Kebenaran historis Alkitab: Seberapa
sahih teks dan tradisi yang diturunalihkan?
Anwar Tjen
“Kita tidak mulai berada di dunia ini dengan dokumen-dokumen mengenai Tuhan. Di Taman Firdaus, di senja yang sejuk, Dia mengunjungi kita secara
pribadi untuk berbicara dengan kita. Pena dan kertas tak diperlukan; karena ada
kontak langsung, mata beradu mata”
(Prof. Jacob van Bruggen)
Firman Hidup, Relasi Hidup
Pada mulanya …(Kej 1.1; Yoh 1.1)
Pada mulanya adalah “Kata”
Pada mulanya, belum ada kemampuan baca-tulis; semuanya bergantung pada ingatan
Di balik semua catatan dalam Alkitab, terdapat proses penurunalihan yang kompleks
Berlangsung lebih dari 1200 tahun (sekitar abad 10 seb.M. sampai abad 1 ses.M.)
• MULAI DARI KESENJANGAN TEKSTUAL:
BENARKAH MASIH SAHIH/OTENTIK?
• Harus diakui, tidak ada lagi tulisan tangan aslinya (otografa)
• Faktor manusiawi: perubahan dalam penyalinan selama ribuan tahun
• Perubahan-perubahan awal sudah teramati dalam Alkitab Ibrani sendiri:
• Serupa tapi tak sama:
– Isyboset (2Sam 2.8) = Esybaal (1Taw 8.33)
Yerubeset (2Sam 11.21) = Yerubaal (Hak 6.32)
– Mzm 14 (YHWH) = 53 (Elohim)
– Dodanim (Kej 10.4) = Rodanim (1Taw 1.7)
KESAHIHAN SALINAN-SALINAN: KASUS PL Sebelum penemuan naskah-naskah Laut Mati (Dead Sea Scrolls) sejak 1947,
naskah Ibrani tertua yang kita miliki berasal dari abad ke-11: salinan kaum Masoret yang terkenal penuh dedikasi (Kodeks Leningrad 1009, diterbitkan
sebagai Biblia Hebraica Stuttgartensia, dan terkini Biblia Hebraica Quinta;
Deutsche Bibelgesellschaft)
Edisi modern BHS/BHQ
Kapan mulai ada pembakuan teks?
Dipicu dan dipacu oleh hancurnya Bait Allah (sejak 70 M)
Tokohnya Rabi Akiba (+ kr 135 M), ahli kitab sekaligus penentang Kekristenan yang luar biasa
Para penyalin paling setia: kaum Masoret
Catatan mereka disebut MASORAH (‘tradisi’)
Menurut tradisi, berasal dari zaman Ezra (bdk.
7.6), disebut ֙רי ִה ָמ רֵ֤ פֹס “ahli kitab” (sofer mahir):
Generasi berikut disebut soferim: “karena mereka menghitung semua huruf dalam Torah” (Talmud b. Qidd 30a): Menurut
catatan akhir Kejadian: “jumlah ayat dalam kitab ini adalah 1534”
BOBOT TEKS MASORET
Kutipan dari Talmud: “Para tua-tua disebut
soferim
, sebab merekamenghitung setiap huruf dalam Torah.
Mereka katakan, huruf
waw
dalam kataןו ֹ֜ח ָג adalah konsonan tengah dalam Torah, kata שׁ ַ֛ ר ָד שׁ ֹֹ֥ר ָד (Im 10.16) kata tengahnya, dan ח ָָּ֔ל ג ְת ִִ֨ה ְו (Im 13.33) ayat tengahnya.”
(b. Qidd 30)
Gulungan Laut Mati (Dead Sea Scrolls)
1947-1956
ditemukan 800an naskah tertua di gua-gua sekitar Qumran, usianya antara 150 sM –
100 M
200 gulungan
berisi kitab-kitab dalam Alkitab
Gulungan Laut Mati (Dead Sea Scrolls; DSS
Pentingnya
Prof. W.F. Albright (1891-1971): “The greatest manuscript discovery of
modern times”
Bukti tekstual tertua terhadap naskah- naskah Alkitab Ibrani (Perjanjian Lama)
Naskah-naskah Laut Mati (DSS)
memungkinkan kita membandingkan salinan Masoret dan salinan dari abad ke-2 sM
Perbandingan antara salinan kitab Yesaya versi Masoret dan gulungan
kitab Yesaya dari Qumran menunjukkan, kebanyakan perbedaannya bersifat
ortografis (ejaan)!
Kodeks Leningrad B19A (1009)
Mirip dengan Gulungan Laut Mati &
Septuaginta (terjemahan Yunani perdana)
Teks konsonan sangat stabil walau terpaut lebih dari 1000 tahun dari DSS
Dalam kitab Yesaya hanya 107 perbedaan ortografi (contoh: Yes 48.18)
֙ר ָּהָּנַכ י ִ֤ ִהְיַו י ָ֑ ָּתוֹ ְצ ִמ ְל ָּת ְב ַׁ֖ ַש ְק ִה אוּ ֥ל ךָ ֶ֔ מוֹל ְׁש
(DSS tanpa huruf WAW penanda vocal)
Perhatikan penulisan kata “Immanuel” (Isa 7.14)
Teks Masoret:
la wnm[
1QIsa 7.14:
lawnm[
JUJUR PADA KESULITAN TEKS
Ketika teksnya “sulit”: 1 Sam 13.1
%l:ßm' ~ynIëv' yTeäv.W Ak+l.m'B. lWaåv' hn"ßv'-!B, lae(r"f.yI-l[;
Teks Masoret berbunyi: “Saul [setahun]
usianya pada waktu menjadi raja dan []
dua tahun ia memerintah atas Israel”
TL Sebermula, maka sudah lalu setahun Saul menjadi raja, dan sudah tahun yang kedua ia kerajaan atas orang Israel, maka dipilih Saul bagi dirinya tiga ribu orang ...
KJV (= NKJV) Saul reigned one year; and when he had reigned two years over Israel, Saul chose him three thousand men ...
NIV (= REB) Saul was thirty years old when he became king, and he reigned over Israel forty-two years (bdk. Kis 13.21)
Bdk. terjemahan berikut:
TB Saul berumur sekian tahun ketika ia
menjadi raja; dua tahun ia memerintah atas Israel (bnd. Luth Saul war... Jahre alt, als er König wurde, und zwei Jahre regierte er über Israel; TOB Saül avait ... ans lorsqu'il devint roi et il régna deux ans sur Israël; NJB Saül était âgé de... ans lorsqu'il devint roi, et il régna deux ans sur Israël)
NRS Saul was... years old when he began to reign; and he reigned... and two years over Israel (bnd. EU Saul war... Jahre alt, als er König wurde, und er regierte zwei... Jahre über Israel).
KESAHIHAN SALINAN-SALINAN: KASUS PB
Ada ribuan salinan teks PB, di antaranya ada yang berasal dari sekitar tahun 200! Kodeks
Vatikanus: pertengahan abad ke-4 (mulai Ibr 9.14 teksnya hilang)
Kodeks Sinaitikus: pertengahan abad ke-4, ditemukan di biara St. Katherina, Sinai
Kodeks Aleksandrinus: awal abad ke-5 (Mat 1-24, Yoh 7-8; 2Kor 4-12 hilang)
Kodeks Bezae: abad ke-5, berisi Mat-Yoh, 3 Yoh, Kis
Selain kodeks, ada banyak papirus telah ditemukan, antara lain:
P5 (abad ke-3): dua lembar berisi Yoh 1 dan 20 P45 (awal abad ke-3): 30 lembar berisi bagian kitab-kitab Injil dan Kisah Para Rasul
P46 (sekitar tahun 200): 86 lembar berisi surat- surat Paulus, termasuk surat Ibrani
P52 (sekitar tahun 135): fragmen berisi empat ayat dari Yoh 18
P66 (sekitar tahun 200): sebagian besar Injil Yohanes
P52 (Yoh 18.31-33), ± thn135
ΟΙ ΙΟΥΔΑΙΟΙ ΗΜΙΝ ΟΥΚ ΕΞΕΣΤΙΝ ΑΠΟΚΤΕΙΝΑΙ
OYΔΕΝΑ ΙΝΑ Ο ΛΟΓΟΣ ΤΟΥ ΙΗΣΟΥ ΠΛΗΡΩΘΗ ΟΝ ΕΙ-
ΠΕΝ ΣHΜΑΙΝΩΝ ΠΟΙΩ ΘΑΝΑΤΩ ΗΜΕΛΛΕΝ ΑΠΟ-
ΘΝHΣΚΕΙΝ ΕΙΣΗΛΘΕΝ ΟΥΝ ΠΑΛΙΝ ΕΙΣ ΤΟ ΠΡΑΙΤΩ-
ΡΙΟΝ Ο ΠIΛΑΤΟΣ ΚΑΙ ΕΦΩΝΗΣΕΝ ΤΟΝ ΙΗΣΟΥΝ ΚΑΙ ΕΙΠΕΝ ΑΥΤΩ ΣΥ ΕΙ O ΒΑΣΙΛΕΥΣ ΤΩΝ ΙΟΥ-
ΔAΙΩN
CONTOH PB:
1Yoh 5.7-8: rumusan Trinitas, hanya
dalam salinan 61 (abad ke-16), ms. 88 (abad ke-12), ms. 629 (abad ke-14/15) dan ms. 635 (abad ke-11); terjemahan Latin, Vulgata (abad ke-9)
Mat 6.13; Mrk 16.9-18; Yoh 7.53-8.11:
tidak terdapat dalam naskah-naskah tertua
PENELITIAN NASKAH (
textual criticism
) dalam batas-batas yangdimungkinkannya dapat mendekatkan kita kepada teks-teks “otentik”
Variasi memang banyak (untuk PB
sekitar 300.000-400.000; B. Ehrman), tetapi yang benar-benar mempengaruhi arti hanya sedikit:
Perbedaan ejaan dan kesalahan tak bermakna (mis. Ioannes vs Ioanes)
Perbedaan kecil yang tak mempengaruhi makna (mis. mayoritas manuskrip muda suka
menambahkan “Yesus” di awal perikop)
Perbandingan statistik
Livy 59 s.M.-17 ses.M. Abad ke-4 27 Tasitus 56-120 ses.M. Abad ke-9 3
Suetonius 69-140 ses.M Abad ke-9 200+
Thukydides 460-400 s.M. Abad ke-1 ses.M. 20 Herodotus 484-425 s.M. Abad ke-1 ses.M. 75 PERJANJIAN BARU Sekitar 100-150 ses.M. Sekitar
5.700 (hanya manuskrip Yunani yang dihitung ditambah lebih dari 10.000 dalam bahasa Latin, lebih dari 1 juta kutipan dari para bapa gereja dsb.)
Banyak varian tetapi tak signifikan
Perbedaan yang mempengaruhi makna teks tetapi tidak mampu bertahan
Perbedaan yang mempengaruhi makna teks dan mampu bertahan
Kecuali contoh yang teramat langka, seperti
rumusan Trinitas (1Yoh 5.7-8), tidak ada yang sampai mengubah pemahaman iman secara
signifikan
KEBENARAN ISI ALKITAB: SEBERAPA AKURAT?
#r<a'(h' taeîw> ~yIm:ßV'h; taeî ~yhi_l{a/ ar"äB' tyviÞarEB
.Bereshit bara’ ’elohim ’et hashamayim we’et ha’arets
Pada mulanya Allah menciptakan langit
dan bumi (Kej 1.1): pernyataan “historis”?
Benarkah Musa penulis kitab Taurat?
Bagaimana dengan catatan tentang kematian Musa (Ul 34)?
DIDIKTE KATA DEMI KATA?
Sebagian nubuat ditulis oleh murid nabi atau juru tulis seperti Barukh (Yer 36.27):
Maka Yeremia mengambil gulungan lain dan memberikannya kepada juru tulis Barukh bin Neria yang menuliskan di dalamnya langsung dari mulut Yeremia segala perkataan yang ada di dalam kitab yang telah dibakar
Yoyakim, raja Yehuda dalam api itu. Lagipula masih ditambahi dengan banyak perkataan seperti itu (Yer 36.32)
Proses sejarah di balik teks
Awalnya ada peristiwa yang dituturkan secara lisan dari generasi ke generasi Proses lisan tidak menyangkal adanya perubahan dan reaktualisasi: perbedaan tidak harus dibenturkan atau
diselaraskan
Ingatan tidak sekadar informasi, tetapi juga interpretasi “kreatif”
Kitab Suci ditulis atas dorongan Roh Kudus (diilhami):
Yang terutama harus kamu ketahui,
ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut
kehendak sendiri, sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak
manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah (2Ptr 1.20-21)
DIILHAMI, BUKAN “DIRASUKI”,
kemampuan dan pandangan penulis tidak diseragamkan
Mengapa ada perbedaan keempat Injil?
Bahasa Injil Markus “sederhana”, bahasa surat-surat Paulus lebih
“terdidik” (bdk. Rm 1.1-7, satu kalimat dalam teks Yunani)
Adakalanya, sumber yang dikutip juga tidak persis (Mat 27.9/Za 11.13; Mrk 1.2/Mal 3.1; Kis 7.16/Kej 23.9)
Meski ada beberapa teks yang kabur, pesan Alkitab tidak menjadi kabur
karenanya
Makna dan ajaran Alkitab tidak
mengandalkan bagian tertentu saja tetapi konteks seutuhnya, bahkan seluruh isi Alkitab
LEBIH DARI CUKUP UNTUK
MENGAJARKAN KESELAMATAN:
Tidak semua dituliskan, sebagian
“arsip”nya sudah hilang, tetapi semua yang tercatat menyediakan bagi umat percaya sumber yang otentik untuk
mengajarkan kepada kita kebenaran yang menyingkapkan kehendak dan rencana Allah bagi dunia ini
Contoh dari PL: “kitab Orang Jujur” (Yos 10.13), “kitab raja-raja Yehuda” (1Raj
14.29) tidak diketahui lagi rimbanya
Juga tentang Yesus (Yoh 21.25): “Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka
agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.”