• Tidak ada hasil yang ditemukan

PUBLIC EXPOSE 4 DECEMBER 2013 Batur Room Merchantile Athletic Club INGREDIENTS FOR GROWTH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PUBLIC EXPOSE 4 DECEMBER 2013 Batur Room Merchantile Athletic Club INGREDIENTS FOR GROWTH"

Copied!
28
0
0

Teks penuh

(1)

PUBLIC EXPOSE

4 DECEMBER 2013

Batur Room – Merchantile Athletic Club

(2)

1. Profil Perusahaan

2. Informasi Produk

3. Ikhtisar Keuangan : 30 Sep 2013

4. Pemasok dan Penggunaan Produk di Dunia

5. Aktivitas Sosial Tahun 2013

(3)

 Latar Belakang Perusahaan

 Misi & Visi

 Manajemen Perusahaan

(4)

 PT. FKS Multi Agro Tbk didirikan pada bulan Juni 1992 dengan nama PT Fishindo Kusuma Sejahtera.

 Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1993 sebagai pelopor dalam memproduksi tepung ikan dan minyak ikan di Indonesia. Inisiatif ini terbukti menjadi alternatif yang sukses terhadap tepung ikan dan minyak ikan yang diimpor dari Peru & Chile dengan menggunakan sumber daya ikan lokal.

 Pada tahun 2000, perusahaan mulai mendistribusikan bahan baku pakan ternak lainnya. Dan sejak tahun 2010, perusahan mulai mendistribusikan bahan pangan yaitu kedelai.

 Pada bulan Januari tahun 2002, perusahaan menerbitkan 16.67 % saham baru dan mencatatkan sahamnya pada PT Bursa Efek Indonesia dengan kode saham “FISH”. Harga saham mengalami ke naikan dari Rp 125 / lembar pada tanggal 18 January 2002 menjadi Rp 1950 / share pada tanggal 27 Nopember tahun 2013.

 Pada tahun 2012, penjualan bersih perusahan sudah tercapai lebih dari 1 Milyar Dollar Amerika Serikat.

 Kami sangat berterima kasih kepada para pelanggan karena mereka sudah mengakui PT. FKS Multi Agro Tbk. sebagai rekanan yang dapat diandalkan dalam menyediakan bahan baku untuk keperluan industri pakan dan perajin tahu & tempe di Indonesia.

(5)

 “Menyediakan bahan baku untuk industri pakan ternak dan bahan

pangan di Indonesia, bersamaan dengan menawarkan jasa dan

produk lainnya yang bermanfaat untuk pemenuhan kebutuhan,

pembelian dan upaya logistik secara efisiensi”

 Kami berusaha keras untuk membangun hubungan dagang jangka

panjang dengan rekan-rekan bisnis dengan dasar kepercayaan dan

saling

menghargai

serta

mengutamakan

pelayanan

kepada

pelanggan dan memberikan harga yang kompetitif.

(6)

Dewan Komisaris

Komisaris Utama

:

Siswanta Atmadja

Komisaris Independen

:

Yus’an

Komisaris

:

Yundi Lowana

Direksi

Direktur Utama

:

Hiu Baron Setiawan Sumadi

Direktur tidak terafiliasi

:

Bong Kong Fui

Direktur

:

Anand Kishore Bapat

Direktur

:

Kusnarto

Direktur

:

Liauw Sioe Lian

(7)

 Jenis Produk

 Komposisi Bahan Baku Impor

 Pangsa Pasar

(8)

JENIS PRODUK

Jenis‐ jenis produk yang dijual oleh perusahan adalah :

Bahan baku pakan ternak yaitu Soybean Meal, Jagung, Meat Bone Meal, 

Corn Gluten Meal dan lain‐lain.

Bahan Pangan yaitu Kedelai untuk perajin tahu & tempe.

Program dan rencana pemerintah sudah menuju ke swasembada dan saat ini

fokus kami adalah ‘food & feed security’. Perusahan mengimpor dan berusaha

menyediakan & mencukupi komiditas tersebut untuk memenuhi kebutuhan

dalam negeri.

(9)

KOMPOSISI BAHAN BAKU IMPOR

ARG 54% USA 38% PAR 4% BRZ 2% IND 1% MISC 1% Bungkil  Kedelai 56% Kedelai 42% Lainnya 2%

(10)

PANGSA PASAR KEDELAI

Total impor kedelai sampai saat ini adalah 1,85 juta ton. Dari jumlah tersebut, FKS

mengimpor 0,68 juta ton atau sekitar 37% dari total impor.

Pembeliaan Kedelai yang dilakukan oleh FKS terutama berasal dari Amerika

Serikat (80%) dan Argentina (20%).

FKS

37%

OTH

63%

(11)

FKS

38%

CPI

18%

Comfeed

11%

Wonokoyo

6%

Malindo

4%

Lainnya

17%

PANGSA PASAR BUNGKIL KEDELAI

Total impor bungkil kedelai sampai

saat ini yang sudah direalisasi

adalah sekitar 3,51 juta ton.

FKS sampai saat ini mengimpor

sekitar 1,32 juta ton atau 38% dari

total impor.

(12)

 Neraca

 Laporan Rugi / Laba

 Rasio-Rasio Penting

 Analisa Laba

 Review Penjualan

 Fasilitas Kredit

(13)

Aset 30 SEP 2013 (USD) 31 DES 2012 (USD)

Aset Lancar 188.994.367 249.748.603

Aset Tidak Lancar 8.060.747  6.877.832

Total Aset 197.055.114 256.626.435

NERACA

Liabilitas & Ekuitas 30 SEP 2013 (USD) 30 SEP 2012 (USD)

Liabilitas Jangka Pendek 149.601.001 221.358.352

Liabilitas Jangka Panjang 9.672.973 812.693

Total Ekuitas 37.781.140 34.455.390

(14)

LAPORAN RUGI/LABA

SEP 30 2013

SEP 30 2012

Penjualan Bersih

995.389.408

919.492.214

Beban Pokok Penjualan

968.764.582

894.206.092

Laba Kotor

26.624.826

25.286.122

Beban Usaha

(17.462.136)

(11.415.478)

Laba Usaha

9.162.690

13.870.644

Pajak

(1.526.179)

(3.404.441)

Laba Bersih

4.011.202

8.805.202

(15)

Q3 2012 Q3 2013

Rasio Lancar 1.11x 1.26x

Pertumbuhan Aset Lancar * 22.50% (24.33%)

Pertumbuhan Liabilitas Lancar * 20.25% (32.42%) Pertumbuhan Ekuitas Pemegang Saham* 34.64% 9.65%

Umur Piutang Usaha 7 hari 7 hari

Perputaran Persediaan 62 hari 36 hari

Pinjaman Bank / Ekuitas 1.51 : 1 1.58 : 1

Pinjaman Bank / Total Aset 18.10% 30.35%

Penjualan / Total Aset 3.42% 5.05x

Laba Bersih Terhadap Aset 3.27% 2.04%

Laba Bersih Terhadap Ekuitas 27.30% 10.62%

RASIO-RASIO PENTING

(16)

Pertumbuhan Laba Yang Baik (USD)

Q3 2013 Vs Q3 2012

Marjin Laba

Q3 2013 Vs Q3 2012

Laba Kotor

Meningkat 5% 

1.338.704

2.67 % vs 2.75 %

Laba Usaha

Menurun 34% 

4.707.954

0.92 % vs 1.51 %

Laba Bersih

Menurun 54%

4.794.000

0.40 % vs 0.96 %

(17)

PENJUALAN BERSIH

 880  900  920  940  960  980  1,000 Q3 2012 Q3 2013 919  995  Mill $

Penjualan bersih untuk periode 9 bulan yang berakhir pada 30 Sep 2013

meningkat 8.25% dan mencapai USD 995,389,408 dari USD 919,492,214

yang dicapai pada periode yang sama di tahun 2012.

(18)

PENJUALAN BERSIH

Penjualan bersih Jan-Sep 2013:

USD 995,389,408

Penjualan bersih Jan-Sep 2012:

USD 919,492,214

 ‐  500  1,000  1,500  2,000  2,500  3,000

Kedelai Bungkil Kedelai Lainnya

Jan‐Sep 2013  ‐  500  1,000  1,500  2,000  2,500  3,000  3,500  4,000  4,500  5,000

Kedelai Bungkil Kedelai Lainnya

Jan‐Sep '12

Kenaikan penjualan bersih sebesar USD 75,897,194 terdiri dari :

Kedelai

:

105,526,969 atau naik 28.94%

Bungkil Kedelai

:

(11,707,799) atau turun 2.25%

Lainnya

:

(93,743,273) atau turun 73.31%

(19)

VOLUME PENJUALAN

Volume penjualan untuk periode 9 bulan yang berakhir pada tanggal 30 Sep 2013 menurun 3% dan mencapai 1,607 juta ton dari 1,657 juta ton untuk periode yang sama di tahun 2012.

Walaupun penjualan Kedelai naik 122,539 ton, secara keseluruhan volume penjualan menurun 50,562 ribu ton karena mengalami menurunan 120,909 ribu ton untuk bungkil kedelai, 45,116 ribu ton untuk jagung & by-products dan 7,077 ribu ton untuk tepung sumber protein hewani & produk perikanan.

Kedelai : Naik 23%

Bungkil Kedelai : Menurun 12% Komoditas Lainnya : Menurun 66%.

9 M 2013 9 M 2012 667  545  913  1,034  27  79 

Volume Penjualan : MT

(20)

Perusahaan telah menandatangani perpanjangan “syndicated revolving credit facility agreement” sebesar USD $ 128 juta.

Fasilitas pinjaman sindikasi diatur oleh Rabobank dan terdiri dari beberapa bank sindikasi, yaitu : PT Bank Rabobank International Indonesia

The Hongkong and Shanghai Banking Corporation - Jakarta Branch The Bank of Tokyo Mitsubishi UFJ LTD – Jakarta Branch

Bank of China Limited – Jakarta Branch

Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Singapore Branch. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia / Indonesia Eximbank

(21)

 Jagung

 Kedelai

 Bungkil Kedelai

(22)

PEMASOK DAN PENGGUNAAN JAGUNG DUNIA

132.46 

862.71 

91.46  134.86  Persediaan Awal Produksi Vol. Perdagangan Persediaan Akhir

MMT

MMT

134.86 

962.83 

110.39  164.33  Persediaan Awal Produksi Vol. Perdagangan Persediaan Akhir

MMT

MMT

(23)

PEMASOK DAN PENGGUNAAN KEDELAI DUNIA

55.15 

267.88 

99.95 

60.11 

Persediaan Awal Produksi Vol. Perdagangan Persediaan Akhir

MMT MMT 60.11  283.54  107.83  70.23 

Persediaan Awal Produksi Vol. Perdagangan Persediaan Akhir

MMT

MMT

(24)

PEMASOK DAN PENGGUNAAN BUNGKIL KEDELAI DUNIA

9.93  180.66  57.01  10.65   ‐  50.00  100.00  150.00  200.00 Persediaan Awal Produksi Vol. Perdagangan Persediaan Akhir MMT 10.65  189.13  61.66  11.28 

Persediaan Awal Produksi Vol. Perdagangan Persediaan Akhir

MMT

(25)

 Membantu Korban Banjir

 Mendukung Rumah Tempe & Membantu Perbaikan Klaster Pabrik

Pengrajin Tempe Tahu

FKS PEDULI

Because We Care & Believe in

“ Continuously Serving the Nation”

(26)
(27)

Mendukung untuk membangun rumah tempe yang “modern dan lebih

hygenic” serta membantu perbaikan klaster pabrik pengrajin tempe tahu di

Tanjung Barat Jakarta Selatan

(28)

Referensi

Dokumen terkait

22,23 Pengendalian secara biologi yang lain adalah penggunaan trematoda parasit pada keong Biomphalaria glabrata, yaitu

Hasil analisis data menunjukkan bahwa faktor risiko penularan malaria di Desa Pamotan adalah penderita malaria carier atau tanpa gejala klinis dengan

Implementasi kebijakan pengendalian DBD di Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan secara umum masih taraf kurang, khususnya pada faktor sarana dan SDM, dan

Universitas Negeri Yogyakarta angkatan 2010, Okta, Hesti, Sekar, Irma, Dani, Iman, Deby, Rosyid, Banar dan lainnya yang tidak bisa penulis sebutkan satu

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk memberikan rekomendasi pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Manado dalam penentuan rute pengangkutan sampah yang dapat

Raya Palembang Prabumulih Km... Raya Palembang

Ditetapkan di  Bogor pada tanggal  28 Januari   2009 WALIKOTA  BOGOR, ttd DIANI  BUDIARTO Diundangkan di Bogor

Jika dilihat dari aspek gender, dapat dikaitkan dengan gender differences (perbedaan gender) dalam kebiasaan berkendara sepeda motor. Perbedaan gender yang ada dalam