• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV GAMBARAN UMUM KOTA MALANG DAN KITABISA.COM. Letak geografis Kota Malang terletak di tengah-tengah wilayah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB IV GAMBARAN UMUM KOTA MALANG DAN KITABISA.COM. Letak geografis Kota Malang terletak di tengah-tengah wilayah"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

58 BAB IV

GAMBARAN UMUM KOTA MALANG DAN KITABISA.COM

4.1 Kota Malang

4.1.1 Letak Geografis

Letak geografis Kota Malang terletak di tengah-tengah wilayah Kabupaten Malang dengan ketinggian antara 440 – 667 meter di atas permukaan air laut.

Gambar 4.1 Lokasi Kota Malang

Sumber: Google Maps

4.1.2 Profil Kota Malang

Kota Malang yang juga dikenal dengan julukan Kota Pendidikan ini didirikan saat masa Kerajaan Kanjuruhan. Letaknya ada di dataran tinggi dengan luas 110.06km2. Dilansir dari laporan Kota Malang Dalam Angka 2020 milik Badan Pusat Statistik Kota Malang, penduduk Kota Malang per tahun 2019 mencapai 927.285 jiwa dengan kepadatan penduduk 8.718 jiwa/km2 dan pertumbuhan penduduk 1,23% per tahunnya. Ratusan ribu

(2)

59 jumlah penduduk tersebut didominasi oleh suku Jawa dan Madura. Kota Malang memiliki semboyan “Malang Kucecwara” yang artinya adalah

“Tuhan Menghancurkan yang Bathil, Menegakkan yang Benar’.

Gambar 4.2 Logo Kota Malang

Sumber: malangkota.go.id

4.1.3 Jumlah Penduduk Kota Malang

Masih dilansir dari laporan Kota Malang Dalam Angka 2020 milik Badan Pusat Statistik Kota Malang yang menyatakan bahwa penduduk Kota Malang per tahun 2019 mencapai 927.285 jiwa dengan kepadatan penduduk 8.718 jiwa/km2 dan pertumbuhan penduduk 1,23% per tahunnya. Tersebar di 5 kecamatan; yakni Kedungkandang = 202.514 jiwa, Sukun = 111.053 jiwa, Klojen = 220.055 jiwa, Blimbing = 214.650 jiwa, Lowokwaru = 179.013 jiwa.

Masyarakat Kota Malang juga diisi oleh para pendatang yang mayoritas adalah pekerja, pelajar, dan pedagang. Beberapa ada yang menetap di Malang dan sebagian hanya menetap dalam kurun waktu tertentu.

(3)

60 4.1.4 Suku dan Agama

Penduduk asli Kota Malang berasal dari berbagai suku, mayoritas adalah suku Jawa, Madura, dan sebagian kecil keturunan Cina dan Arab. Dan saat ini telah banyak pendatang dari suku lain seperti suku Betawi, Melayu, Sunda, Kutai, Banjar, dan lainnya.

Mayoritas masyarakat Kota Malang memeluk agama Islam.

Selanjutnya diikuti oleh agama Kristen, Katolik, Hindu, lalu Budha.

Tabel 4.1 Statistik Jumlah Agama yang Dianut Penduduk Malang

Sumber: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Malang

4.1.5 Pekerjaan

Dari Hasil Pendataan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Tahun 2018, sebesar 31,07% penduduk Kota Malang bekerja pada sektor lapangan usaha perdagangan besar, eceran, rumah makan, dan hotel. Mereka rata-rata bekerja pada empat sektor lapangan usaha tersebut. Dan pada tahun 2019, jumlah penduduk usia kerja di Kota Malang sebanyak 695.378 orang.

Penduduk pada usia 15 -24 tahun merupakan penduduk dengan usia kerja terbesar dibanding dengan kelompok usia lainnya. Hal ini karena semakin

(4)

61 meningkatnya jumlah kuota dari perguruan tinggi di Kota Malang sehingga menyebabkan penduduk usia 15 – 24 tahun dari daerah lain berpindah dan akhirnya menetap di Kota Malang. Per tahun 2019, dari 695.378 Penduduk Usia Kerja (PUK), sebanyak 430.552 jiwa telah bekerja.

Tabel 4.2 Indikator Ketenagakerjaan di Kota Malang, 2018-2019

(Sumber: Laporan Eksekutif Ketenagakerjaan Kota Malang)

4.1.6 Tingkat Pendidikan

Dari Hasil Pendataan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Tahun 2019 untuk pendidikan tertinggi penduduk Kota Malang yang berumur 15 tahun ke atas, lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) menjadi mayoritas

(5)

62 pendidikan tertinggi dengan rincian sebanyak 113.390 jiwa. Disusul dengan tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebanyak 126.051 jiwa dan tingkat Universitas sebanyak 119.669 jiwa. Tingkat buta huruf bagi penduduk berumur 15 tahun ke atas di Kota Malang pun terbilang rendah, yakni hanya 1,83%.

Tabel 4.3 Jumlah Penduduk Berumur 15 Tahun ke Atas Menurut Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan

PENDIDIKAN TERTINGGI JUMLAH

Tidak/Belum Pernah

Bersekolah 4.682

Tidak/Belum Tamat SD 43.436

Sekolah Dasar 99.008

Sekolah Menengah Pertama 113.390

Sekolah Menengah Atas 162.119

Sekolah Menengah Kejuruan 126.051

Diploma I/II/III 26.614

Universitas 119.669

(Sumber: Survei Angkatan Kerja Nasional 2019)

4.1.7 Pengeluaran Penduduk

Pengeluaran penduduk Kota Malang pada tahun 2019 yakni sebesar Rp1.608.906,- dengan rincian: Rp616.123,- untuk pengeluaran makanan dan Rp992.783 untuk pengeluaran bukan makanan. Jadi 38,29% untuk pengeluaran makanan dan 61,71% untuk pengeluaran non makanan.

4.2 Kitabisa.com

4.2.1 Platform Kitabisa

Kitabisa adalah wadah penghubung kebaikan yang mempertemukan para pelaku kegiatan sosial dengan para donatur penggalangan dana.

(6)

63 Kitabisa.com adalah platform digital milik Indonesia untuk menggalang dana dan berdonasi secara online. Gerakan dalam platform Kitabisa biasa disebut crowdfunding, yakni penggalangan dana online. Hingga tahun 2018 akhir,

Kitabisa telah berhasil mendanai 23.371 kampanye sosial, mengumpulkan donasi sejumlah Rp.660.877.459.159, dan menggabungkan 1.944.544 orang untuk ikut berpartisipasi. Seluruh proses transaksi di Kitabisa.com dilakukan secara transparan karena setiap donasi akan terlihat pada bagian “donatur”

dalam profil kampanye di website Kitabisa. Ditambah dengan adanya laporan pertanggungjawaban kegiatan dan keuangan. Website Kitabisa pun memiliki fitur yang lengkap dan mudah dipahami oleh pengguna. Semua jawaban terkait donasi, penggalangan dana, dan berbagai program lainnya telah tersedia di sana.

Gambar 4.3 Tampilan Platform di Website Kitabisa.com

Kitabisa adalah platform digital yang memiliki berbagai macam kampanye sosial. Kampanye tersebut nantinya disebarluaskan di berbagai media sosial agar semakin banyak orang turut berpartisipasi dalam kampanye, entah dengan berdonasi atau ikut publikasi. Kitabisa memperluas jangkauan

(7)

64 publikasi mereka di Instagram, Facebook, Twitter, Youtube, LinkedIn, dan UrbanHire.

Gambar 4.4 Ikon Media Sosial Milik Kitabisa

Kitabisa memanfaatkan kemajuan teknologi untuk mendorong budaya gotong royong dan semangat kebaikan masyarakat agar lebih berdampak positif sehingga mereka dapat menggalang dana untuk banyak hal yang ingin mereka bantu. Dalam menjalankan platform sosial ini, Kitabisa pun sudah mengantongi izin galang dana yakni izin PUB (Pengumpulan Uang dan Barang) dari Kementerian Sosial dengan SK Menteri No.478/HUKPS/2017 untuk kategori umum dan kategori bencana alam. Kitabisa juga rutin diaudit oleh Kantor Akuntan Publik dengan hasil Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebagai bentuk transparansi pada masyarakat dan pemerintah.

Gambar 4.5 Tampilan Izin Galang Dana di Website Kitabisa.com

4.2.2 Sejarah Kitabisa

Kitabisa lahir kali pertama sebagai gerakan sosial pada tahun 2013.

Kehadiran Kitabisa berawal dari keinginan Alfatih Timur, yang akrab disapa Timmy, untuk membantu orang melalui digital. Ia ingin membuat wadah bagi

(8)

65 siapapun yang ingin mewujudkan proyek sosial. Hal ini terinspirasi dari sikap Ayah Timmy yang selalu mengajarkannya untuk memiliki jiwa sosial tinggi.

Selain ayahnya, Timmy juga terinspirasi dari sosok Rhenald Kasali, seorang akademisi, praktisi bisnis, sekaligus Guru Besar Universitas Indonesia saat Timmy menjalani pendidikan di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI). Dan akhirnya berdirilah Kitabisa sebagai platform galang dana dan donasi secara online.

Kitabisa pun beralih fokus menjadi wadah donasi online yang membentuk platform melalui website Kitabisa.com pada 17 September 2014.

Website tersebut resmi diluncurkan di America Pasific Palace Jakarta didampingi oleh Rhenald Kasali sebagai Pembina Kitabisa dan CO-Founder Vikra Ijas. Lalu pada tahun 2017 akhirnya Kitabisa meluncurkan aplikasi.

Kini Kitabisa telah menggabungkan lebih dari 1 juta donatur dan menyalurkan lebih dari Rp 500 miliar donasi.

4.2.3 Galang Dana di Kitabisa

Kitabisa menyediakan wadah menggalang dana secara online melalui sebuah Campaign (kampanye), yakni istilah untuk halaman penggalangan dana di Kitabisa. Campaign dibuat oleh Campaigner yaitu kelompok, individu, badan usaha, atau organisasi yang menggunakan fasilitas penggalangan dana dan bertanggung jawab atas pelaksanaan Campaign. Para Campaigner harus membuat akun terlebih dahulu di Kitabisa untuk dapat menggalang dana dengan melengkapi syarat verifikasi identitas.

(9)

66 Gambar 4.6 Alur Penggalangan Dana di Kitabisa

Gambar 4.7 Alur Verifikasi hingga Pencairan Dana

Buat akun di Kitabisa dengan email atau nomor

WhatsApp.

Klik tombol

"Galang Dana".

Pilih kategori galang dana.

Isi formulir identitas diri dan tuliskan detail penggalangan dana.

Penggalangan dana masuk proses verifikasi oleh Tim

Kitabisa.

Jika lolos verifikasi, sebarkan link galang dana

agar banyak yang membantu.

Wajib menulis laporan update yang berisi kondisi

pihak yang dibantu melalui fitur “Tulis Kabar”.

Jika penggalangan dana sudah berakhir, tunggu proses pencairan dana

dalam 1x24 jam.

Kitabisa mengirim dana ke rekening yang bersangkutan.

Wajib menulis laporan donasi terakhir di fitur

“Tulis Kabar”.

Kitabisa mengirim pemberitahuan ke email/sms donatur bahwa

galang dana berakhir beserta laporan donasi.

Verifikasi identitas melalui KTP atau tanda pengenal lain yang diakui negara.

Verifikasi nomor ponsel dan nomor WhatsApp.

Verifikasi cerita dengan kerjasama antara Tim Trust & Safety Kitabisa dengan beragam pihak seperti lembaga amal, rumah sakit, dll.

[Situasi Tertentu] Verifikasi cerita dengan meminta dokumen tambahan,wawancara via telepon, atau kunjungan langsung.

VERIFIKASI PENCAIRAN DANA:

a. Untuk kategori medis

Pencairan dana langsung dikirimkan ke rekening tagihan rumah sakit yang bersangkutan, selebihnya juga dapat digunakan untuk pembelian obat dengan menyertakan bukti pendukung yang sah.

b. Untuk kategori non medis

Pencairan dana bisa dilakukan jika sudah lolos verifikasi galang dana.

c. Jika tidak lolos prosedur verifikasi, maka dana yang terkumpul tidak dapat dicairkan oleh penggalang dana.

d. Kitabisa tidak memberikan dana hasil penggalangan secara langsung, melainkan dana akan dicairkan dan dikirim ke rekening yang bersangkutan. Kitabisa hanya sebagai sarana untuk menggalang dana secara online.

(10)

67 Gambar 4.8 Contoh Campaign di Website Kitabisa.com

Pastikan bahwa galang dana yang dibuat sesuai dengan Community Guideline Kitabisa. Selain itu, penggalangan dana tidak boleh memakai nomor

rekening pribadi, harus atas nama lembaga/komunitas/yayasan. Dan untuk kategori Bantuan Medis & Kesehatan, lampirkan dokumen medis dari rumah sakit atau puskesmas yang menjelaskan kondisi kesehatan dan biaya yang dibutuhkan. Adapun Community Guideline Kitabisa meliputi kewajiban dan larangan bagi penggalangan dana:

A. Syarat Penggalang Dana:

1. Memberi informasi yang benar, jujur, dan dapat dibuktikan terkait konten dihalaman galang dana.

2. Menggunakan tata krama dan etika dalam memberikan informasi, menyebarkan, dan mengajak orang untuk berdonasi (tidak merugikan pihak lain dan tidak memaksa).

3. Transparansi dalam memberikan informasi selama masa penggalangan dana berlangsung, bersedia dihubungi untuk diminta keterangan lebih lanjut jika diperlukan, dan menjaga transparansi penggunaan dana melalui fitur Tulis Kabar (perkembangan donasi).

(11)

68 B. Larangan Penggalangan Dana:

1. Memberi informasi yang tidak benar 2. Memuat konten cyber-bullying

3. Memuat konten yang disturbing (luka parah yang terlihat jelas, korban kecelakaan, jenazah, dll)

4. Memuat konten pornografi

5. Memuat konten ujaran kebencian dan SARA 6. Memuat copyright atau milik pihak lain tanpa izin 7. Menggalang dana yang mengganggu ketertiban umum 8. Menggalang dana untuk kegiatan politik praktis

9. Menggalang dana tanpa izin Penerima Manfaat/Wali Penerima Manfaat 10. Menggalang dana untuk hutang

11. Menggalang dana untuk zakat atau kurban (karena bentuk penggalangan dana ini hanya dapat dilakukan oleh partner resmi Kitabisa)

12. Menggalang dana untuk keperluan tersier

13. Menggalang dana non-medis tidak boleh dilakukan untuk kepentingan pribadi (Contoh: Bantu saya untuk menikah, Bantu saya untuk menikah)

Masyarakat dapat turut serta melaporkan penggalangan dana yang terindikasi melakukan pelanggaran dengan cara menggunakan fitur

“Laporkan” yang tersedia disetiap halaman donasi atau melakukan pengaduan melalui kitabisa.com/help. Untuk melaporkan pelanggaran, harus disertai dengan data penunjang berupa; nama lengkap, nomor ponsel, serta email pelapor, link berita/website, foto/ dokumen pendukung, dan menuliskan detail laporan. Tim Kitabisa tidak akan menampilkan data maupun identitas pelapor

(12)

69 untuk umum. Selanjutnya Kitabisa akan melakukan proses investigasi dan jika hasilnya terbukti melakukan pelanggaran, maka Kitabisa berhak menutup halaman penggalangan dana, akun Kitabisa penggalang dana dinonaktifkan, mengembalikan seluruh dana ke para donatur atau mengalihkan dananya pada penggalangan dana serupa, dan menindak tegas sesuai peraturan yang berlaku.

Gambar 4.9 Fitur “Laporkan” di Tiap Halaman Campaign

Rincian para donatur beserta besar nominal rupiah yang didonasikan dapat dilihat secara langsung dan terbuka pada setiap halaman Campaign.

Keberhasilan Campaign di Kitabisa bergantung pada banyak faktor, seperti luas jaringan, kualitas konten, dan upaya dari Campaigner.

Gambar 4.10 Rincian Jumlah Dana Masuk di Halaman Campaign

(13)

70 Kitabisa menyediakan penjelasan lengkap mengenai tata cara penggalangan dana dan tata cara berdonasi di Kitabisa Help Center yang bisa diakses melalui https://kitabisa.zendesk.com/hc/en-us. Bahkan tersedia cara publikasi dan template deskripsi campaign yang baik.

Gambar 4.11 Contoh Deskripsi Campaign dari Kitabisa

4.2.4 Donasi di Kitabisa

Siapapun dapat berdonasi di Kitabisa, baik yang tidak memiliki akun maupun yang sudah memiliki akun Kitabisa. Terdapat fitur donasi anonim yakni donasi yang tidak menampilkan nama donatur di halaman donasi.

Metode pembayaran juga beragam, yaitu Virtual Account, Credit Card, Transfer Bank, Dompet Kebaikan, GoPay, Jenius Pay, Link Aja, DANA, dan Shopee Pay. Donatur akan menerima laporan perkembangan donasi yang berisi kabar terbaru dari orang yang dibantu dan jumlah dana yang sudah terkumpul. Kitabisa mengenakan biaya administrasi sebesar 5% dari total donasi yang terkumpul untuk semua kategori donasi kecuali bencana alam dan zakat.

(14)

71 Gambar 4.12 Alur Berdonasi di Kitabisa

Gambar 4.13 Rincian Perkembangan Campaign yang Dikirim ke Email Donatur

Kunjungi Kitabisa.com.

Pilih galang dana yang ingin dibantu.

Transfer jumlah donasi ke nomor rekening Kitabisa

yang muncul di akhir donasi online.

Isi nominal, pilih metode pembayaran, dan identitas diri (bisa memilih anonim).

Menerima notifikasi via sms dan/atau email saat donasi

terverifikasi.

Klik tombol

“DONASI SEKARANG”

pada halaman gtalang dana.

Menerima laporan perkembangan donasi via sms dan/atau email.

(15)

72 4.2.5 Program Kitabisa

Berkomitmen untuk menghubungkan jutaan kebaikan, Kitabisa memiliki beberapa program yang ditawarkan bagi para penggunanya. Per April 2020, ada 4 program; Donasi, Zakat, Kitabisa Plus, dan Donasi Rutin.

Gambar 4.14 Program Kitabisa di Website Kitabisa.com

a. Donasi

Melalui sistem crowdfunding, siapapun dapat melakukan donasi di Kitabisa secara online dengan mudah. Fitur dan laporan penggalangan dana Kitabisa dibuat dengan mudah, aman, dan transparan. Para donatur dapat donasi dengan berbagai metode pembayaran dengan minimal jumlah donasi yakni Rp1000. Para pengguna juga dapat mengakses platform Kitabisa 24 jam dalam sehari dan dapat tahu dampak donasi yang mereka ikuti.

Gambar 4.15 Contoh Program Donasi di Kitabisa.com

Kitabisa memiliki 20 kategori donasi, yakni: Bencana Alam, Balita & Anak Sakit, Bantuan Medis & Kesehatan, Produk

& Inovasi, Beasiswa & Pendidikan, Lingkungan, Kegiatan Sosial, Sarana & Infrastruktur, Karya Kreatif (Film, Buku, dll), Menolong

(16)

73 Hewan, Hadiah & Apresiasi, Rumah Ibadah, Difabel, Zakat, Panti Asuhan, Kemanusiaan, Modal Usaha, Run for Charity, Family for Family, dan Birthday Fundraising.

b. Zakat

Kitabisa menyediakan layanan zakat maal di laman zakat.kitabisa.com. Ada kalkulator zakat yang dapat digunakan untuk menghitung zakat dengan cara memasukkan jumlah gaji, jumlah penghasilan di luar gaji, dan tanggungan cicilan.

Gambar 4.16 Program Zakat di Kitabisa.com

c. Kitabisa Plus

Kitabisa menyediakan program tolong menolong antar donatur khusus kategori kesehatan melalui laman plus.kitabisa.com dengan cara mengajukan bantuan jika terdiagnosis sakit kritis.

Nilai “Plus” dari program ini yang membedakan dengan program Galang Dana adalah kita dapat membantu pengguna lain dan kebaikan itu akan kembali ke kita sehingga saat kita sakit kritis, kita dapat mengajukan bantuan di Kitabisa Plus. Program ini telah

(17)

74 memiliki izin Pengumpulan Uang dan Barang (PUB) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. Setiap pengguna Kitabisa, baik yang pernah atau belum pernah berdonasi, dapat mengajukan bantuan di Kitabisa Plus selama memenuhi syarat dan ketentuan.

Gambar 4.17 Program Kitabisa Plus di Kitabisa.com

d. Donasi Rutin

Program ini menawarkan sistem pembayaran otomatis melalui rekening atau kartu kredit donatur setiap bulan. Sebelum mengikuti program ini, donatur harus terlebih dahulu menentukan tanggal penarikan pembayaran dan pilihan kampanye untuk kemudian pembayaran dapat disalurkan.

Gambar 4.18 Program Donasi Rutin di Kitabisa.com

Gambar

Gambar 4.1 Lokasi Kota Malang
Gambar 4.2 Logo Kota Malang
Tabel 4.1 Statistik Jumlah Agama yang Dianut Penduduk Malang
Tabel 4.2 Indikator Ketenagakerjaan di Kota Malang, 2018-2019
+7

Referensi

Dokumen terkait

Harga jual kerajinan untuk pasar lokal yang berlaku di SKB yaitu harga jual pengrajin ditambahkan dengan laba yang diinginkan berkisar 15%. Hal ini pun mengalami penurunan

Segala puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyusun dan menyelesaikan skripsi dengan judul

tegangan galvanometer dengan hambatan dalam Rg harus diberi hambatan parallel yang lebih besar dari

Oleh karena itu fokus dari penelitian ini adalah pengaruh dari kompetensi profesional guru, motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja guru yang dilihat

idak ter4adi i*eksi sete-ah di-ak)ka* ti*daka* keperawata* Kriteria Hasi-. idak ter4adi per)baha* persepsi se*sori sete-ah di-ak)ka* ti*daka* keperawata*$ Kriteria Hasi-..

[r]

Secara tekstual memang para ulama terdahulu di atas tidak menyebutkan secara detail harta zakat yang diperoleh apakah dibagikan secara konsumtif atau produktif namun dalam

Pada kedua tahap pengujian ternyata pada pengujian pertama yang berupa VoIP yang tidak melewati jalur VPN dapat dengan mudah dilakukan penyadapan mulai dari