• Tidak ada hasil yang ditemukan

Statistik Daerah. Kecamatan Badiri. Katalog BPS :

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Statistik Daerah. Kecamatan Badiri. Katalog BPS :"

Copied!
30
0
0

Teks penuh

(1)

Katalog BPS : 1101002.1204.011 

Badan Pusat Statistik Kabupaten Tapanuli Tengah Jalan N. Daulay No.

Pandan, Telp. 371082

Statistik Daerah

Kecamatan Badiri

(2)
(3)

   

STATISTIK DAERAH

KECAMATAN BADIRI 2012

     

No. Publikasi : 12045.12.25 Katalog BPS : 101002.1204 Ukuran Buku : 17,6 cm x 25 cm Jumlah Halaman : v + 25

Naskah :

Koordinator Statistik Kecamatan Badiri

Gambar Kulit : Seksi IPDS

Diterbitkan oleh :

Badan Pusat Statistik Kabupaten Tapanuli Tengah

Dicetak Oleh : Percetakan Muklisa

Boleh dikutip dengan menyebutkan sumbernya

(4)

Kata Sambutan

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, saya menyambut baik penerbitan publikasi Statistik Kecamatan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) provinsi dan kabupaten/kota. Penyusunan publikasi Statistik Kecamatan ini merupakan inovasi dan pengembangan kegiatan perstatistikan serta penyebarluasan informasi sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan visi BPS sebagai “ pelopor data statistic terpercaya untuk semua “.

Penerbitan publikasi Statistik Kecamatan dimaksudkan untuk melengkapi ragam pub- likasi statistik yang telah tersedia di daerah seperti Daerah Dalam Angka (DDA) yang telah terbit secara rutin dalam memotret kondisi daerah. Buku ini menyajikan indikator-indikator terpilih yang menggambarkan tentang kondisi daerah dalam bentuk tampilan uraian deskriptif sederhana.

Saya berharap, publikasi Statistik Kecamatan ini mampu memberikan informasi secara cepat dan tepat kepada pemerintah daerah dan masyarakat yang dapat digunakan sebagai dasar perencanaan, monitor dan evaluasi mengenai perkembangan pembangunan di berbagai sektor serta membantu para pengguna data lainnya dalam memahami kondisi umum daerahnya.

Akhirnya, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berpartisipasi hingga terbitnya publikasi ini, dan semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa meridhoi usaha kita.

Pandan , Agustus 2012 Kepala Badan Pusat Statistik

Kabupaten Tapanuli Tengah

SUNANTO, SE NIP. 19591022 198302 1 001

(5)

Kata Pengantar

Statistik daerah Kecamatan Badiri ini merupakan publikasi seri kedua. Publikasi Statistik Daerah Kecamatan Badiri diharapkan akan diterbitkan secara rutin setiap tahunnya oleh Badan Pusat Statistik Tapanuli Tengah dalam upaya memenuhi kebutuhan deskripsi data Statitik di Kecamatan Badiri.

Statistik Daerah Kecamatan Badiri disajikan dengan mendikripsikan sebagian data Kecamatan Dalam Angka 2012. Didalam penyajiannya penulis tidak memberikan pernyataan yang mengarah pada penilaian akhir dari kumpulan data, akan tetapi penulis hanya mem- bandingkan kumpulan data yang saling berhubungan selanjutnya pembaca dapat mengambil kebijakan keputusan tentang kumpulan data tersebut.

Selaku Koordinator Statitik Kecamatan Badiri dan penulis Publkasi Statistik Daerah Kecamatan Badiri mengharapkan publikasi ini dapat membantu para pengguna data dalam mengambil kebijakan/keputusan dalam melaksanakan kegiatan perencanaan Usaha dan pembangunan di KecamatanBadiri. Penulis juga mengharapkan kritik dan saran untuk melengkapi dan menyempurnakan penerbitan Publikasi Statistik Daerah Kecamatan Badiri 2013.

Kepada semua pihak yang telah memberiakn Bantuan dan perhatian dalam proses penyajian Publkasi ini saya ucapkan terima kasih.

Lopian, Agustus 2012 KOORDINATOR STATISTIK

KECAMATAN BADIRI

JEKSON BUTARBUTAR,S.Si NIP. 198603292011011014

(6)

DAFTAR ISI

1. Geografi dan Iklim 2. Pemerintahan 3. Penduduk 4. Pendidikan 5. Kesehatan

6. Program Keluarga Berencana 7. Perkebunan Rakyat

……… 1

……… 2

……… 3

……… 4

……… 6

……… 7

……… 8

(7)

BAB 1

Kecamatan Badiri terletak di Pantai Barat Kabupaten Tapanuli Tengah Propinsi Sumatera Utara Pulau Sumatera. Terletak antara 010 - 02020’ Lintang Utara dan 580 – 99005’ serta terletak antara 0 – 600 m di atas permukaan laut. Sebelah utara berbatasan dengan Kecamatan Pandan, sebelah selatan dengan Kecamatan Sibabangun, sebelah timur dengan Kecamatan Pinang Sori, sebelah barat berbatasan dengan Samudera Indonesia.

Kecamatan Badiri terbagi atas delapan (8) desa dan satu (1) Kelurahan , dengan luas keseluruhan 129,49 Km2, sebagian besar berada di daratan Pulau Sumatera dan sebahagian kecil berada di pulau-pulau kecil di sekitarnya. Ditinjau dari segi Persentase luas daerah Desa sitardas merupakan daerah terluas yakni 46,26 Km2 atau 35,72 % dari luas Kecamatan Badiri.

Kecamatan Badiri tergolong daerah beriklim tropis dan hanya ada dua musim, yaitu musim kemarau dan musim hujan.

Antara Januari – Desember 2011 suhu udara maksimum bisa mencapai 31,700C dan suhu minimum mencapai 22,100C. Rata-rata suhu udara di kecamatan Badiri sebesar 23,800C.

Peta Kecamatan Badiri

GEOGRAFI DAN IKLIM

Kecamatan Badiri terletak di pantai Barat Pulau Kabupaten Tapanuli Tengah Propinsi Sumatera Utara Pulau Sumatera dan mengalami dua musim, musim hujan dan musim kemarau.

Tabel Luas,Wilayah dirinci Menurut Desa/

No Desa Luas

(Km2)

Rasio terhadap

Luas kecamatan

3 Lubuk Ampolu 17,98 13,88 4 Gunung Kelambu 0,72 0,56 5 Kebun Pisang 1,50 1,16 6 Huta Balang 8,23 6,36

7 Lopian 9,61 7,42

(1) (2) (3) (4)

2 Pagaran Honas 1,33 1,03 1 Sitardas 46,26 35,72

8 Jago-jago 22,83 17,63 9 Aek Horsik 21,03 16,24

Sumber : Kecamatan dalam Angka 2012

(8)

Kecamatan Badiri terdiri dari 8 (delapan) Desa dan 1 (satu) Kelurahan.

Pegawai Negeri Sipil

Jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kecamatan Badiri menurut golongan dan instansi tahun 2011 berjumlah 61 orang.

Yang terdiri dari: Kantor camat 15 orang (8 orang golongan II, 6 orang golongan III dan 1 Orang golongan IV), UPT Disdik 6 orang (1 orang golongan II, 2 orang golongan III, dan 3 orang golongan IV), Puskesmas 28 orang (19 orang golongan II dan 9 orang golongan III), PPLKB/PLKB 1 orang ( 1 orang golongan III), PPK 6 orang ( 6 orang golongan III) dan 1 orang KSK ( golongan III). Dilihat dari jumlah pegawai disetiap instansi, Puskesmas merupakan instansi dengan jumlah pegawai terbanyak dengan jumlah pegawai 28 orang.

Sedangkan ditinjau dari golongan, pegawai golongan III memiliki jumlah terbanyak yakni 29 orang.

Dari komposisi pegawai terlihat bahwa pelayanan sektor kesehatan, menjadi prioritas utama pemerintah dalam menyelenggarakan pembangunan. Namun disisi lain jumlah pegawai PPLKB hanya 1 orang sangatlah minim mengingat program pemerintah menekan angka kelahiran / jumlah penduduk.

Tabel Statistik Pemerintahan di Kecamatan Badiri

Wilayah Administrasi

2011

Desa 8

Kelurahan 1

BAB 2 PEMERINTAHAN

Sumber : Kecamatan Badiri dalam Angka 2012

Sumber : Kecamatan Badiri Dalam Angka 2012 Jumlah PNS Menurut Golongan dan Instansi

0 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Golongan I Golongan II Golongan III Golongan IV

(9)

Struktur Penduduk

Struktur penduduk Kecamatan Badiri tahun 2011 tergolong berstruktur umur tua, di mana jumlah penduduk yang berumur di diatas 15 tahun sebanyak 13.632 orang (61,396%). Se- dangkan penduduk berumur antara 0-14 tahun sebanyak 8.574orang (38,61%).

Distribusi penduduk

Penyebaran penduduk dikecamatan Badiri belum terdistribusi secara merata. Dimana kepadatan penduduk masih terpusat di 3 desa yakni: Desa Gunung Kelambu dengan kepadatan penduduk 2.297 jiwa/km2, Desa Kebun Pisang dengan kepadatan Penduduk 1.299 jiwa/(km2) dan Kelurahan Hutabalang dengan kepadatan penduduk 883 jiwa/(km2).

Bila ditinjau lebih dalam, bahwa 3 daerah ter- sebut merupakan pecahan dari satu daerah yakni Kelurahan Hutabalang. Hal itu menunjuk- kan dengan jelas bahwa penduduk Kecamatan Badiri terkonsentrasi pada satu wilayah terten- tu. Hal ini harus diperhatikan pemerintah setempat supaya keseimbangan kepadatan penduduk disetiap wilayah merata.

Sumber : Kecamatan dalam Angka 2012

Tabel Kepadatan Penduduk dirinci menurut Desa dan Kelurahan Tahun 2011

Sumber : Kecamatan dalam angka 2012

BAB 3

876 ‐778 98

846 ‐805 41

780 ‐720 60

707 ‐672 35

605 ‐621 ‐16

535 ‐547 ‐12

450 ‐472 ‐22

321 ‐339 ‐18

192 ‐241 ‐49

311 ‐522 ‐211

11283 ‐10923 360

‐1000 0 1000 200

0  ‐  4 10  ‐  14 20  ‐  24 30  ‐  34 40  ‐  44 50  ‐  54 60  ‐  64

Piramida Penduduk Kec. Badiri dirinci Menurut Jenis Kelamin dan Kelompok umur

Perempuan Laki‐laki

Pagaran  Honas

1%

Lubuk  Ampolu 10%

Gunung  Kelambu

1%

Kebun  Pisang Hutabalan 41%

g 23%

Lopian 16%

Jago‐

jago 5%

Aek  Horsik

1% 2%

Kepadatan Penduduk  (Jiwa/KM2)

PENDUDUK

Sex Ratio Penduduk Kecamatan Badiri menunjukkan bahwa jumlah penduduk laki-laki lebih banyak daripada penduduk perempuan.

(10)

Sarana Pendidikan

Sarana pendidikan di kecamatan Badiri yang dalam hal ini jumlah sekolah yang aktif yakni SD negeri sebanyak 17 unit, SMTP negeri sebanyak 1 unit, SMTP Swasta sebanyak 1 unit, dan SMTA negeri sebanyak 1 unit. Jumlah sarana tersebut perlu mendapat fasilitas yang memadai untuk meningkatkan pelayanan pendidikan kepada masyarakat. Walau dari jumlah sekolah sudah mencukupi namun pemerintah juga harus memperhatikan kelayakan bangunan dengan parameter fasilitas kamar mandi, tempat olah raga,peralatan belajar mengajar, bangunan -

BAB 4 PENDIDIKAN

Tabel GRAFIK BANYAKNYA SEKOLAH SD,SMTP,SMTA DIRINCI MENURUT DESA/KELURAHAN TAHUN 2011

‐6 ‐7 Pagaran Honas

Lubuk Ampolu

‐ ‐ Gunung Kelambu

‐ ‐ Kebun Pisang

‐ ‐ HutaBalang

‐ ‐ Lopian

‐ ‐ Jago‐jago

‐ ‐ Aek Horsik

1 ‐ 2

1 1 1 1

3

1 1

Sumber: Kecamatan Badiri Dalam Angka 2012

yang nyaman untuk proses belajar mengajar.

Dan jauh kedepan pihak penyelenggara pemerintahan sudah harus memperhatikan fasilitas Informasi dan Teknologi.

Dengan fasilitas Pendidikan yang memadai akan diperoleh lulusan yang berkualitas dan dengan sendirinya akan memperbaiki kualitas sumber daya manusia di Kecamatan Badiri pada khususnya dan Kabupaten Tapanuli Tengah pada umumnya.

Dan satu hal yang harus dipahami untuk mendapatkan kualitas pendidikan yang baik, maka perlu investasi yang cukup besar. Maka sesuai dengan amanah Undan-Undang Dasar 1945 bahwa alokasi anggaran untuk pendidikan minimal 20%. Alokasi anggaran itupun harus sampai kesetiap daerah hingga tingkat Kecamatan sebesar 20% juga.

Dengan Alokasi anggaran untuk pendidikan akan diperoleh juga kualitas pendidikan yang merata disemua daerah diseluruh Indonesia.

(11)

TENAGA PENGAJAR

Banyak tenaga pengajar di Kecamatan Badiri 298 orang (Pegawai Negeri Sipil) yang mengajar di 20 sekolah SD,SMTP,SMTA yakni 199 orang mengajar di SD, 64 orang mengajar di SMTP, 35 orang di SMTA. Sedangkan tenaga Dosen belum ada mengingat Kecamatan Badiri tidak memiliki Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta.

PARTISIPASI SEKOLAH

Peserta didik di Kecamatan Badiri yang dirinci menurut jenjang pendidikan yakni siswa dengan jenjang pendidikan SD: 3944 orang, SMTP: 834 Orang dan SMTA: 401 Orang, dengan total keseluruhan 5179 Orang.

Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk di Kecamatan badiri yang dirinci menurut Kelompok umur maka : kelompok umur 5-9 sebanyak 2953 orang, kelompok umur 10-14 sebanyak 2808 Orang dan kelompok umur 15- 19 sebanyak 2292 orang dengan total keseluruhan sebanyak 8053 Orang. Dengan demikian persentase Partisipasi sekolah di Kecamatan Badiri yakni 64,31 %.Untuk itu perlu digalakkan sadar Pendidikan bagi masyarakat.

Sumber : Kecamatan Badiri dalam Angka 2012

Sumber : Tapanuli Tengah dalam Angka 2011

Menurut Jenjang Pen- didikan

Jumlah

SD 3944

SMTP 834

SMTA 401

Menurut kelompok umur

jumlah

5-9 2953

10-14 2808 15-19 2292

PENDIDIKAN BAB 4

Tabel Banyaknya Siswa dan Tenaga Pengajar pada tingkat SD, SLTP dan SLTA Tahun 2012

Tabel Angka Partisipasi Sekolah Kec. Badiri Menurut jenjang Pendidikan dan kelompok umur Tahun 2012

0 100 200

199

64 35

Banyak Guru

Banyak Guru

Sumber : Kecamatan Badiri dalam Angka 2012

(12)

tenaga medis akan melayani 300 orang.

Dari perbandingan antara fasilitas kesehatan dan tenaga medis dengan jumlah penduduk yang ada di kecamatan Badiri dapat terlihat sebuah pelayanan yang tidak mungkin optimal dan memadai. Padahal penulis masih menganalisis dari sisi unit bangunan fasilitas kesehatan dan jumlah tenaga medis dengan kasat mata sudah dapat memberi sinyal bahwa pelayanan kesehatan di kecamatan Badiri masih sangat minim, belum lagi bila dilihat dari sisi fasilitas di setiap unit fasilitas kesehatan.

Tentu untuk memberikan fasilitas kesehatan dan tenaga medis agar memadai memerlukan waktu dan dana yang cukup be- sar, maka penulis memberi saran agar instan- si kesehatan yang ada di Kecamatan Badiri mensiasatinya dengan meningkatkan penyuluhan kepada masyarakat tentang pola hidup sehat, sehingga rumah masyarakat menjadi fasilitas kesehatan dan masyarakat itu sendiri menjadi tenaga medis bagi dirinya sendiri. Dengan demikian tujan dasar dari instansi kesehatan itu dapat terealisasi di masyarakat yakni Masyarakat hidup sehat.

Tabel Statistik Kesehatan Kecamatan Badiri

Fasilitas Kesehatan 2011

Rumah Sakit Umum 0

Puskesmas 1

Pustu / BKIA 5

BPU 0

Posyandu 34

Tenaga medis 2011

Dokter 3

Bidan 24

Perawat 22

Dukun Bayi 25

Sumber : Kecamatan Badiri Dalam Angka 2012

BAB 5 KESEHATAN

Fasilitas kesehatan yang ada di kecamatan badiri sebanyak Puskesmas 1 unit, Pustu/BKIA 5 unit, Posyandu 34 unit. Yang tersebar di se- luruh desa dan kelurahan di Kecamatan Badiri.

Sedangkan jumlah tenaga medis yang ada di Kecamatan Badiri yaitu Doter 3 orang, Bidan 24 orang, Perawat 22 orang, dan Dukun bayi sebanyak 25 orang.

Bila fasilitas kesehatan tersebut kita banding- kan dengan jumlah penduduk yang ada di keca- matan Badiri yakni 22.206 jiwa maka 1 unit fasilitas kesehatan akan melayani 555 jiwa. Dan tenaga medis di kecamatan badiri maka 1 orang

(13)

keluarga berencana (KB). Hal itu dapat di- tunjukkan dari data yang diperoleh dari PPLKB kec. Badiri bahwa jumlah Pengguna Alat kon- trasepsi yakni 751 rumah tangga dari 3.459 rumah tangga Pasangan Usia Subur. Dari ang-

ka tersebut bahwa persentase pencapaiannya sekitar 21,71%.Angka persentase pencapaian tersebut tentu masih sangat jauh dari angka 100%, tapi yang pasti bahwa kecamatan Badiri telah melakukan upaya penekanan angka per- tumbuhan penduduk. Dan untuk pencapaian yang lebih maksimal diperlukan kesadaran masyarakat tentang perlunya penggunaan alat kontrasepsi yang dipadukan dengan upaya dari PPLKB Kec. Badiri .

BAB 6 Program Keluarga Berencana

Sumber: PPLKB Kec. Badiri Tentu kita masih ingat dengan slogan “ Dua

Anak Cukup”. Slogan tersebut mengingatkan bahwa Negara kita telah, sedang dan akan dibebani dengan pertumbuhan penduduk yang sangat pesat.

Jika dikaji korelasi antara jumlah penduduk dengan perkembangan pembangunan suatu negara sangat bertautan. Sebab perkapita sua- tu negara diperoleh berbanding terbalik dengan jumlah penduduk negara yang bersangkutan.

Sesuai dengan hal tersebut diatas, untuk memperoleh jumlah penduduk suatu negara tentu nilai komulatif jumlah penduduk dari se- tiap wilayah kawasan negara yang bersangku- tan. Dalam hal ini bahwa wilayah Indonesia terbagi menjadi beberapa Propinsi, Propinsi dibagai menjadi beberapa Kota/Kabupaten dibagi menjadi beberapa Kecamatan. Maka untuk menekan pertumbuhan penduduk yang semakin pesat maka harus dimulai dari tingkat wilayah terkecil maka dengan sendirinya tingkat pertumbuhan secara nasional juga akan menurun.Jika kita tinjau di kecamatan badiri sebagai bagian pembentuk kawasan Negara Republik Indonesia yang dalam hal ini turut penyumbang naik/turunnya pertumbuhan penduduk maka kecamatan badiri sudah melakukan program-

0 10 20 30 40 50 60 70 80

IUD MOP MOW IMPLAT Suntik PIL Kondom

(14)

Keadaan wilayah Kecamatan Badiri sangat cocok untuk perkebunan, hal itu dapat dilihat sepanjang wilayah badiri tanaman-tanaman perkebunan seperti: Kelapa, Karet,Kopi,Coklat, Kemiri dan Sawit.

Dan satu hal yang patut diacungkan jempol, bahwa pengusahaan perkebunan masih ban- yak diusahakan oleh masyarakat. Artinya tana- man perkebunan rakyat masih tetap ada dan berkembang.

Dalam hal ini penulis sangat berharap supa- ya tanaman perkebunan rakyat tetap diper- tahankan dan ditingkatkan dimasa yang akan -

datang. Karna dengan meningkatkan luas sekaligus kualitas tanaman perkebunan rakyat maka eknomi rakyat akan meningkat dengan sendirinya.

Tanaman perkebunan rakyat tersebar diseluruh desa dan kelurahan. Dimana di de- sa Sitardas (Kelapa: 139 ha, Karet: 445 ha, Kopi: 0,5 ha, Coklat: 134 ha, Kemiri: 1 Ha, Sawit: 125 ha), Pagaran Honas(Kelapa: 2 ha,Karet: 475 ha, Kopi:2 ha, Lubuk Ampolu ( Kelapa: 5 ha, Karet: 470 ha, Kemiri: 0,5 ha, Sawit: 24 ha), Gunung Kelambu(Kelapa: 6 ha, Karet: 465 ha, Coklat 5 ha, Sawit: 6 ha), Ke- bun Pisang(Kelapa: 6 ha, Karet: 440 ha, Coklat: 5 ha, Sawit: 9 ha), Hutabalang (Kelapa: 9 ha, Karet: 150 ha, Coklat: 14 ha, Sawit: 25 ha), Lopian ( Kelapa: 30 ha, Karet:

175 ha, Coklat: 35 ha, Sawit: 15 ha), jago- jago( Kelapa: 45 ha, Karet: 225 ha, Coklat: 30 ha, Sawit: 30 ha), Aek Horsik (Kelapa: 61 ha, Karet: 375 ha, Kopi:2 ha, Coklat: 20 ha, Sawit: 15 ha).

Dari data tersebut diatas bahwa tanaman perkebunan yang paling banyak ditanam ada- lah Karet dan desa yang paling luas daerah perkebunannya adalah Desa Sitardas.

BAB 7

Sumber : Kecamatan Badiri Dalam Angka 2012 Produksi Tanaman Perkebunan Rakyat Dirindi Menurut Jenis Tanaman dan Desa/Kelurahan Ta- hun 2011

PERKEBUNAN RAKYAT

0 50 100 150 200 250 300 350 400 450 500

Kelapa Karet Kopi Coklat Kemiri Kelapa Sawit

(15)
(16)

Tabel : 1.1 LUAS KECAMATAN BADIRI MENURUT DESA/KELURAHAN TAHUN 2011

No. Desa/Kelurahan Luas Rasio Terhadap Total (Km2) Luas Kecamatan (%)

(1) (2) (3)

1 Sitardas 46,26 35,72

2 Pagaran Honas 1,33 1,03

3 Lubuk Ampolu 17,98 13,88

4 Gunung Kulambu 0,72 0,56

5 Kebun Pisang 1,50 1,16

6 Hutabalang 8,23 6,36

7 Lopian 9,61 7,42

8 Jago-jago 22,83 17,63

9 Aek Horsik 21,03 16,24

Jumlah 129,49 100,00

Sumber : Kantor Camat Kecamatan BADIRI

(17)

Tabel : 3.1.1 LUAS, JUMLAH PENDUDUK DAN KEPADATAN PENDUDUK DIRINCI MENURUT DESA/KELURAHAN TAHUN 2011

No. Desa/Kelurahan Luas Jumlah Kepadatan

(Km2) Penduduk Penduduk

(Jiwa/Km 2)

(1) (2) (3) (4)

1 Sitardas 46.26 2 189 47

2 Pagaran Honas 1.33 747 562

3 Lubuk Ampolu 17.98 1 373 76

4 Gunung Kulambu 0.72 1 654 2 297

5 Kebun Pisang 1.50 1 948 1 299

6 Hutabalang 8.23 7 264 883

7 Lopian 9.61 2 726 284

8 Jago-jago 22.83 1 855 81

9 Aek Horsik 21.03 2 450 117

Jumlah 129.49 22 206 171

Sumber : BPS Kab.Tapanuli Tengah

(18)

Tabel : 3.1.2 BANYAKNYA PENDUDUK DIRINCI MENURUT JENIS KELAMIN DAN DESA/KELURAHAN TAHUN 2011

No. Desa/Kelurahan Laki-laki Perempuan Jumlah

(1) (2) (3) (4)

1 Sitardas 1 147 1 042 2 189

2 Pagaran Honas 394 353 747

3 Lubuk Ampolu 709 664 1 373

4 Gunung Kulambu 830 824 1 654

5 Kebun Pisang 968 980 1 948

6 Hutabalang 3 639 3 625 7 264

7 Lopian 1 350 1 376 2 726

8 Jago-jago 964 891 1 855

9 Aek Horsik 1 282 1 168 2 450

Jumlah 11 283 10 923 22 206

Sumber : BPS Kab.Tapanuli Tengah

(19)

Tabel : 3.1,3 BANYAKNYA PENDUDUK DIRINCI MENURUT JENIS KELAMIN DAN KELOMPOK UMUR TAHUN 2011

No. Kelompok Umur Laki-laki Perempuan Jumlah

(1) (2) (3) (4)

1 0 - 4 1 465 1 348 2 813

2 5 - 9 1 547 1 406 2 953

3 10 - 14 1 441 1 367 2 808

4 15 - 19 1 207 1 085 2 292

5 20 - 24 876 778 1 654

6 25 - 29 846 805 1 651

7 30 - 34 780 720 1 500

8 35 - 39 707 672 1 379

9 40 - 44 605 621 1 226

10 45 - 49 535 547 1 082

11 50 - 54 450 472 922

12 55 - 59 321 339 660

13 60 - 64 192 241 433

14 65 + 311 522 833

Jumlah 11 283 10 923 22 206

Sumber : BPS Kab.Tapanuli Tengah

(20)

Tabel : 3.1,4 BANYAKNYA PENDUDUK, RUMAH TANGGA

DIRINCI MENURUT DESA/KELURAHAN TAHUN 2011

No. Desa/Kelurahan Penduduk Jumlah Rata-Rata

Rumah Per Rumah

Tangga Tangga

(1) (2) (3) (4)

1 Sitardas 2 189 507 4

2 Pagaran Honas 747 155 5

3 Lubuk Ampolu 1 373 258 5

4 Gunung Kulambu 1 654 364 5

5 Kebun Pisang 1 948 457 4

6 Hutabalang 7 264 1 626 4

7 Lopian 2 726 577 5

8 Jago-jago 1 855 351 5

9 Aek Horsik 2 450 500 5

Jumlah 22 206 4 795 5

Sumber : BPS Kab.Tapanuli Tengah

(21)

Tabel : 3.2 BANYAKNYA PNS MENURUT GOLONGAN DAN INSTANSI TAHUN 2011

Golongan

No. Desa/Kelurahan Jumlah

I II III IV

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

1 Kantor Camat - 8 6 1 15

2 UPT Disdik - 1 2 3 6

3 Puskesmas - 19 9 - 28

4 Kel. Hutabalang - - 4 - 4

5 PPLKB / PLKB - - 1 - 1

6 PPK - - 6 - 6

7 KSK - - 1 - 1

Jumlah 0 28 29 4 61

Sumber : Dinas / Jawatan Kecamatan Badiri

(22)

Tabel : 4.1 BANYAKNYA SD, SMTP, SMTA MENURUT DESA/KELURAHAN TAHUN 2011

SD SMTP SMTA

No. Desa/Kelurahan

Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

1 Sitardas 2 - - -

2 Pagaran Honas 1 - - - - -

3 Lubuk Ampolu 1 - - - - -

4 Gunung Kulambu 1 - 1 - - -

5 Kebun Pisang 1 - - - - -

6 Hutabalang 6 - - -

7 Lopian 3 - - 1 1 -

8 Jago-jago 1 - - -

9 Aek Horsik 1 - - - - -

Jumlah 17 - 1 1 1 -

Sumber : UPT Dinas Pendidikan Kecamatan BADIRI

Catatan : SMTA yang ada adalah SMK Negeri 1 Badiri

(23)

Tabel : 4.2 BANYAKNYA MURID SD, SMTP, SMTA MENURUT DESA/KELURAHAN TAHUN 2011

SD SMTP SMTA

No. Desa/Kelurahan

Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

1 Sitardas 426 - - - - -

2 Pagaran Honas 203 - - - - -

3 Lubuk Ampolu 204 - - - - -

4 Gunung Kulambu 261 - 732 - - -

5 Kebun Pisang 356 - - - - -

6 Hutabalang 1 146 - - - - -

7 Lopian 782 - - 102 401 -

8 Jago-jago 189 - - - - -

9 Aek Horsik 377 - - - - -

Jumlah 3 944 - 732 102 401 -

Sumber : UPT Dinas Pendidikan Kecamatan BADIRI

(24)

Tabel : 4.3 BANYAKNYA GURU SD, SMTP, SMTA MENURUT DESA/KELURAHAN TAHUN 2011

SD SMTP SMTA

No. Desa/Kelurahan

Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

1 Sitardas 20 - - -

2 Pagaran Honas 7 - - -

3 Lubuk Ampolu 11 - - -

4 Gunung Kulambu 11 - 49 - - -

5 Kebun Pisang 15 - - -

6 Hutabalang 66 - - -

7 Lopian 41 - - 15 35 -

8 Jago-jago 10 - - -

9 Aek Horsik 18 - - -

Jumlah 199 - 49 15 35 -

Sumber : UPT Dinas Pendidikan Kecamatan BADIRI

(25)

Tabel : 4.4 BANYAKNYA MURID SD DIRINCI MENURUT KELAS DAN DESA/KELURAHAN TAHUN 2011

Kelas

No. Desa/Kelurahan Jumlah

I II III IV V VI

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

1 Sitardas 107 92 80 66 45 36 426

2 Pagaran Honas 40 34 39 35 29 26 203 3 Lubuk Ampolu 45 47 34 34 27 17 204 4 Gunung Kulambu 43 43 46 43 41 45 261 5 Kebun Pisang 70 79 60 56 55 36 356 6 Hutabalang 238 178 205 189 171 165 1 146 7 Lopian 150 184 138 114 106 90 782

8 Jago-jago 53 27 35 35 25 14 189

9 Aek Horsik 78 77 72 66 50 34 377

Jumlah 824 761 709 638 549 463 3 944

Sumber : UPT Dinas Pendidikan Kecamatan BADIRI

(26)

Tabel : 4.5 BANYAKNYA MURID SMTP DIRINCI MENURUT KELAS DAN DESA/KELURAHAN TAHUN 2011

K e l a s

No. Desa/Kelurahan Jumlah

I II III

(1) (2) (3) (4) (5)

1 Sitardas - - - -

2 Pagaran Honas - - - -

3 Lubuk Ampolu - - - -

4 Gunung Kulambu 236 254 242 732

5 Kebun Pisang - - - -

6 Hutabalang - - - -

7 Lopian 32 34 36 102

8 Jago-jago - - - -

9 Aek Horsik - - - -

Jumlah 268 288 278 834

Sumber : UPT Dinas Pendidikan Kecamatan BADIRI

(27)

Tabel : 4.7 BANYAKNYA SARANA KESEHATAN DIRINCI MENURUT DESA/KELURAHAN TAHUN 2011

No. Desa/Kelurahan Rumah Pus Pustu/BKIA BPU Posyan Jumlah

Sakit kesmas du

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

1 Sitardas - - 1 - 3 4

2 Pagaran Honas - - 1 - 2 3

3 Lubuk Ampolu - - 1 - 2 3

4 Gunung Kulambu - - 1 - 3 4

5 Kebun Pisang - - - - 3 3

6 Hutabalang - 1 - - 12 13

7 Lopian - - - - 3 3

8 Jago-jago - - 1 - 3 5

9 Aek Horsik - - - - 3 3

Jumlah - 1 5 - 34 40

Sumber : Puskesmas Kec. BADIRI

(28)

Tabel : 4.8 BANYAKNYA TENAGA MEDIS DIRINCI MENURUT DESA/KELURAHAN TAHUN 2011

No. Desa/Kelurahan Dokter Bidan Perawat Dukun Lainnya Jumlah

Bayi

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

1 Sitardas - 2 1 4 - 7

2 Pagaran Honas - 1 2 2 - 5

3 Lubuk Ampolu - 3 1 2 - 6

4 Gunung Kulambu - 4 2 1 - 7

5 Kebun Pisang - 2 - 2 - 4

6 Hutabalang 3 4 14 5 - 26

7 Lopian - 2 - 5 - 7

8 Jago-jago - 4 2 2 - 8

9 Aek Horsik - 2 - 2 - 4

-

Jumlah 3 24 22 25 - 74

Sumber : Puskesmas Kec. BADIRI

(29)

Tabel : 4.9 BANYAKNYA PASANGAN USIA SUBUR (PUS) MENURUT DESA/KELURAHAN TAHUN 2011

Jumlah P.U.S No. Desa/Kelurahan Menggunakan Tidak

alat Menggunakan

Kontrasepsi Kontrasepsi

(1) (3) (4) (5)

1 Sitardas 68 280 348

2 Pagaran Honas 73 86 159

3 Lubuk Ampolu 77 128 205

4 Gunung Kulambu 65 186 251

5 Kebun Pisang 104 291 395

6 Hutabalang 141 905 1 046

7 Lopian 61 355 416

8 Jago-jago 115 160 275

9 Aek Horsik 47 317 364

Jumlah 751 2 708 3 459

Sumber : PPLKB Kec. BADIRI

(30)

Tabel :

5.5 LUAS TANAMAN PERKEBUNAN RAKYAT DIRINCI MENURUT JENIS TANAMAN DAN DESA/KELURAHAN TAHUN 2011 (Ha)

No. Desa/Kelurahan Kelapa Karet Kopi Coklat/ Kemiri Kelapa

Kakao sawit

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

1 Sitardas 139 445 0,5 134 1 125

2 Pagaran Honas 2 475 2 7 2 2

3 Lubuk Ampolu 5 470 0 7 0,5 24

4 Gunung Kulambu 6 465 0 5 0 6

5 Kebun Pisang 6 440 0 5 0 9

6 Hutabalang 9 150 0 14 0 25

7 Lopian 30 175 0 35 0 15

8 Jago-jago 45 225 0 30 0 30

9 Aek Horsik 61 375 2 20 0 15

Jumlah 303 3 220 5 257 4 251

Sumber : Satgas Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kec. BADIRI

Referensi

Dokumen terkait

Jumlah fasilitas kesehatan di Kota Tangerang pada tahun 2013 sedikit mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu terdapat 30 rumah sakit, 68

Pada tahun 2011 Kecamatan Sorkam Barat memiliki 21 orang tenaga kesehatan dibawah pengawasan Puskesmas dengan perincian dokter sebanyak 1 orang yang bertugas di Puskesmas

Kepadatan penduduk terbesar juga berada pada Desa Pearaja yaitu sebe- sar 1080 penduduk per kilometer persegi (km 2 ) dan yang kepadatannya terkecil yaitu 6 penduduk per

Penyebaran Penduduk pada tahun 2010 sama dengan tahun 2011 yaitu penduduk terbanyak berada di Kelurahan Lumut dengan jumlah penduduk 6.187 orang (55,44%) dan Desa/kelurahan

Sementara bila melihat perbandingan persentase penduduk miskin tahun 2010 terlihat bahwa di Kabupaten Ponorogo persentase penduduk miskinnya dengan angka sebesar

Di Kecamatan Tegal Ampel pada tahun 2014, berdasarkan data dari UPTD Kecamatan Tegal Ampel fasilitas sekolah SD diknas sebanyak 16 sekolah dengan jumlah siswa 2.268

Berdasarkan data hasil proyeksi Sensus Penduduk 2014 diketahui bahwa jumlah penduduk Kecamatan Bojongloa Kidul yang berada dalam umur produktif (15-64 tahun) adalah sebanyak 61.066

Piramida penduduk menunjukan komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin berdasarkan data hasil proyeksi Sensus Penduduk 2010 diketahui bahwa jumlah penduduk Kecamatan