• Tidak ada hasil yang ditemukan

ow ANALISIS PERSEPSI, KONSUMSI, DAN KEPUASAN TERHADAP MINUMAN ISOTONIK PADA ATLET BOLA BASKET SORAYA NINGRUM PUTRl NAULl

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ow ANALISIS PERSEPSI, KONSUMSI, DAN KEPUASAN TERHADAP MINUMAN ISOTONIK PADA ATLET BOLA BASKET SORAYA NINGRUM PUTRl NAULl"

Copied!
91
0
0

Teks penuh

(1)

ow

ANALISIS PERSEPSI, KONSUMSI, DAN KEPUASAN TERHADAP

MINUMAN ISOTONIK PADA ATLET BOLA BASKET

SORAYA NINGRUM PUTRl NAULl

PROGRAM STUD1

GlZl MASYARAKAT DAN SUMBERDAYA KELUARGA

FAKULTAS PERTANIAN

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

2006

(2)

SORAYA NINGRUM PUTRI NAULI. Analisis Perseosi. Konsumsi. dan Kepuasan terhadap Minuman lsotonik pada Atlet Bola ~as'ket. (~ibimbing oleh RETNANINGSIH).

Secara umum, penelitian ini bertujuan untuk rnenganalisis persepsi, konsumsi, dan kepuasan terhadap minuman isotonik pada atlet bola basket. Tujuan khusus dari penelitian ini adalah : 1) mengetahui karakteristik produk rninuman isotonik yang beredar di pasaran, 2) mengetahui karakteristik individu atlet bola basket, 3) mengetahui sumber informasi mengenai minuman isotonik yang digunakan oleh atlet bola basket, 4) menganalisis persepsi atlet bola basket terhadap rninurnan isotonik, 5) menganalisis konsumsi rninuman isotonik pada atlet bola basket, 6) rnenganalisis kepuasan atlet bola basket terhadap minurnan isotonik, 7) rnenganalisis citra produk minuman isotonik, 8) Menganalisis hubungan antara karakteristik individu atlet bola basket dengan persepsinya terhadap minuman isotonik, dan 9) Menganalisis hubungan antara persepsi dengan konsurnsi.

Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional study. Penelitian dilakukan di Gelanggang Rernaja Kotamadya Jakarta

Selatan, Gelora Bung Karno Senayan, dan Gelanggang Mahasiswa Kuningan. Penelitian dilaksanakan pada bulan April hingga Juni 2006. Contoh dalam penelitian ini adalah atlet-atlet bola basket dengan pertimbangan atlet-atlet tersebut rnerupakan salah satu kelompok konsumen minuman isotonik. Contoh yang dipilih adalah atlet-atlet bola basket yang pernah mengkonsumsi rninuman isotonik selama 1 bulan terakhir. Teknik pengarnbilan contoh yang digunakan adalah convenience sampling, dengan total contoh sebanyak 202 orang.

Data yang dikumpulkan terdiri atas data primer, yaitu karakteristik individu contoh, sumber informasi contoh mengenai minuman isotonik, persepsi contoh terhadap minuman isotonik, dan konsumsi minuman isotonik. Pengumpulan data dilakukan dengan meminta contoh mengisi kuesioner, serta wawancara langsung dengan menggunakan kuesioner. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak Microsoft Excel, dan SPSS 11.0 for Windows.

Produk minuman isotonik yang beredar di pasaran tersedia dalam berbagai merek, kernasan, dan harga. Minuman isotonik tersedia dalam kemasan kaleng, botol plastik, dan sachet. Volume dari tiap kemasan pun bervariasi, yakni 330 ml untuk kemasan kaleng, dan 500

-

600 ml untuk kemasan botol plastik. Harga yang ditawarkan masing-masing merek berkisar antara Rp 2.500

-

22.800lkemasan.

Sebagian besar (64.9%) contoh berjenis kelamin laki-laki, dengan rata- rata umur sebesar 20.6 tahun. Sebanyak 36.6% contoh berpendidikan akhir SMP, dan sebanyak 69.2% contoh termasuk ke dalam kelompok belum bekerja. Pada kelompok belum bekerja, sebanyak 41.5% contoh adalah pelajar, sedangkan pada kelompok bekerja, sebanyak 24.3% contoh adalah karyawan swasta. Hampir seluruh (92.1%) contoh pada kelompok belum bekerja memiliki pendapatan (uang saku) di bawah Rp 1 jutalbl, sedangkan pada kelompok bekerja, sebanyak 71% memiliki pendapatan antara Rp 1

-

3 jutalbl. Sebanyak 52.5% contoh memiliki tingkat pengetahuan gizi sedang.

Sebagian besar (81.7%) contoh mengkonsumsi minurnan isotonik dengan alasan manfaat kesehatan, kemudian diikuti oleh rasa yang enak (56.4%), dan harga terjangkau (33.2%). Lebih dari separuh (54.5%) contoh menyatakan

(3)

bahwa dorongan mengkonsumsi minuman isotonik berasal dari diri sendiri. Harapan contoh menggambarkan tingkat kepentingan dari berbagai atribut minuman isotonik. Berdasarkan rata-rata skor harapan masing-masing atribut, terdapat delapan atribut yang dianggap sangat penting (memiliki manfaat kesehatan, terjamin kebersihannya, tanggal kadaluarsa tercantum, tidak mengandung pengawet, dapat menghilangkan haus, tidak menyebabkan efek samping, dapat meningkatkan performa ketika berolahraga, dan rasanya segar), delapan atribut yang dianggap penting (kandungan gizi tertulis jelas, komposisi bahan tertulis jelas, harga terjangkau, mudah didapat, klaim yang benar, praktis diminum, kemasannya mudah dibawa, dan memiliki aroma buah asli), dua atribut yang dianggap biasa (memiliki beberapa pilihan rasa, dan kemasannya menarik), dan satu atribut yang dianggap tidak penting (prestise atau gengsi).

Televisi merupakan media yang paling banyak digunakan contoh untuk memperoleh informasi mengenai produk minuman isotonik (91.6%). Selain itu. televisi juga merupakan sumber informasi yang paling banyak dinyatakan contoh berpengaruh terhadap keputusan pembelian (69.8%).

Sebanyak 80.2% contoh memiliki persepsi yang baik terhadap minuman isotonik. Secara keseluruhan, rata-rata contoh memberikan penilaian setuju hingga sangat setuju terhadap berbagai atribut minuman isotonik. Hanya satu atribut saja yang dinilai netral oleh rata-rata contoh, yaitu atribut prestise atau gengsi.

Merek-merek yang dikonsumsi contoh selama 1 bulan terakhir adalah Pocari Sweat, Powerade Isotonik, Pro Sweat, Optima Sweat, Gatorade, Mizone, 100 Plus, X-ion, dan Zporto. Sebanyak 75.2% contoh menyatakan paling sering menggunakan merek Pocari Sweat. Rata-rata contoh mengkonsumsi minuman isotonik sebanyak 1-8 kllbl. Sebagian besar contoh mengkonsumsi minuman isotonik kurang dari 100 mllhr (59.9%). Rata-rata contoh hanya memenuhi sedikit kebutuhan cairan dan natrium dari minuman isotonik. Proporsi contoh terbesar (34.7%) mengeluarkan uang sebanyak Rp 20.000

-

Rp 49.999lbl untuk mernbeli minuman isotonik. Sebanyak 69.3% contoh mengkonsumsi minuman isotonik setelah berolahraga. Sebagian besar (56.4%) contoh mernbeli minuman isotonik di warung atau kios, dan mini market (52.9%).

Sebagian besar contoh telah merasa puas terhadap 19 atribut dari merek Mizone dan Pocari Sweat. Atribut harga terjangkau merupakan atribut yang menjadi prioritas utama perbaikan pada merek Mizone. Atribut harga terjangkau dan kemudahan didapat merupakan dua atribut yang menjadi prioritas utama perbaikan pada merek Pocari Sweat.

Secara keseluruhan, Pocari Sweat memiliki citra yang lebih baik daripada Mizone. Pocari Sweat unggul dalam enam atribut jika dibandingkan Mizone. Peubah-peubah tersebut adalah manfaat kesehatan, kebersihan terjamin, tidak mengandung pengawet, dapat menghilangkan haus, tidak menyebabkan efek samping, dan meningkatkan performa ketika berolahraga.

Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara umur, pendidikan, dan pendapatan dengan persepsi. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi dan harapan dengan persepsi. Terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi dengan frekuensi konsumsi minuman isotonik.

Saat ini, semakin banyak produk minuman isotonik baru yang bermunculan. Oleh sebab itu, untuk dapat mempertahankan pangsa pasar, sebaiknya produsen lebih kreatif lagi dalam memasarkan produknya, melakukan inovasi terus menerus, dan mengefektifkan proses distribusi.

(4)

ANALISIS PERSEPSI, KONSUMSI, DAN KEPUASAN TERHADAP

MINUMAN ISOTONIK PADA ATLET BOLA BASKET

SORAYA NINGRUM PUTRl NAULl

Skripsi

sebagai salah satu syarat untuk rnernperoleh gelar Sarjana Pertanian pada

Program Studi Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga Fakultas Pertanian

PROGRAM STUD1

GlZl MASYARAKAT DAN SUMBERDAYA KELUARGA

FAKULTAS PERTANIAN

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

2006

(5)

Judul : Analisis Persepsi, Konsumsi, dan Kepuasan terhadap Minuman lsotonik pada Atlet Bola Basket

Nama Mahasiswa : Soraya Ningrum Putri Nauli Nomor Pokok : A541 02024

Disetujui Dosen Pembimbing

&

;

Ir. Retnaninqsih, MSi NIP. 131 861 467

\a, 7 I n <.,

,

'

"2:~rofz~K'l'i? Supiandi Sabiham. M.Aqr NIP. 130 422 698

(6)

Penulis dilahirkan di Jakarta pada tanggal 27 Oktober 1984. Penulis merupakan anak pertama dari tiga bersaudara dari pasangan lmran Siregar dan Nelita Lubis. Pendidikan SD ditempuh pada tahun 1990 hingga tahun 1996 di SDN Bambuapus 11. Pada tahun 1996, penulis melanjutkan sekolah di SLTPN 1 Pamulang hingga tahun 1999. Kemudian, penulis melanjutkan sekolah di SMUN 1 Serpong dan lulus pada tahun 2002.

Penulis diterima sebagai mahasiswa lnstitut Pertanian Bogor (IPB) pada tahun 2002 melalui jalur Undangan Seleksi Masuk lnstitut Pertanian Bogor .(USMI) di Program Studi S1 Gizi Masyarakat dan Silmberdaya Keluarga (GMSK), Fakultas Pertanian (Faperta). Pada tahun 2006, penulis pernah menjadi asisten mata kuliah Cipta Boga pada Program Studi Dlll Manajemen Usaha Boga.

(7)

PRAKATA

Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SVVT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini.

Penulis mengucapkan terimakasih kepada :

1. Ir. Retnaningsih, MSi seiaku pembimbing skripsi dan pembimbing akademik yang telah membimbing penulis dari awal hingga selesainya skripsi ini, juga atas bimbingan dan dukungannya selama penulis menjalankan studi di GMSK.

2. Dr. Ir. Hartoyo, MSc selaku dosen pernandu dalam seminar atas saran dan masukan yang telah diberikan.

3. Keluarga tercinta : lmran Siregar (ayah), Nelita Lubis (mama), Muhammad Noval (adik), dan Alpin Martuaraja (adik), atas doa, cinta, dukungan, .semangat, perhatian, dan bantuannya.

4. Adolfina Sabunga, Genta Sari Luwina, Ida Gusti Ayu Amanda, Ledi Diana, dan Maria Ulfa yang telah membantu penulis dalam pengumpulan data. 5. Semua atlet basket yang telah bersedia menjadi contoh di Senayan,

Bulungan, dan Kuningan.

6. Pengelola Gelora Bung Karno Senayan, Gelanggang Remaja Kotamadya Jakarta Selatan, dan Gelanggang Mahasiswa Kuningan.

7. Shinta Monica, atas kebersamaannya sejak TPB.

8. The Pirates Crew : Adolfina Sabunga, Maria Ulfa, lnggrit Br. Ginting, Meta Puspitasari, lpah Rahmah, dan Nurhamidah, atas semangat, kebersamaan, doa, dan bantuannya.

9. Teman-teman GMSK 39, atas kebersamaannya selama di GMSK.

Akhir kata, penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu penulis. Semoga penelitian ini dapat bermanfaat.

Bogor, September 2006

(8)
(9)
(10)
(11)
(12)
(13)
(14)
(15)
(16)
(17)
(18)
(19)
(20)
(21)
(22)
(23)
(24)
(25)
(26)
(27)
(28)
(29)
(30)
(31)
(32)
(33)
(34)
(35)
(36)
(37)
(38)
(39)
(40)
(41)
(42)
(43)
(44)
(45)
(46)
(47)
(48)
(49)
(50)
(51)
(52)
(53)
(54)
(55)
(56)
(57)
(58)
(59)
(60)
(61)
(62)
(63)
(64)
(65)
(66)
(67)
(68)
(69)
(70)
(71)
(72)
(73)
(74)
(75)
(76)
(77)
(78)
(79)
(80)
(81)
(82)
(83)
(84)
(85)
(86)
(87)
(88)
(89)
(90)
(91)

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) menyediakan informasi yang lengkap tentang kondisi sumberdaya lahan hutan rakyat di lokasi penelitian yang sesuai bagi tanaman pertanian

Lakes Environmental sebuah perusahaan penghasil perangkat lunak menawarkan aplikasi WRPLOT (Wind Rose Plot) yang dapat melakukan perhitungan dalam menghasilkan

PT Tunas Gemilang Sakti Palembang dalam menjalankan aktivitasnya yaitu melakukan pengambilan dan mengantarkan produk pesanan sesuai dengan alamat yang dituju, oleh karena itu

Kesimpulan penelitian ini adalah; (1) tidak semua pertimbangan hukum putusan MK dalam perkara pengujian Undang-undang terhadap Undang-Undang Dasar memberikan penafsiran

Mahasiswa calon guru SD sebagian besar telah mampu merancang asesmen berbasis konteks pada pembelajaran IPA walaupun masih merasa bahwa waktu yang sempit sebagai

Syakarofath, 2018: 88) mengkonseptualisasi berpikir kritis sebagai variabel yang terdiri dari dua aspek utama, yaitu aspek (1) keterampilan berpikir kritis atau

Pada variabel Diabetes Mellitus (DM) dikatagorikan berdasarkan kadar gula darah puasa, dikatakan mengalami DM bila mana kadar gula darah puasa &gt; 126 mg/dl

Adapun cara untuk menanamkan karakter cinta damai untuk mencegah bullying di SMA Negeri 1 Gemolong dan SMA Muhammadiyah 2 Gemolong yang dilakukan di dalam dan di luar