1
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1. Konsep Dasar Sistem
Konsep dasar sistem merupakan sekumpulan dari komponen atau elemen elemen yang merupakan definisi yang lebih luas dibandingkan pendekatan sistem yang lebih menekankan pada prosedurnya, meliputi berbagai aspek dan sudut pandang berbeda-beda sesuai dengan hal-hal yang berkaitan dengan sistem.
Menurut Hutahean dalam Nadila (2017:2) menyimpulkan bahwa “Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan kegiatan atau untuk melakukan sasaran yang tertentu”.
A. Model Pembelajaran Berbasis Web
Menurut Kadir, (2014:305), website adalah “kumpulan dari halaman – halaman situs, yang terangkum dalam sebuah domain atau subdomain, yang tempatnyaberada di dalam World Wide Web (WWW) di dalam internet”. Web merupakan kumpulan- kumpulan dokumen yang banyak tersebar di beberapa computer server yang berada di seluruh penjuru dunia dan terhubung menjadi satu jaringan melalui jaringan yang disebut internet.
Faktor utama yang membuat website begitu cepat berkembang adalah karena
penyebaran informasi melalui website sangat cepat dan mencakup area yang luas
(mendunia), tidak dibatasi oleh jarak dan waktu, disamping itu, saat ini juga lagi
tren pembuatan website pribadi atau blog.
B. Sistem
Menurut Ladjamudin (2013:13) “yang mendefinisikan sistem adalah sekumpulan prosedur organisasi yang pada saat dilaksanakan akan memberikan informasi bagi pengambil keputusan dan atau untuk mengendalikan organisasi”.
Suatu sistem memiliki karakteristik atau sifat-sifat tertentu, yang mencirikan bahwa hal tersebut bisa dikatakan sebagai suatu sistem menurut Ladjamudin (2013:4), yaitu:
a. Komponen Sistem (Component)
Komponen sistem adalah terdiri dari sejumlah komponen serta saling berinteraksi yang bekerja sama membentuk suatu kesatuan. Komponen- komponen sistem tersebut dapat berupa bentuk subsistem. Setiap sub sistem memiliki sifat-sifat yang menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. Suatu sistem dapat mempunyai sistem yang lebih besar yang disebut”supra system”.
b. Batasan Sistem (Boundary)
Batasan sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem lainnya, atau sistem dengan lingkungan luarnya. Batasan sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai suatu kesatuan dan menunjukan ruang lingkup dari sistem tersebut.
c. Lingkungan luar sistem (Environtment)
Lingkungan luar adalah bentuk apapun yang ada diluar ruang lingkup
atau batasan sistem yang mempengaruhi operasi sistem tersebut disebut
dengan lingkungan luar sistem. Lingkungan luar sistem ini dapat
menguntungkan, namun dapat juga merugikan sistem tersebut.
Lingkungan luar yang menguntungkan merupakan energi bagi sistem tersebut, sedangkan lingkungan luar yang merugikan harus dikendalikan, kalau sistem tersebut tidak dikendalikan maka akan mangganggu kelangsungan hidup suatu sistem tersebut.
d. Penghubung Sistem (interface)
Media yang menghubungkan antara suatu sistem dengan subsistem yang lainnya disebut dengan penghubung sistem atau interface. Penghubung sistem ini memungkinkan sumber daya yang mengalir dari suatu subsistem yang lainnya. Keluaran suatu subsistem akan menjadi masukan untuk subsistem yang lain, dengan melewati penghubung. Dengan demikian terjadi suatu integrasi sistem yang membentuk satu kesatuan.
e. Masukan Sistem (input)
Energi yang dimasukan kedalam sistem disebut dengan masukan sistem, yang dapat berupa pemeliharaan (maintance input) dan sinyal (signal Input) sebagai contoh, didalam suatu sistem unit komputer, “program”
adalah maintance input yang digunakan untuk mengoperasikan komputer.
Sementara “data” adalah signal input yang akan diolah menjadi sebuah informasi.
f. Keluaran Sitem (Output)
Keluaran Sistem adalah mengolah suatu energi dan di klasifikasikan menjadi suatu keluaran yang berguna, keluaran dapat merupakan masukan untuk subsistem yang lain seperti sistem informasi.
g. Pengolahan Sistem (process)
Pengolahan sistem dapat mempunyai suatu proses yang akan mengubah
masukan menjadi keluaran.
h. Sasaran Sistem (Objective)
Sebuah sistem memiliki tujuan atau sasaran yang pasti dan bersifat Deterministic
Menurut Ladjamudin (2013:6) “sistem adalah suatu bentuk integrasi antara satu komponen dengan komponen lain karena memiliki sasaran yang berbeda untuk setiap kasus yang terjadi didalam sistem”. Oleh sebab itu, sistem klasifikasi dari beberapa sudut pandang antaranya:
a. Sistem Abstrak dan Sistem Fisik
Sistem abstrak adalahsistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara fisik.
b. Sistem Alamiah dan Sistem Buatan Manusia
Sistem alamiah adalah sistem yang terjadi melalui proses alam, tidak dibuat oleh manusia, misalnya sistem perputaran bumi, terjadinya siang dan malam serta pergantian musim. Sedangkan sistem buatan merupakan sistem yang melibatkan hubungan manusia dengan mesin, yang disebut Human Machine System. Salah satu contohnya adalah sistem informasi berbasis komputer, karena menyangkut penggunaan komputer yang berinteraksi dengan manusia.
c. Sistem Determinasi dan Sistem Probabilistic
Sistem yang beroperasi dengan tingkah laku yang dapat diprediksi
disebut sistem deterministic. Sistem yang kondisi masa depannya
tidak dapat diprediksi karena mengandung unsur probabilistic
d. Sistem Terbuka dan Sistem Tertutup
Sistem terbuka adalah sistem yang berhubungan dan dipengaruhi oleh lingkungan luarnya, yang menerima masukan dan menghasilkan keluaran untuk subsistem lainya. Sedangkan sistem tertutup adalah sistem yang tidak berhubungan dan tidak dipengaruhi oleh lingkungan luarnya, sistem ini bekerja secara otomatis tanpa adanya campur dari pihak luar.
Menurut Anggraeni (2017:12), “Secara umum informasi dapat didefinisikan sebagai hasil dari pengolahan data dalam suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimannya yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian yang nyata yang digunakan untuk pengambilan keputusan.
Informasi merupakan data yang telah diklasifikasikan atau diolah atau diinterpretasi untuk digunakan dalam proses pengambilan keputusan”.
Dapat disimpulkan bahwa informasi adalah data yang sudah diolah menjadi sebuah bentuk informasi yang berarti bagi penggunanya, bermanfaat bagi seluruh masyarakat.
Menurut Anggraeni (2017:12), “Sistem informasi adalah suatu sistem dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi operasi organisasi yang bersifat manajerial dengan kegiatan strategi dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan informasi yang diperlukan untuk pengambilan keputusan”.
Dapat disimpulkan bahwa sistem informasi adalah suatu teknologi
informasi untuk melakukan sebuah proses yang menyajikan semua informasi
berguna dan sangat bernilai untuk pengambilan suatu keputusan.
C. Website / Program
Menurut Sibero (2013:10) “Internet (Interconnected Network) adalah jaringan komputer yang meng-hubungkan antar jaringan secara global, internet dapat juga disebut jaringan dalam suatu jaringan yang luas”.
Menurut Sidik dalam Zikrul (2017-1) menyimpulkan bahwa:
Website merupakan suatu layanan sajian sistem informasi yang menggunakan konsep hyperlink, yang memudahkan surfer (sebutan bagi pemakai computer yang melakukan penelusurn di internet) untuk mendapatkan informasi dengan cukup mengklik suatu link dan akan menampilkan informasi secara lebih rinci (detail).
Menurut Sibero (2013:12) mengemukakan bahwa “Web Browser adalah aplikasi perangkat lunak yang digunakan untuk mengambil dan menyajikan sumber informasi web”
Menurut Sibero dalam Zikrul (2017:11) “Web server adalah sebuah computer yang terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak. Secara berbentuk fisik dan cara kerjanya,perangkat keras web server tidak berbeda dengan computer rumah atau PC, yang membedakan kapasitas dan kapabilitasnya.”
Menurut Hidayatullah dan Jauhari (2017:5) menyatakan bahwa “Hyper Text Transfer Protocol adalah protokol agar client dan server bisa berkomunikasi dengan gaya request-response. HTTP menentukan bagaimana format pesan dan bagaimana cara pengirimannya,serta bagaimana web server dan browser beraksi dan bereaksi terhadap berbagai perintah”.
Menurut Madcoms (2016:15) menyimpulkan bahwa “Hypertext Markup
Language adalah sebuah bahasa markup yang diunakan untuk membuat sebuah
halaman web, menampilkan berbagai informasi didalam sebuah penjelajah web
internet dan formatting hypertext sederhana yang ditulis dalam berkas format
ASCII agar dapat menghasilkan tampilan wujud yang terintegrasi”
Menurut Kadir (2013:58) “Java script adalah bahasa skrip yang digunakan untuk mengontrol tindakan-tindakan yang diperlukan di halaman web”.
Menurut Ariona (2013:58) “CSS adalah kependekan dari Cascading Style Sheets, berfungsi untuk mempercantik penampilan HTML atau menentukan bagaimana elemen HTML ditampilkan, seperti menentukan posisi, merubah warna teks atau background dan lain sebagainya”.
Menurut Sibero (2013:49) PHP juga disebut sebagai pemograman Server Side Programming, dikarenakan PHP bersifat Open Source atau bahasa dengan hak cipta terbuka, atau dengan kata lain pengguna diperbolehkan untuk mengembangkan kode-kode fungsi PHP sesuai dengan kebutuhannya.
Menurut Hidayatullah dan Kawistara (2014:421) “JQuery adalah suatu library JavaScript yang akan menjadikan web lebih bagus dalam hal user interface, lebih stabil, dan dapat mempercepat waktu kinerja dalam pembuatan web hanya perlu memanggil fungsinya dari awal”.
Menurut Yudhanto dan Agus Purbaya (2014:11) “XAMPP merupakan program paket PHP dan MySQL berbasis opensource yang saat ini merupakan andalan para programmer PHP dalam melakukan programming dan melakukan testing hasil programnya”.
Menurut Sibero (2013:97) “MySQL atau dibaca “My Sekuel” dengan
suatu RDBMS (Relational Database Management System) merupakan aplikasi
sistem yang menjalankan fungsi pengolahan data. MySQL sendiri pertama
dikembangkan oleh MySQL AB yang kemudian diakuisisi oleh Sun Microsystem
dan terakhir dikelola oleh Oracle Coorporation”.
D. Basis Data
Basis data merupakan tempat pengolahan suatu informasi yang sangat penting dalam upaya menciptakan suatu aplikasi terintegrasi.
Menurut Lubis (2016:3) menyatakan bahwa basis data adalah “tempat berkumpulnya data yang saling berhubungan dalam suatu wadah (organisasi/perusahaan) bertujuan agar dapat mempermudah dan mempercepat untuk pemanggilan atau pemanfaatan kembali data tersebut”
E. Model Pengembangan Perangkat Lunak
Metode yang digunakan pada penggembangan perangkat lunak ini menggunakan metode waterfall (Sukamto dan M. Shalahuddin, 2016:29) yang terbagi menjadi lima tahapan, yaitu:
Sumber: Sukamto dan M.Shalahudin (2016)
Gambar II.1. Model Waterfall
1. Analisis Kebutuhan Perangkat Lunak
Proses pengumpulan kebutuhan dilakukan secara intensif untuk mespesifikasikan kebutuhan perangkat lunak agar dapat dipahami
Sistem Rekayasa Informasi
Analisis Desain Pengodean Pengujia
n
perangkat lunak seperti apa yang dibutuhkan oleh user. Spesifikasi kebutuhan perangkat lunak pada tahap ini perlu untuk didokumentasikan.
2. Desain
Desain perangkat lunak adalah proses multi langkah yang fokus pada desain pembuatan program perangkat lunak termasuk struktur data, arsitektur perangkat lunak, representasiantarmuka, dan prosedur pengodean. Tahap ini mentranslasikebutuhan perangkat lunak dari tahap analisis kebutuhan ke representasi desain agar dapat diimplementasikan menjadi program pada tahap selanjutnya. Desain perangkat lunak yang dihasilkan pada tahap ini juga perlu didokumentasikan.
3. Pembuatan Kode Program
Desain harus ditranslasikan kedalam program perangkat lunak. Hasil dari tahap iniadalah program komputersesuai dengan desain yang telah dibuat pada tahap desain.
4. Pengujian
Pengujian fokus pada perangkat lunak secara dari segi lojik dan fungsional dan memastikan bahwa semua bagian sudah diuji. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir kesalahan (error) dan memastikan keluaran yang dihasilkan sesuai yang diinginkan.
5. Pendukung (support) atau pemeliharaan (maintenance)
Tidak menutup kemungkinan sebuah perangkat lunak mengalami
perubahan ketika sudah dikirimkan ke user. Perubahan bisa terjadi karena
adanya kesalahan yang muncul dan tidak terdeteksi saat pengujian atau
perangkat lunak harus beradaptasi dengan lingkungan baru. Tahap
pendukung atau pemeliharaan dapat mengulangi proses pengembangan mulai dari analisis spesifikasi untuk perubahan perangkat lunak yang sudah ada, tapi tidak untuk membuat perangkat lunak baru.
Dreamweaver CS5 merupakan software aplikasi yang digunakan sebagai HTML editor profesional untuk mendesain web secara visual. Aplikasi ini juga yang biasa dikenal dengan istilah WYSIWYG (What You See Is What You Get).
Dreamweaver CS5 adalah software yang luar biasa untuk membuat website. Dengan menggunakan Dreamweaver CS5, kita dapat membuat hampir dari semua tipe halaman web. Selain itu, proses penggunaannya pun mudah dan cepat, bahkan bisa menghasilkan tampilan halaman web yang canggih. Selain itu, Dreamweaver CS5 juga dilengkapi dengan toolbar Browser Navigation semacam tool seperti yang ada pada browser yang terdiri dari back, forward, stop, home, address, dan live view option.
Sumber : Madcoms (2016:2)
Gambar II.2 Tampilan Awal Adobe Dreamweaver CS5
2.2. Peralatan Pendukung (Tools System)
Peralatan Pendukung merupakan alat yang digunakan untuk menggambarkan bentuk logika model dari suatu sistem dengan menggunakan simbol-simbol, lambing-lambang dan diagram-diagram yang menunjukan secara tepat apa arti dan fungsinya.
Adapun peralatan pendukung (tools system) yang akan dijelaskan sebagai model sistem yang akan dirancang sebagai berikut:
A. Entity Relationship Diagram (ERD)
Menurut Ladjamudin (2013:142) “ERD adalah suatu model jaringan yang menggunakan susuanan data yang disimpan dalam sistem secara abstrak”
Entity Relationship Diagram memiliki elemen-elemen diagram hubungan entitas yaitu:
1. Entity
Entity digambarkan dengan sebuah bentuk pesergi panjang. Entity adalah sesuatu apa saja yang ada di dalam sistem, nyata abstrak dimana data tersimpan atau dimana terdapat data.
2. Relationship
Relationship dapat digambarkan dengan sebuah bentuk belah ketupat.
Relationship adalah hubungan alamiah yang terjadi antara entitas. Pada umumnya penghubung (Relationship) diberi nama dengan kata kerja dasar, sehingga memudahkan untuk melakukan pembaca relasinya.
3. Relationship Degree
Relationship Degree adalah jumlah entitas yang berpatisipasi dalam suatu
relationship. Derajat relationship yang sering dipakai di dalam ERD yaitu:
a. Unary Relationship b. Binary Relationship c. Tertary Relationship d. Atribut
4. Atribut
Secara umum atribut adalah sifat atau karakteristik dari tiap entitas manapun tiap relationship. Maksudnya, atribut adalah sesuatu yang menjelaskan apa yang sebenarnya yang dimaksud dengan entitas maupun relationship, sehingga sering dikatakan atribut adalah elemen dari setiap entitas dan relationship.
5. Kardinalitas (Cardinality)
Kardinalitas relasi menunjukkan jumlah maksimum tupel yang dapat belasi dengan entitas yang lain. Kardinalitas relasi menunjukkan kepada hubungan maksimum yang terjadi dari entitas yang satu ke entitas yang lain dan begitu juga sebaliknya. Terdapat tiga macam kardinalitas relasi, yaitu:
a. One To One
Tingkat hubungan satu ke satu, dinyatakan dengan satu kejadian pada
entitas pertama, hanya mempunyai satu hubungan dengan satu kejadian
pada entitas yang kedua dan sebaliknya. Yang berarti setiap tupel pada
entitas A berhubungan dengan paling banyak satu tupel pada entitas B
dan begitu juga sebaliknya setiap tupel pada entitas B berhubungan
dengan paling banyak satu tupel pada entitas A.
nama_dos *
mengepalai Jurusan
1 Dosen
1 alamat_dos
kode_jur * nama_jur nama_dos * kode_jur *
Sumber : Fathansyah (2015:82)
Gambar II.3 Contoh Kardinalitas Satu ke Satu b. One To Many atau Many To One
Tingkat hubungan satu ke banyak adalah sama dengan banyak ke satu.
Tergantung dari arah mana hubungan tersebut dilihat. Untuk satu kejadian untuk entitas yang pertama dapat mempunyai banyak hubungan dengan kejadian pada entitas yang kedua. Sebaliknya satu kejadian pada entitas yang kedua hanya dapat mempunyai satu hubungan dengan satu kejadian pada entitas yang pertama.
nama_dos *
mengajar Kuliah
N Dosen
1
alamat_dos
kode_kul * nama_kul nama_dos * kode_kul *
waktu ruang sks semester