• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEREKATAN KAYU HHT 321

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PEREKATAN KAYU HHT 321"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

PEREKATAN KAYU

HHT 321

(2)

TIU : Setelah mengikuti mata ajaran ini mahasiswa mampu mengenal perekat, mengaplikasi perekatan, menguji dan mengevaluasi produk rekatan

Mahasiswa mampu menjelaskan teknik-teknik aplikasi perekat

Mahasiswa mampu menjelaskan persiapan kayu (sebagai sirekat) dan persiapan perekat

Mahasiswa mampu mengenal perekat dan kesesuaiannya dengan jenis dan elemen kayu untuk membuat biokomposit

Mahasiswa mampu menjelaskan definisi, keunggulan/kelemahan, sejarah perkembangan perekat dan perekatan

Mahasiswa mampu menjelaskan latar belakang, peranan perekat kayu dalam pembuatan biokomposit

(3)

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN

Judul Mata Kuliah : Perekatan Kayu Nomor Kode : HHT 321 Kredit : 3 (2 – 3) Semester : Ganjil

Deskripsi Singkat : Mata kuliah ini memberikan pengetahuan kepada mahasiswa untuk mampu menjelaskan arti dan ruang lingkup perekatan kayu, dengan pokok bahasan pengertian (perekat, sirekat, perekatan dan rekatan), komposisi perekat, kedudukan, peranan, sejarah perkembangan perekat, keunggulan dan kelemahan perekat, klasifikasi dan deskripsi umum perekat, teori perekatan, anatomi ikatan perekat-kayu, faktor penentu perekatan kayu, tehnik perekatan kayu, uji dan evaluasi perekat dan produk rekatan kayu.

Tujuan Instruksional Umum : Setelah menyelesaikan mata kuliah ini mahasiswa mengenal perekat kayu, menentukan perekat untuk tujuan pembuatan suatu produk rekatan, menyiapkan perekat dan kayu, aplikasi perekat dan uji serta evaluasi perekat dan produk rekatan kayu.

No. Tujuan Instruksional Khusus Pokok Bahasan Sub Pokok Bahasan Waktu Est. (menit)

Pustaka Acuan (No.

dan Bab)

1 Setelah mengikuti kuliah ini, ma-hasiswa akan dapat mengetahui lingkup perkuliahan dan mengenal dosen

Penjelasan umum kontrak

perkuliahan, perkenalan Kontrak perkuliahan Materi keseluruhan + sistem evaluasi Perkenalan mahasiswa-dosen 50 25 25 -

2 Setelah mengikuti kuliah ini, mahasiswa akan dapat menjelaskan pengertian beberapa kata kunci dalam perekatan kayu dan komposisi perekat

Pengertian dan komposisi perekat

Pengertian : perekat, sirekat, perekatan dan rekatan Komposisi perekat

50 50

1 Bab I 1 Bab I

3 Setelah mengikuti kuliah ini maha-siswa akan dapat menjelaskan mengenai kedudukan, peranan perekatan dalam industri kayu komposit dan berbagai pihak yang terkait dan sejarah perkembangan perekat dan perekatan

Kedudukan, peranan perekatan dan sejarah perkembangan perekat dan perekatan

Kedudukan perekat dan perekatan dalam pembuatan kayu komposit

Peranan perekat dan perekatan dalam berbagai aspek

Sejarah perkembangan perekat dan perekatan

40 40 20

-

4 Setelah mengikuti kuliah ini maha-siswa akan dapat menjelaskan tentang keunggulan dan kelemahan penggunaan perekat dan perekatan

Keunggulandan

kelemahan perekat dan perekatan

Keunggulan penggunaan perekat dan perekatan Kelemahan penggunaan perekat dan perekatan

50

(4)

menjelaskan tentang klasifikasi perekat dan deskripsi umum perekat alami

alami Deskripsi perekat alami 75 1 Bab IV

6 Setelah mengikuti kuliah ini, mahasiswa akan dapat menjelaskan tentang deskripsi umum perekat sintetis

Deskripsi umum perekat

sintetis Deskripsi termoplastik umum perekat Deskripsi umum perekat termoset 50 50 1 Bab IV, V 5 Bab 4 7 Setelah mengikuti kuliah ini,

mahasiswa akan dapat menjelaskan tentang teori adesi perekat – kayu dan sistem ikatan

Teori adesi perekat –

kayu dan sistem ikatan Teori adesi mekanikal Teori adesi spesifik Sistem ikatan perekat - kayu

35 35 30

4 Bab I 1 Bab I, V 8 Setelah mengikuti kuliah ini,

mahasiswa akan dapat menjelaskan tentang peubah perekatan kayu

Peubah perekatan kayu Faktor perekat Faktor kayu Proses perekatan 30 30 40 1 Bab III

9 Setelah mengikuti kuliah ini, mahasiswa akan dapat menjelaskan tentang teknik perekatan kayu

Teknik perekatan kayu Penyiapan perekat Penyiapan kayu Aplikasi perekat Teknik perakitan 25 25 25 25 1 Bab III, V 10 Setelah mengikuti kuliah ini,

mahasiswa akan dapat menjelaskan tentang uji dan evaluasi perekatan kayu

Uji dan evaluasi

perekatan kayu Uji dan evaluasi tanpa merusak Uji dan evaluasi dengan merusak

50 50

1 Bab I, VI 5 Bab 44

(5)

SATUAN ACARA PENGAJARAN

Judul Mata Kuliah : Perekatan Kayu Nomor Kode : HHT 321 Kredit : 3 (2 – 3) Semester : Ganjil Waktu Pertemuan : 100 menit Pertemuan ke : 1

Jumlah Mahasiswa : Rata-rata 30 orang

A. Tujuan Instruksional

Umum: Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa mampu mengenal perekat, engaplikasikan perekat dan menguji serta mengevaluasi produk rekatan

Khusus: Setelah mengikuti kuliah ini, ahasiswa akan dapat mengetahui lingkup perkuliahan dan mengenal dosen

B. Pokok bahasan : Perekatan Kayu

C. Sub Pokok Bahasan : 1. Kontrak perkuliahan dan perkenalan 2. Materi kuliah

D. Kegiatan Belajar Mengajar

Tahap

Kegiatan Kegiatan Pengajaran Kegiatan Mahasiswa Media & Alat Pengajaran Pendahuluan Menjelaskan kontrak perkuliahan dan TIK (Tujuan

Instruksional Khusus) Pendahuluan Menyimak Bertanya OHP Papan tulis Pengeras suara Penyajian dan perkenalan mahasiswa - dosen

Menjelaskan lingkup materi kuliah, termasuk sistem evaluasi Tanya - jawab Menyimak Tanya - jawab OHP Papan tulis Pengeras suara Penutup Menyimpulkan kuliah pertama

Menugaskan mahasiswa membaca hand-out pertemuan berikutnya

Menyimak Tanya - jawab

Pengeras suara

E. Evaluasi : Tidak ada evaluasi F. Referensi : Tidak ada

(6)

Judul Mata Kuliah : Perekatan Kayu Nomor Kode : HHT 321

Kredit : 3 (2 – 3) Semester : Ganjil Waktu Pertemuan : 100 menit Pertemuan ke : 2

Jumlah Mahasiswa : Rata-rata 30 orang A. Tujuan Instruksional

Umum: Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu mengenal perekat perekat, mengaplikasikan perekat dan menguji serta mengevaluasi produk rekatan

Khusus: Setelah mengiktui kuliah ini, mahasiswa akan dapat menjelaskan pengertian beberapa kata kunci dalam perekatan kayu dan komposisi perekat.

B. Pokok bahasan : Pengertian dan komposisi perekat

C. Sub Pokok Bahasan : 1. Pengertian beberapa kata kunci dalam perekatan (perekat, sirekat, perekatan dan rekatan dan lain-lain)

2. Komposisi Perekat

D. Kegiatan Belajar Mengajar

Tahap

Kegiatan Kegiatan Dosen Mahasiswa Kegiatan Media & Alat Pengajaran Estimasi waktu (menit) Pendahuluan Menjelaskan cakupan materi dalam pertemuan ke-2 Memperhatikan OHP

Papan tulis 5

Penyajian Menjelaskan pengertian/definisi beberapa istilah kunci dalam perekatan kayu

Menanyakan pengertian mahasiswa tentang berbagai istilah kunci dalam perekatan kayu

Menyimpulkan pengertian tentang berbagai istilah kunci dalam perekatan kayu

Menjelaskan tentang komposisi perekat

Menanyakan kepada mahasiswa tentang komposisi perekat kayu

Merangkum dan menyimpulkan tentang komposisi perekat kayu Mahasiswa memberikan tanggapan/ sumbang saran Mahasiswa memberikan tanggapan/ sumbang saran OHP Papan tulis OHP Papan tulis 40 40

Penutup Menutup pertemuan

Mengulang secara ringkas materi pertemuan hari ke-2

Menunjuk beberapa mahasiswa untuk mengomentari

Mahasiswa memberikan komentar / tanggapan OHP Papan tulis 5

Evaluasi : Tes formatif esai dalam pokok bahasan ini (10 menit)

Referensi :

Blomquist, RF, A.W Christiansen, RH Gillaspie and GE Meyrs ed. 1983. Adhesive Bonding of Wood and Other Structural Materials. Vol III Clarkc. Herritage Memorial Series on Wood. The Pennsylvania State University.

(7)

SATUAN ACARA PENGAJARAN

Judul Mata Kuliah : Perekatan Kayu Nomor Kode : HHT 321 Kredit : 3 (2 – 3)

Waktu Pertemuan : 100 menit Pertemuan ke : 3

Jumlah Mahasiswa : Rata-rata 30 orang A. Tujuan Instruksional

Umum: Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu mengenal perekat, mengaplikasikan perekat dan menguji serta mengevaluasi produk rekatan

Khusus: Setelah mengikuti kuliah ini, mahasiswa akan dapat menjelaskan mengenai kedudukan, peranan perekatan dalam industri kayu komposit dan berbagai pihak yang terkait dan sejarah perkembangan perekat dan perekatan.

B. Pokok bahasan : Kedudukan dan peranan perekatan

C. Sub Pokok Bahasan : 1. Kedudukan perekat dan perekatan dalam pembuatan kayu komposit

2. Peranan perekat dan perekatan dalam berbagai aspek 3. Sejarah perkembangan perekat dan perekatan

D. Kegiatan Belajar Mengajar

Tahap

Kegiatan Kegiatan Dosen Kegiatan Mahasiswa Media & Alat Pengajaran

Estimasi waktu (menit) Pendahuluan Meninjau penjelasan pertemuan ke-2

Menjelaskan TIK PB (Pokok Bahasan) pertemuan ke-3

Memperhatikan dan

mencatat OHP Papan tulis 5 Penyajian Menjelaskan kedudukan perekat dan perekatan

dalam pembuatan kayu komposit

Menjelaskan peranan perekat dan perekatan dalam berbagai aspek

Menjelaskan sejarah perkembangan perekat dan perekatan Memperhatikan dan mencatat, bertanya, memberikan tanggapan, meminta penjelasan ulang. OHP Papan tulis 45 45

Penutup Mengulas garis besar materi yang diberikan pada pertemuan ke-3

Membuka kesempatan diskusi dan memberikan tanggapan pada mahasiswa

Menyampaikan materi/pokok bahasan untuk pertemuan berikutnya Menutup perkuliahan Memperhatikan dan mencatat, bertanya, memberikan tanggapan, meminta penjelasan ulang. OHP Papan tulis 5

E. Evaluasi : Tes Sumatif bentuk objektif dan esai dalam pokok bahasan diberikan dalam UTS F. Referensi :

Blomquist, RF, A.W Christiansen, RH Gillaspie and GE Meyrs ed. 1983. Adhesive Bonding of Wood and Other Structural Materials. Vol III Clarkc. Herritage Memorial Series on Wood. The Pennsylvania State University.

(8)

Judul Mata Kuliah : Perekatan Kayu Nomor Kode : HHT 321 Kredit : 3 (2 – 3)

Waktu Pertemuan : 100 menit Pertemuan ke : 4

Jumlah Mahasiswa : Rata-rata 30 orang A. Tujuan Instruksional

Umum: Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu mengenal perekat, mengaplikasikan perekat dan menguji serta mengevaluasi produk rekatan

Khusus: Setelah mengikuti kuliah ini, mahasiswa akan dapat menjelaskan tentang keunggulan dan kelemahan penggunaan perekat dan perekatan

B. Pokok bahasan : Keunggulan dan kelemahan perekat dan perekatan C. Sub Pokok Bahasan : Keunggulan penggunaan perekat dan perekatan

Kelemahan penggunaan perekat dan perekatan D. Kegiatan Belajar Mengajar

Tahap

Kegiatan Kegiatan Dosen Kegiatan Mahasiswa Media & Alat Pengajaran Estimasi waktu (menit) Pendahuluan Mengulas materi pertemuan

ke-3

Menjelaskan TIK PB pertemuan ke-4

Memperhatikan dan mencatat OHP Papan tulis

5

Penyajian Menjelaskan keunggulan penggunaan perekat dan perekatan

Menjelaskan kelemahan penggunaan perekat dan perekatan

Tanya jawab

Memperhatikan dan mencatat, bertanya, memberikan

tanggapan, meminta penjelasan ulang. OHP Papan tulis 40 40 10

Penutup Mengulas garis besar materi yang diberikan pada pertemuan ke-4

Membuka kesempatan diskusi dan memberikan tanggapan pada mahasiswa

Menyampaikan materi/pokok bahasan untuk pertemuan berikutnya

Menutup perkuliahan

Memperhatikan dan mencatat, bertanya, memberikan

tanggapan, meminta penjelasan ulang.

OHP Papan tulis

5

E. Evaluasi : Tes Sumatif bentuk objektif dan esai dalam pokok bahasan diberikan dalam UTS F. Referensi :

Blomquist, RF, A.W Christiansen, RH Gillaspie and GE Meyrs ed. 1983. Adhesive Bonding of Wood and Other Structural Materials. Vol III Clarkc. Herritage Memorial Series on Wood. The Pennsylvania State University.

SBP Board of Consultant Engineers and Handbook of Adhesives. SBP Chemical Engineering Series No. 71. Small Business Publication, Delhi.

(9)

SATUAN ACARA PENGAJARAN

Judul Mata Kuliah : Perekatan Kayu Nomor Kode : HHT 321

Kredit : 3 (2 – 3) Waktu Pertemuan : 100 menit Pertemuan ke : 5

Jumlah Mahasiswa : Rata-rata 30 orang A. Tujuan Instruksional

Umum : Setelah menyelesaikan mata kuliah ini, mahasiswa mampu mengenal perekat, mengaplikasikan perekatdan menguji serta mengevaluasi produk rekatan

Khusus : Setelah mengikuti kuliah ini, mahasiswa akan dapat menjelaskan tentang klasifikasi perekat dan deskripsi umum perekat alami.

B. Pokok bahasan : Klasifikasi perekat dan deskripsi umum perekat alami C. Sub Pokok Bahasan : Klasifikasi perekat

Deskripsi perekat alami D. Kegiatan Belajar Mengajar

Tahap

Kegiatan Kegiatan Dosen Kegiatan Mahasiswa Media & Alat Pengajaran Estimasi waktu (menit) Pendahuluan Mengulas materi pertemuan ke-4

Menjelaskan TIK PB pertemuan ke-5

Memperhatikan dan mencatat OHP Papan tulis

5 Penyajian Menjelaskan klasifikasi perekat

Menjelaskan deskripsi perekat alami Tanya jawab

Memperhatikan dan mencatat, bertanya, memberikan tanggapan, meminta penjelasan ulang.

OHP Papan tulis

40 40 10 Penutup Mengulas garis besar materi yang

diberikan pada pertemuan ke-5

Membuka kesempatan diskusi dan memberikan tanggapan pada mahasiswa Menyampaikan materi/pokok bahasan untuk pertemuan berikutnya

Menutup perkuliahan

Memperhatikan dan mencatat, bertanya, memberikan tanggapan, meminta penjelasan ulang.

OHP Papan tulis

5

E. Evaluasi : Tes Sumatif bentuk objektif dan esai dalam pokok bahasan diberikan dalam UTS F. Referensi :

Pizzi, A. 1983. Wood Adhesives : Chemistry and Technology. Marcel Dekker, Inc. New York. Pizzi, A. 1994. Advenced Wood Adhesives Technology. Marcel Dekker, Inc. New York.

SBP Board of Consultant Engineers and Handbook of Adhesives. SBP Chemical Engineering Series No. 71. Small Business Publication, Delhi.

(10)

Judul Mata Kuliah : Perekatan Kayu Nomor Kode : HHT 321

Kredit : 3 (2 – 3) Waktu Pertemuan : 100 menit Pertemuan ke : 6

Jumlah Mahasiswa : Rata-rata 30 orang A. Tujuan Instruksional

Umum: Setelah mengiktui mata kuliah ini, mahasiswa mampu mengenal perekat, mengaplikasikan perekat dan menguji serta mengevaluasi produk rekatan

Khusus: Setelah mengikuti kuliah ini, mahasiswa akan dapat menjelaskan tentang deskripsi umum perekat sintetis.

B. Pokok bahasan : Deskripsi umum perekat sintetis C. Sub Pokok Bahasan : Deskripsi umum perekat termoplastik

Deskripsi umum perekat termoset D. Kegiatan Belajar Mengajar

Tahap

Kegiatan Kegiatan Dosen Kegiatan Mahasiswa Media & Alat Pengajaran waktu (menit) Estimasi Pendahuluan Mengulas materi pertemuan ke-5

Menjelaskan TIK PB pertemuan ke-6

Memperhatikan dan

mencatat OHP Papan tulis 5

Penyajian Menjelaskan deskripsi umum perekat termoplastik

Menjelaskan deskripsi umum perekat sintetis Tanya jawab Memperhatikan dan mencatat, bertanya, memberikan tanggapan, meminta penjelasan ulang. OHP Papan tulis 40 40 10 Penutup Mengulas garis besar materi yang

diberikan pada pertemuan ke-6 Membuka kesempatan diskusi dan memberikan tanggapan pada mahasiswa

Menyampaikan materi/pokok bahasan untuk pertemuan berikutnya Menutup perkuliahan Memperhatikan dan mencatat, bertanya, memberikan tanggapan, meminta penjelasan ulang. OHP Papan tulis 5

E. Evaluasi : Tes Sumatif bentuk objektif dan esai dalam pokok bahasan diberikan dalam UTS F. Referensi :

Pizzi, A. 1983. Wood Adhesives : Chemistry and Technology. Marcel Dekker, Inc. New York. Pizzi, A. 1994. Advenced Wood Adhesives Technology. Marcel Dekker, Inc. New York.

SBP Board of Consultant Engineers and Handbook of Adhesives. SBP Chemical Engineering Series No. 71. Small Business Publication, Delhi.

(11)

SATUAN ACARA PENGAJARAN

Judul Mata Kuliah : Perekatan Kayu Nomor Kode : HHT 321

Kredit : 3 (2 – 3) Waktu Pertemuan : 100 menit Pertemuan ke : 7

Jumlah Mahasiswa : Rata-rata 30 orang A. Tujuan Instruksional

Umum: Setelah menyelesaikan mata kuliah ini, mahasiswa mampu mengenal perekat, mengaplikasikan perekat dan menguji serta mengevaluasi produk rekatan

Khusus: Setelah mengikuti kuliah ini, mahasiswa akan dapat menjelaskan tentang teori adesi perekat – kayu dan sistem ikatan perekat - kayu .

B. Pokok bahasan : Teori adesi perekat – kayu dan sistem ikatan perekat - kayu C. Sub Pokok Bahasan : Teori adesi mekanikal

Teori adesi spesifik

Sistem ikatan perekat – kayu D. Kegiatan Belajar Mengajar

Tahap Kegiatan

Kegiatan Dosen Kegiatan Mahasiswa Media & Alat Pengajaran

Estimasi waktu (menit) Pendahuluan Mengulas materi pertemuan ke- 6

Menjelaskan TIK PB pertemuan ke-7

Memperhatikan dan mencatat OHP

Papan tulis 10 Penyajian Menjelaskan teori adesi mekanikal

Menjelaskan teori adesi spesifik Menjelaskan sistem ikatan perekat – kayu

Tanya jawab

Memperhatikan dan mencatat, bertanya, memberikan tanggapan, meminta penjelasan ulang.

OHP Papan tulis 25 25 25 10 Penutup Mengulas garis besar materi yang

diberikan pada pertemuan ke-7 Membuka kesempatan diskusi dan memberikan tanggapan pada mahasiswa

Menyampaikan materi/pokok bahasan untuk pertemuan berikutnya

Menutup perkuliahan

Memperhatikan dan mencatat, bertanya, memberikan tanggapan, meminta penjelasan ulang.

OHP Papan tulis

5

E. Evaluasi : Tes Sumatif bentuk objektif dan esai dalam pokok bahasan diberikan dalam UAS

F. Referensi :

(12)

Judul Mata Kuliah : Perekatan Kayu Nomor Kode : HHT 321 Kredit : 3 (2 – 3) Waktu Pertemuan : 100 menit Pertemuan ke : 10 & 11

Jumlah Mahasiswa : Rata-rata 30 orang A. Tujuan Instruksional

Umum: Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu mengenal perekat, mengaplikasikan perekat dan menguji serta mengevaluasi produk rekatan

Khusus: Setelah mengikuti kuliah ini, mahasiswa akan dapat menjelaskan tentang peubah perekatan kayu

B. Pokok bahasan : Peubah perekatan kayu C. Sub Pokok Bahasan : Faktor perekat

Faktor kayu Faktor perekatan D. Kegiatan Belajar Mengajar

Tahap Kegiatan Kegiatan Dosen Kegiatan Mahasiswa Media & Alat

Pengajaran waktu (menit) Estimasi Pendahuluan Mengulas materi pertemuan ke-7

Menjelaskan TIK PB pertemuan ke 10 dan 11

Memperhatikan dan mencatat OHP

Papan tulis 5 Penyajian Menjelaskan faktor perekat

Menjelaskan faktor kayu Menjelaskan faktor perekatan Tanya jawab

Memperhatikan dan mencatat, bertanya, memberikan

tanggapan, meminta penjelasan ulang. OHP Papan tulis 55 55 55 20 Penutup Mengulas garis besar materi yang

diberikan pada pertemuan ke 10 dan 11 Membuka kesempatan diskusi dan memberikan tanggapan pada mahasiswa

Menyampaikan materi/pokok bahasan untuk pertemuan berikutnya

Menutup perkuliahan

Memperhatikan dan mencatat, bertanya, memberikan

tanggapan, meminta penjelasan ulang.

OHP Papan tulis

10

E. Evaluasi : Tes Sumatif bentuk objektif dan esai dalam pokok bahasan diberikan dalam UAS F. Referensi :

Blomquist, RF, A.W Christiansen, RH Gillaspie and GE Meyrs ed. 1983. Adhesive Bonding of Wood and Other Structural Materials. Vol III Clarkc. Herritage Memorial Series on Wood. The Pennsylvania State University.

(13)

SATUAN ACARA PENGAJARAN

Judul Mata Kuliah : Perekatan Kayu Nomor Kode : HHT 321

Kredit : 3 (2 – 3) Waktu Pertemuan : 100 menit

Pertemuan ke : 12 & 13

Jumlah Mahasiswa : Rata-rata 30 orang A. Tujuan Instruksional

Umum: Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu mengenal perekat, mengaplikasikan perekat dan menguji serta mengevaluasi produk rekatan.

Khusus: Setelah mengikuti kuliah ini, mahasiswa akan dapat menjelaskan tentang teknik perekatan kayu

B. Pokok bahasan : Teknik Perekatan Kayu C. Sub Pokok Bahasan : Penyiapan perekat

Penyiapan kayu Aplikasi perekat Teknik perakitan D. Kegiatan Belajar Mengajar

Tahap Kegiatan Kegiatan Dosen Kegiatan Mahasiswa Media & Alat

Pengajaran Estimasi waktu (menit) Pendahuluan Mengulas materi pertemuan ke 10 dan 11

Menjelaskan TIK PB pertemuan ke 12 dan 13

Memperhatikan dan

mencatat OHP

Papan tulis

10 Penyajian Menjelaskan penyiapan perekat

Menjelaskan penyiapan kayu Menjelaskan aplikasi perekat Menjelaskan teknik perakitan Tanya jawab

Memperhatikan dan mencatat, bertanya, memberikan tanggapan, meminta penjelasan ulang.

OHP Papan tulis 40 40 40 40 20 Penutup Mengulas garis besar materi yang diberikan pada

pertemuan ke 12 dan 13

Membuka kesempatan diskusi dan memberikan tanggapan pada mahasiswa

Menyampaikan materi/pokok bahasan untuk pertemuan berikutnya

Menutup perkuliahan

Memperhatikan dan mencatat, bertanya, memberikan tanggapan, meminta penjelasan ulang.

OHP Papan tulis

10

E. Evaluasi : Tes Sumatif bentuk objektif dan esai dalam pokok bahasan diberikan dalam UAS

F. Referensi :

Blomquist, RF, A.W Christiansen, RH Gillaspie and GE Meyrs ed. 1983. Adhesive Bonding of Wood and Other Structural Materials. Vol III Clarkc. Herritage Memorial Series on Wood. The Pennsylvania State University.

(14)

Judul Mata Kuliah : Perekatan Kayu Nomor Kode : HHT 321

Kredit : 3 (2 – 3) Waktu Pertemuan : 100 menit

Pertemuan ke : 14

Jumlah Mahasiswa : Rata-rata 30 orang A. Tujuan Instruksional

Umum: Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu mengenal perekat, mengaplikasikan perekat dan menguji serta mengevaluasi produk rekatan.

Khusus: Setelah mengikuti kuliah ini, mahasiswa akan dapat menjelaskan tentang uji dan evaluasi perekatan kayu.

B. Pokok bahasan : Uji dan Evaluasi Perekatan Kayu C. Sub Pokok Bahasan : Uji dan evaluasi tanpa merusak

Uji dan evaluasi dengan merusak D. Kegiatan Belajar Mengajar

Tahap

Kegiatan Kegiatan Dosen Kegiatan Mahasiswa Media & Alat Pengajaran Estimasi waktu (menit) Pendahuluan Mengulas materi pertemuan ke

12 dan 13

Menjelaskan TIK PB pertemuan ke 14

Memperhatikan dan mencatat OHP

Papan tulis 5

Penyajian Menjelaskan uji dan evaluasi tanpa merusak

Menjelaskan uji dan evaluasi dengan merusak

Tanya jawab

Memperhatikan dan mencatat, bertanya, memberikan tanggapan, meminta penjelasan ulang.

OHP Papan tulis

40 40 10

Penutup Mengulas garis besar materi yang diberikan pada kuliah ke 14 Membuka kesempatan diskusi dan memberikan tanggapan pada mahasiswa

Menutup perkuliahan

Memperhatikan dan mencatat, bertanya, memberikan tanggapan, meminta penjelasan ulang.

OHP

Papan tulis 5

E. Evaluasi : Tes Sumatif bentuk objektif dan esai dalam pokok bahasan diberikan dalam UAS

F. Referensi :

Blomquist, RF, A.W Christiansen, RH Gillaspie and GE Meyrs ed. 1983. Adhesive Bonding of Wood and Other Structural Materials. Vol III Clarkc. Herritage Memorial Series on Wood. The Pennsylvania State University.

(15)

KONTRAK PERKULIAHAN

Nama Mata Kuliah

: Perekatan Kayu

Hari Pertemuan / Jam

: Ditentukan

Tempat Pertemuan

: Ditentukan

Manfaat Mata Kuliah

Dengan mengikuti kuliah ini mahasiswa memperoleh pengetahuan dan keterampilan tentang perekat dan perekatan kayu yang sangat berguna dalam menguasai teknologi komposit kayu.

Deskripsi Perkuliahan

Perekatan kayu adalah proses penggabungan elemen kayu sejenis atau tidak sejenis sebagai sirekat dengan perekat untuk membentuk suatu produk komposit kayu. Mata kuliah ini membahas klasifikasi dan deskripsi umum perekat kayu, mekanisme pembentukan ikatan perekat kayu, faktor penentu perekatan kayu, persiapan perekat, penyiapan kayu, teknik aplikasi perekat, perakitan dan pengkondisian dan uji serta evaluasi perekat dan produk rekatan.

Tujuan Instruksional

Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa mampu mengenal perekat kayu, menentukan perekat untuk tujuan suatu pembuatan produk rekatan, menyiapkan perekat kayu, aplikasi perekat dan menguji dan mengevaluasi perekat dan produk rekatan.

Organisasi Materi

Strategi Perkuliahan

Perkuliahan dilakukan dengan tatap muka, diskusi dan pendadaran terjemahan bagian dari Textbook yang disampaikan oleh mahasiswa dengan dipandu oleh dosen.

UJI DAN EVALUASI PRODUK REKATAN

APLIKASI PEREKATAN

PENYIAPAN

PEREKAT PENYIAPAN KAYU

PENGENALAN PEREKAT KAYU

(16)

Biomquist, RF, A.W Christiansen, RH Gillospie and GE Meyrs ed. 1983. Adhesive Bonding of Wood and Other Structural Materials. Vol III Clarkc. Herritage Memorial Series on Wood. The Pensylvania State University.

Marra, AA. 1992. Technology of Wood Bonding : Prociples in Practice. Van Nostrand Reinhold. New York.

Pizzi, A. 1983. Wood Adhesives : Chemistry and Technology. Marcel Dekker, Inc. New York.

Pizzi, A. 1994. Advenced Wood Adhesives : Chemistry and Technology. Marcel Dekker, Inc. New York.

SBP Board of Consultans Engineers and Handbook of Adhesives. SBP Chemical Engineering Series No. 71. Small Business Publication, Delhi.

Selbo, M.L. 1075. Adhesive Bonding of Wood Technical Bulletin No. 1512. U.S Department of Agriculture.

Tugas – Tugas

Mahasiswa peserta diharuskan mendadar terjemahan bagian dari textbook yang ditentukan oleh dosen.

Kriteria Penilaian

Komponen yang dinilai :

1. UTS 35% 2. UAS 35% 3. Pendadaran Tugas Baca 10% 4. Praktikum 20%

Kriteria Penilaian

Nilai Kisaran A  80 B 65 – 79 C 56 – 64 D 45 – 55 E  45

(17)

Rencana Pembelajaran Satu Semester (Kuliah)

Minggu

Ke

Topik Bahasan Bahan bacaan No. dan Bab

1 Kuliah Pertama :

Penjelasan Umum Kontrak Perkuliahan dan Materi Keseluruhan, Perkenalan Dosen / Mahasiswa

-

2 Pengertian (Perekat, Sirekat, Perekatan dan Rekatan) dan Komposisi Perekat

Blomquist (ed.) 1983 3 Kedudukan, Peranan Perekatan dan Sejarah

Perkembangan Perekat

Blomquist (ed.) 1983, SBP, n.d

4 Keunggulan dan Kelemahan Perekatan Blomquist (ed.) 1983 dan SBP, n.d

5 Klasifikasi Perekat dan Deskripsi Umum Perekat Alami

SBP, n.d, Pizzi A., 1983, 1994

6 Deskripsi Umum Perekat Sintetis SBP, n.d, Pizzi A., 1983, 1994

7 Teori Adhesi Perekat – Kayu dan Sistem Ikatan Perekat - Kayu

Pizzi, A 1994, Blomquist (ed.) 1983

8 - 9 UTS

10 – 11 Peubah Perekatan Kayu Blomquist (ed.) 1983 12 – 13 Tehnik Perekatan Kayu Blomquist (ed.) 1983

(18)

MINGGU

KE-

KEMAMPUAN AKHIR YANG

DIHARAPKAN

POKOK BAHASAN

(MATERI AJAR)

BENTUK

PEMBE-LAJARAN

KRITERIA

PENILAIAN

BOBOT

NILAI (%)

1

Sikap patuh terhadap tata-tertib praktikum;

mampu menjelaskan secara umum materi

praktikum

Tata-tertib dan Materi

Praktikum

Ceramah dan

diskusi/

tanya-jawab

Kepatuhan terhadap

tata-tertib; kelengkapan dan

kejelasan

2-3

Terampil menyiapkan dan menggunakan

bahan dan alat; Terampil membuat

larutan-larutan yang dibutuhkan dan standarisasinya

Persiapan Bahan dan Alat

Praktikum

Praktek, kerja

individu dan kerja

kelompok

Ketepatan dan

kelengkapan penyiapan;

Tingkat keterampilan;

Tingkat partisipasi

4-7

Terampil melakukan pengujian sifat-sifat

perekat

Praktikum Materi I:

Sifat-sifat Perekat :

1. Uji Kenampakan

2. Uji Keasaman

3. Uji Kekentalan

4. Berat Jenis

5. Sisa Penguapan

6. Kadar Abu

7. Waktu Gelatinasi

Praktek dan kerja

kelompok

Ketepatan dan

kelengkapan pelaksanaan;

Tingkat keterampilan;

Tingkat partisipasi

8-11

Terampil membuat Formulasi Perekat dan

Perekat campuran serta mengetahui

komponen pembentuknya

Praktikum Materi II:

1. Proses formulasi perekat

campuran

2. Pembuatan Perekat

Polistirena

Praktek dan kerja

kelompok

Ketepatan dan

kelengkapan pelaksanaan;

Tingkat keterampilan;

Tingkat partisipasi

12-14

Terampil melakukan aplikasi perekat pada

kayu laminasi, pengujian dan Evaluasi

Praktikum III:

1. Aplikasi perekat pada

Praktek dan kerja

kelompok

Ketepatan dan

(19)

Kualitas Perekatan

kayu laminasi

2. Pengujian Keteguhan

Rekat

3. Uji Delaminasi

Tingkat keterampilan;

Tingkat partisipasi

15

Mampu, jujur dan bertanggung jawab dalam

menyampaikan hasil praktikum secara tertulis

dan oral; dan mampu menjelaskan dan

mengkomunikasikan perbedaan sifat fisis dan

mekanis berbagai jenis produk papan

komposit sesuai hasil praktikum

Laporan Praktikum; Presentasi

Kelompok Hasil Praktikum

Kerja kelompok

pembuatan laporan

praktikum; dan

presentasi oral

Tingkat kerjasama,

ketepatan membahas

perbedaan sifat fisis dan

mekanis produk; dan

tingkat komunikasi

presentasi,

Penilaian Praktikum:

Kuis

Tingkat ketrampilan dan partisipasi:

Ujian Praktikum

Laporan Praktikum

Presentasi Oral

5

5

5

15

5

Total Nilai Praktikum

35

Nilai UTS + UAS + Tugas Tersruktur

65

(20)

Departemen : Hasil Hutan Judul Mata Kuliah : Perekatan Kayu Lama Ujian : 120 menit Jumlah Butir Tes : 14 (Empat belas)

No Pokok dan Subpokok Bahasan Macam Soal Jumlah

Butir Soal % Terbatas Terbuka

1 Pengertian dan Komposisi Perekat 2 - 2 10 2 Kedudukan dan Peranan Perekat serta Sejarah

Perkembangan

2 - 2 10

3 Keunggulan dan Kelemahan 1 - 1 5 4 Klasifikasi Perekat 1 - 1 5 5 Deskripsi Umum Perekat Alami 1 - 1 5 6 Deskripsi umum Perekat Sintetis 1 - 1 5

7 Teori Adhesi - 1 1 7.5

8 Sistem Ikatan Perekat - Kayu - 1 1 7.5 9 Peubah Perekatan Kayu - 2 2 15 10 Teknik Perekatan Kayu - 2 2 15 11 Uji dan Evaluasi Perekatan Kayu - 2 2 15

Jumlah Butir Soal 8 8 16

Referensi

Dokumen terkait

agama dan kebudayaan islam di Indonesia, siswa dapat menentukan proses masuknya agama dan kebudayaan islam di Indonesia Disajikan informasi tentang saluran-saluran islamisasi,

Periode triwulan I Tahun 2016 pertumbuhan produksi Industri Mikro Kecil (IMK) di wilayah Provinsi Kalimantan Utara secara tahunan (y-on-y) menunjukkan pertumbuhan yang positif,

dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok

Untuk memperoleh data tentang prestasi belajar siswa di MTs Ma’arif Sikampuh Kecamatan Kroya Kabupaten Cilacap, peneliti menggunakan metode dokumentasi yaitu dengan

Dalam dunia usaha untuk mencapai hasil yang lebih baik, selain manusia yang ahli dalam bidangnya juga harus dapat menggunakan bahan/materi-materi sebagai salah satu sarana..

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah 1 Palembang diresmikan pada tahun 1971 di daerah Sumatera bagian selatan kala itu. Pada permulaan Sekolah ini adalah

Dari beberapa definisi yang telah dipaparkan dapat disimpulkan bahwa kepemimpnan merupakan suatu proses mempengaruhi orang lain, bawahan atau kelompok, baik dengan cara

Ukuran dan bentuk batu pada penderita BSK menimbulkan gejala yang berbeda sesuai letak dan ukuran batu tersebut.Batu yang berukuran kecil biasanya tidak menimbulkan gejala