• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

1

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Sejak akhir abad 20 dan awal abad 21, teknologi web telah mengalami kemajuan yang sangat cepat. Menurut Xiaohua Li (2014) konsep Web 2.0 telah menguasai dunia online. Inti dari Web 2.0 yaitu menekankan users online experience, mendorong mereka untuk berinteraksi dan berkontribusi daripada mengambil informasi secara pasif. Web 2.0 memiliki konsep yang berpengaruh terhadap terciptanya Library 2.0. Library 2.0 mengembangkan user-centered services yang mengatur berbagai jenis pelayanan yang menginspirasi pengguna untuk terhubung dan berinteraksi dengan perpustakaan-perpustakaan baik secara fisik maupun virtual. Meskipun demikian, perkembangan perpustakaan dengan online public access catalog tidak berkembang, sehingga mekanisme pencarian pada Library 2.0 mengalami kemunduran. Perpustakaan membutuhkan bantuan teknologi yang efektif untuk mengelola sirkulasi karena dihadapi oleh anggaran yang menurun, kompleksitas sistem perpustakaan, serta mengurangi staf namun tetap meningkatkan berbagai jenis koleksi, perpustakaan membutuhkan lebih dari sebelumnya yaitu dengan bantuan teknologi yang efektif untuk mengelola alur sirkulasi. Karena konten digital terus bertumbuh, perpustakaan perlu beradaptasi untuk memenuhi pertumbuhan ini.

Menurut Xiaohua Li (2014) yang mengutip dari Wang, menyatakan bahwa ILS (Integrated Library System) tidak terlepas dari pengaruh Web sehingga perpustakaan harus bekerja sama dengan vendor untuk membangun sistem yang dapat mengintegrasikan dengan teknologi baru dan dapat diandalkan dengan fitur-fitur yang menarik bagi pengguna perpustakaan. Tantangan yang dihadapi pada perpustakaan yaitu ketertarikan publik pada perpustakaan, integrasi seluruh layanan, pertumbuhan jumlah konten digital, dan kompetisi perpustakaan lain. Xiaohua Li (2014) mengemukakan alasan perpustakaan tradisional diubah menjadi perpustakaan terintegrasi yaitu

(2)

kebutuhan masa depan, tidak user friendly, sistem yang berbasis web untuk berurusan dengan sumber daya baru, meningkatkan akses sumber daya perpustakaan, dan menambahkan anggota. Xiaohua Li (2014) mengutip pernyataan Andrew Pace dari OCLC (Online Computer Library Center) dan Marshall Breeding yang merupakan ahli bisnis perpustakaan, mereka menyetujui dengan teknologi yang berkembang saat ini dapat mengembangkan sistem baru dengan biaya yang efektif dan dibangun berdasarkan arsitektur yang berorientasi pada layanan.

Pada umumnya, untuk mencari buku di perpustakaan biasanya pengunjung akan mencari buku yang diinginkan melalui katalog yang telah tersedia, kemudian setelah menemukan kode buku yang sesuai maka pengunjung akan mendatangi rak yang memiliki buku tersebut. Setelah itu pengunjung melakukan pencarian lagi dari satu buku ke buku yang lain hingga buku yang diinginkan ditemukan. Pencarian buku seperti ini dapat memakan waktu yang lama jika koleksi buku banyak. Permasalahan lain muncul adalah dengan kesibukan tiap anggota perpustakaan yang bekerja, terkadang anggota perpustakaan tidak memiliki waktu untuk mengunjungi perpustakaan. Koleksi yang terbatas pada suatu perpustakaan juga menjadi masalah yang patut diperhatikan. Kondisi ini dapat membuat anggota perpustakaan menjadi tidak tertarik untuk mengunjungi perpustakaan.

Teknologi yang maju, dampak ekonomi, dan perubahan koleksi perpustakaan merupakan kewajiban sistem perpustakaan terintegrasi untuk mampu menangani alur kerja perpustakaan, menyediakan pengguna kesenian penyajian web, dan meningkatkan daya tampung koleksi. Mengingat kebutuhan dan pertumbuhan perpustakaan yang menyediakan sarana untuk meningkatkan sumber daya perpustakaan, antar muka user friendly, akses pengelolaan sumber daya yang bertumbuh di masa depan, biaya yang ringan serta sistem berorientasi layanan. maka dengan pengembangan sistem perpustakaan ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan yang bersangkutan.

(3)

1.2. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang ada, maka rumusan masalah yang akan dibahas yaitu:

1. Bagaimana mengintegrasikan sistem sirkulasi buku antar perpustakaan yang terhubung dalam jaringan suatu wilayah.

2. Bagaimana implementasi sistem agar sistem perpustakaan dapat memudahkan anggota yang ingin meminjam buku antar perpustakaan secara online.

1.3. Ruang Lingkup

Inti dari ruang lingkup yang dibahas dalam pengembangan sistem ini yaitu:

1. Pengguna sistem meliputi pihak yang telah memiliki alamat email. 2. Pengembangan sistem perpustakaan berfokus kepada proses sirkulasi buku dan peminjaman antar perpustakaan (interloan library).

3. Semua transaksi interlibrary harus dilakukan pada koneksi internet yang stabil.

4. Studi lapangan pada penelitian ini dilakukan di perpustakaan KPAK Administrasi Jakarta Barat dan Library & Knowledge Center Binus University.

1.4. Tujuan dan Manfaat

1.4.1. Tujuan

Berdasarkan latar belakang yang sudah dilampirkan diatas, dapat disimpulkan bahwa tujuan dari pengembangan sistem ini adalah:

1. Mengembangkan sistem sirkulasi perpustakaan yang terintegrasi berbasiskan web.

(4)

memfasilitasi peminjaman antar perpustakaan yang dapat dilakukan secara mandiri oleh anggota perpustakaan tanpa harus membebani petugas administrasi.

3. Merancang dan mengimplementasikan tampilan serta fungsionalitas sistem perpustakaan pada sisi front-end secara interaktif dan informatif agar dapat menarik minat pengguna terhadap sistem perpustakaan ini.

4. Membuat desain yang responsive untuk memberikan tampilan yang optimal, dan mempermudah akses dari berbagai perangkat seperti : personal computer, tablet dan smartphone. 5. Mengembang sistem pembayaran transaksi yang mudah dan

aman dengan fitur e-wallet.

1.4.2. Manfaat

Adapun manfaat yang diharapkan dari pengembangan sistem ini adalah:

1. Memudahkan anggota dalam mengakses perpustakaan, dimana anggota dapat melakukan pencarian buku, melakukan pemesanan dan peminjaman, menulis resensi terhadap buku yang telah dipinjam, dan melakukan transaksi online terhadap buku.

2. Meningkatkan ketertarikan pengguna sehingga tidak cepat merasa bosan dalam melakukan pencarian buku dengan tampilan antar muka yang user friendly.

3. Sebagai sarana bagi anggota dalam melakukan pencarian informasi buku di dalam perpustakaan.

4. Memudahkan anggota untuk melihat daftar transaksi peminjaman yang sedang atau pernah dilakukan oleh anggota yang bersangkutan.

5. Memudahkan anggota melakukan pemesanan buku antar perpustakaan tanpa harus datang ke tempat perpustakaan yang dituju.

(5)

6. Sebagai sarana bagi administrator untuk mendaftarkan anggota perpustakaan, mengelola koleksi dan buku, dan mengelola transaksi peminjaman, pengembalian dan pemesanan.

7. Memudahkan anggota untuk melihat isi buku dengan melihat resensi dari anggota lain yang sudah meminjam buku yang bersangkutan.

8. Menyediakan koleksi buku yang lebih beragam.

1.5. Metode Penelitian

Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis dan perancangan. Metode analisis yang digunakan terdiri dari:

1. Studi Pustaka

Metode studi pustaka dilakukan dengan mempelajari buku-buku, jurnal internasional, artikel-artikel, maupun bahan-bahan tertulis lainnya yang terkait dengan penulisan skripsi ini. Setelah itu, dilakukan pemetaan data yang selanjutnya dijadikan sebagai landasan teori.

2. Studi Lapangan

Metode studi lapangan dilakukan dengan melakukan penijauan langsung terhadap sumber yang terkait dengan penelitian skripsi ini. Metode yang digunakan antara lain sebagai berikut :

Observasi (Pengamatan)

Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan pengamatan terhadap kegiatan sistem yang sedang berjalan di perpustakaan Kantor Perpustakaan dan Arsip Kota Administrasi Jakarta Barat dan Library and Knowledge Center Binus University. Pengamatan meliputi sirkulasi perpustakaan, cara peminjaman dan pengembalian buku, dan kegiatan internal yang terjadi di didalam suatu sistem perpustakaan.

Wawancara

Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan tanya jawab secara langsung terhadap pihak-pihak yang terkait dalam sistem perpustakaan, sehingga memperoleh gambaran umum

(6)

serta masalah-masalah yang berkaitan dengan pembahasan skripsi ini.

Kuesioner / Survei

Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner secara langsung terhadap pengguna perpustakaan atau masyarakat, sehingga dapat diperoleh gambaran mengenai sistem perpustakaan yang terkait dengan skripsi ini.

Metode perancangan yang digunakan pada skripsi ini adalah :

1. Perancangan UML meliputi use case diagram, use case descriptive, activity diagram, class diagram dan sequence diagram. 2. Perancangan sistem client-server :

a. Perancangan transaksi pada perpustakaan lokal mengaplikasikan konsep sistem three tier.

b. Perancangan transaksi interloan library mengaplikasikan konsep sistem four tier.

3. Perancangan entity relationship diagram (ERD). 4. Perancangan fitur.

1.6. Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan skripsi yang digunakan dalam penulisan skripsi ini dibagi menjadi lima bab dan disusun dengan urutan sebagai berikut:

BAB 1 PENDAHULUAN

Bab ini berisi tentang latar belakang penulisan, rumusan masalah, ruang lingkup penulisan. Tujuan dan manfaat penulisan, metode penelitian yang digunakan dalam penulisan, dan sistematika dalam penulisan tugas akhir.

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

Bab ini berisi tentang landasan teori yang mendukung penulisan tugas akhir ini secara umum dan khusus.

(7)

Bab ini membahas tentang metodologi yang digunakan dalam skripsi, analisis masalah yang ada, analisis kebutuhan pengguna sistem yang terkait, identifikasi masalah yang terjadi, serta usulan pemecahan masalah dan perancangan sistem.

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN

Bab ini berisi spesifikasi sistem, tampilan layar yang terkait dengan tugas akhir, evaluasi sistem yang sesuai dengan persyaratan yang ada.

BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN

Bab ini berisi penjelasan mengenai simpulan yang diambil dari pembahasan yang telah diuraikan serta saran - saran yang sekiranya berguna bagi pihak yang terkait di masa mendatang.

(8)

Referensi

Dokumen terkait

Agar penyeleksian karyawan dapat dilakukan dengan lebih efisien serta menghindari subyektifitas keputusan yang dihasilkan, diperlukan suatu Sistem Penunjang Keputusan (SPK)

Skor SKB Nilai Akhir Ketera ngan Status S-1 PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS / S-1 PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INGGRIS. Nama

Badan Amil Zakat, yang selanjutnya disingkat BAZ, adalah Badan yang ditetapkan Walikota Mojokerto atas usulan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Mojokerto untuk

Berbagai Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia (Studi Kasus Di Rumah Sakit Dr.Kariadi Semarang).. Karya Tulis

Struktur pasar monopolistik terjadi manakala jumlah produsen atau penjual banyak dengan produk yang serupa/sejenis, namun di mana konsumen produk tersebut

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penalaran matematis dan partisipasi kontributif siswa kelas VII C SMP N 1 Sumbang melalui pembelajaran SAVI (Somatis Auditori

Penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi perusahaan dalam meningkatkan minat beli produk bedak wajah viva cosmetics dengan melalui beberapa analisis faktor

Masalah utama yang akan dijawab dalam Penelitian Tindakan Kelas ini adalah : Apakah penerapan Metode pembelajaran Make a Match (Menjodohkan) dan MediaKartundapat