• Tidak ada hasil yang ditemukan

PHTXIH$WK PHX.&KSeru&&Wn,l

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PHTXIH$WK PHX.&KSeru&&Wn,l"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)

PHTXIH$WK PHX.&KSeru&&Wn,l

DIKLAT DASAR ALII'I PENYULUF|

pERTAltltffiffi#t,

\"ili

(2)

PETUNJUK PELAKSANAAN

DIKLAT DASAR ALIH PENYULUH PERTANIAN PROVINSI JAWA TENGAH

TAHUN 2016

PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH

BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Jl. Setiabudi No. 20{ A Srondol Semarang

(3)

BAB

I

PENDAHULUAN

A.

LATAR

BELAKANG

1.:: ,:.

Tantangan yang dihadapi angkatan kerja di

bidang

pertanian pada saat ini adalah kesiapan untuk menghadapi pasar kerja yang semakin kompetitif. Di era Masyarakat Ekonomi Asean

(MEA) barang impor dari

negara-negara peserta

MEA

akan semakin mudah masuk

ke

lndonesia. Kementerian Pertanian (Kementan) tetah menyiapkan strategi untuk melindungi sektor pertanian. lnstrumen yang akan digunakan untuk membendung serbuan produk pertanian impor bukan lagi

tarif,

tetapl standar kualitas produk-produk peftanian lndonesia

harus

berkualitas tinggi. Karena itu, Kementan kini semakin mendorong penerapan Good

Agricuttunt

Pmctices

(GAP) untuk

pertanian

di

dalam

negeri. Dengan praktik pertanian yang tepat, produk pertanian lndonesia akan semakin berdaya saing

dan

mudah melakukan

penetrasi ke pasar di negara-negara lain.

Selain

itu,

usaha pertanian

di

lndonesia akan didorong

untuk seefisien mungkin

agar bisa

menghasilkan produk yang harganya terjangkau. Dengan begitu, produk pertanian lndonesia

1

(4)

bisa bersaing karena

harganya teriangkau

dan

kualitasnya memenuhi standar.

Berdasarkan

hal

diatas, maka tantangan yang dihadapi angkatan kerja di bidang pertanian pada saat ini adalah kesiapan untuk menghadapi pasar kerja

yang

semakin kompetitif. Oleh sebab

itu

diperlukan adanya upaya peningkatan kapasitas dan kompetensi aparatur

dan

non

apa6tur

pertanian agar memiliki kompetensi kerja, moral dan etika dalam metakasanakan tugas

dan

pekerjaannya. Pendidikan

dan

pelatihan merupakan salah satu upaya menjawab tantangan tersebut dan memenuhi tuntutan masyarakat

dan

untuk peningkatan produktivitas,efektivitas dan efisiensi kerja para penyuluh pertanian.

oteh

karena

itu,

untuk menghasilkan penyuluh pertanian yang profesional dan kompeten maka diselenggarakanlah Diklat Dasar Alih Penyuluh Pertanian Tahun 2016.

DASAR PELAKSANAAN

Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur sipil Negara;

Undang-Undang

Republik

lndonesia Nomor

2

Tahun 2015 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang- Undang Nomor

2 Tahun 2015

Tentang Perubahan Atas

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014

Tentang

Pemerintahan Daerah Menjadi Undang-Undang;

B.

1.

2.

2

(5)

3. undang-Undang

Nomor 16 Tahun 2006 tentang

sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (Lembaran Negara tahun 2006 Nomor 92, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4660);

Peraturan Pemerintah

Nomor 101 Tahun

2000, tentang Pendidikan dan Pelatihan Jabatan Pegawai NqgeriSipil;

Peraturan

Pemerintah

Nomor 40 Tahun 2010

tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 1994 tentang Jabatan Fungsional Pegawai Negeri Sipil;

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor

31 Tahun

2AO7 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan dilingkungan Departemen

Dalam

Negeri

dan

Pemerintah Daerah;

Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 15 Tahun 2011 tentang Pedoman Umum Penyelenggaraan Diklat

Fungsional;

Peraturan Gubemur

Jawa

Tengah Nomor

5 Tahun

2015

Tentang

Penetapan

Anggaran

Pendapatan

Dan

Belanja

Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2016;

9.

Peraturan Gubemur Jawa Tengah Nomor

M

Tahun 2015

Tentang

Penjabaran Anggaran Pendapatan

Dan

Belanja Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2016.

4.

5.

6.

7.

8.

(6)

C.

TUJUAN Tujuan Umum :

Diklat Dasar Alih Penyuluh Pertanian Tahun 2016 bertujuan untuk

membangunlandasanuntukpelaksanaantugasPenyuluh

Pertanian serta menyamakan persepsiterhadap tugas dan fungsi,

.organisasi,tatakerjadantatahubungankerjaPenyuluh

Pertanian.

Tujuan Khusus :

Tujuan Penyelenggaraan Diklat Dasar

Alih

Penyuluh Pertanian Tahun 2016:

a.

MenganalisisPemecahanMasalah;

b.

MengidentifikasiPotensiwilayahdanAgroekosistem;

c.

Menyusun Program Penyuluh Pertanian;

d.

Menyusun Rencana Keria Penyuluhan Pertanian;

e.

Menyusun Materi Penyuluhan Pertanian;

f.

Menyusun Media Penyuluhan Pertanian;

g.

Menyusun Metode Penyuluhan Pertanian,

h.

Pengembangan Profesi Penyuluh Pertanian;

i.

Menumbuhkan dan Mengembangkan Kelembagaan Petani;

j.

Evaluasi dan Pelaporan Penyuluhan Pertanian'

4

(7)

BAB

II

MANAJ EMEN PENYELENGGARAAN

A.

Penyelenggara

Penyelenggaraan Diklat Dasar Alih Penyuluh Pertanian Tahun 2016 adalah Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Jawa Tengah, dengan membentuk Tim penyelenggara dari Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Jawa Tengah.

B. Waktu dan Tempat

Diklat Dasar Alih Penyuluh Pertanian Tahun

2016

dilaksanakan pada

tanggal 10

s.d 27 Mei 2016, bertempat di Kampus Diklat Sumbing Badan Diklat Provinsi Jawa Tengah, Jl. Setiabudi No. 201 ASemarang.

C. Target Peserta dan Sasaran

Peerta

Target Diklat Dasar

Alih

Penyuluh Pertanian peserta Tahun 2016 sebanyak 30 orang PNS, di lingkungan Dinas Pertanian Provinsi,Kabupaten/Kota di Jawa Tengah.

(8)

Sasaran peserta Diklat Dasar Alih Penyuluh Pertanian Tahun 2016 adalah:

1.

penyuluh pertanian kelompok terampil yang mempunyai

latar

belakang pendidikan

paling rendah sariana (sl)

/Diploma lV di bidang Pertanian;

2.

penyuluh Pertanian Terampil yang

telah

mengumpulkan angka kredit kumulatif minimal 154.

D. Kurikulum.

Kurikulum Diklat Dasar Atih Perryuluh Pertanian Tahun 2016 keseluruhan

berjumlah

116

jam

pelajaran dengan perincian sebagai berikut:

NO ITTATERI JUMLAH

JAMPEL

PENGAJAR

T P JLH

I REI.OITPOK DASAR 6 6

1.1 Kebijakan Pembangunan Pertanian

2 2 Dinas Pertanian

dan Tanaman Pangan

Hortikultura Prov.

Jateno 1.2 Kebfiakan Penyuluhan

Pertanian

2 2 BBPP Lembang

1.3 Pengembangan BudaYa

Kerja dan Kode

etik

Penyuluhan

2 2 Dinas Pertanian

dan Tanaman Pangan

Hortikultura Prov.

Jateng

(9)

lt KELOMPOK INTI 20 45 65 2.1 Menganalisis Pemecahan

Masalah

2 4 6 BBPP Lembang

2.2 Mengidentifikasi Potensi

\Mlavah dan Aoroekosistem

2 3 5 BBPP Lembang

2.3

Menyusun

Program

Penvuluhan Pertanian

z 6 8 BBPP Lembang

2.4 Menyusun Rencana Keria Penvuluhan Pertanian

2 4 6 BBPP Lembang

2.5 Menyusun Materi Penvuluhan Pertanian

2 5 7 BBPP Lembang

2.6 Menyusun Media Penvuluhan oertanian

2 5 7 BBPP Lembang

2.7 Menyusun Metode Penvuluhan Pertanian

2 5 7 BBPP Lembang

2.8 Pengembangan Profesi Penvuluhan Pertanian

2 6

I

BBPP Lembang

2.9 Menumbuhkan dan Mengembangkan

Kelembaoaan Pertanian

2 ? 5 BBPP Lembang

2.10 Evaluasidan PelaPoran Penvuluhan Pertanian

2 4 6 BBPP Lembang

ffi KELOiIPOK PENUNJANG 3 6

I

BBPP Lembano

3.1 Pengembangan Kewirausahaan dan Jeiarino Aoribisnis

2 2 4

W

Badan Diklat Prov Jateng

3.2 Dinamika Pembelajaran 1 2 3 Wl Badan Diklat Prov Jatenq 3.3 Penyusunan Rencana

lmolementasi

0 2 2

W

Badan Diklat

Prov Jatens tv PRAKTEK KOiJIPETENSI

PENY-l..lLUHAN PERTANIAN

0 36 36 Tim Praktek

Jumlah. 29 87

t{6

(10)

E.

Tenaga pengaiar

Tenaga pengajar Diklat Dasar Alih Penyuluh Pertanian Tahun 2016 berasaldari :

1.

Balai Besar Pelatihan Pertanian Lembang Kementerian Pertanian;

2.

Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Tengah;

3.

Wdyaiswara Badan Diklat ProvinsiJawa Tengah.

F.

Metode Pembelajaran

Metode pembelajaran menggunakan metode belajar orang dewasa (Andragogie ) dengan teknik :

1. Ceramah

2. Curah Pendapat 3. Praktek

4.

Diskusi Kelompok

5. Penugasan Pembuatan laporan

G.

Penilaian Peserta

Untuk mengetahui seberapa jauh daya serap peserta dalam mengakomodasi materi maka diadakan penilaian kemampuan

prestasi

(NPRS)

yang terdiri atas 4 (empat)

komponen, sebagaiberikut:

(11)

1. Sikap

dan

Perilaku di Kelas ( N ).

Penilaian terhadap komponen

ini

dilakukan langsung oleh pengajar selama pelajaran materi inti/pokok berlangsung dan menyerahkan hasil penilaiannya kepada panitia setelah pelajaran berakhir.

Sistem

penilaian dalam berikut:

a. Disiplin

b. Kepemimpinan c. Kerjasama d. Prakarsa e. Motivasi

komponen

ini adalah

sebagai

Selanjutnya panitia penyelenggara merekap hasil penilaian

tersebut selama kegiatan pendidikan dan

pelatihan

berlangsung

untuk

mendapatkan

nilai bobot

ratia-rata

komponen sikap dan perilaku peserta didalam kelas.

Bobot dari komponen penilaian ini adalah 20 o/o.

2. Praktek dan Observasi Lapangan (P).

a.

Praktek

1). Sikap dan Perilaku

Setiap pengajar diwajibkan memberikan penilaian kepada peserta pada saat praktek lapangan,dengan komponen sebagai berikut :

:40o/o :15o/o :15o/o :15o/o :15o/o

9

(12)

a) Disiplin

b) Kepemimpinan c) Kerjasama

d)

Prakarsa

e). Motivasi

:10o/o

;10%

:1Q%

i 5o/o i 5o/o

Selanjutnya panitia

penyelenggara

merekap

hasil penilaian tersebut selama kegiatan praktek lapangan untuk mendapatkan nilai bobot rata-rata komponen sikap dan periiaku peserta.

Bobot dari komponen sikap dan perilaku ini adalah 5 %.

2). Akademik

Setiap pengaiar diwajibkan memberikan

penilaian

akademik kepada peserta pada saat

praktek

lapangan,dengan komponen sebagai berikut : a). Mengidentffikasi

b). Merumuskan c). Menganalisis

d). Memecahkan masalah e). Menyusun laporan

Selanjutnya panitia penyelenggara merekap

hasil

penilaian tersebut selama praktek lapangan berlangsung untuk mendapatkan nilai bobot rata-rata komponen sikap dan perilaku peserta dalam praktek lapangan.

lATo

10%

1o%

10o/o 20o/o

10

(13)

Bobot dari komponen akademik ini adalah 5 %.

Bobot dari

komponen

penilaian praktek

lapangan meliputi sikap ,perilaku dan akademik ini adalah 10 o/o.

Observasi Lapangan 1). Sikap dan Perilaku

Setiap pengajar diwajibkan memberikan penilaian kepada peserta

pada saat observasi

lapangan, dengan komponen sebagai berikut:

a) Disiplin

b) Kepemimpinan c) Kerjasama

d)

Prakarsa

e). Motivasi

:10%

Selanjutnya panitia penyelenggara merekap hasil

penilaian tersebut selama kegiatan

observasi lapangan untuk mendapatkan

nilai

bobot rata-rata komponen sikap dan perilaku peserta.

Bobot dari komponen sikap dan perilaku ini :10 o/o.

2). Akademik

Setiap pengajar diwajibkan memberikan penilaian akademik

kepada peserta pada saat

observasi lapangan,dengan komponen sebagai berikut :

10o/o 10o/o

1Yo 5o/o

11

(14)

a). Mengidentifikasi

b). Kualitas hasil Pemikiran c). Menyampaikan Pertanyaan &

jawaban

d). Mengakomodasi e). Menyusun laPoran

: 15o/o

:1Ao/o

: 10o/o : 10o/a : 15d/o

Hasil observasi lapangan dipresentasikan dalam kelas dan diberi nilai oleh instruktur yang bersangkutan.

Selanjutnya panitia penyelenggara merekap

hasil

penilaian tersebut selama observasi

lapangan

berlangsung

untuk

mendapatkan

nilai

bobot rata-rata komponen akademik

Bobot dari komponen akademik ini adalah 15 o/o.

Bobot dari

komponen penilaian observasi lapangan meliputi sikap ,perilaku dan akademik ini adalah 25 o/o.

3. Ujian Tedulis ( R ).

Setiap peserta wajib mengikuti ujian tertutis. Penilaian hasil ujian dilaksanakan berdasarkan kemampuan mengedakan soal ujian terhadap materi yang diujikan.

Bobot dari komponen penilaian ini adalah 40 o/o.

Penilaian hasil ujian

di

atas dilakukan oleh penyelenggara

dan

dituliskan dalam daftar nilai yang dinyatakan dalam

angka bulat dari 0 s.d. 100. Panitia

penyelenggara

12

(15)

selanjutnya merekap hasil uiian tertulis tiap-tiap materi yang diujikan.

4. Sosiometri (Penilaian antar peserta) (S)

Pesertadiklatmenilaimasing-masingrekannyayang

dianggap dapat menjadi panutan/contoh bagi rekan lainnya' Aspek yang dinilai meliputi aspek disiplin' kepemimpinan'

kerjasama, prakarsa

dan motivasi'

Selanjutnya

panitia

:

penyelenggaramerekaphasilpenilaiantersebutuntuk

mendapafl<an peringkat peserta dalam satu kelas' : Bobot dari komPonen ini : 5 %'

Darihasilpenitaian4(empat)komponentersebutdiatas

selanjutnya dilakukan penghitungan Nilai Prestasi (NPR$) setiaP Peserta, dengan rumus:

NPRS

= (NX20)+(PX35)+(RX40)+s(5\

100

5. Kategori

Kelutusan.

l

PesertadapatdinyatakanluIusapabilamendapatNPR

pesertadapatdiklasifikasikandalamtingkatanpredikat'

sebagaiberikut:

13

(16)

KETERANGAN

No NP GRADE

1.

-91 -

100 A Sangat M€muasnatt

2. 81

-90

A- M€muasratt'1

Sangat Baik

3.

76-80

B+

4. 71

-75

B BAIK

E

66-70

C+ GuKuP uatx

GukuP

6. 65

c

D -Eag--alffidak Lulus 7. <65

H. Penghargaan

Kepada peserta

yang

mengikuti

diklat

sampai selesai dan dinyatakanlulusakandiberikanSuratTandaTamatPendidikan

danPelatihan(STTPP)yangdikeluarkanolehBadan

Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Jawa Tengah'

SedangkanpesertayangtidaklulusdiberisuratKeterangan

PernahMengikutiDiklatDasarAlihPenyuluhPertanianTahun 2016.

l.Sanksi

TerhadaP Pelanggaran dikenakan sanksi oleh berupa:

tata tertib

(terlampir) peserta akan Badan Diklat Provinsi Jawa Tengah'

t4

(17)

1.

Teguran lisan

2,Tegurantertuliskepadapesertayangbersangkutandengan tembusankepadaKepalalnstansipengirimpeserta;

3.

Dinyatakan gugur.

J.

Evaluasi

Evaluasi

pelaksanaan Diklat

terdiri.'dari

Evaluasi Tenaga

pengajar dan Evaluasi penyelenggaraan' yang dilaksanakan

oleh

Bidang Pengembangan Pengendalian

dan

Mutu Diklat (Bangdalmudik)BadanDiklatProvinsiJawaTengahdengan menggunakan instrument quesioner

yang harus diisi

oleh

peserta Diklat.

15

(18)

BAB III

PENUTUP

Demikian Buku Petuniuk Pelaksanaan Diklat Dasar Alih Penyuluh Pertanian Tahun 2016

ini dibuat'

Semoga

buku

ini dapat memberi kemudahan bagi peserta'

O"n"Y: dan

panitia

pelaksana datam

penyelenggaraan

diklat sehingga

dapat

be$alan dengan tertib dan lancar' serta dapat mencapai tuiuan yang diharaPkan'

KEPAIA I\E' BADAN

PENDIDIIGIIIN

PEIATIHAN

'

TE _

PROVIUSI .INWNTENGAH

NrP.{g6oro14 198903 1 oo2

16

(19)

TATA TERTIB

DIKLAT DASAR ALIH PENYULUH PERTANIAN

- FnovtNst

JAwA TENGAH TAHUN 2016

I.

KETENTUAN UMUM

a.Parapesertawajibmemenuhisemuaperaturanyang

ditetapkan

panitia

penyelenggara'

yaitu yang

berkaitan denganTataTertibpenyelenggaraanDiklatdidalamkelas,

asramamaupundilingkungan"KampusDiklat6umbing"

Badan Diklat ProvinsiJawa Tengah;

b.

Waktu Pendidikan dan Pelatihan'

Diklatakandiselenggarakanselama14harikerja, dilaksanakanmulaitanggall0s.d.2TMei2016dengan

jumlah materi 116 jarn Pelaiaran;

c.Diklatdilaksanakandi'KampusDiklatsumbing'Badan DiklatProvinsiJawaTengah,Jl.SetiabudiNo.20lA

SrondolSemarang

17

(20)

TATA TERTIB

PENYELENGGARAAN

DIKLAT

DALAT

:=1:-a

mengikuti Dit<lat' setiap peserta mempunyai status

yang sama' yaitu

sebagai

"t"':n:,^?Y' dan

waiib

menanggalkan atribut pangkat dan iabatannya;

b. Peserta waiib

mengindahkan

semua t":1-:*O

yang

ditetaPKan

o:n'":':1-::.-

* |]ft"ffi:ffi.'i::t

santun, menghormati

pengalar

Enggaraan sedang bertugas

di

lingkungan tempat penyel

diklat - ,.-

.

c. Peserta waiib mengisi biodata formulir yang

telah

disediakan dan segera mengembalikan

kepada

penyelenggara dilengkapi dengan persyaratan

yang diperluKan' lnformasi pada biodata meniadi sumber data

pembuatan sertifikat

/

STTPP' untuk itu biodata agar diisi

dengan ielas dan benar

termasuk percantuman gelar akademis' Kesalahan pengisian pada biodata' berpengaruh

pada pengisian data disertifikat / STTPP;

d.

Peserta waiib berpakaian rapi dan sopan' Untuk peserta pria memakai kemeia lengan paniang warna putih' berdasi

dan

celana paniang warna

gelap'

Untuk

wanita dengan baiu wama putih' gaun berwarna gelap dan memakai dasi kuPu-kuPu;

18

(21)

e.

Peserta pria atau wanita yang tidak memenuhi ketentuan

butir d tidak diperkenankan masuk kelas'

dan

ketidakhadirannya diperhitungkan dalam

rekapitulasi kehadiran (butir o);

f.

Peserta

waiib

mengenakan

Tanda

Peserta (name tag) Diklat Dasar Alih Penyuluh Pertanian Tahun 2016' selama Diklat berlangsung;

g.

Peserta waiib memilih pengurus kelas

/

ketua kelas yang

akan

mengurus kepentingan

kelas

masing-masing dan

menjadi penghubung peserta dengan

penyelenggara selama diklat berlangsung;

h.

Peseta wajib berada di ruang kelas selambat

-

tambatnya

15 men'tt sebelum pelaiaran dimulai;

i. Peserta wajib mengisi daftar hadir setiap

pergantian

Penatar setiap hari' dan daftar hadir akan diedarkan oleh petugas kelas, sebelum pembelaiaran dimulai;

i. Para

peserta diharuskan menempati kursiftempat yang telah tersedia pada waktu diklat berlangsung;

k.

Peserta yang meninggalkan ruang kelas pada saat proses belaiarmengaiarberlangsungharusseijinpengaiar;

l. Peserta tidak diperkenankan merokok'

maupun

menggunakan/menerima hand phone di dalam kelas (pada saat Pembelaiaran berlangsung);

t9

(22)

m. Para peserta yang karena sesuatu

hal

tidak dapat hadir mengikuti pelaiaran dengan alasan apapun iuga selambat-

hmbatnya pada hari

berikutnya

harus

memberitahukan

kepada

penyelenggara

dan pengurus kelas'

disertai

dengan surat

penielasan penyebab ketidakhadirannya'

Peserta yang sakit diharuskan melampirkan

surat keterangan dokter;

n.

Jumlah kehadiran dalam diklat sebagai

**".'*"n

untuk

dapat

mengikuti ujian sekurang-kurangnya adalah

90

%

dari total iam latihan' Apabita ada peserta tidak hadir lebih daril0o/odaritotaliamlatihan,pesertatidakdiperbolehkan

mengikutidiklat lebih

laniut;

i total

iam

o.

Ketidakhadiran peserta sebanyak

10

o/o

O:'

latihansepertitersebutdalambutirnhanyadapatditerima untuk alasan yang sangat

penting

disertai

penielasan

tertulis yang dapat diterima oleh

penyelenggara

d iktatll/Vioya tswara' r dD r c r r ru r-

"

Evaluasi atas kehadiran peserta diklat akan dilaksanakan 2

alzlrir

p'

;;;""';i v'itu pada pertensahan dan

akhir

PenYelenggaraan diklat;

q.

Pada setiap akhir pelajaran peserta wajib mengisi formulir

Evaluasi W'ldyaiswara/lnstruktur' Formulir

Evaluasi

Penyelenggara akan diberikan menjelang diklat berakhir'

20

(23)

Peserta diwaiibkan mengisi obyektif hasil penilaiannya dan menyerahkan

kepada

penyelenggara

melalui

pengurus

kelas.

III.

HAK I FASILITAS PESERTA DIKLAT

a-

Untuk

t"tu*n

peserta disediakan

**ti*:t^:eliputi

makan

pagi,

snack

pagi'

makan

siang'

snack sore

dan

makan

malam;

b.

PenginaPan /

asrama; . , ,-

r-

c.

Peserta akan mendapatkan

tas'

makalah dan ATK (block

note, ball Point)'

*-P"A-Tingkat

I -^-

NtP. 1i65i,021 1e9403 1 ooo

2l

(24)

JADWAL PELAJARAT DEAI' f,A;Ai _PNO'ruCSI

iinli$wltrs

PERTAIUAx

JAWATE"{GA"E

?A'Elrf, 2016

(.bt tEF@bea@Fci{tdd

Db.. R(6itn dd

?r@Po3o HcdtulunPl@inliJan Bud.yr fdje.t& Kodc

(25)

BADATT DITIltr PROUfig JA.W'TTEICCAIT

frgk r I rm. rs6Src2t t99403 1006

Referensi

Dokumen terkait

Tentunya salah satu faktor penting yaitu pengembangan dan peningkatan kualitas penyuluh pertanian melalui Pendidikan dan Pelatihan (Diklat). Selain itu penerapan

Dalam mendukung visi Pusat Penyuluhan Pertanian Badan PPSDMP yaitu Terwujudnya penyelenggaraan diklat yang profesional untuk mendukung pembangunan

gambaran data tentang efektivitas Pembinaan dan Pengembangan kinerja Tim Seleksi Peserta Diklat dalam menunjang keberhasilan penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Pegawai

Organisasi penyelenggaraan penilaian disusun dalam bentuk tim di semua tingkatan administrasi penyelenggara dan pelaksana penyuluhan pertanian, sebagai berikut: (1) Tim penilai

desa, Badan Pendidikan dan pelatihan provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Diklat reknis pengelolaan Keuangan Desa.. Provinsi Jawa Tengah Tahun

Penyelenggaraan Diklat Teknis Penyusunan Dokumen Akeditasi Puskesmas Provinsi lawa Tengah Tahun 2016 adalah Badan DIKI-AT Provinsi Jawa Tengah.. Waktu dan Tempat

Penyelenggaraan Diklat Teknis Penyusunan Dokumen Akreditasi Puskesmas Provinsi Jawa Tengah Tahun 2016 adalah Badan DIKIST Provinsi Jawa Tengah'.. Waktu dan

Bagaimana persepsi Penyuluh Pertanian terhadap pelatihan yang pernah diikuti yang dikaitkan dengan manajemen pelatihan pada Badan Pelaksana Penyuluhan Kabupaten Sarolangun Provinsi