RENCANA PELAKSANAAN PEMELAJARAN Oleh: Denok Widjajati
Satuan Pendidikan : UPTD SMP Negeri 1 Gampengrejo Nama Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Kelas/semester : VII/1
Tema : Potensi Sumberdaya Alam Indonesia
Sub Tema : Pemanfaatan Sumberdaya Alam dan upaya Pelestariannya Materi : Sumberdaya Alam Tambang
Alokasi Waktu : 10 menit
A. Tujuan Pembelajaran :1. Melalui pengamatan gambar dan membaca teks peserta didik dapat menganalisis dampak negatif kegiatan penambangan pasir dan tanah urug di Kediri dengan benar, penuh tanggung jawab 2. Melalui pengamatan gambar dan membaca teks peserta didik dapat menemukan upaya pelestarian
lingkungan akibat penambangan pasir dan tanah urug di Kediri dengan benar, penuh tanggung jawab.
B. Langkah-langkah Pembelajaran: Menggunakan model Problem Based Learning (PBL Pendahuluan (2’)
Langkah Aktivitas Guru Aktivitas Peserta Didik (PD) PPK
Aperspsi Motivasi
1. Membuka pembelajaran dengan salam, sapa dan berdoa untuk memulai pembelajaran, serta memeriksa kehadiran peserta didik.
2. Menanyakan perlengkapan belajar PD (alat tulis, buku paket dan HP berdata)
3. Menayangkan gambar barang tambang di Indonesia menurut golongannya
4. Mengaitkan dengan materi/ tema/
kegiatan pembelajaran sebelumnya.
5. Menjelaskan tujuan
pembelajaran, model belajar yang akan dilaksanakan (PBL)
6. Memberi waktu untuk tanya jawab dan mendampingi membentuk kelompok tiap kelompok 3-4 PD
1. Menjawab salam, sapa dan berdoa bersama dipimpin salah satu PD, memperhatikan presensi
2. Menyiapkan perlengkapan belajar (alat tulis, buku paket dan HP berdata)
3. Memperhatikan tayangan gambar barang tambang di Indonesia menurut
golongannya
4. Memperhatikan informasi guru
5. Memperhatikan informasi guru
6. Bertanya dan menjawab, membentuk kelompok tiap kelompok 3-4 PD
Religius Ingin tahu Nasionalisme
Kegiatan Inti (6’) Orientasi PD pada masalah
1. Membagikan LKPD tentang Fenomena Penambangan Pasir Di Kediri kepada masing-masing kelompok
1. Mengamati/membaca teks di LKPD tentang Fenomena Penambangan Pasir dan tanah urug di Kediri untuk
menemukan masalah yang disampaikan guru
Integritas Mandiri
Mengorganisasikan PD untuk belajar
2. Memastikan setiap anggota kelompok memahami tugas masing-masing
2. Berdiskusi dan membagi tugas untuk mencari bahan/data untuk menyelesaikan masalah (dampak negatif penambangan pasir dan tanah urug di Kediri dan upaya melestarikan lingkungan akibat tersebut
Integritas, Gotong royong, Mandiri
Membimbing penyelidikan individu maupun
3. Memantau keterlibatan PD dalam diskusi dan pengumpulan
3. Melakukan penyelidikan (mencari bahan/data/sumber)
Integritas Jujur
Tanggungjawab
kelompok bahan/data selama penyelidikan tentang dampak negatif
penambangan pasir dan tanah urug di Kediri dan upaya melestarikan lingkungan akibat penambangan pasir dan tanah urug di Kediri
untuk bahan diskusi kelompok tentang dampak negatif penambangan pasir dan tanah urug di Kediri dan upaya melestarikan lingkungan akibat penambangan pasir dan tanah urug di Kediri
komunikasi Mandiri Gotong royong Kreatif
Mengembangkan dan menyajikan karya
4. Memantau diskusi dan
membimbing pembuatan laporan tentang dampak negatif
penambangan pasir dan tanah urug di Kediri dan upaya melestarikan lingkungan akibat penambangan pasir dan tanah urug di Kediri sehingga karya setiap kelompok siap untuk dipresentasikan
4. Melakukan diskusi untuk menghasilkan solusi
pemecahan masalah tentang dampak negatif penambangan pasir dan tanah urug di Kediri dan upaya melestarikan lingkungan akibat
penambangan pasir di Kediri dan hasilnya dipresentasikan
Integritas Jujur
Tanggungjawab komunikasi Mandiri Gotong royong Kreatif
Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah
5. Membimbing presentasi dan mendorong kelompok memberikan penghargaan serta masukan kepada kelompok lain. Bersama PD menyimpulkan hasil pembelajaran
5. Setiap kelompok melakukan presentasi, kelompok lain memberikan masukan dan apresiasi. Bersama guru membuat kesimpulan sesuai masukan dari kelompok lain.
Integritas Jujur
Tanggungjawab komunikasi Mandiri Gotong royong Kreatif
Penutup (2’)
1. Bersama PD merefleksikan pengalaman belajar saat itu.
2. Memberikan soal test lisan:
a. Mengapa penambangan pasir di sungai dapat merusak ekosistem sungai?
b. Bagaimana upaya pelestarian bekas galian tanah urug?
3. Memberikan tugas membuat kliping tentang ekosistem kawasan sungai, tanah dan hutan yang baik serta upaya menjaga kelestariannya dikumpulkan sebelum pertemuan yang akan datang secara individu.
4. Doa dan salam mengakhiri pertemuan
1. Bersama guru merefleksikan pengalaman belajar saat itu.
PD memberi komentar dan tanggapan tentang positif dan kendala serta solusi dari kegiatan belajar yang baru dilaksanakan
2. Menjawab soal test lisan 3. Membuat kliping tentang
ekosistem kawasan sungai, tanah dan hutan yang baik serta upaya menjaganya, dikumpulkan sebelum pertemuan yang akan datang secara individu
4. Berdoa dan menjawab salam
Integritas Jujur
Tanggungjawab Mandiri
Kreatif
C. Penilaian Hasil Pembelajaran
a. Penilaian Pengetahuan: menunjukkan kemampuan dan pengetahuan dalam menemukan, menganalisis, menyajikan data (LKPD), dan mengerjakan uji kompetensi
b. Penilaian Keterampilan:
1. Menunjukkan kemampuan dalam kerja kelompok dan presentasi (rubrik)
2. Menunjukkan kemampuan dan ketrampilan membuat kliping tentang ekosistem yang baik untuk kawasan sungai, tanah dan hutan yang baik (rubrik)
c. Penilaian Sikap (Sosial)
Mengetahui:
Kepala SMP Negeri 1 Gampengrejo
Drs. SUTIKNO, M.Pd.
Pembina Utama Madya NIP 19630615 198803 1 022
Gampengrejo, 15 Juni 2022 Guru Mata Pelajaran IPS,
DENOK WIDJAJATI S,Pd., M.Pd.
NIP 19671220 199903 1 005
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
Nama Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)Kelas/semester : VII/1
Tema : Potensi Sumberdaya Alam Indonesia
Sub Tema : Pemanfaatan Sumberdaya Alam dan upaya Pelestariannya
Materi : Sumberdaya Alam Tambang
Alokasi Waktu : 10 menit
A. Tujuan Pembelajaran1. Melalui pengamatan gambar dan membaca teks peserta didik secara berkelompok dapat menganalisis dampak penambangan pasir dan tanah urug di Kediri bagi lingkungan dengan benar, penuh tanggung jawab
2. Melalui pengamatan gambar dan membaca teks peserta didik secara berkelompok dapat menemukan upaya pelestarian lingkungan akibat penambangan pasir dan tanah urug di Kediri.
B. Petunjuk
1.
Siapkan buku paket dan HP yang mempunyai data sebagai pendukung pembelajaran2.
Amati dan bacalah dengan teliti dan cermat teks (Point C) yang tersedia di LKPD bersama kelompok3.
Ajukan pertanyaan bila ada yang tidak dipahami pada gambar4.
Kerjakan pertanyaan-pertanyaan pada point D berdasarkan hasil pengamatan dan kerja kelompok kalian5.
Bekerjalah dan diskusikan bersama kelompok dengan sungguh-sungguh dan bertanggungjawab untukmenyelesaikan masalah/pertanyaan.
6.
Isikan hasil kerja kelompok kalian pada kolom yang sudah disediakan.7.
Presentasikan bersama kelompok di depan kelas secara bergiliran serta tanggapilah presentasi dari kelompok lain.C. Teks
FENOMENA PENAMBANGAN PASIR dan TANAH URUG DI KEDIRI
Aktivitas penambangan pasir ilegal di sungai Brantas yang dinilai merusak lingkungan itu semakin marak seiring bertambahnya kandungan pasir yang terbawa air dari kawasan hulu sungai saat musim hujan. (ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/aww.)
Kepala Desa Sukoanyar menegaskan warga Desa Sukoanyar tegas menolak aktivitas penambangan pasir ilegal tersebut. Mulyani mencontohkan seperti warga Dusun Ceker yang menolak adanya penambangan liar di lingkungannya. Dibuktikan dengan pemasangan banner berisi tanda tangan warga yang dipasang pada Minggu (17/1) silam. Warga Dusun Ceker sudah menolak penambangan pasir empat hari sebelum adanya kecelakaan di Dusun Tempursari. Seperti diberitakan sebelumnya kecelakaan menewaskan Imam Hambali, 36, sopir truk asal Desa Ngadi Kecamatan Mojo. Akhirnya saat ini aktivitas liar tersebut telah berhenti total.
Direktur Eksekutif Ecological Observation and Wetlands Conservation (Ecoton) Prigi Arisandi menjelaskan pentingnya keberadaan pasir di sungai. Pasir tersebut menjadi media bagi ikan untuk menempelkan telurnya.
“Dengan hilangnya pasir dan kerikil di dasar sungai maka lokasi ideal untuk pembuahan menjadi tidak ada,”
tuturnya.
Arisandi mengkhawatirkan pengerukan pasir dasar sungai juga dapat menyebabkan longsor di bantaran sungai. Padahal, keberadaan bantaran yang stabil dapat menunjang berkembang biaknya jenis serangga air dan biota invertebrata yang menjadi sumber pakan ikan. Kerusakan bantaran dan tebing sungai otomatis akan mengancam ketersediaan pangan bagi ikan.
Mereka tentu tidak menghiraukan dampak adanya kegiatan tambang liar yang digunakan untuk mengeruk keuntungan sebesar-besarnya sehingga sama sekali tidak mengindahkan rusaknya ekosistem lingkungan sekitar, yang mana dapat berpotensi besar mengakibatkan bencana banjir dan tanah longsor di kemudian hari.
Salah satu contoh praktik tambang yang diduga tak berijin itu ada di Desa Trisulo, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, yang seakan tak tersentuh hukum.
Hal itu diketahui dari masih beroperasinya penambang galian C, tepatnya di Dusun Pulerejo, Desa Trisulo, Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri.
Aktivitas galian tambang diduga Ilegal itu-pun tampak berjalanan lancar, aman, dan tanpa hambatan.
Pantauan media ini di lapangan menemukan kegiatan tambang diduga tak berijin ini menggunakan alat berat (eksavator) serta puluhan Truk sebagai alat pengangkut hasil tambangnya. Warga desa-pun berharap agar aktivitas tambang ilegal ini dapat segera ditindak oleh pihak-pihak terkait terutama pihak kepolisian.
Mengingat dampak kegiatan tambang Ilegal tersebut kalau dibiarkan dapat menimbulkan bencana alam yang mengancam kehidupan warga sekitar, apa lagi di musim hujan seperti saat ini.
Perhatikan gambar –gambar dibawah ini!
Penambangan pasir di sungai Brantas (gbr.1)
Penambangan tanah urug (gbr.2) Penambangan pasir dan batu di kawasan gunung kelud (gbr. 3)
Warga dihimbau menjauhi lokasi longsor tambang pasir (gbr. 4)
Pengangkutan pasir menggunakan truk (gbr. 5)
D. Jawablah pertanyaan berikut?
1. Setelah mengamati gambar dan membaca teks, dengan dukungan literatur/bahan, Analisislah dampak-dampak negatif dari kegiatan penambangan pasir dan tanah urug bagi lingkungan yang ditunjukkan pada masing-masing gambar teks diatas!
2. Upaya-upaya apa saja yang dapat dilakukan untuk melestarikan kawasan bekas penambangan pasir dan tanah urug tersebut?
Isikan hasil kerja kelompok pada kolom berikut ini!
No Dampak Negatif Upaya Melestarikan
1 2 3 4 5 6 7 8
Nilai : X 100
E. Instrumen Penilaian1. Penilaian Pengetahuan A. Kunci Jawaban LKPD
Skor Dampak Negatif Upaya melestarikan
1. Dampak negatif dapat menjawab 5 maka mendapat skor 50 dengan nilai 50 2. Upaya pelestarian
dapat menjawab 4 maka mendapat skor 50 dengan nilai 50 3. Total Skor dan nilai
1 dan 2 adalah 100.
1. Rusaknya ekosistem sungai 2. Hancurnya habitat makhluk hidup
yang hidup di sungai seperti ikan dan tanaman air lainnya.
3. Turunnya dasar sungai dan terkikisnya bantaran sungai dapat menyebabkan ambrolnya
plengseng/jembatan.
4. Ketersediaan air tanah yang berkurang,
5. Degradasi lahan, dan
6. Meninggalkan kubangan besar bekas galian yang tidak dilakukan
reklamasi.
7. Hilangnya lapisan tanah subur, berkurangnya ketersediaan air tanah, terjadinya longsor, erosi dan polusi udara.
8. Luas hutan dan pertanian yang berkurang, hilangnya hewan dan tumbuhan asli .
9. Adanya ancaman terhadap jalur evakuasi bencana erupsi Gunung Kelud
1. Mengurangi aktivitas penambangan pasir dan tanah urug
2. Melakukan penambangan dengan cara manual (tdk boleh
menggunakan alat berat/mesin) 3. Memberikan penyuluhan kepada
warga tentang bahayanya
melakukan penambangan secara liar (tanpa ijin)
4. Pemerintah/masyarakat memberikan solusi pekerjaan lain bagi mereka yg menggantungkan ekonominya pada penambangan pasir.
5. Memulihkan kembali kondisi sungai/lahan yang rusak dengan reklamasi
6. Masyarakat secara sadar mematuhi Peraturan Pemerintah tentang penambangan yang tidak merusak lingkungan
B. Uji Kompetensi
1. Analislah dampak negatif yang dapat muncul akibat penambangan pasir dan tanah urug di Kediri bagi lingkungan.
2. Temukan 4 upaya apa saja yang dapat dilakukan untuk melestarikan kawasan bekas penambangan pasir dan tanah urug tersebut?
C. Penilaian Keterampilan berkelompok:
A. Rubrik
Kelompok
Aspek yang dinilai/Skor Maksimal SKOR Tanya
jawab (4)
Menanggapi (4)
Kepemimpinan (4)
Partisipasi dalam presentasi
(4)
Pemecahan masalah
(4)
Skor Maks: 20
1 2 3 4 5 Dst Keterangan:
1. Skor 4 bila muncul sangat baik 2. Skor 3 bila muncul baik 3. Skor 2 bila muncul cukup 4. Skor 1 bila muncul kurang B. Rumus Penilaian:
Jumlah Skor yang diperoleh Jumlah Skor Maksimal
Penilaian Sikap:
A.
Sikap SosialMata Pelajaran : ...
Nama : ...
Kelas/Semester : ...
Hari/Tanggal : ...
No. Nama
Peserta Didk
Sikap yang dinilai/
Skor Maksimal Jumlah
Skor yang diperoleh 1
(4) 2 (4)
3 (4)
4 (4)
5 (4) 1.
2.
3.
4.
5.
Dst.
Keterangan:
a.
Sikap yang dinilai:1.
Integritas2.
Jujur3.
Gotong royong4.
Tanggung Jawab5.
Komunikatifb.
Skor dan Rentang Penilaian:(4) 90-100 : Sangat Baik (3) 80-89 : Baik
(2) 70-79 : Cukup Baik (1) 60-69 : Kurang Baik
c.
Rumus Penilaian:Nilai : Jumlah Skor yang diperoleh
X 100 Jumlah Skor Maksimal