Pengaruh Reduksi Pupuk NPK serta Aplikasi Pupuk Organik dan Hayati terhadap Pertumbuhan, Produksi dan Mutu Hasil Padi Sawah (Oryza sativa L.)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Hasil pengamatan komponen hasil menunjukan bahwa penambahan 50% dosis pupuk NPK ditambah jerami saja, ataupun pengurangan 50% dosis pupuk NPK dengan pembenaman
Oleh karena itu, diperlukan penelitian yang dapat memberikan informasi mengenai aplikasi penggunaan pupuk organik padat dan atau pupuk hayati untuk meningkatkan
Aplikasi pupuk hayati ditambah dengan 0.5 sampai 1 dosis pupuk NPK terlihat menghasilkan panjang malai dan jumlah gabah per malai yang tidak berbeda dengan 1
Pengaruh Reduksi Pupuk NPK dengan Pembenaman Jerami, Aplikasi Pupuk Organik dan Hayati Terhadap Ketersediaan Hara, Populasi Mikroba, dan Hasil Padi Sawah di
Berdasarkan penelitian ini, dapat di simulkan sebagai berikut: (1) pemberian pupuk cair hayati tidak memberikan perdedaan yang nyata terhadap tinggi tanaman,
Hasil sidik ragam terhadap berbagai peubah yang diamati menunjukan bahwa perlakuan pengaruh reduksi NPK dengan aplikasi pupuk organik dan hayati terhadap pertumbuhan
Perlakuan 1 dosis pupuk kandang saja mempunyai persentase gabah hampa yang paling tinggi dibandingkan perlakuan yang lain sedangkan perlakuan 1 dosis pupuk kandang dan ¾ dosis
Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa aplikasi kombinasi pupuk anorganik dengan pupuk hayati tidak berpengaruh nyata terhadap kandungan N- total tanah Tabel 4.. Hal ini diduga karena