• Tidak ada hasil yang ditemukan

Oleh: IMANDA KARTIKA SARI D

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Oleh: IMANDA KARTIKA SARI D"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

KOTA KREATIF DESAIN DALAM MEDIA KOMUNIKASI

(Strategi Penggunaan Media Komunikasi Pemerintah Kota Bandung dalam Rangka Mensosialisasikan Bandung sebagai Kota Kreatif Desain)

Oleh:

IMANDA KARTIKA SARI D1214038

SKRIPSI

Diajukan Guna Memenuhi Persyaratan Untuk Mencapai Gelar Sarjana Ilmu Sosial dan Politik

Program Studi Ilmu Komunikasi

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK UNIVERSITAS SEBELAS MARET

SURAKARTA 2016

▸ Baca selengkapnya: maka oleh kertala sari segala hulubalang

(2)

ii

PERSETUJUAN

Skripsi dengan judul:

KOTA KREATIF DESAIN DALAM MEDIA KOMUNIKASI

(Strategi Penggunaan Media Komunikasi Pemerintah Kota Bandung dalam Rangka Mensosialisasikan Bandung sebagai Kota Kreatif Desain)

Karya:

Nama : Imanda Kartika Sari NIM : D1214038

Program Studi : Ilmu Komunikasi

Telah disetujui untuk dipertahankan dihadapan panitia penguji skripsi pada Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas

Sebelas Maret Surakarta

Mengetahui, Dosen Pembimbing

Sri Herwindya Baskara Wijaya, S.Sos, M.Si NIP. 19820302 200912 1 005

(3)

iii

PENGESAHAN

Telah disetujui dan disahkan oleh panitia penguji skripsi,

Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta

Hari : Kamis

Tanggal : 27 Oktober 2016 PanitiaPenguji :

Penguji I : Tanti Hermawati, S.Sos., M.Si (………) NIP. 19690207 199512 2 001

Penguji II : Likha Sari Anggreni, S.Sos., M.Soc, Sc (………) NIP. 19860226 201404 2 001

Penguji III : Sri Herwindya Baskara W, S.Sos., M.Si (………) NIP. 19820302 200912 1 005

Mengetahui,

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta

Prof. Dr. Ismi Dwi Astuti Nurhaeni, M.Si NIP. 19610825 198601 2 001

(4)

iv

PERNYATAAN

Yang bertandatangan di bawah ini: Nama : Imanda Kartika Sari NIM : D1214038

Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang berjudul KOTA KREATIF DALAM MEDIA KOMUNIKASI (Strategi Penggunaan Media Komunikasi Pemerintah Kota Bandung dalam Rangka Mensosialisasikan Bandung sebagai Kota Kreatif Desain) adalah betul-betul karya sendiri. Hal-hal yang bukan karya saya dalam skripsi tersebut diberi tanda citasi (kutipan) dan ditunjukkan dalam daftar pustaka.

Apabila di kemudian hari terbukti pernyataan saya tidak benar, maka saya bersedia menerima sanksi akademik.

Surakarta, Oktober 2016 Yang Membuat Pernyataan,

(5)

v MOTTO

Sesungguhnya bersama kesukaran itu ada keringanan. Karena itu bila kau sudah selesai (mengerjakan yang lain). Dan berharaplah kepada Tuhanmu.

(Q.S Al Insyirah: 6-8)

If you cannot do great things, do small things in a great way. -Napoleon Hill-

Success is the best revenge! -unknown-

(6)

vi

PERSEMBAHAN

Skripsi ini penulis persembahkan untuk, Ayah, Ibu dan Adik-adiku sayang. Selalu berdoa yang terbaik untuk kalian. There’s no word to describe how much I love you..

(7)

vii

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT yang telah melimpahkan segala rahmat-Nya bagi penulis sehingga dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “KOTA KREATIF DESAIN DALAM MEDIA KOMUNIKASI (Strategi Penggunaan Media Komunikasi Pemerintah Kota Bandung dalam Rangka Mensosialisasikan Bandung sebagai Kota Kreatif Desain). Skripsi ini disusun dalam rangka memenuhi syarat untuk mendapatkan gelar sarjana Ilmu Komunikasi. Dalam proses penyusunan skripsi ini penulis mendapatkan dukungan dari berbagai pihak yang berguna sebagai penyemangat dan doa agar segera menyelesaikan skripsi ini. Oleh karena itu penulis ingin mengucapkan terimakasih kepada:

1. Ibu Prof. Dr. Ismi Dwi Astuti Nurhaeni, M.Si selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta.

2. Bapak Sri Hastjarjo, S.Sos, Ph.D selaku Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta.

3. Ibu Monika Sri Yuliarti, M.Si selaku Pembimbing Akademis yang telah sabar mendengar keluh kesah penulis.

4. Bapak Sri Herwindya Baskara Wijaya, S.Sos, M.Si selaku Dosen Pembimbing yang telah meluangkan waktu dan dengan sabar membimbing penulis dalam pengerjaan skripsi.

5. Ibu Ir. Tammi Lamini, MT., Ibu Tris Avianti, S.E, M.Si., Dra. Dewi Mulyani, Meiwan Kartiwa, S.Sos., Wahyu Catur Ediani, S.Ip., Kenny Dwi

(8)

viii

Kaniasari, MA., Benny Setiabudhi, S.H, S.E, MM., dan Dr. Dwinta Larasari, MA selaku narasumber yang telah memberikan waktunya untuk berbagi informasi dan bertukar pikiran.

6. Sahabat masa SMA. Mita Novitasari, Eka Indayana, Linda Dwi Cahya, Gina Karlina dan Intan Ratna Wati. Terimakasih sudah mendukung dan selalu mengingatkan penulis untuk segera menyelesaikan skripsi ini. 7. Sahabat kecilku, Rainy Mulki, Piska Saripatul, dan Ica Tanzila Haqqi.

Terimakasih selalu menjadi ‘rumah’ bagi penulis.

8. Sahabat ‘Pondok Amanda’ Rema Rismawati dan Tia Rizqi Aulia. Terimakasih untuk doa dan dukungan yang tidak pernah henti dari jauh. 9. Teman seperjuangan Raissa Okfriana, Sendi Purwanto, Ardianto Wijaya

dan Virgina Putri. Terimakasih untuk selalu mendengarkan keluh kesah, selalu ada di setiap kesulitan, selalu menguatkan untuk bertahan di tanah rantau. Sukses selalu untuk kita semua.

10. Teman-teman tersayang di Solo. Agnes Febrika, Kurnia Candra, Astiara Kusmarani, Muhammad Hayyumas, Annisa Dita, Lathif Puspo dan Tri Widyatno. Terimakasih sudah membantu penulis selama di Solo. Terimakasih atas canda tawa, suka duka, dukungan dan doa yang tidak pernah henti.. Semoga kalian selalu dalam lindungan-Nya.

11. Teman-teman KKN ‘Ngale Ceria’. Indah Dianisya, Cici Karina, Marina Christa, Fifi Ambar, Yoga Kuncara, Fenti Fadhilah, Hamzah, Kiss Yanuar, dan Hermawan. Terimakasih sudah menjadi teman diskusi, bertukar pikiran dan pengalaman.

(9)

ix

12. Partner skripsi terbaik yang tidak pernah bosan diajak berdiskusi setiap saat, Eka Rinaldi. Terimakasih sudah mendampingi penulis selama penelitian.

13. Teman-teman keluarga besar Komunikasi Non Reguler 2014 FISIP UNS terutama kelas B. Terimakasih untuk dukungan kalian semua.

Semoga hasil penelitian ini dapat member manfaat bagi para pembaca, mungkin di dalam penyusunan penelitian ini masih terdapat kekurangan, oleh karena itu penulis mohon kritik dan saran yang membangun guna memperbaiki penyajian penelitian ini.

Surakarta, 2016 Penulis

(10)

x DAFTAR ISI

JUDUL ... i

HALAMAN PERSETUJUAN ... ii

HALAMAN PENGESAHAN ... iii

HALAMAN PERNYATAAN ... iv

MOTTO ... v

PERSEMBAHAN ... vi

KATA PENGANTAR ... vii

DAFTAR ISI ... x

DAFTAR TABEL ... xv

DAFTAR BAGAN ... xvi

DAFTAR GAMBAR ... xvii

ABSTRAK ... xx

ABSTRACTS ... xxi

BAB I: PENDAHULUAN ... 1

A. Latar Belakang Masalah ... 1

B. Rumusan Masalah ... 8 C. Tujuan Penelitian ... 9 D. Manfaat Penelitian ... 10 E. Landasan Teori ... 11 1. Komunikasi ... 11 2. Media Komunikasi ... 21

(11)

xi

3. Teknologi Komunikasi ... 37

4. Strategi Komunikasi ... 39

5. Kota Kreatif Bidang Desain ... 50

F. Penelitian Terdahulu ... 53 G. Kerangka Pemikiran ... 55 H. Metodologi Penelitian ... 57 1. Jenis Penelitian ... 57 2. Lokasi Penelitian ... 58 3. Sumber Data ... 59 4. Teknik Sampling ... 60

5. Teknik Pengumpulan Data ... 62

6. Teknik Analisis Data ... 64

7. Teknik Validitas Data ... 66

BAB II: DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN ... 68

A. Kota Bandung ... 68

1. Gambaran Umum Kota Bandung ... 68

2. Sejarah Kota Bandung ... 70

3. Iklim dan Wilayah Kota Bandung ... 72

4. Penduduk Kota Bandung ... 73

5. Logo Kota Bandung ... 75

6. Potensi Wisata Kota Bandung ... 78

B. Pemerintah Kota Bandung ... 86

(12)

xii

D. Bandung Kota Kreatif Desain ... 93

BAB III: SAJIAN DAN ANALISIS DATA ... 96

A. Urgensi Bandung sebagai Kota Desain ... 104

1. Meningkatkan Indeks Kebahagiaan Msyarakat Kota Bandung ... 104

2. Mendongkrak Pariwisata Kota Bandung ... 111

B. Program Kreatif yang Ditetapkan Pemerintah Kota Bandung ... 114

1. Program/Inisiatif Lokal ... 115

2. Program/Inisiatif Melibatkan Kota-Kota Lain ... 122

C. Aktivitas Penggunaan Media Komunikasi oleh Pemerintah Kota Bandung dalam Rangka Mensosialisasikan Bandung Sebagai Kota Kreatif Desain ... 126

1. Proses Penggunaan Media Komunikasi oleh Pemerintah Kota Bandung dalam Rangka Mensosialisasikan Bandung sebagai Kota Kreatif Desain ... 126

a) Mengenal Khalayak ... 128

b) Menyusun Pesan ... 135

c) Menetapkan Metode ... 149

d) Seleksi dan Penggunaan Media ... 162

e) Monitoring dan Evaluasi ... 166

2. Teknologi Penggunaan Media Komunikasi oleh Pemerintah Kota Bandung dalam Rangka Mensosialisasikan Bandung Sebagai Kota Kreatif Desain ... 173

(13)

xiii

1) Media Online ... 173

2) Media Elektronik ... 182

3) Portal Online dan Media Cetak ... 185

4) Majalah ... 188

5) Media Nirmassa ... 189

D. Faktor Pendukung Penggunaan Media Komunikasi Pemerintah Kota Bandung dalam Rangka Mensosialisasikan Bandung sebagai Kota Kreatif Desain ... 197

a. Kebijakan Walikota Bandung Ridwan Kamil ... 198

b. Sumber Daya Manusia Melek Teknologi ... 199

c. Teknologi Komunikasi yang Digunakan Pemerintah Kota Bandung ... 202

E. Faktor Penghambat Penggunaan Media Komunikasi Pemerintah Kota Bandung dalam Rangka Mensosialisasikan Bandung sebagai Kota Kreatif Desain ... 200

a. Masih Ada Warga Bandung Belum Melek Teknologi ... 204

b. Masih Ada Warga Bandung yang Skeptis ... 205

c. Waktu Memposting Informasi di Media Sosial Kurang Tepat ... 207

BAB IV: PENUTUP ... 210

A. Kesimpulan ... 210

(14)

xiv DAFTAR PUSTAKA

(15)

xv

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1. Data Sensus Penduduk Kota Bandung ... 74 Tabel 2.2. Data Penduduk Kota Bandung Berdasarkan Kelompok Umur . 75 Tabel 3.1. Aspek dalam Indeks Kebahagiaan Kota Bandung ... 110 Tabel 3.2. Jumlah Wisatawan Mancanegara dan Domestik ke Kota

Bandung ... 111 Tabel 3.3. Aplikasi Teori Laswel dalam Strategi Komunikasi ... 128

(16)

xvi

DAFTAR BAGAN

Bagan 1.1. Model Komunikasi Laswell ... 13

Bagan 1.2.Teknik Kerangka Pemikiran ... 55

Bagan 1.3.Skema Model Analisis Interatif ... 65

(17)

xvii

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1. Model Komunikasi Laswell ... 13

Gambar 2.1. Gedung Sate Pada Masa Hindia Belanda ... 68

Gambar 2.2. Peta Kota Bandung ... 69

Gambar 2.3. Logo Kota Bandung Pada Masa Hindia Belanda ... 75

Gambar 2.4. Logo Kota Bandung Saat Ini ... 77

Gambar 2.5. Kampus Institut Teknologi Bandung ... 79

Gambar 2.6. Berbagai Factory Outlet di Jalan Dago dan Riau ... 80

Gambar 2.7. Modifikasi Makanan Ringan Khas Bandung, Seblak Instan. 81 Gambar 2.8. Taman Film Bandung ... 82

Gambar 2.9. Wisata Alam Kawah Putih ... 82

Gambar 2.10. Trans Studio Bandung ... 83

Gambar 2.11. Pertunjukan Seni di Saung Udjo ... 85

Gambar 2.12. Gedung Merdeka ... 86

Gambar 2.13. Struktur Pemerintah Kota Bandung ... 86

Gambar 2.14. Logo BCCF ... 91

Gambar 2.15. Kronologi Menuju Bandung City og Design UCCN ... 93

Gambar 2.16. Potensi Bandung Kota Kreatif ... 98

Gambar 3.1. Kenaikan Indeks Kebahagiaan Kota Bandung ... 109

Gambar 3.2. Pameran Produk Kreatif di Galeri Produk Kreatif Jalan Braga ... 116

(18)

xviii

Gambar 3.4 Unggahan Facebook Walikota Bandung Ridwan Kamil

Tentang Inovation Center ... 120

Gambar 3.5. Tampilan Web Program IURAN ... 122

Gambar 3.6. Taman Fotografi Kota Bandung ... 123

Gambar 3.7. Little Bandung Festival ... 126

Gambar 3.8. Persentasi Penduduk Kota Bandung Berdasarkan Jenis Pekerjaan ... 132

Gambar 3.9. Booklet Menggunan Dua Bahasa (Indonesia-Inggris) ... 137

Gambar 3.10. Video Sosialisasi Bandung Kota Desain ... 139

Gambar 3.11. Berita Bandung Kota Kreatif Versi UNESCO ... 142

Gambar 3.12. Berita Cara Mendaftarkan Produk untuk Little Bandung Festival ... 145

Gambar 3.13. Pengulangan Pesan yang Sama dalam Akun Twitter dan Instagram Walikota Bandung Ridwan Kamil ... 150

Gambar 3.14. Pesan Informatif Bandung Kota Desain Menggunakan Media Sosial ... 151

Gambar 3.15. Pesan Informatif Bandung Kota Desain Menggunakan Booklet ... 152

Gambar 3.16. Pesan Persuasif Teknik Intergrasi Melalui Akun Instagram Walikota Bandung Ridwan Kamil (1) ... 155

Gambar 3.17. Pesan Persuasif Teknik Intergrasi Melalui Akun Instagram Walikota Bandung Ridwan Kamil (2) ... 156 Gambar 3.18. Pesan Persuasif Teknik Ganjaran Melalui Akun Instagram

(19)

xix

Walikota Bandung Ridwan Kamil ... 159

Gambar 3.19. Unggahan Instagram Bandung Kota Desain ... 177

Gambar 3.20. Tweet Seputar Kota Desain dalam Akun Twitter Diskominfo Bandung ... 179

Gambar 3.21. Akun Facebook Walikota Bandung Ridwan Kamil ... 181

Gambar 3.22. Akun Youtube Diskominfo Kota Bandung ... 182

Gambar 3.23. Liputan Bandung Kota Desain di Program Net 16 ... 184

Gambar 3.24. Liputan Bandung Kota Desain di Program Lensa Indonesia ... 184

Gambar 3.25. Advertorial Milangka Bandung Festival 2016 ... 186

Gambar 3.26. Liputan Bandung Kota Kreatif Desain ... 186

Gambar 3.27. Draft Press Realease Launching Program IURAN ... 187

Gambar 3.28. Liputan Majalah MONOCLE tentang Kota Bandung ... 189

Gambar 3.29. Cover Booklet Taman Tematik Destinasi Wisata Kota Bandung ... 192

Gambar 3.30. Cover Booklet Loveavle Bandung ... 193

Gambar 3.31. Kalender Event Kota Bandung 2016 ... 194

Gambar 2.32. Bandung Tourism Map ... 195

Gambar 3.33. Spanduk Program Bandung Great Sale ... 196

(20)

xx ABSTRAK

IMANDA KARTIKA SARI, D1214038, PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI NON REGULER, KOTA KREATIF DESAIN DALAM MEDIA KOMUNIKASI (Strategi Penggunaan Media Komunikasi Pemerintah Kota Bandung dalam Rangka Mensosialisasikan Bandung sebagai Kota Desain).

Kota Bandung mendapatkan predikat kota kreatif desain pada 11 Desember 2015. Adanya predikat ini menjadikan Kota Bandung tergabung ke dalam jejaring kota kreatif dunia. Melalui predikat ini diharapkan memberikan kontribusi dalam mensejahterakan warganya karena dinilai dapat membangun identitas lokal. Oleh karenanya Pemkot Bandung memerlukan sebuah sosialisasi.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi penggunaan media komunikasi Pemerintah Kota Bandung dalam rangka mensosialisasikan Bandung sebagai kota kreatif desain. Selain itu, penelitian ini juga membahas mengenai urgensi Bandung sebagai kota desain, program kreatif yang ditetapkan pemerintah dan menemukan faktor pendukung serta faktor penghambat dalam penggunaan media komunikasi.

Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan sumber utama yang diperoleh dari wawancara dan observasi, sedangkan data pendukung diperoleh dari dokumen serta dan data pendukung lainnya. Teknik analisa dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan ialah purposive sampling.

Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa urgensi bandung sebagai kota desain yakni untuk menaikkan indeks kebahagiaan kota bandung dan mendongkrak pariwisata. Program yang ditetapkan berupa inisiatif lokal dan inisiatif yang melibatkan kota lain. Sedangkan strategi komunikasi yang dilakukan yaitu; mengenal khalayak, menyusun pesan, menetapkan metode, seleksi dan pemilihan media dan monitoring dan evaluasi. Faktor pendorong penggunaan media komunikasi yakni kebijakan walikota Bandung Ridwan Kamil, sumber daya manusia yang melek teknologi dan kelebihan teknologi media komunikasi yang digunakan Pemkot Bandung. Sedangkan faktor penghambatnya yakni masih terdapat warga yang belum mengenal teknologi komunikasi, masih ada warga yang bersikap skeptis dan Pemkot Bandung yang mengunggah informasi diwaktu yang kurang tepat.

(21)

xxi ABSTRACTS

IMANDA KARTIKA SARI, D1214038, Study of Communication and Political Science, CREATIVE CITY OF DESIGN IN COMMUNICATION MEDIA (Strategy of Mediated Communication by The Government of Bandung in Bandung Socializing as a Creative City of Design).

Bandung awarded creative city on December 11, 2015. The existence of this title makes Bandung join into The UNESCO Creative Cities Network (UCCN). Through this predicate the Goverment of Bandung believe that makes people in Bandung have a better life because it’s considered to establish a local identity. So the goverment of Bandung need socializing to give them information.

The purpose of this research is to know how the goverment of Bandung using media of communication on sosializing Bandung as a creative city design. In addition, this study also discussed the urgency of Bandung as a city of design, creative programs established by the government and found the supporting factors and obstacles in the mediated of communication.

The methodology used in this research is descriptive qualitative with the main source obtained from interviews and observations, while supporting data obtained from the document as well and other supporting data. Analysis technique used a process of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The sampling technique used was purposive sampling.

Based on the results of this research is that the urgency of Bandung as a city of design is to raise the happiness index of Bandung city and boost tourism. Programs that are set in the form of local initiatives and initiatives involving other cities. While communication strategies do that; get to know your audience, compose the message, set the method, selection and media selection and monitoring and evaluation. Supproting factor is there’s the command from mayor of Bandung, Ridwan Kamil to all goverment employee in Bandung must have media social media, human resources technology literacy, and the advantages of communication technology used. And the obstace factor are some people who are not familiar with communications technology, there are still people who are skeptical and admin of social media goverment uploads the information in the wrong time.

* Keywords: qualitative descriptive, creative city, the city of design, communication strategy

Referensi

Dokumen terkait

Pati sagu digunakan sebagai bahan baku karena lebih mudah dicari, murah, bisa digunakan sebagai bahan baku pembuatan pengemas karena pati sagu memiliki

Hal ini berbeda dengan teori Price, Wilson, dan Ciesla bahwa LLK lebih banyak terjadi pada laki-laki (2:1) 6,7 , perbedaan ini dapat dikarenakan besar sampel penderita

Pada Gambar 14 dapat dijelaskan t bahwa pengujian vibrasi pada motor dengan beban 3 Kg didapatkan hasil nilai vibrasi sebesar 4.5 mm/s Nilai vibrasi yang didapatkan

Adapun yang menjadi perumusan masalah dalam penelitian ini ialah untuk mengetahui daya terima nugget ikan lele yang memanfaatkan tepung kacang merah dan kandungan

"Dan tiba-tiba tampaklah bersama-sama dengan malaikat itu sejumlah besar bala tentara sorga yang memuji Allah, katanya: "Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan

Penelitian yang lainnya yang menunjukkan bahwa metode belajar contextual teaching and learning (CTL) dapat mempengaruhi kompetensi pedagogik guru adalah Pelatihan

Dalam mewujudkan pola hubungan masa bangunan yang mencitrakan hubungan kebersamaan maka organisasi ruang yang diwujudkan adalah dengan menghubungkan ruang yang ada dengan

Dalam pembelajaran bahasa Arab menggunakan buku Al-Arabiyyah baina Yadaik ini dibutuhkan waktu sekitar 300 kali pertemuan (setiap pertemuan 45 menit). Untuk setiap level