• Tidak ada hasil yang ditemukan

SURVEI TINGKAT KETERAMPILAN DASAR BERMAIN SEPAK BOLA DAN DAYA TAHAN JANTUNG & PARU PESERTA EKSTRAKURIKULER SEPAK BOLA DI SMP N 1 KOTA MUNGKID TAHUN AJARAN 2015/2016.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "SURVEI TINGKAT KETERAMPILAN DASAR BERMAIN SEPAK BOLA DAN DAYA TAHAN JANTUNG & PARU PESERTA EKSTRAKURIKULER SEPAK BOLA DI SMP N 1 KOTA MUNGKID TAHUN AJARAN 2015/2016."

Copied!
111
0
0

Teks penuh

I. Latar Belakang Masalah dan Rumusan Masalah

Bagian ini membahas konteks penelitian yang berfokus pada tingkat keterampilan dasar bermain sepak bola dan daya tahan jantung serta paru-paru peserta ekstrakurikuler sepak bola di SMP Negeri 1 Kota Mungkid tahun ajaran 2015/2016. Latar belakang menjelaskan pentingnya ekstrakurikuler dalam pengembangan potensi siswa dan peran sepak bola di sekolah tersebut. Penelitian ini dipicu oleh kebutuhan untuk mengevaluasi keterampilan dan kondisi fisik siswa sebelum POPDA, serta kekurangan data mengenai tingkat kemampuan siswa dalam hal teknik dan fisik. Rumusan masalahnya secara ringkas menanyakan seberapa baik tingkat keterampilan dasar bermain sepak bola dan daya tahan jantung serta paru-paru peserta ekstrakurikuler sepak bola tersebut.

1.1 Relevansi dengan Objektif Pendidikan Nasional

Penelitian ini selaras dengan objektif pendidikan nasional yang menekankan pengembangan potensi peserta didik secara optimal. Ekstrakurikuler sepak bola, sebagai bagian dari pendidikan non-akademik, bertujuan meningkatkan keterampilan motorik, fisik, dan kerjasama tim. Hasil penelitian dapat memberikan gambaran kemampuan siswa dan menjadi dasar bagi guru/pelatih untuk merancang program latihan yang lebih efektif dan terarah dalam mencapai tujuan pendidikan tersebut. Informasi mengenai tingkat keterampilan dan daya tahan fisik dapat membantu dalam identifikasi potensi masing-masing siswa serta pengelompokan siswa berdasarkan kemampuan untuk memaksimalkan proses pembelajaran dan pelatihan.

1.2 Kerangka Teoritis dan Prinsip-prinsip yang Mendasari Penelitian

Penelitian ini menggunakan kerangka teoritis tentang keterampilan dasar sepak bola, mencakup teknik manipulatif, lokomotor, dan non-lokomotor. Teori tentang daya tahan jantung dan paru juga dibahas, yang menjelaskan pentingnya suplai oksigen untuk aktivitas fisik yang berkepanjangan. Prinsip-prinsip pelatihan olahraga, seperti intensitas, frekuensi, dan durasi latihan, juga menjadi dasar pertimbangan dalam menganalisis data dan memberikan rekomendasi. Pemahaman atas teori dan prinsip-prinsip ini merupakan landasan penting dalam menginterpretasi hasil penelitian dan memberikan implikasi pedagogis yang relevan.

II. Kajian Pustaka dan Kerangka Berfikir

Bagian ini menelaah literatur terkait keterampilan dasar sepak bola, meliputi teknik-teknik seperti passing, dribbling, shooting, dan heading. Kajian juga mencakup teori-teori daya tahan kardiovaskular, faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta metode pengukurannya. Kerangka berfikir penelitian menggambarkan hubungan antara variabel-variabel penelitian, yaitu keterampilan dasar sepak bola dan daya tahan kardiovaskular, dengan prestasi siswa dalam sepak bola. Kajian pustaka mendukung metodologi penelitian dan interpretasi data.

2.1 Analisis Keterampilan Dasar Sepak Bola

Kajian pustaka ini merujuk pada beberapa sumber yang membahas klasifikasi keterampilan dasar sepak bola. Diskusi mencakup jenis-jenis keterampilan (diskrit, serial, kontinu), teknik-teknik dasar, serta metode pengukurannya. Analisis mendalam terhadap teori-teori keterampilan motorik dan aplikasinya dalam konteks sepak bola menjadi fokus utama dalam sub-bab ini. Penggunaan instrumen pengukuran yang valid dan reliabel merupakan hal penting untuk memastikan keakuratan data yang dikumpulkan dan analisis yang objektif.

2.2 Analisis Daya Tahan Jantung dan Paru

Analisis ini membahas komponen daya tahan kardiovaskular dalam konteks kebugaran jasmani, faktor-faktor yang mempengaruhinya, dan berbagai metode pengukuran. Pentingnya daya tahan jantung dan paru dalam aktivitas olahraga, khususnya sepak bola, dijelaskan secara detail. Kajian pustaka ini juga menganalisis berbagai tes kebugaran untuk mengukur daya tahan kardiovaskular, dengan pertimbangan ketepatan dan kelayakan dalam konteks penelitian. Pemilihan metode pengukuran yang tepat memastikan pengumpulan data yang akurat dan relevan.

2.3 Hubungan antara Keterampilan dan Daya Tahan

Sub bab ini menganalisis hubungan antara keterampilan dasar bermain sepak bola dan daya tahan jantung dan paru. Diskusi ini mempertimbangkan interaksi antara faktor teknik dan fisik dalam menentukan performa pemain sepak bola. Penelitian ini menekankan pentingnya keseimbangan antara kedua aspek tersebut untuk mencapai prestasi optimal. Kerangka berfikir yang diusulkan dalam penelitian ini menjelaskan bagaimana interaksi antara kedua variabel tersebut berpengaruh terhadap prestasi siswa dalam permainan sepak bola. Analisis ini memberikan dasar teoritis untuk interpretasi hasil penelitian yang lebih komprehensif.

III. Metodologi Penelitian

Bagian ini menjelaskan desain penelitian, populasi dan sampel, instrumen penelitian, serta teknik pengumpulan dan analisis data. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode tes dan pengukuran. Teknik purposive sampling digunakan untuk memilih sampel. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, khususnya persentase.

3.1 Rancangan dan Desain Penelitian

Bagian ini menjelaskan secara detail mengenai rancangan penelitian yang digunakan, yaitu pendekatan kuantitatif deskriptif. Pemilihan pendekatan ini dijustifikasi berdasarkan tujuan penelitian yang ingin menggambarkan kondisi dan karakteristik tingkat keterampilan dan daya tahan kardiovaskular peserta ekstrakurikuler sepak bola. Penjelasan mengenai jenis data yang dikumpulkan (kuantitatif), metode pengumpulan data (tes dan pengukuran), dan teknik analisis data (statistik deskriptif) juga disertakan. Pemilihan rancangan penelitian yang tepat merupakan kunci untuk mendapatkan hasil penelitian yang valid dan reliabel.

3.2 Instrumen dan Teknik Pengumpulan Data

Bagian ini menjelaskan instrumen yang digunakan untuk mengukur keterampilan dasar sepak bola (tes kecakapan David Lee yang dimodifikasi) dan daya tahan jantung dan paru (lari jarak menengah 1000 meter). Penjelasan rinci mengenai prosedur pengujian, kriteria penilaian, dan validitas serta reliabilitas instrumen disertakan untuk memastikan kualitas data. Penjelasan mengenai prosedur pengumpulan data secara sistematis dan terukur juga dijelaskan. Penggunaan instrumen yang teruji dan teknik pengumpulan data yang tepat sangat penting dalam memastikan kualitas dan keabsahan data yang diperoleh.

3.3 Teknik Analisis Data

Bagian ini menjelaskan teknik analisis data yang digunakan, yaitu analisis statistik deskriptif. Data disajikan dalam bentuk tabel dan grafik untuk memudahkan interpretasi. Penjelasan mengenai cara perhitungan persentase dan pengkategorian data juga diuraikan. Teknik analisis data dipilih agar sesuai dengan tujuan penelitian dan jenis data yang dikumpulkan. Penjelasan yang jelas mengenai cara analisis data yang digunakan memastikan transparansi dan keabsahan proses interpretasi hasil penelitian.

IV. Hasil Penelitian dan Pembahasan

Bagian ini menyajikan hasil penelitian berupa data tingkat keterampilan dasar bermain sepak bola dan daya tahan jantung dan paru peserta ekstrakurikuler sepak bola. Data disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Pembahasan menganalisis data dan menghubungkannya dengan kerangka teoritis dan kajian pustaka. Pembahasan juga membahas keterbatasan penelitian.

4.1 Penyajian Data

Bagian ini menyajikan data hasil pengukuran keterampilan dasar bermain sepak bola dan daya tahan jantung dan paru secara terstruktur dan sistematis. Data kuantitatif disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi, sedangkan data kualitatif dapat ditambahkan berupa deskripsi singkat hasil observasi. Penggunaan tabel dan grafik yang tepat membuat data mudah dipahami dan diinterpretasi. Data yang disajikan harus akurat dan representatif, mencerminkan hasil penelitian secara jujur dan objektif.

4.2 Analisis dan Interpretasi Data

Bagian ini menganalisis data yang telah disajikan sebelumnya. Analisis meliputi perhitungan statistik deskriptif (misalnya, rata-rata, standar deviasi, persentase) untuk memberikan gambaran yang komprehensif mengenai tingkat keterampilan dan daya tahan kardiovaskular peserta ekstrakurikuler. Interpretasi data menghubungkan temuan penelitian dengan kerangka teoritis dan kajian pustaka yang telah dibahas sebelumnya. Interpretasi data yang baik dilakukan secara logis, sistematis dan objektif, menghindari kesimpulan yang terburu-buru atau tidak berdasar.

4.3 Pembahasan Temuan Penelitian

Bagian ini mendiskusikan temuan penelitian secara mendalam, menghubungkan hasil temuan dengan teori dan kajian pustaka yang telah dibahas sebelumnya. Penjelasan ini menjelaskan implikasi dari hasil penelitian terhadap peningkatan kualitas program latihan ekstrakurikuler sepak bola di sekolah tersebut. Pembahasan juga membahas faktor-faktor yang mungkin mempengaruhi temuan penelitian dan batasan-batasan penelitian yang perlu diperhatikan. Pembahasan yang komprehensif dan kritis meningkatkan nilai akademik dari penelitian.

V. Kesimpulan dan Saran

Bagian ini merangkum kesimpulan penelitian berdasarkan data dan pembahasan yang telah dilakukan. Saran diberikan kepada guru/pelatih, sekolah, dan peneliti selanjutnya untuk meningkatkan kualitas program latihan ekstrakurikuler sepak bola. Keterbatasan penelitian juga dijelaskan.

5.1 Kesimpulan Penelitian

Bagian ini merumuskan kesimpulan secara ringkas dan jelas berdasarkan temuan penelitian. Kesimpulan harus mencerminkan jawaban atas rumusan masalah yang telah diajukan di awal penelitian. Kesimpulan harus akurat dan didukung oleh data serta analisis yang telah dilakukan. Penulisan kesimpulan yang tepat dan ringkas memudahkan pembaca untuk memahami inti dari penelitian.

5.2 Implikasi dan Rekomendasi

Bagian ini membahas implikasi hasil penelitian terhadap praktik pendidikan dan pelatihan olahraga. Rekomendasi yang diberikan harus spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan berjangka waktu (SMART). Rekomendasi dapat berupa saran perbaikan program latihan, pengembangan metode pelatihan, atau rekomendasi penelitian lebih lanjut. Rekomendasi yang tepat dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan.

5.3 Keterbatasan Penelitian

Bagian ini mengakui keterbatasan penelitian yang mungkin mempengaruhi hasil penelitian, seperti keterbatasan sampel, instrumen, atau waktu penelitian. Pengakuan keterbatasan penelitian menunjukkan kejujuran ilmiah dan meningkatkan kredibilitas penelitian. Penulisan keterbatasan penelitian yang jujur dan objektif memperkuat integritas penelitian dan memberikan ruang untuk pengembangan penelitian di masa mendatang.

Gambar

Gambar 2. Menghentikan Bola Dengan Kaki Bagian  Dalam (Sumber: Sucipto, dkk. 2000: 23)
Gambar 3. Teknik Menggiring Bola Dengan Kaki  Bagian Luar ( Sucipto, dkk. 2000 : 30 )
Gambar 6. Teknik Lemparan ke Dalam Dengan Awalan  (Sumber: Sucipto, dkk. 2000: 36)
Tabel 1. Penilaian Acuan Norma Untuk Keterampilan
+7

Referensi

Dokumen terkait

Simpulan dari penelitian ini yaitu tingkat keterampilan bermain bola basket peserta ekstrakurikuler bola basket siswa putra SMA Negerise-Kabupaten Wonosobo tahun 2011

Hasil penelitian menunjukan, (1) gambaran tingkat daya tahan jantung-paru lansia peserta senam jantung sehat yang berkatagori sedang, (2) gambaran tingkat daya tahan

Dwi Arfianto. Survei keterampilan teknik dasar bermain bola voli siswa putra peserta ekstrakurikuler bola voli di SMA/SMK/MA se kecamatan Sukorejo Kab. Latar belakang penelitian

Dwi Arfianto. Survei keterampilan teknik dasar bermain bola voli siswa putra peserta ekstrakurikuler bola voli di SMA/SMK/MA se kecamatan Sukorejo Kab. Latar belakang penelitian

Daya tahan jantung paru merupakan komponen yang penting dalam kesegaran jasmani dengan sistem jantung,paru dan pembuluh darah berfungsi dalam keadaan optimal dalam keadaan

Terhadap VO2max Mahasiswa Pria dengan Berat Badan Lebih(Overweight). Hubungan Antara Indeks Massa Tubuh Dan. Daya Tahan Jantung – Paru Pada Pemain U-17 Ssb Bina Muda.

Keterampilan dasar bermain sepakbola adalah keterampilan yang menunjukkan tingkat kemahiran dan derajat keberhasilan bagi peserta ekstrakurikuler SMP Negeri 1

Dalam kaitannya dengan dengan kemampuan daya tahan jantung paru, dikemukakan oleh Sajoto (1990) bahwa, kemampuan daya tahan jantung paru sebagai kondisi fisik yang