• Tidak ada hasil yang ditemukan

KEPUTUSAN MENTERI PARIWISATA, POS DAN TELEKOMUNIKASI NOMOR : KM.3/OT.001/MPPT-85 TENTANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "KEPUTUSAN MENTERI PARIWISATA, POS DAN TELEKOMUNIKASI NOMOR : KM.3/OT.001/MPPT-85 TENTANG"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

KEPUTUSAN MENTERI PARIWISATA, POS DAN TELEKOMUNIKASI NOMOR : KM.3/OT.001/MPPT-85

TENTANG

PERUBAHAN ATAS KEPUTUSAN MENTERI PARIWISATA;

POS DAN TELEKOMUNIKASI

NOMOR KM.81/OT.001/MPPT-84 TENTANG BADAN PENGEMBANGAN PARIWISATA NASIONAL MENTERI PARIWISATA, POS DAN TELEKOMUNIKASI

Menimbang bahwa untuk dapat menampung keadaan dipandang perlu mengadakan perubahan atas Keputusan Menteri Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi Nomor KM.81/OT.001/MPPT-84 tentang Badan Pengembangan Pariwisata Nasional.

Mengingat 1. Keputusan Presiden Nomor 30 Tahun 1969 ; 2. Keputusan Presiden Nomor 44 Tahun 1974 ; 3. Keputusan Presiden Nomor 45/M Tahun 1983 ; 4. Keputusan Presiden Nomor 15 Tahun 1983 ; 5. Keputusan Presiden Nomor 15 Tahun 1984 ;

6. Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 1969 ;

7. Keputusan Menteri Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi Nomor : KM.08/OT.003/PPT-83.

Menetapkan

M E M U T U S K A N

: KEPUTUSAN MENTERI PARIW ISATA, POS DAN T E LE ­ KOMUNIKASI TENTANG PERUBAHAN ATAS KEPUTUSAN M ENTERI PARIW ISATA, POS DAN TELEKOM UNIKASI NOM O R KM.81/OT.001/MPPT-84 TEN TAN G BA D A N PENGEMBANGAN PARIWISATA NASIONAL.

312

(2)

Pasal I

Menambah Keanggotaan BAPPARNAS pada Pasal 3 hingga berbunyi :

"BAPPARNAS adalah merupakan forum konsultatif untuk membantu Menteri Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi disamping aparatur fungsional yang ada dengan susunan keanggotaan sebagai berikut :

Ketua

Wakil Ketua I Wkil Ketua II Anggota

Menteri Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi

Sekretaris Jenderal Departemen Parpostel Direktur Jenderak Pariwisata

1. Seorang Anggota Bank Indonesia 2. Sekretaris Jenderal Departemen

Perhubungan

3. Sekretaris Jenderal Departemen Keuangan

4. Direktur Jenderal Imigrasi 5. Direktur Jenderal PUOD

6. Direktur Jenderal Perhubungan Udara 7. Seorang Pejabat dari Departemen Luar

Negeri

8. Direktur Jenderal Industri Kecil 9. Direktur Jenderal Bea dan Cukai 10. Seorang Pajabat dari Departemen

HANKAM

11. Seorang Pejabat dari MABES ABRI 12. Direktur Jenderal Kebudayaan

13. Direktur Jenderal Perlindungan Hutan dan Pelestarian Alam

14. Direktur Utama PT. GIA 15. Ketua INACA

16. Ketua Umum ASITA 17. Ketua Umum PHRI

18. Tokoh Masyarakat dari DTW Bali 19. Tokoh Masyarakat dari DTW Jawa Timur 20. Tokoh M asyarakat dari DTW Jaw a

Tengah

21. Tokoh Masyarakat dari DTW Yogyakarta 22. Tokoh Masyarakat dari DTW Jaw a Barat 23. Tokoh Masyarakat dari DTW DKI Jakarta 24. Tokoh Masyarakat dari DTW Sumatera

Utara

(3)

25. Tokoh Masyarakat dari DTW Sumatera Barat

26. Tokoh Masyarakat dari DTW Sulawesi Utara

27. Tokoh Masyarakat Dari DTW Sulawesi Selatan

28. Kepala Biro Hukum dan Organisasi, Departemen Pariw isata, Pos dan Telekomunikasi merangkap Sekretaris Pasal n

Menambah anggota pengurus pada Pasal 7 hingga berbunyi:

"Susunan Keanggotaan Pengurus Harian adalah sebagai berikut:

a. Direktur Jenderal Pariwisata - Sebagai Ketua merangkap Anggota

- Sebagai Anggota - Sebagai Anggota - Sebagai Anggota - Sebagai Anggota b. Direktur Jenderal Imigrasi

c. Direktur Jenderal Bea dan Cukai d. Direktur Jenderal PUOD

e. Direktur Jenderal Kebudayaan

f. Direktur Jenderal Perlindungan Hutan

dan Pelestarian Alam - Sebagai Anggota g. Direktur Jenderal Perhubungan Udara - Sebagai Anggota h. Seorang Pejabat dari HANKAM - Sebagai Anggota i. Seorang Pejabat dari BAKIN - Sebagai Anggota j. Seorang Pejabat dari MABES ABRI - Sebagai Anggota k. Kapala Biro Hukum dan Organisasi

Departemen Parpostel

l. Kepala Pusat Litbang Parpostel m. Direktur Utama PT. G I A

Ketua Umum PHRI Ketua Umum ASITA n.

o.

P- Q- r.

- Sebagai Anggota - Sebagai Anggota - Sebagai Anggota - Sebagai Anggota - Sebagai Anggota Kadit Bina Akomodasi & Aneka Wisata - Sebagai Anggota Kadit Bina Pemasaran Wisata

Kadit Bina Hubungan Lembaga Wisata Internasional

Sekditjen Pariwisata

- Sebagai Anggota - Sebagai Anggota - Sebagai

Sekretaris I merangkap Anggota

314

(4)

t. Kadit Bina Perjalanan Wisata - Sebagai Sekretaris II merangkap Anggota Pasal m

Keputusan Menteri Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di : J A K A R T A Pada tanggal : 12 Januari 1985

MENTERI PARIWISATA, POS DAN TELEKOMUNIKASI

ttd

ACHMAD TAHIR

(5)

D A F T A R S U S U N A N K E A N G G O T A A N B A P P A R N A S

NO. N A M A JABATAN KETERANGAN

1 2 3 4

1 . ACHMAD TAHIR Ketua Menteri Parpostel

2. Dis. BAMBANG SUMARSONO Wk. Ketua I Sekjen Departemen Parpostel

3. JOOP AVE Wk. Ketua II Dirjen Pariwisata 4. Drs. HENDROBUDIYANTO Anggota Direktur pada Bank

Indonesia

5. Dr. DJUNAEDIHADISUMARTO ii Sekjen Dep. Perhubungan

6. ELY SENGKONO ti Sekjen Dep. Keuangan

7. R. SOEGINO SUMOPRAWIRO " Dirjen Imigrasi, Depkeh.

8. Drs. TOJIMAN SIDKPRAWIRO, MPA

n Dirjen PUOD, Depdagri

9. S U T O Y O m Dirjen Perh. Udara,

Dephub.

10. RACHMAT ADENAN n Dirjen Hubsosbudpen,

Deplu.

11. c r r o s o e w o y o, sh n Dirjen Industri Kecil,

Depprin.

12. BAMBANG SOEJARTO n Dirjen Bea dan Cukai, Depkeu.

13. Kol. Laut (P) SUDJARSOJO n

n

Pejabat dari Dep.

HANKAM

14. Brigien NUGROHO Pejabat dari MABES ABRI

15. Prof.Dr.Ny. HARYATISUBADIO ii Dirjen Kebudayaan, Dep.

P&K.

16. Prof.Dr.Ir. RUBINI ATMA WIDJAJA

u Dirjen Perlindungan Hutan dan Pelestarian Alam, Dep. Kehutanan.

17. J. LUMENTA ii Dirut PT. Garuda Indone­

sia Airways

18. SOELARTO HADISOEMARTO u Ketua Umum INACA

19. SRIMULYONO HERLAMBANG Ketua Umum ASITA

2 0. SANISUMAKNO Ketua Umum PHRI\

21. Drs. I GUSTI NYOMAN PANDJI Tokoh masyarakat DTW Bali

22. MOCH. SAID u " " DTW Jatim

23. H.R. WAHJOEDI " " DTW Jateng

316

(6)

NO. N A M A JABATAN KETERANGAN

1 2 3 4

2 4 . GBPH HADIWINOTO Anggota Tokoh masyarakat DTW

Yogyakarta

2 5 . H. ABOENG KUSMAN u Tokoh masyarakat DTW

Jabar

2 6 . SUKARDJO HARDJOSUWIRJO, SH ii Tokoh masyarakat DTW

DKI Jakarta

2 7 . Ny. TATI HABIB NASUTION u Tokoh masyarakat DTW

Sumut

2 8 . Drs. H. HASAN BASRIDURIN

DT. R. MULIA NAN KUNING

u Tokoh masyarakat DTW Sumbar

29. NICO HERMANNS TAMPI n Tokoh masyarakat DTW Sulut

30 . ANDIJAMUDDIN n Tokoh masyarakat DTW

Sulsel

31. G. RISAKOTTA, SH Kepala Biro Hukum dan

Organisasi, Departemen Parpostel

(7)

D A F T A R S U S U N A N P E N G U R U S H A R IA N B A P P A R N A S

NO. N A M A JABATAN KETERANGAN

1 2 3 4

1. JOOP AVE Ketua Diigen Pariwisata, Dep.

merangkap Anggota

Parpostel

2. R. SOEGINO SUMOPRAWIRO Anggota DDirjen Imigrasi, Dep.Keh.

3. BAMBANG SOEJARTO Anggota Dirjen Bea dan Cukai, Depkeu.

4. Dis. T O JM A N SIDIKPRAWIRO Anggota Dirjen PUOD, Depdagri 5. Prof.Dr.Ny. HARYATISUBADIO Anggota Dirjen Kebudayaan, Dep.

P&K

6. Prof.Dr.Ii. RUB INI ATMAWTD JA J A Anggota Dirjen Perlindungan Hutan dan Pelestarian Alam, Dep. Kehutanan

7. S U T O Y O Anggota Dirjen Perhud, Dep. Hub

8. •Kol. Laut (P) SUDJARSOJO Anggota Pejabat dari HANKAM

9. Anggota Kadit orang asing

keturunan asing Deputy n Ka. BAKIN

10. Brigjen. NUGROHO Anggota Pejabat dari MABES ABRI

11. G. RISAKOTTA, SH Anggota Karo Hukum dan Org.

Dep. PPT.

12. Drs. HARIHARTONO Anggota Kapuslitbang Parpostel

13. J. LUMENTA Anggota Dirut PT. G I A

14. SANISUMAKNO Anggota Ketua Umum PHRI

15. SRIMULYONO HERLAMBANG Anggota Ketua Umum ASITA 16. Dia. CRIMURTI ADI Anggota Kadit Bina Pemasaran

Wisata

17. Ir. A . SJAMSOEDIN Anggota Kadit Bina Hub.Lmb.

Wisata Internas.

18. Dih. JULHAMMUSLIHUN Anggota Kadit Bina Akomodasi dan Aneka Wst.

19. Drs. ANDIMAPISAMENG Sekretaris I merangkap Anggota

Sekditjen Pariwisata

2 0. A . JOHNNY SULEMAN Sekretaris II merangkap Anggota

Kadit Bina Perjalanan Wisata.

318

(8)

S U S U N A N A N G G O T A T E A M D A L A M R A P A T K E R JA B A P P A R N A S

NO. N A M A JABATAN KETERANGAN

1 2 3 4

I.

1.

TEAM MATERI/PERUMUS

Ir. D. SINUUNGGA Ketua Kepala Biro Perencanaan

2. Drs. ANDIMAPPISAMENG Anggota Sekditjen Pariwisata 3. Dra. CRIMURTI ADI Anggota Kadit Bina Pemasaran 4. Ir. A . SJAMSOEDIN Anggota

Wisata Kadit Bina 5. A . JOHNNY SULEMAN Anggota

Hub.Lmbg.Wst.Int.

Kadit Perjalanan Wisata

6. Drh. JULHAM MUSLIHUN Anggota Kadit Bina Akomodasi dan

7. A.D.D. LEIMENA Anggota

Aneka Wst.

Staf Ahli Menteri

8. Ir.SUHANA Anggota Staf Ahli Menteri

9. SOEDARSONO, SH Anggota Sekretaris Itjen

10. Drs. HARI HARTONO Anggota Kapuslitbang Parpostel

11. Drs. BAGINDA OSINURAT Anggota Kapusdiklat Parpostel n.

1.

STAF PERUMUS

Drs. A l MULYADI Anggota Kabag Monitor dan

2. Drs. ACHMAD D M JATI Anggota

Evaluasi

Kabag Organisasi dan 3. W.Y. PRANOTO, BA. Anggota

Tata Laksana

Kabag Perencanaan Ditjen 4. Drs. RISMAN LUDIN Anggota

Par.

Humas Parpostel 5. Drs. BARISNO Anggota Staf Biro Perencanaan

6. JOHNSON NAPITUPULU Anggota Bid. Bina Program

m.

1.

TEAM TEKNIS

Z. FUAD, SH. MPIA ' Koordinator I

Puslitbang PPT.

Kepala Biro Umum

2. Drs. SAIRI HERRIJANTO Koordinator n

Anggota

Kepala Biro Keuangan 3. Drs. DJANOEISMADIDJOHARI Kabag TU Departemen 4. AMIADJINURKAMIL Anggota Kabag Pimpinan

5. Drs. ASMURI Anggota

Departemen

Kabag Rumah Tangga

Referensi

Dokumen terkait

(2) Direktur Jenderal menetapkan persyaratan teknis alat dan perangkat telekomunikasi berdasarkan usulan rancangan yang telah disusun oleh panitia teknis sebagaimana dimaksud

(2) Jenis pesawat terbang dan helikopter yang sudah divalidasi atau disertifikasi sebagaimana dimaksud dalam ayat (2), diinformasikan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara

serta para pejabat eselon III yang ditunjuk, p 2 ra'pejabat dari Departemen/lnstansi yang terkait, LSM, Asosiasi di 'bidang kebudayaan dan pariwisata, Kepala:Dinas

(1) Besaran biaya pokok sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 untuk angkutan penumpang umum Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) diusulkan oleh Direktur Jenderal kepada Menteri sebagai

(1) Menteri mendelegasikan wewenang kepada Sekretaris Jenderal, Inspektur Jenderal, para Direktur Jenderal, serta Kepala Radan Litbang dan Oik'eit sesuai

untuk menduduki 9" Pengembangan akhir karier dari seorang Pegawai Negeri Sipil dengan Strata Pendidikan Formal SHTA adalah pada jabatan eselon III dan

Walikota / Gubernur/ Direktur Jenderal Perhubungan Laut. Melapaorkan secara tertulis kepada Bupati/Walikota /Gubernur/Direktur Jenderal Perhubungan Laut setiap terjadi perubahan

a. Direktur Jenderal atau pejabar yang ditunjuk untuk jalan nasional kecuali jalan nasional yang berada dalam ibu kota Kabupaten Daerah Tingakt II atau yang