• Tidak ada hasil yang ditemukan

TKG Taekwang Indonesia PT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "TKG Taekwang Indonesia PT"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

III-18 BAB III

ANALISIS KEBUTUHAN SISTEM 3.1. Analisis Organisasi

3.1.1 Profil PT. TKG Taekwang Indonesia

PT. TKG Taekwang Indonesia (PT. Taekwang) merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang produksi sepatu merek ternama yang berasal dari Korea Selatan dengan karyawan lebih dari 31.000 dan berlokasi di Subang, Jawa Barat. PT. Taekwang telah membeli seluas 47 hektare milik masyarakat di 3 desa yaitu Karang Anyar,Kecamatan Subang, kemudian di Desa Belendung dan Cinangsi Kecamatan Cibogo. Perusahaan ini di dirikan awal tahun 2012. PT ini merupakan perusahaan terbesar ke-5 di Asia Tenggara. Brand produk PT ini adalah pure sepatu untuk eksport ke Amerika Timur. Untuk wilayah Asia sendiri import dari Vietnam.

Awalnya perusahaan akan di dirikan di Tangerang tapi di karenakan banyaknya persaingan akhirnya PT ini di bangun di Subang. Alasan memilih Subang karena tanahnya masih memiliki lahan yang luas dan murah.

Sebelumnya PT. Taekwang memiliki nama PT. TK Industrial Indonesia, kemudian pada bulan Januari 2022 PT. Taekwang berganti nama menjadi PT. TKG Taekwang Indonesia, selain perubahan nama dan juga logo, PT. Taekwang juga berkembang dengan core value perusahaan yang lebih baik lagi.

3.1.2 Visi dan Misi 1. Visi Perusahaan

“Untuk menjadi mitra yang terkemuka, Pemberi kerja yang paling diminati, dan Penduduk Global yang bertanggung jawab”.

a. Mitra yang terkemuka : Untuk menjadi partner yang terbaik untuk Nike sebagai konsumen.

b. Pemberi kerja yang paling diminati : Kami menarik orang-orang untuk mau bekerja di perusahaan.

c. Pendidikan Global yang bertanggungjawab : Kami memimpin di area tanggungjawab perusahaan dan manufaktur yang berkelanjutan yang

(2)

meliputi lingkungan, tenaga kerja dan area lain dan menjadi penduduk global yang bertanggung jawab.

2. Misi Perusahaan

“Untuk memberikan solusi inovasi terkemuka, memberikan nilai produk yang tak terbantahkan dan Menjunjung tinggi keselarasan dengan Mitra”

a. Solusi Inovatif : Setiap pihak Bertanggung jawab untuk memberikan inovasi yang sesuai dengan bidang tanggungjawab masing-masing.

b. Produk yang tak ternilai : keunggulan dalam kualitas prosuk, pengiriman, biaya, nilai dan berkelanjutan.

c. Menjunjung tinggi keselarasan dengan mitra : Menyelaraskan dan memenuhi keinginan dan harapan dari konsumen di semua fungsi.

3.1.3 Struktur Organisasi

Berikut merupakan struktur organisasi PT. TKG Taekwang Indonesia :

Gambar 3.1 Struktur Organisasi Produksi PT. TKG Taekwang Indonesia Sumber : Team Leader cmp

Pada gambar diatas posisi departemen CMP berada di bawah 3P, lalu di 3P terdapat 2 jenis lagi yaitu Outsole dan midsole, CMP masuk kedalam midsole.

Untuk menghasilkan sebuah produk yang berkualitas dan bermutu tinggi maka PT. TKG Taekwang Indonesia mempunyai kebijakan tertentu yang

(3)

dikehendaki apabila adanya pelaksana yaitu para pekerja atau karyawan yang terhimpun di dalam sebuah divisi atau departement.

Divisi atau departement adalah sebuah komponen struktur organisasi yang berada di dalam sebuah pabrik industri yang berfungsi untuk mengkoordinasi setiap pekerja sesuai tugas dan bidang pekerjaan masing - masing yang telah di tentukan oleh perusahaan. Berikut ini divisi atau departement yang ada pada PT. TKG Taekwang Indonesia :

a. Departement HRD (Human Resources Departement)

HRD adalah sebuah departement atau divisi di dalam suatu perusahaan atau suatu organisasi yang mempunyai tugas di bidang sumber daya manusia, karyawan atau pekerja.

b. Departement GA ( General Affairs )

General Afairs Adalah Departement atau Divisi yang mempunyai tugas di bidang penyediaan atau pengadaan sarana dan kebutuhan aktifitas para karyawan atau pekerja.

c. Departement Environment

Departement Environment adalah Sebuah divisi yang mempunyai tugas di bidang lingkungan di dalam dan sekitar lingkungan perusahaan.

d. Departement Safety

Departement atau Divisi Safety adalah Sebuah divisi di dalam perusahaan yang mempuyai tugas di bidang safety atau keselamatan dan kesehatan kerja karyawan.

e. Departement Produksi

Divisi atau departement produksi adalah sebuah departement atau divisi di dalam perusahaan yang mempunyai tugas di bidang produksi atau bagian yang berhubungan langsung dengan proses pembuatan produk dan hasil produk.

(4)

f. Departement QA ( Quality Assurance )

Divisi atau Departement Quality Assurance adalah Salah satu divisi atau departement di sebuah perusahaan yang mempunyai tugas di bidang Jaminan Qualitas produk yang bermutu.

g. Departement Engineering

Divisi atau departement Engineering adalah salah satu divisi atau departement yang mempunyai tugas sebagai Maintenance perawatan terhadap mesin - mesin produksi.

h. Departement Accounting

Divisi atau Departement Accounting adalah salah satu divisi atau departement yang mempunyai tugas di bidang management keuangan perusahaan.

i. Departement Purchasing.

Divisi atau Departement Purchasing adalah divisi atau departement di sebuah perusahaan yang mempunyai tugas di bidang pengadaan barang kebutuhan perusahaan baik bidang produksi maupun non produksi.

j. Departement Ware House

Divisi atau Departement Ware House Adalah salah satu divisi atau departement di dalam perusahaan yang mempunyai tugas di bidang penyimpanan atau penampungan hasil pokok produksi.

k. Departement PPC ( Production Planning Control )

Divisi atau departement PPC adalah salah satu divisi atau departement yang mempunyai tugas di bidang perencanaan dan control rangkaian proses produksi.

l. Departement IT ( Informatika Teknologi )

Divisi atau Departement Informatika Teknologi adalah salah satu divisi atau departement yang mempunyai tugas di bidang Jaringan Komputerisasi yang mendukung semua aktifitas pekerjaan pendataan dan programing.

(5)

3.2. Analisis sistem yang sedang berjalan di Departemen CMP 3.2.1. Identifikasi Proses Kerja

Analisis sistem yang saat ini berjalan di departemen CMP : 1. Mencatat dibuku semua mesin yang beroperasi.

2. Menuliskan dibuku semua ukuran cetakan pada mesin press.

3. Jika pembersihan cetakan mesin, harus mencatat ukuran sepatu, jam pembersihan, nama karyawan yang membersihkan dan paraf karyawan pada lembar kertas pembersihan mold. Lalu melaporkannya pada leader.

4. Jika yang menuliskan nya leader, harus mencatat semua mesin dari masing- masing line.

Berikut merupakan flowmap dari analisa sistem berjalan di departemen CMP saat ini :

Gambar 3.2 Flowmap sistem berjalan

(6)

3.2.2. Identifikasi Dokumen

Dokumen yang terdapat di departemen cmp ada 2 dokumen input dan 1 dokumen output, namun yang boleh di cantumkan dalam skripsi ini hanya ada 2 dokumen input. Berikut merupakan dokumen input data mesin yang beroperasi dan dokumen input data pembersihan mesin pada lembaran formulir :

Gambar 3.3 Dokumen input mesin yang beroperasi

Gambar 3.4 Dokumen input pembersihan mesin

(7)

3.3. Analisis kebutuhan sistem 3.3.1. Kebutuhan Sistem

Identifikasi kebutuhan sistem meliputi kebutuhan informasi, kebutuhan perangkat keras, kebutuhan perangkat lunak, kebutuhan fungsional dan kebutuhan non fungsional.

3.3.2. Kebutuhan Informasi

Kebutuhan informasi untuk menunjang terjadinya proses manajemen produksi di departemen CMP meliputi beberapa hal sebagai berikut :

Tabel 3.1 Kebutuhan Informasi No Informasi yang

dibutuhkan

Tujuan Frekuensi

1. Data mesin yang berproses

Team Leader, Grup Leader

Setiap hari

2. Data karyawan pada form pembersihan mesin

Team Leader Setiap melakukan pembersihan 3. Informasi target produksi Karyawan, Team

Leader, Grup Leader

Setiap hari

4. Informasi laporan kerja Grup Leader Setiap hari

3.3.3. Kebutuhan Perangkat Keras

Kebutuhan Perangkat Keras untuk sistem yang akan dikembangkan : Tabel 3.2 Kebutuhan Perangkat Keras

No Perangkat keras Spesifikasi

1 Processor Intel Core i3

2 RAM 4 GB

3 Hardisk 500 GB

3.3.4. Kebutuhan Perangkat Lunak

Kebutuhan perangkat lunak yang dibutuhkan dalam perancangan sistem ini adalah sebagai berikut :

(8)

Tabel 3.3 Kebutuhan Perangkat Lunak

No Nama Spesifikasi

1 Sistem Operasi Windows 10

2 Browser Google Chrome, Mozilla Firefox 3 Bahasa Pemrograman PHP

4 Database MySQL

5 Editor PHP Sublime / Notepad++

6 Desain Perancangan Drawio

3.3.5. Kebutuhan Fungsional

Kebutuhan fungsional mendeskripsikan fitur, layanan, atau fungsi yang disediakan oleh sistem untuk pengguna. Sistem informasi manajemen departemen cmp harus memiliki kebutuhan sistem sebagai berikut :

Tabel 3.4 Kebutuhan Fungsional

Nomor SRS Deskripsi

All Aktor

SRS-F-01 Sistem dapat melakukan login

SRS-F-02 Sistem dapat menampilkan dashboard Grup Leader (GL)

SRS-F-03 Sistem dapat mengelola target produksi SRS-F-04 Sistem dapat mengelola laporan kerja

SRS-F-05 Sistem dapat menampilkan kelola ukuran dan warna yang diproses SRS-F-06 Sistem dapat menampilkan kelola pembersihan mesin

Team Leader (TL)

SRS-F-07 Sistem dapat mengelola data ukuran dan warna yang di proses SRS-F-08 Sistem dapat mengelola data pembersihan mesin

SRS-F-03 Sistem dapat mengelola target produksi SRS-F-04 Sistem dapat mengelola laporan kerja Team Member (Karyawan)

SRS-F-07 Sistem dapat mengelola data ukuran dan warna yang di proses SRS-F-08 Sistem dapat mengelola data pembersihan mesin

SRS-F-09 Sistem dapat menampilkan target produksi

(9)

3.3.6. Kebutuhan Non-Fungsional

Kebutuhan non-fungsional adalah kebutuhan tambahan yang tidak terdapat input, proses, output, tetapi kebutuhan non-fungsional dipenuhi karena berperan penting dalam menentukan apakah sistem dapat digunakan oleh user atau tidak.

Tabel 3.5 Kebutuhan Non-Fungsional

Nomor SRS Deskripsi

SRS-NF-01 Sistem Menggunakan MySQL Database

SRS-NF-02 Sistem dibangun dengan User Interface sesuai dengan kebutuhan user

SRS-NF-03 Sistem dibangun menggunakan framework CodeIgniter dan menggunakan Bahasa pemograman PHP

3.4. Implementasi Pemodelan Kebutuhan Fungsional

3.4.1. Use Case Diagram

Usecase diagram mendeskripsikan sebuah interaksi antara satu atau lebih aktor dengan sistem yang akan dibuat. Adapun usecase diagram untuk sistem informasi manajemen produksi departemen cmp sebagai berikut :

Gambar 3.5 Usecase Diagram

(10)

1. Diagram Use Case Karyawan

Gambar 3.6 Usecase Diagram Karyawan

2. Diagram Use Case Team Leader

Gambar 3.7 Usecase Diagram Team Leader

(11)

3. Diagran Use Case Grup leader

Gambar 3.8 Usecase Diagram Grup Leader 3.4.2. Definisi Aktor

Tabel 3.6 Definisi Aktor

No Aktor Deskripsi

1. Karyawan Karyawan adalah actor yang dapat mengakses website dengan melakukan login kemudian bisa mengelola data ukuran dan warna yang di proses, serta data pembersihan mesin. Lalu karyawan hanya bisa melihat tampilan target produksi.

2. Team Leader Team Leader adalah aktor yang dapat mengakses website dengan melakukan login, lalu bisa mengelola data ukuran dan warna yang di proses, data pembersihan mesin, mengelola target produksi, dan mengelola laporan kerja harian.

3. Grup Leader Grup Leader adalah aktor yang dapat melakukan login, melihat data ukuran dan warna yang di proses, melihat data pembersihan mesin, mengelola target produksi, dan mengelola laporan kerja harian.

(12)

3.4.3. Definisi Use Case

Tabel 3.7 Definisi Use Case

Kode Use Case Deskripsi

UC 1.0 Login Usecase ini berfungsi masuk kedalam sistem dengan memasukan username dan password UC 2.0 Kelola data ukuran

dan warna

Usecase ini berfungsi untuk mengelola data barang yang akan di proses di mesin cmp dan mengisi form pada sistem

UC 3.0 Kelola data

pembersihan mesin

Usecase ini berfungsi mengelola data pembersihan mesin

UC 4.0 Kelola target produksi

Usecase ini berfungsi mengelola target produksi

UC 5.0 Kelola laporan kerja Usecase ini berfungsi mengelola laporan kerja harian

3.4.4. Scenario Use Case Diagram 1. Scenario Use Case UC 1.0 Login

Gambar 3.9 Use Case Login Tabel 3.8 Scenario Use Case Login Aktor Karyawan, Team Leader, Grup Leader Kondisi awal Berada Dihalaman web browser Hasil yang

diharapkan

Setelah login berhasil, aktor berada di halaman backend Skenario

Aksi Aktor Reaksi Sistem

Skenario Normal

1. Masukan url situs SICMP

2. Menampilkan form login 3. Mengisi username dan password

dan menekan tombol “Login”

4. mengambil username 5. mengambil password

6. Jika username dan password benar maka sistem menampilkan halaman backend

(13)

7. Jika salah, sistem akan menampilkan

‘username dan password salah’, lalu mengulangi memasukan username dan password

8. tampil halaman backend

2. Scenario Use Case UC 2.0 Kelola Data Ukuran dan Warna

Gambar 3.10 Use Case Kelola Ukuran dan Warna

Tabel 3.9 Scenario Use Case Kelola Ukuran dan Warna

Nama Usecase Kelola Data Ukuran dan Warna – tampil, tambah, edit, hapus

Aktor Karyawan dan Team Leader

Kondisi awal Berada Dihalaman Backend – Dashboard Hasil yang diharapkan Dapat melakukan kelola data ukuran dan warna Skenario

Aksi Aktor Reaksi Sistem

Skenario Normal

1. Aktor klik kelola Ukuran dan Warna

2. Menampilkan form data Kelola Ukuran dan Warna

Tambah data Ukuran dan Warna 1. Klik tombol tambah

2.Tampil form tambah 3. Isi form tambah

4.Tekan simpan

5.Simpan data Edit data Ukuran dan Warna

1.User klik tombol edit

2.Tampil form Edit 3. Isi form Edit

4.Tekan simpan

5.Update data Hapus data Ukuran dan Warna

(14)

1.User klik tombol hapus

2.Tampil form konfirmasi hapus 3. tekan hapus

4.hapus data

3. Scenario Use Case UC 3.0 Kelola Data Pembersihan Mesin

Gambar 3.11 Use Case Kelola Pembersihan Mesin Tabel 3.10 Scenario Use Case Kelola Data Pembersihan Mesin

Nama Usecase Kelola Data Pembersihan Mesin – tampil, tambah, edit, hapus

Aktor Karyawan dan Team Leader

Kondisi awal Berada Dihalaman Backend – Dashboard Hasil yang diharapkan Dapat melakukan kelola data pembersihan mesin Skenario

Aksi Aktor Reaksi Sistem

Skenario Normal 1. Aktor klik kelola

Pembersihan Mesin

2. Menampilkan form data Kelola Pembersihan Mesin

Tambah data Kelola Pembersihan Mesin 1. Klik tombol tambah

2.Tampil form tambah 3. Isi form tambah

4.Tekan simpan

5.Simpan data Edit data Kelola Pembersihan Mesin

1.User klik tombol edit

2.Tampil form Edit 3. Isi form Edit

4.Tekan simpan

5.Update data Hapus data Kelola Pembersihan Mesin 1.User klik tombol hapus

2.Tampil form konfirmasi hapus

(15)

3. tekan hapus

4.hapus data

4. Scenario Use Case UC 4.0 Kelola Target Produksi

Gambar 3.12 Use Case Kelola Target Produksi

Tabel 3.11 Scenario Use Case Kelola Target Produksi

Nama Usecase Kelola Target Produksi – tampil, tambah, edit dan hapus

Aktor Team Leader dan Grup Leader

Kondisi awal Berada Dihalaman Backend – Dashboard Hasil yang diharapkan Dapat mengelola target produksi

Skenario

Aksi Aktor Reaksi Sistem

Skenario Normal 1. Aktor klik kelola Target

Produksi

2. Menampilkan form data Target Produksi Tambah Target Produksi

1. Klik tombol tambah

2.Tampil form tambah 3. Isi form tambah

4.Tekan simpan

5.Simpan data Edit Target Produksi

1.User klik tombol edit

2.Tampil form Edit 3. Isi form Edit

4.Tekan simpan

5.Update data Hapus Target Produksi

1.User klik tombol hapus

2.Tampil form konfirmasi hapus

(16)

3. tekan hapus

4.hapus data

5. Scenario Use Case UC 5.0 Laporan Kerja

Gambar 3.13 Use Case Kelola Laporan Kerja

Tabel 3.12 Scenario Use Case Laporan Kerja

Nama Usecase Kelola laporan kerja – tampil, tambah, edit, hapus

Aktor Team Leader dan Grup Leader

Kondisi awal Berada Dihalaman Backend – Dashboard Hasil yang diharapkan Dapat melakukan kelola laporan kerja Skenario

Aksi Aktor Reaksi Sistem

Skenario Normal

1. Aktor klik kelola Laporan Kerja

2. Menampilkan form data Laporan Kerja Tambah Laporan Kerja

1 .Klik tombol tambah

2.Tampil form tambah 3. Isi form tambah

4.Tekan simpan

5.Simpan data Edit Laporan Kerja

1.User klik tombol edit

2.Tampil form Edit 3. Isi form Edit

4.Tekan simpan

5.Update data Hapus Laporan Kerja

1.User klik tombol hapus

2.Tampil form konfirmasi hapus 3. tekan hapus

(17)

4.hapus data

3.4.5. Activity Diagram

Activity Diagram adalah diagram yang memperlihatkan aliran dari aktivitas dalam suatu sistem. Bagaimana aktivitas itu dimulai decision yang mungkin terjadi dan bagaimana aktivitas itu berakhir. Gambar di bawah ini memperlihatkan activity diagram dari setiap usecase.

1. Login

Gambar 3.14 Activity Diagram Login Sumber: Drawio

(18)

2. Kelola data Ukuran dan Warna

Gambar 3.15 Activity Diagram Kelola Data Ukuran dan Warna Sumber: Drawio

3. Tampil Kelola Ukuran dan Warna

Gambar 3.16 Activity Diagram Tampil Kelola Ukuran dan Warna Sumber: Drawio

(19)

4. Kelola data Pembersihan Mesin

Gambar 3.17 Activity Diagram Kelola Pembersihan Mesin Sumber: Drawio

5. Tampil Kelola Pembersihan Mesin

Gambar 3.18 Activity Diagram Tampil Kelola Pembersihan Mesin Sumber: Drawio

(20)

6. Kelola Target Produksi

Gambar 3.19 Activity Diagram Kelola Target Produksi Sumber: Drawio

7. Tampil Target Produksi

Gambar 3.20 Activity Diagram Tampil Target Produksi Sumber: Drawio

(21)

8. Kelola Laporan Kerja

Gambar 3.21 Activity Diagram Kelola Laporan Kerja Sumber: Drawio

(22)

3.4.6. Robustness Diagram

Gambar 3.22 Robustness Diagram Sumber: Drawio

Referensi

Dokumen terkait

admin harus login terlebih dahulu sebelum mengakses sistem informasi akademik pada SMPIT Thariq Bin Ziyad (Boarding School) bagian admin bisa mengelola data siswa, data

Pada FlowChart Login ini, pengguna akan mengakses Website Social Media dan akan diarahkan ke halaman login, lalu pengguna mengisi form email dan password, jika data yang diisi

1 Admin Aktor yang mengelola data pengguna dan informasi profil yang digunakan sebagai identitas pada system yang dibangun, mengakses, membuat dan memodifikasi course.. 2

Kondisi awal Halaman dalam keadaan telah login dan berada pada halaman sistem informasi praktik kerja lapangan Hasil yang diharapkan Aktor dapat mengelola data jurusan..

Aktor perlu login kedalam sistem agar dapat mengelola data system analisa dan perancangan sistem informasi manajemen pengelolaan tugas akhir di Universitas

a) Login, berfungsi sebagai validasi untuk bisa mengakses dengan cara mengisi username dan password. b) Mengelola Data Pegawai, berfungsi sebagai menu yang

Sistem ini memungkinkan aktor mengakses dan mengelola Sistem Penyewaan Studio Musik mulai dari menginput data pelanggan sampai dengan membuat laporan transaksi..

yang pertama yaitu Pengguna adalah aktor yang belum melakukan login, kedua yaitu Admin adalah pegawai TU (Tata Usaha) yang bertugas untuk mengelola data siswa SD