PENGARUH JENIS ZAT FIKSASI TERHADAP KETAHANAN LUNTUR WARNA PADA KAIN KATUN, SUTERA DAN SATIN MENGGUNAKAN ZAT WARNA DARI KULIT UBI UNGU (Ipomoea Batatas L.)
Teks penuh
Gambar
Garis besar
Dokumen terkait
Berdasarkan hasil pengujian ketahanan luntur warna terhadap gosokan kering pada kain hasil pencapan yang ditunjukkan pada tabel no 4.3 hal. 58, diketahui
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata – rata daya tahan luntur pada propagul tergolong baik (4) dan akar udara tergolong cukup baik (3,9), rata – rata nilai beda warna kain
konsentrasi larutan zat warna alam daun henna dan memperbesar konsentrasi larutan fiksasi garam scarlet R nilai ketahanan luntur warnanya cenderung tetap,
konsentrasi larutan zat warna alam daun henna dan memperbesar konsentrasi larutan fiksasi garam scarlet R nilai ketahanan luntur warnanya cenderung tetap,
harus membuat produk-produk dengan bahan pewarna alam yang baik dan tidak diracuni dengan pewarna kimia terus-menerus dan perlu pengeksploran pada zat pewarna alam. Ada
Hasil ini memperlihatkan bahwa ketahanan luntur warna terhadap gosokan dari pewarnaan dengan limbah cair gambir pada kain batik memberikan hasil yang lebih baik. Ketahanan
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan konsentrasi dan bahan fiksasi terhadap intensitas dan ketahanan luntur warna kain mori batik
Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan konsentrasi dan bahan fiksasi terhadap intensitas dan ketahanan luntur warna kain mori batik