TANGGAL
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31
BULAN
JAN
FEB
MAR
APR
MEI
JUN
JUL
AGS
SEP
OKT
NOV
DES
1. Media Indonesia 7. Investor Daily 13. Bisnis Indonesia 19. Pikiran Rakyat 25.Vivanews
2. Jurnal Nasional 8. Republika 14. Indopos 20. Radar Banten 26. Tribun Timur
3. Seputar Indonesia 9. The Jakarta Post 15. Koran Jakarta 21. Bali Post 27. Jawa Post
4. Kompas 10. Sinar Harapan 16. Sriwijaya Post 22. Majalah Gatra
5. Jakarta Globe 11. Suara Pembaruan 17. Pos Kota 23. Majalah Tempo
6. Koran Tempo 12. Harian Kontan 18. Rakyat Merdeka 24. Detik.com
BIRO HUMAS KEMENTERIAN SOSIAL RI
Jl. Salemba Raya No.28, Telp. (021)3100470 – Jakarta Pusat
http://www.kemsos.go.id/
Overview:
Jumlah Media Meliput : 6 Media Volume Pemberitaan : 10 Artikel
Leading Media : Koran Tempo, Seputar Indonesia, Media Indonesia, Republika Leading Isu : Bencana Alam, Perlindungan Anak
Sentimen Isu : Negatif
Pada pemberitaan hari ini tidak terdapat isu dengan sentiment negatif
Positif :
Mensos Bantu Banggai Rp 10,5 Miliar, Penegak Hukum Harus Perdalam Pemahaman Adiksi Narkoba Netral :
Pemberitaan pada hari ini di dominasi oleh sentimen isu bertendensi netral
Catatan :
Pemberitaan pada hari ini di dominasi oleh sentimen isu bertendensi netral. Sementara untuk isu bertendensi positif terkait pemberitaan kemensos salah satunya adalah Mensos Bantu Banggai Rp 10,5 Miliar seputar pemberitaan Menteri Sosial Salim Segaf Al-Jufri memberikan bantuan senilai Rp 10,5 miliar untuk penanganan masalah sosial di Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah. Bantuan ini, untuk membantu meringankan permasalahan sosial dan ekonomi masyarakat. Salim menerangkan, bantuan yang diberikan, yaitu rehabilitasi 40 unit rumah tidak layak huni (RTLH), masing-masing Rp 10 juta. Bantuan 20 kelompok usaha bersama (Kube) masing-masing Rp 20 juta. Selain itu, kata Salim, pihaknya juga memberikan satu unit mobil Rescue Tactical Unit senilai Rp 372 juta. Bantuan untuk 135 anak di panti asuhan masing-masing Rp 1 juta. Bantuan Rp 50 juta untuk kearifan lokal, empat paket untuk program keserasian sosial masing-masing Rp 109 juta total. Bantuan untuk Program Keluarga Harapan (PKH) Rp 7,9 miliar. Rahma, penerima bantuan PKH menyarankan, jangkauan pemberian bantuan PKH di wilayahnya diperluas.
BIRO HUMAS KEMENTERIAN SOSIAL RI
Jl. Salemba Raya No.28, Telp. (021)3100470 – Jakarta Pusat
http://www.kemsos.go.id/
Overview Leading Isu Leading Media NAPZA (PNPM) Bantuan Sosial Perlindungan Anak
Penyandang Bencana Alam
0
1
2
3
Bencana Alam
Perlindungan
Anak
Program
Nasional
Pemberdayaan
Masyarakat
(PNPM)
Bantuan Sosial
(Bansos)
Penyandang
Disabilitas
NAPZA
3
3
1
1
1
1
BIRO HUMAS KEMENTERIAN SOSIAL RI
Jl. Salemba Raya No.28, Telp. (021)3100470 – Jakarta Pusat
http://www.kemsos.go.id/
Koran Tempo
20%
Seputar Indonesia
20%
Media Indonesia
20%
Republika
20%
Rakyat Merdeka
10%
Jurnal Nasional
10%
BIRO HUMAS KEMENTERIAN SOSIAL RI
Jl. Salemba Raya No.28, Telp. (021)3100470 – Jakarta Pusat
http://www.kemsos.go.id/
Overview Leading Isu Leading Media NAPZA (PNPM) Bantuan Sosial Perlindungan Anak
Penyandang Bencana Alam
No Media, hal & jurnalis Judul / Topik Isu Tone Refleksi Pemberitaan
2 Rakyat Merdeka, hal 15, IKN
Penegak Hukum Harus Perdalam Pemahaman Adiksi Narkoba Para penegak hukum dan masyarakat penting untuk memahami adiksi narkoba, utamanya para hakim yang seringkali memutus perkara penyalahgunaan narkoba. Data menyebutkan, 3.402 orang masuk bui setelah divonis hakim dengan pasal tunggal yaitu pasal 127 UU No.35/2009, sebuah pasal yang idealnya menempatkan penyalah guna menjalani rehabilitasi. Penjatuhan vonis penjara atau rehabilitasi memang sulit untuk diniiai dengan parameter benar atau salah. Hakim memiliki pandangan dan pertimbangan sendiri sesuai dengan pemahaman masing-masing.
Sementara itu, Slamet Pribadi, seorang penyidik di BNN mengungkapkan, sulitnya penyalah guna mendapatkan rehabilitasi karena dari hulu ke hilir (penyidikan hingga pengadilan) belum satu suara. Namun ke depan, masalah-masalah seperti ini seharusnya akan teratasi karena Peraturan Bersama antara MA, Kemenkumham, Kejaksaan, Kepolisian, BNN, Kemenkes dan Kemensos tentang penanganan pecandu narkotika dan korban penyalahgunaan narkotika ke dalam lembaga rehabilitasi, sudah disepakati dan ditandatangi Selasa (12/3) di kantor Setwapres.
Suparman Marzuki, Ketua Komisi Yudisial (KY)
“Karena itulah, para hakim penting untuk lebih mendalami masalah adiksi narkoba, sehingga putusan yang dihasilkan itu adil dan ideal terhadap para penyalah guna narkoba.”
NAPZA Positif Pemahaman ini juga
berfungsi menentukan snaksi yang adil agar pecandu terpisah secara hukum dengan pengedar atau penjual narkoba.
BIRO HUMAS KEMENTERIAN SOSIAL RI
Jl. Salemba Raya No.28, Telp. (021)3100470 – Jakarta Pusat
http://www.kemsos.go.id/
No Media, hal & jurnalis Judul / Topik Isu Tone Refleksi Pemberitaan
9 Jurnal Nasional, hal 14, Rusman
Program PNPM Diharap Terus Berlanjut
Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) yang dicetuskan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diharapkan akan terus berlanjut pada pemerintahan mendatang. Karena, sangat dirasakan mampu membantu peningkatan ekonomi masyarakat. Menurut Jauhar Effendi, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMP) Kalimantan Timur, dengan program tersebut telah mampu mencetuskan pemberdayaan masyarakat untuk kreatif dan berkepribadian mandiri. Kata dia, program PNPM di Kaltim terlaksana dengan sukses, karena mampu mendukung pemerintah daerah dalam menyukseskan program peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dikatakan Jauhar lagi, dalam kurun 4 tahun terakhir ini angka kemiskinan di Kaltim cenderung mengalami penurunan. Sejak 2008 berada pada posisi 9,51 persen. Tahun 2009 kemiskinan 7,70 persen. Tahun 2010 kemiskinan 6,70 persen. Tahun 2011 angka kemiskinan 6, 63 persen. Tahun 2013 angka kemiskinan 6, 6 persen. Artinya, melalui kebijakan dan program pemberdayaan masyarakat dan pemerintahan desa telah memberikan konstribusi sangat berarti dalam menyuskseskan pembangunan.
Jauhar Effendi, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMP) Kalimantan Timur
“Setiap kali ada pertemuan dengan masyarakat, selalu dipertanyakan agar program itu (PNPM) tidak berhenti di pemerintahan SBY. Semua menginginkan agar terus berlanjut di masa mendatang. Masyarakat sangat terbantu dengan program itu. Itulah yang selalu disampaikan.”
Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM)
Netral Pesan harapan dari presiden SBY diharapkan dapat menjadi pertimbangan untuk program pemerintah dengan pemimpin Negara yang baru.
BIRO HUMAS KEMENTERIAN SOSIAL RI
Jl. Salemba Raya No.28, Telp. (021)3100470 – Jakarta Pusat
http://www.kemsos.go.id/
Overview Leading Isu Leading Media NAPZA (PNPM) Bantuan Sosial Perlindungan Anak
Penyandang Bencana Alam
No Media, hal & jurnalis Judul / Topik Isu Tone Refleksi Pemberitaan
1 Republika, hal 2, dyah ratna meta novia ed: ratna puspita
Mensos Bantu Banggai Rp 10,5 Miliar
Menteri Sosial Salim Segaf Al-Jufri memberikan bantuan senilai Rp 10,5 miliar untuk penanganan masalah sosial di Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah. Bantuan ini untuk membantu meringankan permasalahan sosial dan ekonomi masyarakat. Salim menerangkan, bantuan yang diberikan, yaitu rehabilitasi 40 unit rumah tidak layak huni (RTLH), masing-masing Rp 10 juta. Bantuan 20 kelompok usaha bersama (Kube) masing-masing Rp 20 juta.
Selain itu, kata Salim, pihaknya juga memberikan satu unit mobil Rescue Tactical Unit senilai Rp 372 juta. Bantuan untuk 135 anak di panti asuhan masing-masing Rp 1 juta. Bantuan Rp 50 juta untuk kearifan lokal, empat paket untuk program keserasian sosial masing-masing Rp 109 juta total. Bantuan untuk Program Keluarga Harapan (PKH) Rp 7,9 miliar. Rahma, penerima bantuan PKH menyarankan, jangkauan pemberian bantuan PKH di wilayahnya diperluas.
Bantuan Sosial (Bansos)
Positif Upaya positif Mensos dalam pendistribusian bantuan dengan peruntukan penanganan masalah sosial di Kab. Banggai (Sulteng).
BIRO HUMAS KEMENTERIAN SOSIAL RI
Jl. Salemba Raya No.28, Telp. (021)3100470 – Jakarta Pusat
http://www.kemsos.go.id/
No Media, hal &
jurnalis Judul / Topik Isu Tone Refleksi Pemberitaan
3 Koran Tempo, hal 27, Suseno
Polisi Lacak Keberadaan Ibu Kandung
Polisi masih mencari keberadaan ibu kandung IS, bocah berusia 3,5 tahun yang kini tergeletak di kamar perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Koja, Jakarta Utara. Anak balita itu diduga menjadi korban penganiayaan oleh orang tuanya sebelum ditemukan sedang mengamen dan dibawa ke rumah Sakit pada Kamis lalu. Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Jakarta Utara Ajun Komisaris Besar Daddy Hartadi mengungkapkan bahwa polisi telah mencari ke sejumlah tempat. Daddy Hartadi, Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Jakarta Utara
“Kalau hanya mendapat uang sedikit, korban kerap disiksa.”
Arist Merdeka Sirait, Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak
“Kita lihat saja nanti bagaimana perkembangan nya."
Perlindungan Anak
Netral Fenomena sosial yang sangat membuat miris akibat dari kesejahteraan dan masalah sosial yang luput pendampingan ini harus tuntas dari segi hukum.
7 Media Indonesia, hal 10, Bary Fathahlah (Berita Foto)
Hidup di Jalanan
Pasangan Tri dan Widi beserta ketiga anaknya mereka mendorong gerobak untuk mencari barang bekas di kawasan Margonda, Depok, Jawa Barat, Sabtu (15/3). Meskipun pemkot telah mendklarasikan Depok sebagai kota layak anak, masih banyak anak yang membantu orangtua berjuang mencari nafkah di jalanan.
Perlindungan Anak
Netral Hal ini menjadi tugas bersama dalam menanggulangi kondisi tersebut, khususnya
perlindungan anak.
10 Seputar Indonesia, hal 12, r ratna purnama
Kasus Kejahatan Anak Dibawah Umur Tinggi
Polresta Depok mencatat tindak kejahatan yang melibatkan anak dibawah umur di Kota Depok sangat tinggi. Dalam kurun tiga tahun terakhir, kasus yang melibatkan anak-anak sebagai korban ataupun pelaku mengalami kenaikan. Kasubbag Humas Polresta Depok Iptu Bagus Suwardi menerangkan, tiga tahun terakhir kasus kejahatan anak di bawah umur cenderung meningkat. Pada 2011 hanya ada 17 kasus, kemudian turun di 2012 menjadi 12 kasus. Namun di 2013 lalu, naik menjadi 16 kasus. Angka ini sangat tinggi, terang Bagus kemarin.
Bagus Suwardi, Kasubbag Humas Polresta Depok
“Dari 48 kasus yang ditangani periode 2011 hingga pertengahan Maret 2014 ini, penyidik telah menetapkan 61 tersangka.”
Jeanne Noveline Tedja, ketua Panitia Khusus Perda KLA
“Masalah kekerasan terhadap anak, masalah anak jalanan, dan masalah-masalah sosial lainnya harus dicari solusi pemecahannya. Solusi yang efektif dan strategis adalah melalui pendekatan struktural, yaitu dengan melahirkan kebijakan sosial.”
Perlindungan Anak
Netral Tingginya kasus kejahatan anak di Depok seharusnya menjadi perhatian bersama dari seluruh pihak terkait.
BIRO HUMAS KEMENTERIAN SOSIAL RI
Jl. Salemba Raya No.28, Telp. (021)3100470 – Jakarta Pusat
http://www.kemsos.go.id/
Overview Leading Isu Leading Media NAPZA (PNPM) Bantuan Sosial Perlindungan Anak
Penyandang Bencana Alam
No Media, hal & jurnalis Judul / Topik Isu Tone Refleksi Pemberitaan
8 Republika, hal 7, c56/c30/ antara ed: andi nur aminah
SNMPTN Pastikan Terima Difabel
Penyandang difabel minta persyaratan di beberapa jurusan dihilangkan, bukan direvisi. Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) Musliar Kasim memastikan pelaksanaan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2014 tetap mengakomodasi dan menerima kalangan difabel. Musliar, mengatakan, ia sudah menghubungi ketua SNMPTN dan meminta peraturannya diubah. Musliar mengungkapkan, pembatasan difabel dalam SNMPTN memang agak salah kaprah. Ia, mengatakan, kecuali syarat, misalnya buta warna, hanya bisa dilakukan untuk jurusan-jurusan tertentu, seperti kimia. Khusus untuk jurusan-jurusan lainnya, terutama bidang sosial, Musliar menambahkan, tidak membatasi mahasiswa dari kalangan difabel, seperti tunanetra, tunarungu, tunawicara, tunadaksa, dan buta warna.
Musliar Kasim, Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud)
“Saya sudah telepon ketua SNMPTN, tidak boleh itu. Peraturannya harus diubah agar bisa menerima semua anak.”
Idrus Paturusi, Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Nasional
“Keinginan kita Adalah Jurnal Nasipersamaan tidak usah dibatasi.”
Penyandang Disabilitas
Netral Kabar baik bagi para penyandang difabel. Kabar baik ini datang dari Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) Musliar Kasim. Wamendikbud memastikan pelaksanaan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2014 tetap mengakomodasi dan menerima kalangan difabel.
BIRO HUMAS KEMENTERIAN SOSIAL RI
Jl. Salemba Raya No.28, Telp. (021)3100470 – Jakarta Pusat
http://www.kemsos.go.id/
No Media, hal &
jurnalis Judul / Topik Isu Tone Refleksi Pemberitaan
4 Seputar Indonesia, hal 16, farid firdaus
Aktivitas Gunung Slamet Menurun
Setelah sempat melontarkan lava pijar setinggi 800 meter pada Jumat (14/3) malam, aktivitas Gunung Slamet menurun kemarin. Meski demikian, status gunung api itu masih waspada. Dari pantauan dipos pengamatan Gunung Slamet di Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, aktivitas yang terpantau hanyalah gempa letusan, gempa embusan, dan gempa vulkanik.
Dari pantauan pukul 00.00 WIB sampai 06.00 WIB, terdapat satu kali letusan asap tebal dengan ketinggian 300-900 meter. Terpantau juga 24 gempa letusan, 34 gempa embusan, dan 1 kali gempa vulkanik dangkal. Adapun dari pukul 06.00 sampai 12.00 WIB tidak bisa terpantau karena puncak gunung berkabut. Adapun aktivitas kegempaan tercatat gempa letusan 33 kali dan gempa embusan 17 kali.
Sukedi, petugas Pos Pengamatan Gunung Slamet Desa Gambuhan
“Dilihat dari jumlah letusannya, tingkat aktivitasnya relatif menurun. Kalau kegempaan hari ini lebih tinggi gempa letusannya daripada gempa embusannya.”
Arif Rahman, Kepala Humas SAR Galawi Rescue
“Kami dapat laporan ada hujan abu. Walaupun tidak terlalu tebal, upaya antisipasi dampak hujan abu bagi pernapasan ini tetap dilakukan.”
Bencana Alam Netral Hasil pantauan pos pengamatan harus terus disosialisasikan ke masyarakat langsung disekitar khususnya dan nasional pada umumnya guna meminimalisir dampak-dampak yang tidak diinginkan.
5 Koran Tempo, hal 12, DINDA LEO LISTY/ ANTARA
Jalur Evakuasi Gunung Slamet Disiapkan
Tim SAR gabungan dari Brebes dan Bumijawa menyiapkan jalur evakuasi bagi warga Kabupaten Brebes dan Tegal, Jawa Tengah, yang bermukim di lereng Gunung Slamet. Itu dilakukan untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu gunung tersebut meletus. Selain jalur evakuasi, kata Subhan, tim SAR menyiapkan titik evakuasi di Batursari, Kaliwadas, dan Igirklanceng, Kecamatan Sirampog, Brebes. Di Kabupaten Tegal, titik evakuasi akan dibuka di Batumirah, Kecamatan Bumijawa, Tegal. Subhan memperkirakan jumlah warga yang harus dievakuasi jika terjadi erupsi mencapai sekitar 200 ribu jiwa. Sebab, kubah lava mengarah ke barat laut atau sekitar Bumijawa.
Subhan, seorang anggota Tim SAR Brebes
“Kami berkumpul di Dawuhan, Kecamatan Sirampog, Brebes, untuk membuka jalur evakuasi.”
Sukedi, petugas Pos Pengamatan Gunung Slamet Desa Gambuhan
“Letusan asapnya cenderung berkurang.”
Bencana Alam Netral Persiapan jalur evakuasi ini merupakan upaya positif dalam langkah mempersiapkan jika terjadi letusan yang membahayakan bagi masyarakat.
6 Media Indonesia, hal 12, DY/AS/N-1
Banjir Tewaskan 4 Warga di Kalsel
Banjir yang melanda sejumlah wilayah Kalimantan Selatan dalam sepekan terakhir menyebabkan empat warga tewas. Setelah Kabupaten Tapin, Tanah Laut, dan Kota Banjarbaru, sebagian wilayah Tanah Bumbu dan Banjar juga diterjang banjir. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjar, Sunarto, mengatakan banjir yang terjadi sejak dua hari terakhir di beberapa kecamatan di wilayahnya mulai berangsur surut.
Namun, banjir yang terjadi kali kedua pada 2014 ini telah menyebabkan satu keluarga menjadi korban, yakni ibu dan anak tewas. Korban bernama Ifridawati, 28, dan Halisah, 2, yang tewas akibat tertimpa bangunan rumah mereka setelah diterjang luapan Sungai Riam Kiwa. Suaminya, Sanusi, 35, mengalami luka serius dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Sunarto, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjar
“Saat ini banjir sudah surut dan warga mulai membersihkan rumah-rumah mereka.”
Bencana Alam Netral Jatuhnya korban jiwa dalam bencana banjir ini menjadi
pembelajaran yang baik kedepan dan bisa diminimalisir. Seluruh pihak terkait harus duduk bersama memikirkan skala prioritas dalam penanggulangan banjir kedepan.