelitian terdapat 5 ekor ikan lele sehingga total jumlah ikan lele yang digunakan adalah 120 ekor.

3.3.4 Teknik Sampling

Teknik sampel yaitu pengambilan sampel secara acak sederhana (simple random sampling). Simple (sederhana) pengambilan anggota sampel dari populasi dilakukan secara acak, tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi.

Populasi dianggap homogen setiap anggota, sehingga anggota populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk diambil sebagai sampel (Sugiyono,2010).

3.4 Variabel Penelitian 3.4.1 Variabel Bebas

Variabel bebas pada penelitian ini adalah kombinasi pakan ikan lele.

3.4.2 Variabel Terikat

Variabel Terikat pada penelitian ini adalah pertambahan berat badan ikan lele sesudah diberikan kombinasi pakan pabrik dan maggor H.illucens.

3.4.3 Variabel Kontrol

Variabel kontrol pada penelitian ini adalah suhu kolam, waktu pemberian pakan, jumlah pakan pabrik (Prima Feed 500), jenis pakan, air.

3.4.4 Definisi operasional Variabel

Definisi operasional yaitu mendefinisikan variabel secara operasional berdasarkan karakteristik yang diamati untuk mempermudah peneliti melakukan observasi secara cermat terhadap suatu objek penelitian. Adapun definisi operasional tersebut.

1. Kombinasi pakan yang diberikan adalah pakan ikan lele dengan kombinasi 85% pakan pabrik dan 15% maggot H. illucens, kombinasi 80% pakan pabrik

(4)

dan 20% maggot H. illucens, kombinasi 75% pakan pabrik dan 25% maggot H. illucens, kombinasi 70% pakan pabrik dan 30% maggot H. illucens, kombinasi 65% pakan pabrik dan 35% maggot H. illucens.

2. Berat badan didapat dari penimbangan sebelum perlakuan dan sesudah perlakuan selama 30 hari.

3. Pertambahan berat badan didapat dengan menghitung selisih berat badan ikan lele sebelum dan sesudah perlakuan.

4. Suhu kolam ditentukan sebesar 25- 30o C.

5. Pemberian pakan dilakukan sebanyak dua kali pada waktu pagi (07.00) dan sore hari (16.00).

6. Jenis pakan pabrik yang digunakan adalah Prima Feed 500.

7. Volume air tiap wadah berisikan 3 liter air.

3.5 Prosedur Penelitian

Skema dalam penelitian dapat dilihat pada Gambar 3.2.

3.6

3.7 3.8

3.9

Gambar 3.2 Kerangka Alur Penelitian

3.5.1 Tahap Persiapan Alat dan Bahan Penelitian

Alat yang digunakan dalam penelitian dapat dilihat pada Tabel 3.1, sedangkan bahan yang digunakan dalam penelitian dapat dilihat pada Tabel 3.2 sebagai berikut.

Menimbang berat badan awal ikan Memberikan

pakan ikan dua kali sehari selama

satu bulan Menimbang berat

badan ikan lele sesudah satu bulan Persiapan alat dan

bahan

Menyiapkan pakan Menyiapkan

ember

Pengumpulan data kesimpulan Pemanfaatan hasil

penelitian sebagai sumber belajar

(5)

Tabel 3.1 Alat Penelitian

No. Nama Alat Keterangan

1 Timbangan Analitik (Joil) 1 buah

2 Timba 24 buah

3 Jaring ikan 3 buah

4 Termometer (hg) 1 buah

5 Kamera ( redmi note 4x) 1 buah

6 Jaring paranet 2 meter

7 Penggiling Pelet (blender) 1 buah

Tabel 3.2 Bahan Penelitian

No. Nama Bahan Keterangan

1 Ikan Lele 120 Ekor

2 Pakan Pabrik (Prima Feed) 2 Kg

3 Magot Hermetia Illucens 1 Kg

3.5.2 Rancangan Percobaan

Dalam penelitian ini digunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial merupakan rancangan paling sederhana. Penggunaan rancangan tersebut di karenakan penelitian ini menggunakan 1 variabel bebas. Pada rancangan ini, perlakuan diletakkan, dilakukan secara acak pada setiap percobaan, sehingga seluruh unit percobaan memiliki peluang yang sama untuk menerima perlakuan (Sukmadimata, 2012). Pada penelitian ini berdasarkan jumlah faktor RAL Non Faktorial. Denah RAL Non Faktorial disusun berdasarkan rancangan The Pretest- Posttest Only Control Group Design yang terdiri dari 6 perlakuan dan setiap perlakuan diulang 4 kali dengan jumlah sampel 24. Adapun denah RAL non faktorial sebagai berikut.

A₁ B₁ C₁ A₂

D₃ F2 B₂ D₂

A4 B₃ E1 D₁

C₂ E3 F2 C₃

F1 B4 C₄ E2

E4 D4 A3 F4

Gambar 3.3 Denah RAL non factorial

(6)

3.5.3 Tahap Pelaksanaan Penelitian 3.5.3.1 Pembuatan Pakan

1. Menyiapkan bahan baku pakan berupa pellet dan magot 2. Mencampur bahan menjadi satu

3. Menggiling bahan pakan dengan blender 4. Menjemur pelet hingga kering (2 hari) 3.5.3.2 Persiapan Tempat Ikan

1. Menyiapkan 24 buah ember plastik dengan panjang 35cm dan lebar 15cm.

2. Mengisi ember dengan air 3 liter

3. Menyiapkan tutup dengan menggunakan paranet.

4. Menyiapkan ikan lele dumbo dengan umur satu bulan.

3.5.3.3 Pelaksanaan Penelitian

1. Membagi ikan lele kedalam tiap ember sebanyak 5 ekor.

2. Menimbang berat berat badan ikan lele sebelum perlakuan.

3. Memberi pakan ikan lele sebanyak 2x sehari.

4. Pemberian pakan dilakukan pada pagi dan sore hari.

5. Pemberian pakan dilakukan selama 30 hari.

3.5.4 Tahap Pengambilan Data

1. Penimbangan berat badan ikan lele dilakukan sebelum perlakuan dan di akhir perlakuan.

2. Penimbangan dilakukan pagi hari sebelum pemberian pakan.

3. Penimbangan total dilakukan pada usia 30 hari perlakuan.

4. Analisis penelitian.

3.6 Teknik Pengumpulan Data

Observasi yang dilakukan di dalam penelitian ini difokuskan pada objek perlakuan kontrol maupun perlakuan penambahan pakan. Data yang diperoleh dikonversikan kedalam bentuk tabel, tabel tersebut mencakup tentang berat badan ikan lele dan ditunjukan pada Tabel 3.3.

(7)

Tabel 3.3 Teknik Pengumpulan Data

Perlakuan

Berat Badan Ikan Lele Pertambahan

Barat Badan Sebelum Perlakuan Sesudah Perlakuan

1 2 3 4 1 2 3 4

A B C D E F

3.7 Teknik Analisis Data

Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji anova one-way. Namun, sebelum uji anova one-way dilakukan, maka perlu adanya uji asumsi meliputi uji normalitas, dan uji homogenitas. Uji normalitas berfungsi untuk mengetahui apakah data yang diperoleh berdistribusi normal ataukah tidak.

Sedangkan uji homogenitas berfungsi untuk mengetahui apakah varian data bersifat homogen. Setelah kedua uji dilakukan maka diteruskan dengan uji statistik anova one-way. Uji anova one-way dilakukan untuk mengetahui apakah pakan buatan mengunakan magot H. illucens mempengaruhi berat badan berat badan ikan lele dumbo (Clarias gariepinus). Data statistik yang diperoleh diolah dan dianalisis dengan menggunakan uji yaitu :

1. Uji Normalitas

Pengujian kenormalan residual dilakukan menggunakan Kolmogorov Smirnov, yang mempunyai kriteria apabila nilai signifikan > 0,05 maka residual dinyatakan normal.

2. Uji Homogenitas

Pengujian homogenitas dilakukan dengan menggunakan Levene Test, dengan kriteria apabila nilai signifikan > 0,05 maka residual dinyatakan homogen.

3. Uji Analisis Varian Satu Jalan (One way- Anova)

Uji Analisis Varian Satu Jalan (One way- Anova) yaitu jika data berdistribusi normal dan variannya homogen, maka data tersebut dianalisis dengan anava dua faktor. Uji ini dilakukan dengan asumsi dasar terpenuhi. Uji ini

(8)

digunakan untuk menguji apakah Ho ditolak atau diterima dan untuk menguji suatu efek, akibat atau pengaruh dari suatu variabel tertentu yang diteliti.

4. Uji duncan’s

Uji lanjut setelah anava yaitu dengan Uji Beda Jarak Nyata Duncan’s (BJND). Uji ini dilakukan untuk menentukan atau memilih perlakuan yang terbaik atau paling efektif dari sejumlah n perlakuan dengan berdasar pada nilai rerata.

Gambar

Gambar 3.1. Skema the pre test-post test control group design  Keterangan:
Gambar 3.2 Kerangka Alur Penelitian
Tabel 3.1 Alat Penelitian
Tabel 3.3 Teknik Pengumpulan Data

Referensi

Dokumen terkait

Keluarga adalah lingkungan pertama dan utama dalam melakukan proses sosialisasi dan sivilisasi pribadi remaja. Ditengah keluarga remaja belajar mengenal makna cinta kasih,

Model produktivitas yang diperoleh dari regresi dikalikan luas area tanam dan pola tanam yang berdasarkan pola indeks vegetasi dari data penginderaan jauh dalam satu tahun

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan pendekatan secara buttom up , peran masyarakat dalam proses pembangunan dapat dimaksimalkan, melihat beberapa kelebihan komunikator

Perusahaan XY sebuah perusahaan tertutup yang bergerak di bidang furniture pada 1 Januari 20011 melakukan transaksi yang terkait dengan ekuitas untuk tahun berjalan

Pada bab ini akan diuraikan hasil penelitian yang diperoleh penulis dari penelitian yaitu mengenai ketentuan asuransi atas benda sebagai objek jaminan fidusia

Di perusahaan ini proses perawatan dilakukan apabila salah satu komponen sudah mengalami kegagalan fungsi atau kerusakan selama bertahun-tahun dan dilakukan

Tujuan penelitian ini adalah (1)Mendekripsikan pola pekerjaan “urang kandang ” (2)Menganalisis pola ekonomi kekerabatan Minangkabau dan pemberdayaan pada usaha

Hasil penelitian memperlihatkan bahwa perlakuan penambahan myoinositol 50 mg/l tanpa arang aktif memberikan pertambahan jumlah daun terbanyak (Tabel 3). Peningkatan jumlah