ASUHAN KEPERAWATAN PADA An.RDENGAN GANGGUAN SISTEM PERSARAFAN : POST KRANIOFARINGIOMA Asuhan keperawatan pada an.r dengan gangguan sistem persarafan : post raniofaringioma di melati ii rsud dr. moewardi surakarta.
Teks penuh
Dokumen terkait
Tujuan: Untuk mengetahui asuhan keperawatan pada pasien anak dengan retinoblastoma yang meliputi pengkajian, intervensi, implementasi dan evaluasi keperawatan.. Hasil:
Pada penyusunan karya tulis ini penulis hanya melakukan asuhan keperawatan pada suatu klien dengan kasus apendiks akut khususnya post operasi appendiktomy di ruang Melati 1 RSUD
Asia Tenggara sebanyak 40% dari populasi mempunyai satu atau lebih gen thalasemia (Kliegam,2012). Berdasarkan catatan rekam medik di RS Dr. Moewardi Surakarta menunjukkan
Kesimpulan:Dari hasil asuhan keperawatan yang dilakukan oleh penulis, masalah yang teratasi hanya satu yaitu insomnia, masalah insomnia dapat teratasi karena adanya pemberian O2
Kesimpulan: Dari hasil asuhan keperawatan yang dilakukan oleh penulis, masalah yang teratasi hanya satu yaitu insomnia, masalah insomnia dapat teratasi karena adanya pemberian
rasional : kadar glukosa yang tinggi dalam darah akan menjadi media yang terbaik bagi pertumbuhan kuman. Pasang kateker/lakukan perincal dengan baik. Rasional : mengurangi
Rasional: Suhu pada malam hari memuncak yang kembali normal pada pagi hari adalah karakteristik infeksi, demam 38°C segera setelah pembedahan menandakan infeksi luka (Doenges,
Pola nafas tidak efektif b/d bronkospasme Setelah diberi tindakan perawatan selama 3x24 jam pola nafas pasien efektif, dengan KE: -Tanda-tanda vital dalam batas normal