• Tidak ada hasil yang ditemukan

instruksi bupati 2002 01

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "instruksi bupati 2002 01"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

BUPATI BANTUL INSTRUKSI BUPATI BANTUL

NOMOR 01 TAHUN 2002 TENTANG

PEMBENTUKAN TIM PELAKSANA PENGELOLAAN IRIGASI KECAMATAN

BUPATI BANTUL

Menimbang : a. bahwa untuk mempersiapkan dan mendukung pelaksanaan Pembaharuan Kebijakan Pengelolaan Irigasi (PKPI) telah diadakan sosialisasi kepada seluruh Camat di Kabupaten Bantul;

b. bahwa untuk mencapai daya guna dan hasil guna dalam pelaksanaan PKPI di Kabupaten Bantul, perlu menetapkan Instruksi Bupati tentang Persiapan Pembentukan Tim Pelaksana Pengelola Irigasi Kecamatan;

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-daerah Kabupaten dalam Lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta;

2. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1974 tentang Pengairan;

3. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah

4. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1950 tentang Penetapan Mulai berlakunya Undang-Undang Nomor 12, 123, 14 dan 15;

5. Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 1982 tentang Irigasi;

6. Peraturan Daerah Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 13 tahun 1990 tentang Irigasi di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta;

Memperhatikan : Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 1999 tentang Pembaharuan kebijakan Pengelolaan Irigasi;

M E N G I N S T R U K S I K A N : Kepada : Camat di Kabupaten Bantul

(2)

PERTAMA : 1. Memerintahkan kepada Pejabat dan Pamong Desa untuk mendukung program PKPI baik melalui APB Desa ataupun dukungan dalam bentuk yang lain;

2. Melaksanakan sosialisasi PKPI kepada Pejabat dan Pamong Desa, masyarakat terutama kepada anggota P3A (Petani Pemakai Air);

3. Mempersiapkan personil/pejabat yang akan duduk dalam Tim Pelaksana Pengelolaan Irigasi kecamatan yang pembentukannya akan ditetapkan dengan Keputusan Camat.

KEDUA : Segala biaya yang diperlukan sebagai akibat dikeluarkannya Instruksi Bupati ini dibebankan pada Anggaran Operasional Rutin Kecamatan.

KETIGA : Referensi sosialisasi PKPI meliputi Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 1999 tentang PKPI dan referensi lainnya yang berkaitan dengan PKPI, dan pelaksanaannya dapat dikoordinasikan dengan Kelompok Kerja serta Sekretariat Tetap Pengelolaan Irigasi Kabupaten.

KEEMPAT : Pedoman penyusunan, keanggotaan, tugas dan tanggungjawab Tim Pelaksana Pengelolaan Irigasi Kecamatan sebagaimana tersebut dalam Lampiran Instruksi Bupati ini.

KEENAM : Instruksi Bupati ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Bantul

Pada tanggal 31 Januari 2002

BUPATI BANTUL

M. IDHAM SAMAWI

Salinan Instruksi Bupati ini disampaikan kepada Yth. : 1. Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta;

(3)

6. Mantri Tani;

7. Pengamat Pengairan; 8. Koordinartor PPL;

9. Lurah yang bersangkutan; 10. Wakil Gabungan P3A;

Referensi

Dokumen terkait

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan b di atas, maka dipandang perlu untuk mencabut Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 1981 tentang

Berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem

bahwa dengan memperhatikan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2013 tentang Kebijakan Pengadaan Gabah/Beras dan Penyaluran Beras oleh Pemerintah dan

bahwa berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona

Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 18 Tahun 2001 tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan Dasar pada Pusat Kesehatan

bahwa dalam rangka mencapai tujuan sebagaimana dimaksud huruf a, serta menindaklanjuti instruksi gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta nomor 4 tahun 2000 tentang

Instruksi Gubernur Kepala Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 5 Tahun 1997 tentang Gerakan Pemahaman Dan PEngamalan Isi Kandungan Al-Qur’an Bagi Umat Islam di propinsi Daerah

i EVALUASI INSTRUKSI PRESIDEN NOMOR 4 TAHUN 2020 TENTANG REFOCUSING KEGIATAN, REALOKASI ANGGARAN, SERTA PENGADAAN BARANG DAN JASA DALAM RANGKA PERCEPATAN PENANGANAN COVID-19 DI