16
BAB II
GAMBARAN UMUM SINERGI EVENT DAN BUMN-UKM GREAT SALE 2019
A. Profil Perusahaan Sinergi Event
Kota Solo sebagai kota budaya (heritage city) semakin giat mengembangkan sektor kepariwisataannya. Industri meeting, incentive, conference & exhibition (MICE) sebagai salah satu penggerak kepariwisataan, saat ini semakin dilirik oleh pemerintah kota Solo. M. Kisrul dalam bukunya meeting, incentive trip, conference, exhibition mendefisinikan “MICE” adalah suatu kegiatan kepariwisataan yang aktifitasnya merupakan perpaduan antara leisure dan business, biasanya melibatkan orang secara bersama (Kisrul, 2004 : 4).
MICE sebagai industri memiliki peranan yang sangat penting, terutama dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, membuka kesempatan usaha, dan menyerap tenaga kerja yang sangat banyak (massif) serta meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan hidup masyarakat disuatu negara. Penyebabnya karena industri MICE bersifat multiplier effect, high yield dan massif, artinya MICE sangat berpengaruh pada ekonomi secara makro dari sebuah event organizer dimana semua lapisan masyarakat terkait dan mencapai cakupan yang luas.
Dengan melihat peluang tersebut pemerintah kota Solo ingin mengembangkan industri MICE dengan cara memberikan dukungan sepenuhnya kepada event-event lokal, nasional hingga internasional yang diselenggarakan di Kota Bengawan. Dukungan tersebut tidak hanya dilakukan oleh Pemkot dengan commit to user commit to user
menggandeng pihak ke tiga, namun juga para investor pemilik perusahaan akomodasi, transportasi dan restoran. Keseriusan Pemkot untuk menjadikan Solo sebagai kota MICE disambut baik oleh penggiat wisata se-Soloraya. Seluruh elemen masyarakat dan praktisi bidang pariwisata khususnya praktisi MICE yang dalam hal ini pelaku event organizer, turut adil dalam mewujudkan progam pemerintah tersebut. Begitu banyak perusahaan event organizer di eks Karisidenan Surakarta (Soloraya). Sebagian besar bergerak didunia hiburan (entertaintment) dan pernikahan (wedding organizer). Hanya beberapa perusahaan saja yang bergerak di dunia pariwisata, salah satunya Sinergi Organizer.
1. Sejarah Sinergi Event
Sinergi Event merupakan pelopor event organizer yang khusus bergerak di dunia pariwisata khusunya MICE (meeting, incentive, conference and exhibition). Sinergi Event didirikan oleh bapak Daryono, SE pada tahun 2006 di Kartasura, Sukoharjo. Beralamat di Jalan A. Yani No. 356 Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah. Telepon (0271) 5843678, 2144388, 3100171 / fax (0271) 635936 / email : [email protected] ; [email protected] / website : www.sinergievent.co.nr ; www.sinergitravel.co.nr. Akta pendirian perusahaan nomor 05 / 1 Juni 2006 / SILVIANI TRI BUDI ESTI, SH dengan nomor NPWP 02-514-156-5-532-000. Perusahaan ini memiliki dua buah surat ijin usaha yaitu SIU Perdagangan No. 536/11.35/PK/XI/2012 dan SIU Pariwisata No. 556/43/X/2010 yang keduanya berlaku mulai tanggal 21 November 2012 s.d 22 November 2017. Sinergi Event juga telah mempunyai Tanda Daftar Perusahaan (TDIP) No. 113538200739 yang berlaku mulai 29
commit to user commit to user
Oktober 2012 s.d 29 Oktober 2017 dan izin gangguan No.
503/HO/426/X/2012 yang berlaku mulai 30 Oktober 2012 s.d 30 Oktober 2017.
Perusahaan ini didirikan dengan komitmen untuk turut serta mengembangkan kepariwisataan Soloraya. Komitmen tersebut diwujudkan melaui penyelenggarakan event-event dalam industri MICE (meeting, incentive, conference and exhibition). Pada tahun-tahun awal berdiri Sinergi Event hanya merupakan sebuah event organizer kecil dibawah pimpinan bapak Daryono, SH selaku direktur perusahaan. Bapak Daryono bertekad untuk menjadi sebuah event organizer yang besar seperti sekarang. Sempat mencicipi bekerja di kapal pesiar, dengan modal yang terbatas Bapak Daryono bertekad untuk tetap mendirikan perusahaan ini dengan menggangandeng sahabat karib beliau.
Bermodalkan basic pengetahuan dan pengalaman kerja sebagai crewship di sebuah kapal persiar mewah serta pengalaman di bidang perhotelan, Bapak Daryono memberanikan diri untuk membentuk sebuah event organizer yang khusus bergerak dibidang pariwisata. Kegiatan usaha utama perusahaan yang dimiliki yaitu event organizer yang bergerak di bidang MICE dan jasa Biro Perjalanan Wisata (BPW). Setelah beberapa kali mengalami kendala, akhirnya Sinergi Event dapat berdiri. Pada saat ini Sinergi Organizer sudah tidak lagi bertempat di Kartasura melainkan pindah ke Gedung Graha Solo Raya Lt 1 Jl Slamet Riyadi No.1 Suarakarta, tempat dijantung kota Solo. Letak lokasi yang sangat strategis tepat dititik 0 kilometer
commit to user commit to user
kota solo membuat Sinergi Event semakin maju. Hal itu dapat dilihat dari beberapa unit usaha seputar industri pariwisata yang didirikan dibawah naungan bendera Sinergi Event.
commit to user commit to user
2. Struktur Organisasi Sinergi Event
(Sumber : Kumpulan Dokumen & Sejarah Sinergi Event)
Struktur perusahaan CV. Sinergi Media Wisata terbagi menjadi 7 divisi yaitu director, officer administration, account & finance division, marketing &
relationship division, incentive travel division, creative & design devision, dan properties & general division. Masing masing divisi bertanggung jawab pada pekerjannya masing masing. Berikut tugas–tugas dari setiap divisi yang terdapat di CV. Sinergi Media Wisata :
commit to user commit to user
a. Director :
1) Membuat prosedur ketetapan untuk tiap manajer dalam mencapai tujuan dan sasaran perusahaan
2) Mengkoordinir setiap kegiatan dari para manajer serta menerima pertanggung jawabannya secara periodik
3) Mengangkat, mengganti, atau memberhentikan karyawan dan pegawainya 4) Membuat ketetapan operasional perusahaan dalam jangka pendek
b. Officer Administration Division : 1) Melakukan entry data perusahaan 2) Membuat laporan perpajakan 3) Melakukan arsip data
4) Membuat dokumen yang diperluakan disetiap kegiatan c. Account & Finance Division :
1) Mengawasi seluruh operasional keuangan yang ada di perusahaan, bertanggung jawab terhadap semua kegiatan yang ada kaitannya dengan keuangan.
2) Membuat prosedur pelaksanaan yang berkaitan dengan keuangan secara rinci serta menetapkan standar kerja lapangan demi menjamin agar tidak terjadi kebocoran di bidang keuangan.
d. Marketing & Relationship Division :
1) Membuat rencana dan rancangan strategi pemasaran produksi sesuai dengan trend pasar.
commit to user commit to user
2) Melakukan riset marketing sesuai perkembangan pasar, membuat operasioanl informasi perusahaan yang efisien dan melaporkan hasil kerjanya pada direktur secara berkala
e. Creative & Design Division :
1) Menciptakan desain yang sempurna dengan memasukan karya seni dan bahasayang sesuai denga bidang MICE
2) Menyampaikan pesan berupa jasa atau produk perusahaan kepada masyarakat dengan cara yang unik
3) Memposisikan diri sebagai pemecah masalah dalam kebuntuan komunikasi dengan menciptakan komunikasi baru dalam bentuk visual 4) Menciptakan desain yang informatif dan komunkatif yang bisa menyentuh
sisi psikis audiens
5) Selalu kreatif dan memiliki wawasan baru akan perkembangan audiens yang selalu berubah sewaktu-waktu
f. Properties & General Division :
1) Mendata segala kebutuhan peralatan dan perlengkapan pada dept.
pemasaran pada umumnya dan divisi – divisinya pada khususnya
2) Mempersiapkan segala perlengkapan yang telah di data divisi peralatan perlengkapan
3) Mengembangkan serta meningkatkan kualitas peralatan dan perlengkapan dept. pemasaran dan divisi divisinya
4) Mengatur penggunaan peralatan & perlengkapan marketing commit to user
commit to user
5) menerapkan sikap efisiensi dan efektivitas dalam penggunaan peralatan dan perlengkapan. (Sumber : Kumpulan Dokumen & Sejarah Sinergi Event)
B. Gambaran Umum BUMN-UKM Great Sale
Solo Great Sale merupakan event tahunan yang digelar oleh Pemkot Surakarta dan KADIN Solo untuk merespon bulan low season (perlambatan perekonomian) yang terjadi pada pelaku dunia usaha yang dinaungi oleh KADIN Solo. Masa low season biasanya terjadi di bulan Februari dimana perputaran bisnis berada pada titik rendah. Oleh karena itu Pemkot Surakarta dan Kadin Solo berupaya membuat event Solo Great Sale untuk menjawab kegelisahan dunia bisnis yang terjadi di Kota Solo ini. Adanya event Solo Great Sale ini diharapkan dapat membangun kembali aktivitas perputaran bisnis yang terjadi di Solo dan juga untuk meningkatkan jumlah wisatawan Solo. Seperti pada tahun sebelumnya, SGS 2019 akan diadakan mulai tanggal 1 hingga 28 Februari dan akan diramaikandengan berbagai event di Kota Solo diantaranya, Grebeg Sudiro, Perayaan Imlek, Kirab Budaya dan lainnya.
Tenant yang bergabung dalam Solo Great Sale 2019 akan memberikan diskon secara serempak. Konsumen yang berbelanja akan mendapatkan Solo Great Sale Card yakni kartu elektronik yang akan menyimpan data konsumen, data transaksi dan jumlah poin yang telah dikumpulkan. Dengan berbelanja minimal 50 ribu rupiah setiap transaksi maka konsumen akan diberikan 1 poin, dan berlaku keliptannya. Pada akhir bulan Februari nanti panitia akan
commit to user commit to user
mengundi seluruh poin transaksi yang masuk pada daftar SGS 2019 secara Luky Draw untuk merebutkan hadiah utama yakni unit Rumah dan berbagai hadiah menarik lainnya.
Solo Great Sale tahun 2019 berbeda dengan tahun sebelumnya, di tahun 2019 lebih semarak karena ikut melibatkan BUMN dan UKM dari berbagai daerah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Adanya event ini diharapkan dapat membantu pemodal-pemodal besar / pengusaha karena banyaknya brand-brand global yang meraup keuntungan seperti produk-produk branded yang berada di mall-mall besar / pusat pembelanjaan.
Saat ini destinasi Mall sudah merupakan bagian dari lifestyle masyarakat terutama yang tinggal di kota-kota besar seperti Solo. Melihat peran mall sebagai lifestyle, maupun sebagai sarana promosi dan pameran berbagai produk di masyarakat, maka KADIN kota Surakarta selaku panitia Solo Great Sale menyelenggarakan BUMN-UKM Great Sale yang bertempatkan di Solo Paragon Mall pada tanggal 14 – 17 Februari 2019.
1. Maksud dan Tujuan BUMN-UKM
Acara BUMN-UKM Great Sale mempunyai maksud dan tujuan, sebagai berikut :
a. Mensukseskan HUT Kota Solo 2019 melalui moment Solo Great Sale 2019
b. Menciptakan wahana promosi UMKM di Solo Raya (6 Kabupaten 1 Kota) dan UMKM di Indonesia di moment Solo Great Sale 2019
commit to user commit to user
c. Mendongkrak penjualan produk UMKM di Low Season kunjungan wisata
d. Mendayagunakan dan memanfaatkan mall, bahwa mall tidak hanya untuk produk-produk branded ternama, namun juga produk-produk UMKM, sehingga UMKM juga bisa mendapatkan berkah dan manfaat penyelenggarakan Solo Great Sale 2019
2. Penyelenggara Acara
Untuk menyemarakan acara Solo Great Sale pada tahun 2019 di Kota Solo adapun penyelangara yang ikut terlibat dalam acara ini sebagai berikut :
a. Kadin Kota Surakarta b. Pemkot Surakarta c. Sinergi Event
3. Progam Acara BUMN-UKM
Pada bulan februari selain adanya event BUMN - UKM di kota Solo juga diadakan beberapa event yang ikut memeriahkan Solo Great Sale 2019 adalah sebagai berikut :
a. Solo Imlek Festival (Chinesesse Traditional, Cullinary & Flying lampion)
b. Grebeg Sudiro (sedekah bumi, grebeg dan kembang api) c. Hari jadi kota Solo
d. Sendratari Ramayana Balekambang e. Festival Seni Budaya (WO, Ketoprak) f. Kampung Tiongkok
commit to user commit to user
g. Wisata Religi h. Live Music i. Kreatifitas Tenant
j. Indonesia Demokrasi Festival k. Hiburan lainnya
4. Profil Peserta BUMN – UKM
Peserta pameran BUMN – UKM Great Sale 2019 otomatis menjadi tenant Solo Great Sale yang berkewajiban memberikan discount dan untuk setiap pembelian minimum Rp 50.000 berhak mendapatkan poin kepada setiap pembeli / buyer dengan hadiah utama unit rumah, mobil, dan puluhan hadiah lainnya. Peserta yang ikut bergabung dalam acara BUMN – UKM adalah sebagai berikut :
a. Pemerintah Pusat Kementrian Terkait b. BUMN RI
c. Pemerintah Daerah Kota / Kabupaten / Provinsi d. UMKM – UMKM binaan di Solo Raya dan Indonesia e. BUMD / Asosiasi / Komunitas Kreatif
f. Pengusaha / Pengrajin
5. Profil Pengunjung BUMN – UKM
Pengunjung dalam acara BUMN – UKM otomatis menjadi sasaran dalam pemasaran para pemodal yang ikut bergabung dalam acara ini. Profil pengunjung adalah sebagai berikut :
commit to user commit to user
a. Wisatawan dan tamu undangan yang berkunjung di Kota Solo
b. Tamu-tamu yang menghadiri perayaan Imlek dan berbagai event budaya di Kota Solo
c. Pelaku / Pemerhati / akademisi di bidang industri kecil / UKM d. Pengunjung Solo Great Sale 2019
e. Pemerhati, Akademisi dan Media terkait 6. Promosi Dan Publikasi BUMN – UKM
Berbagai aktifitas promosi yang dilakukan oleh panitia event BUMN – UKM untuk menarik pengunjung diantaranya melalui:
a. Media cetak dan media elektronik yang terkemuka di Jawa Tengah b. Media Online ( Twitter, Facebook, Instagram, Website, Broadcast,
Banner, BBM)
c. Media luar ruangan : umbul-umbul, baliho, small banner vertikal banner dan spanduk yang akan dipasang di tempat yang strategis.
d. Poster, leaflet, brosurr, promosi via SMS dan invitation card
e. Undangan khusus pengunjung profesional seperti buyer, pengusaha, pejabat, dan investor, asosiasi (makanan, holtikultura, pertanian, perdagangan)
f. Konferensi Pers dan Pers Release. (Sumber : Proposal BUMN-UKM Great Sale 2019).
commit to user commit to user