Laporan Workshop Kurikulum MBKM dan FGD Pengembangan Perangkat Pembelajaran
Workshop Kurikulum MBKM dan FGD Pengembangan Perangkat Pembelajaran, merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh program studi yang ada di Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kurikulum guna menghasilkan lulusan dengan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha/industri.
Kegiatan Workshop Kurikulum MBKM dan FGD Pengembangan Perangkat Pembelajaran diselenggarakan di ASTON Bogor Hotel & Resort pada tanggal 4-5 Mei 2021. Peserta dihadiri oleh seluruh Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta.
Narasumber dalam Workshop Pengembangan Kurikulum MBKM dan FGD Pengembangan Perangkat Pembelajaran berjumlah 35 narasumber dari latar belakang yang berbeda-beda. Materi yang disampaikan pada kegiatan ini adalah mengenai Pengembangan Kurikulum MBKM, FGD Kurikulum dan Pengembangan Perangkat Pembelajaran yang sudah disesuaikan dengan bidang keahlian masing-masing narasumber yang tentu saja disesuaikan dengan program studi yang ada di Fakultas ekonomi. Kegiatan akhir Finalisasi Laporan Kurikulum Program Studi Berbasis Teknologi, Informasi dan Komunikasi yang juga dihadiri oleh seluruh Dosen Prodi di Fakultas Ekonomi.
Acara Workshop Pengembangan Kurikulum MBKM dan FGD Pengembangan Perangkat Pembelajaran ini dibuka oleh moderator dan dilanjutkan dengan sesi perkenalan singkat oleh beberapa narasumber. Selanjutnya acara dilanjutkan dengan sesi Focus Group Discussion Pengembangan Kurikulum yang membahas mengenai skill yang dibutuhkan oleh lulusan Program Studi di Fakultas ekonomi. Adapun skill yang dibutuhkan saat ini seperti kapabilitas di bidang digital (digital connectivity, platform dan services), skill berkaitan dengan internet of things, big data, artificial intelligence, cloud, additive manufacturing, administrative skill, communication skill, communication skill in english or 2nd language, literacy skill, organization dan management skill dan lain sebagainya. Untuk mendapatkan beberapa skill yang telah disebutkan, narasumber juga membahas mengenai mata kuliah apa yang dibutuhkan seperti Business Risk, Mata Kuliah terkait Teknologi, Socialpreneur, Ilmu Perpajakan, Technopreneurship, Public Speaking/Seminar, IT/Teknologi Informasi, Sistem Informasi Manajemen, dan lainnya. Dalam Workshop ini juga membahas mengenai kualifikasi
khusus yang harus dimiliki atau ditambahkan oleh dosen terkait skill yang harus dimiliki lulusan, karakter yang paling penting untuk dibentuk pada mahasiswa seperti problem solving, critical thinking, creative idea, attitude, budaya akhlak (amanah, kompeten, harmonis, loyal dan kolaboratif), kepedulian terhadap sesama, agile, resilience, keberanian menyampaikan ide, self efficacy, dan self competence.
Setelah sesi Focus Group Discussion Pengembangan Kurikulum selesai, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang diajukan oleh beberapa penanya. Pertanyaan- pertanyaan yang diajukan masih seputar berapa banyak mata kuliah terkait bisnis digital yang dapat diterima di dunia kerja, spesifikasi dari program digitalisasi untuk kebutuhan di masing- masing program studi. Setelah semua terjawab, sesi tanya jawab ditutup dan kemudian acara ditutup dengan para partisipan yang dikembalikan ke room utama. Adapun dokumentasi, nama narasumber dan notulensi pada kegiatan ini dapat dilihat pada table dibawah ini.
1. Dokumentasi kegiatan FGD
NOTULENSI FGD KURIKULUM PRODI KEPENDIDIKAN
HARI &
TANGGAL PUKUL TOPIK NARASUMBER Moderator It
"Selasa, 4 Mei 2021"
13.00-13.10
Pembukaan dan sambutan Dekan FE Instansi
Aji
"Selasa, 4 Mei
2021" 13.10-16.00 Room 1
FGD Rebranding Prodi Kependidikan
1. Prodi pendidikan akuntansi 2. Prodi Pendidikan
ekonomi koperasi 3. Prodi Pendidikan
bisnis
4. Prodi S1 Pendidikan administrasi
perkantoran
1. Ibu Wening
2. Putri
3. Yasmin
4. Devita
Ketua APSIBI (Aliansi Pendidik dan Praktisi Bisnis Indonesia) Dosen
PB di UNM
Guru SMKN 42 /Alumni TN/PB)
Angkasa Pura Terminal Tiga bagian HRD / Alumni
TN/PB)
Astra Internasional / Alumni TN/PB)
Dwi Kismayanti
5. Ibu Nenden
6. Sri Widayati S.Pd (Ibu Wida)
7. Syabar Suwardiman, S.Sos., M.Kom
8. Dr.Lin Oktris, S.Pd, SE, M.Si, CMA, CIBA, CERA, CBV, CSRS, CSRA,ICSP,
9. Nurul Fauziyyah, S. Pd., M. Sc.
(Alumni) Engineer - Delivery Assurance &
Performance Report telkomsigma,
Alumni / Accounting Manager (PT. Rentokil
Indonesia)
Kepala Sekolah SMPIT Bina Bangsa Sejahtera
Bogor / Badan Musyawarah Perguruan
Bogor
praktisi, alumni, user, entrepenuer, dosen
Unive Mercubuana
Dosen NU,
10. Gilang Ferda
11. Wisnu Aditya Pamungkas
12. M. Ikhwan, S.Pd., M.Pd
13. Dr. Hendrik Heri Sandi, S.Pd., M.M.
14. Dr. Indra Fahrizal, MBA
Dir Marketing Akura.Id,
Merchandiser Flashdeal Bukalapak
Alumni AP, Dosen UNJ, LP3i Cikarang,
Alumni AP, Dosen UNJ
Konsultan/ Dosen Pasca Sarjana
Hasil Diskusi:
1. Skill yang dibutuhkan lulusan:
Untuk bekerja dibidang pendidikan:
- Kemampuan merancang program pembelajaran - Kemampuan teknik dasar pembelajaran
- Kemampuan komunikasi - Leadership
- Digitalisasi di bidang pembelajaran - Blended learning
- Penguasaan materi yg kuat - Penguasaan IT
- Facilitating skill, guru harus mampu membuat suasana kelas menjadi hidup - Kemampuan menjadi motivator
- Problem solving Untuk bekerja dibidang DUDI:
- Public speaking
- Kemampuan adaptasi dengan lingkungan - Kreatifitas dan inovatif
- Team work - Integritas - Rasa empati
- Update ilmu pengetahuan sesuai bidang masing-masing
2. Pendapat mengenai PKL/Magang dan praktik mengajar 1 semester:
- Untuk di dunia industri 1 bulan memang tidak cukup, butuh 3-6 bulan agar bisa mengaplikasikan ilmu2 dan memperoleh pengalaman yang lebih rill
- Untuk di dunia pendidikan bahkan kalau bisa 1 tahun sesuai dengan kalender akademik
- Dunia industry diharapkan memberikan tugas-tugas yg lebih rill saat mahasiswa PKL - Memberikan briefing tidak hanya dilakukan sebelum praktik mengajar / magang,
tetapi juga diberikan setelah selesai praktik
3. Harmonisasi kurikulum agar memenuhi profil lulusan yg tidak hanya bekerja di bidang pendidikan tetapi dapat bekerja di dunia industry
- Menambahkan materi GCG (Good Coorporate Governance) pada kurikulum - Pemberian soft skill tidak hanya pada mahasiswa semester akhir namun juga perlu
dimasukkan dalam kurikulum tahun berjalan
- Penguatan mata kuliah microteaching, sebab berguna untuk keduanya baik pendidikan maupun industry
- Masukkan unsur kreativitas dalam mata kuliah seperti Etika Bisnis dan Kewirausahaan
- Mengadakan webinar atau training yang sesuai dengan isu-isu terbaru - Kemampuan komunikasi tidak hanya menjadi pembicara namun juga menjadi
pendengar
4. Profesi guru itu luas dan tidak dibatasi, menjadi guru tidak hanya disekolah saja tetapi juga di dunia usaha dan dunia industry
5. Guru dapat menambah keahlian lain disamping mengajar, misalnya menjadi content creator, menjadi konsultan dan lain-lain
6. Sebagai lulusan kependidikan keuntungan yang didapat adalah lulusan bisa memilih bidang pekerjaan, mau menjadi pendidik atau praktisi di dunia industri
7. Kurikulum yang baru diharapkan mampu mengakomodir keduanya
Notulensi
Focus Group Discussion Pengembangan Kurikulum Bidang Manajemen dan Administrasi Perkantoran
Selasa, 4 Mei 2021 Pkl. 13.00 s.d. Pkl 16.00 Hotel Aston dan Zoom, Bogor
Agenda Acara
A. Pembukaan dan Perkenalan Narasumber B. Sesi Focus Group Pengembangan Kurikulum C. Sesi Tanya Jawab
D. Penutupan
A. Pembukaan dan Perkenalan Narasumber
Pembukaan dibuka oleh moderator dan dilanjutkan sesi perkenalan singkat narasumber yang terdiri dari :
• Bpk. Dr. Yakin Bakhtiar Siregar, M.M (Ketua Umum AVPAPI) (Asosiasi)
• Ibu Wulandari (Alumni, Executive Secretary Director Distribution and Retail Funding
)
• Bpk. Istiadi, S.E., M.M., M.Si ( Vokasi UI), (Ahli)
• Ibu Elina Rahmita Sofian S. Hum (Praktisi)
• Bpk Haris (Alumni)
• Bpk Wildan (Alumni)
• Ibu Dr. Levyda, SE, MM (Ketua Asosiasi forum Manajemen Indonesia Korwil DKI Jakarta) Asosiasi
• Bpk Rakyan Prasodoadi (Alumni)
• Ibu Dr.Nina KH (Aptikom) (Praktisi)
• Bpk Dr. Ir. A. Mukti Soma, MM, (Praktisi)
• Bpk Indra Fahlevi (Praktisi)
• Bpk Fahmi Arya (User)
• Bpk Kosasih (Ketum/Praktisi/ Direktur PMA MAnufacturing) (Asosiasi)
• Ibu Marnarita Yarsi (Waketum 1/Konsultan/ PT. Rentang Gunaputra) (Asosiasi)
• Ibu Sari Handayani (Sekum/Praktisi/Senior Analyst CSM PGN) (Asosiasi)
• Bpk Roby Nugraha (Waktum 2/Praktisi) GM Finance Business PT GMF Aeroasia) (Asosiasi)
• Bpk Budi Santoso (Penasehat, Praktisi/entrepreneur)
• Bpk Syam (Praktisi)
• Ibu Maisyalina Agustiana (Praktisi)
B. Sesi Focus Group Pengembangan Kurikulum Pertanyaan 1
Skill apa yang dibutuhkan oleh lulusan prodi manajemen dan administrasi perkantoran saat ini?
- Kapabilitas di bidang digital (digital connectivity, platform dan services)
- Skill berkaitan dengan Internet of Things, Big Data, Artificial Intelligence, Cloud, Additive Manufacturing
- Administrative skill - Communication skill
- Communication skill in english or 2nd language - Literacy skill
- Organization dan management skill - Personality skill
- Desain
- Penulisan/ Content Creator - Problem Solving
- Collaborative skill - Kreatifitas
- Technology Literacy - Hard skill
- Soft skill
- Entrepreneurship skill - Cognitive skill
- Adaptive skill
- Aktif, Kreatif dan inovatif - Technical skill
- Functional skill - Emotional skill
- Spiritual skill
Pertanyaan 2
Mata kuliah apa yang dibutuhkan agar lulusan mendapatkan skill tersebut?
- Business risk
- Mata Kuliah terkait Teknologi - Socialpreneur
- Ilmu perpajakan - Technopreneurship - Public Speaking/ Seminar - IT/ Teknologi Informasi - Sistem Informasi Manajemen - Manajemen Proyek
- Aplikasi Perkantoran
- Bahasa Asing (Mandarin, Jepang, Inggris)
- Mata kuliah praktikal (filing, teknologi perkantoran dll) - Personal development/ etika
- Bisnis Digital - Leadership - Etika profesi
- Akuntansi Budgeting
- Workshop khusus komunikasi dengan berbagai stakeholder
Pertanyaan 3
Bagaimana dengan dosen? Adakah kualifikasi khusus yang harus dimiliki atau ditambahkan terkait skill yang harus dimiliki lulusan?
- Dosen harus lebih dekat dengan dunia kerja/ industri
- Pendampingan magang di perusahaan-perusahaan oleh dosen - Porsi pembelajaran dibagi menjadi 2 teoritis dan real project - Dosen lebih memahami real issue yang terjadi di industri - Melakukan program company visit
- Mengadakan guest lecture dengan berkolaborasi dengan para praktisi dan akademisi dari insitusi lain.
Pertanyaan 4
Selain skill, mengingat zaman sekarang adalah generasi milenial bahkan generasi z, karakter apa yg paling penting untuk dibentuk pada mahasiswa?
- Problem solving - Critical thinking - Creative idea - Attitude
- Budaya Akhlak (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal dan Kolaboratif) - Kepedulian terhadap sesama
- Agile - Resilience
- Keberanian menyampaikan ide - Self efficacy
- Self competence
Pertanyaan 5
Tentang PKL/ Magang 1 semester di sekolah/perusahaan. Bagaimana pendapat Bapak/Ibu?
- PKL dilakukan di semester 4 atau 5
- PKL bisa disalurkan ke perusahaan start-up dalam waktu yang agak lama agar bisa belajar di berbagai bidang
- PKL sebaiknya memang lebih dari 3 bulan karena transfer knowledge belum maksimal
- PKL sebaiknya memiliki kesepakatan/persamaan konsep antara perusahaan dan kampus tentang tujuan yang akan dicapai melalui program magang
- PKL 6 bulan lebih baik dari durasi yang lebih pendek
- PKL diharapkan dapat memberikan 10 leadership competences kepada mahasiswa yaitu digital leadership, global business savvy, customer focus, building partnership, strategic orientation, driving execution, driving innovation, developing organizational capabilities, leading chain, managing diversity.
- PKL diharapkan mendapatkan knowledge management
- Ada program pra-magang berbentuk case study agar mahasiswa aware dengan isu- isu yang ada di industri
Pertanyaan 6
Mengingat saat ini mahasiswa dekat dengan teknologi, Kemampuan teknologi seperti apa yang dibutuhkan industri.?
- Pengetauan dasar tentang digital (wifi, teknologi)
- Paling tidak ada passion dalam bidang teknologi jika ingin bergabung dengan perusahaan rintisan
- Capaian pembelajaran disesuaikan dengan muatan kompetensi
- Fokus ke capaian pembelajaran misal untuk administrasi perkantoran misalnya teknologi perkantoran, virtual office, filling sistem, electronic sistem dll.
- Kemampuan pengambilan/penarikan data, pengolahan data, dan representasi data
C. Sesi Tanya Jawab
Pertanyaan 1 dari Bapak Osly Usman
Berapa banyak mata kuliah terkait bisnis digital yang dapat diterima di dunia kerja?
Jawaban dari Ibu Nina
Dilihat dulu dari sisi logic dan skill yang diperlukan pada industri saat ini. Misal logical thinking, database system, entrepreneur, mata kuliah kolaborasi dengan industri, programming, web development, program algorithm, computer science, business analytic dan big data, cyber security, payment getaway, data analysis, business intelligent analysis.
Pertanyaan 2 dari Ibu Widya Parimita
1. Bagaimana spesifikasi dari program digitalisasi untuk kebutuhan di masing-masing program studi?
Jawaban dari Pak Yakin
Sesuaikan dengan profil lulusan dengan merinci capaian pembelajaran. Bekali mahasiswa dengan aplikasi-aplikasi dan pengetahuan yang sesuai dengan capaian pembelajaran yang diharapkan sesuai dengan masing-masing prodi.
2. Apakah ada masukan untuk program D3 administrasi perkantoran dari praktisi Jawaban dari Pak Indra Fahlevi
Mahasiswa perlu diberikan pemahaman tentang bagaimana pemanfaatan teknologi untuk penyelesaian masalah. Ada opsi saja yang bisa diberikan teknologi untuk penyelesaian masalah. Dosen dapat mengadakan program company visit dan guest lecturing.
3. Bagaimana pendekatan program magang untuk dosen?
Jawaban dari Pak Kosasih
Melakukan pendampingan bersama manajemen perusahaan untuk mengetahui kebutuhan industri.
Jawaban Bu Nina
Program basecamp industry memungkinkan mahasiswa dan dosen untuk magang di perusahaan. Untuk dosen dianggap sebagai pengabdian masyarakat dan melakukan magang selama 1 tahun.
Jawaban dari Pak Fahmi Arya
Program resinvest (kolaborasi perusahaan dengan akademis). Mengajak dosen dosen dari berbagai bidang untuk berkolaborasi ke dalam kasus-kasus yang ada di perusahaan sebagai penelitian dosen. Ada pendampingan dari sisi akademis terhadap pemanfaatan big data sebagai suatu hal yang baru. Perusahaan rintisan sangat mengharapkan kolaborasi dengan akademisi.
D. Penutupan
Sesi tanya jawab ditutup dan para partisipan dikembalikan ke room utama.