• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Rumah sakit merupakan sumber pemberi jasa pelayanan kesehatan. Saat ini permintaan akan pelayanan kesehatan semakin meningkat seiring dengan adanya program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) sejak tanggal 1 Januari 2014 yang lalu, maka setiap orang yang telah membayar iuran atau iurannya dibayar oleh pemerintah berhak mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai dengan kebutuhannya (Permenkes, 2014).

Peningkatan permintaan masyarakat akan pelayanan kesehatan menjadi salah satu penyebab pihak- pihak swasta melirik rumah sakit sebagai lahan bisnis. Hal ini terlihat dari banyaknya pendirian rumah sakit swasta di Indonesia pada tahun 2013 yaitu sebanyak 724 rumah sakit.Banyaknya pilihan rumah sakit, menyebabkan pasien dapat dengan leluasa memilih rumah sakit yang diinginkan sehingga persaingan antar rumah sakitpun semakin tinggi. (Kemenkes, 2014).

Rumah sakit terus mengalami pertumbuhan dari jumlah rumah sakit, jumlah kamar, jumlah tempat tidur maupun kualitas pelayanannya. Banyaknya pengusaha yang terjun ke sektor industri kesehatan, karena melihat perkembangan jumlah pasien yang terus meningkat dan kebutuhan kualitas perawatan yang lebih baik (Beritasatu, 2019).

Rumah Sakit Siloam menjadi penyedia pelayanan kesehatan yang paling progresif dan inovatif yang telah menetapkan patokan untuk layanan kesehatan yang berkualitas tinggi di Indonesia. Tim medis Siloam terdiri 400 dokter umum, 1.500 dokter spesialis, 7.200 perawat, aliansi kesehatan, teknisi, dan staf pendukung. Rumah Sakit Siloam menawarkan perawatan kesehatan kontemporer untuk hampir dua juta pasien setiap tahunnya. Rumah sakit Siloam telah menerapkan pelayanan kesehatan melalui e-medical yaitu memberikan kesempatan bagi pasien di daerah agar bisa mendapatkan pelayan kesehatan yang bagus dengan biaya yang lebih murah. Pasalnya, pasien di rumah sakit Siloam daerah bisa melakukan konsultasi dengan dokter-dokter spesialis Siloam yang berpengalaman lewat sistem atau internet (Investasikontan,2019)

(2)

Dalam suatu organisasi perlu adanya manajemen sumber daya manusia. Dimana manajemen sumber daya manusia tersebut mencakup masalah – masalah yang berkaitan dengan pembinaan, pemeliharaan, penggunaan dan perlindungan sumber daya manusia untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan oleh organisasi. Oleh karena itu, suatu organisasi harus memperhatikan masalah sumber daya manusia yang ada agar tujuan organisasi tersebut bisa tercapai. Dalam persaingan bisnis yang terjadi pada era globalisasi saat ini, menuntut kualitas sumber daya manusia yang baik. Agar kualitas sumber daya manusia tersebut baik dan tujuan organisasi tercapai maka perlu adanya manajemen yang baik pula. Semakin besarnya tingkat persaingan usaha di dalam dunia kerja menuntut kualitas sumber daya manusia yang handal dan mampu bersaing dengan perusahaan lain (Wahidin, 2013)

Dalam hal ini produktivitas atau kinerja pegawai atau sumber daya manusia secara menyeluruh akan mempengaruhi produktivitas perusahaan dalam mencapai keuntungan sebesar – besarnya. Sehingga perusahaan tidak kalah bersaing dengan perusahaan lain atau tidak tersingkir dengan adanya sumber daya manusia yang baik. Keuntungan manajemen sumber daya manusia yang efektif terletak tidak hanya pada performance yang semakin meningkat, tetapi juga pada segi lainnya, seperti tegaknya reputasi perusahaan sebagai organisasi yang baik dan diperolehnya kepuasan pribadi oleh manajemen (Bahtiar, 2015)

Mengingat semakin tingginya tingkat persaingan usaha khususnya di bidang kesehatan dan semuanya menginginkan menjadi yang terbaik di mata masyarakat. Hal tersebut tidak terlepas dari peran dan fungsi sumber daya manusia. Sehingga dalam hal ini kebutuhan akan sumber daya manusia harus benar – benar diperhatikan, terutama dari segi kualitasnya. Berbagai usaha dapat dilakukan untuk mendapatkan sumber daya manusia yang mampu membawa perusahaan mencapai sukses, diantaranya adalah melakukan perencanaan sumber daya manusia terlebih dahulu dan kemudian dilanjutkan dengan pengelolaan sumber daya manusia yang baik (Daryanto, 2015)

Prosedur kerja yang baik juga sangat dipengaruhi oleh motivasi kerjanya. Motivasi kerja yang tinggi diharapkan dapat meningkatkan mutu pelayanan yang diberikan baik kepada pasien maupun keluarganya. Karena dengan adanya motivasi kerja

(3)

yang tinggi diharapkan setiap individu karyawan mau bekerja keras dan antusias untuk mencapai produktifitas kerja yang tinggi.Sumber daya manusianya harus mempunyai motivasi kerja yang tinggi karena sangat mempengaruhi mutu pelayanan kesehatan, sehingga hal ini sangat penting disamping sumber daya yang lainnya. Dengan timbulnya persaingan yang cukup banyak antara Rumah Sakit,melainkan tetap akan mempertahankan motivasi kerja yang ada kalau mungkin lebih ditingkatkan lagi (Kurniadi, 2013)

Berdasarkan uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa sumber daya manusia sangat penting bagi sebuah perusahaan. Proses rekrutmen dan seleksi yang baik sangat dibutuhkan oleh perusahaan agar mampu memperoleh karyawan yang berkompeten dan bisa bekerja secara maksimal bagi perusahaan,selain untuk mencapai produktifitas kerja yang telah ditetapkan perusahaan,produktifitas kerja yang baik akan memberikan kenyamanan bagi para pasien yang ada di dalam rumah sakit.Alasan penulis mengambil perusahaan Siloam dalam melakukan tugas magangnya karena penulis merasa Siloam Hospital adalah perusahaan yang cukup besar di daerah Tangerang sehingga dapat membantu penulis untuk mendapatkan banyak ilmu dari rumah sakit Siloam khususnya di bagian HRD,penulis juga ingin mengetahui bagaimana proses perekrutan yang ada di dalam rumah sakit Siloam dari awal proses pencarian kandidat sampai tahap kandidat tersebut dapat bekerja sebagai karyawan di dalam rumah sakit Siloam,

Penulis juga ingin menerapkan ilmu ilmu yang sudah dipelajari di kampus Universitas Multimedia Nusantara untuk melakukan praktek langsung di perusahaan.,dengan karyawan yang berjumlah ribuan yang terdiri dari dokter,perawat dan staff lainnya maka penulis berpikir dapat memiliki teman atau koneksi yang luas sehingga dapat membuat penulis untuk belajar bersosialisasi kepada banyak orang di lingkungan kerja,seperti bagaimana berbicara secara sopan kepada para atasan,penulis juga ingin belajar dari para atasan bagaimana cara mereka memperlakukan para karyawan yang bekerja di rumah sakit Siloam sehingga apabila penulis suatu saat dapat membuat perusahaan maka penulis dapat menerapkan ilmu tersebut. Maka dari itu penulis tertarik dalam memilih topik “Implementasi Proses Rekrutmen & Seleksi pada Karyawan PT Siloam Hospital Lippo Village” sebagai bahan dalam pembuatan laporan kerja magang seperti yang telah penulis laksanakan.

(4)

1.2 Maksud dan Tujuan Kerja Magang

Maksud dan tujuan dari pelaksanaan kerja magang antara lain :

1. Dari Praktek Kerja Magang ini, membantu penulis mengetahui secara nyata bagaimana keadaan dan suasana yang terjadi di dunia kerja.

2. Menerapkan dan mengembangkan pengetahuan teoritis Human Resource ke dalam praktek kerja yang sebenarnya.

3. Memperoleh pengalaman di dunia kerja serta memahami proses rekrutmen dan seleksi dalam perusahaan.

4. Memperoleh wawasan melalui proses kerja di PT Siloam Hospital.

5. Untuk memahami dan mencari kemampuan dasar apa yang sebenarnya diinginkan di dunia kerja.

1.3 Waktu dan Prosedur Pelaksanaan Kerja Magang 1.3.1 Waktu Pelaksanaan Kerja Magang

Kerja magang dilaksanakan mulai tanggal 6 November 2019 hingga 18 Febuari 2020 di PT Siloam Hospital Lippo Village, dengan penempatan pada bagian Human Resources Development. Jam kerja selama kerja magang yaitu hari Senin sampai dengan Jumat yang dimulai pada pukul 08.00 sampai dengan pukul 16.30.

1.3.2 Prosedur Pelaksanaan Kerja Magang

Prosedur pelaksanaan kerja magang menurut ketentuan yang terdapat di Buku Panduan Kerja Magang Fakultas Ekonomi Universitas Multimedia Nusantara yang terdiri dari 3 tahap, yaitu :

1. Tahap Pengajuan

a. Mahasiswa mengajukan permohongan kerja magang dengan mengisi formulir pengajuan kerja magang sebagai acuan pembuatan Surat Pengantar Kerja Magang yang ditujukan kepada perusahaan yang dimaksud yang ditandatangani oleh Ketua Program Studi.

b. Surat Pengantar dianggap sah apabila dilegalisir oleh Ketua Program Studi. c. Ketua Program Studi menunjuk seorang dosen Program Studi yang

(5)

bersangkutan sebagai pembimbing Kerja Magang.

d. Mengajukan usulan tempat kerja magang kepada Ketua Program Studi. e. Menghubungi calon perusahaan tempat kerja magang dengan dibekali Surat

Pengantar Kerja Magang.

f. Kerja Magang dimulai apabila telah menerima surat balasan bahwa yang bersangkutan diterima Kerja Magang pada perusahaan yang dimaksud yang ditujukan kepada Koordinator Magang

g. Memperoleh kartu Kerja Magang, Formulir Kehadiran Kerja Magang, Formulir Realisasi Kerja Magang, dan Formulir Laporan Penilaian Kerja Magang.

2. Tahap Pelaksanaan

a. Sebelum melaksanakan kerja magang, mahasiswa diwajibkan untuk menghadiri perkuliahan Kerja Magang yang diwajibkan sebagai pembekalan. Perkuliahan pembekalan dilakukan sebanyak 3 kali tatap muka. Jika tidak dapat memenuhi ketentuan kehadiran tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan, maka akan dikenakan pinalti dan tidak diperkenankan melaksanakan praktik kerja magang di perusahaan pada semester berjalan, serta harus mengulang untuk mendaftar kuliah pembekalan magang pada periode berikutnya.

b. Pada perkuliahan Kerja Magang, diberikan materi kuliah yang bersifat petunjuk teknis kerja magang dan penulisan laporan kerja magang, termasuk didalamnya perilaku mahasiswa di perusahaan. Adapun rincian materi kuliah adalah sebagai berikut :

Pertemuan 1 : Sistem dan prosedur kerja magang, perilaku dan komunikasi mahasiswa dalam perusahaan.

Pertemuan 2 : Struktur organisasi perusahaan, pengumpulan data (sistem dan prosedur administrasi, operasional perusahaan, sumber daya); analisis kelemahan dan keunggulan, efisiensi penggunaan sumber data, pemasaran perusahaan, keuangan perusahaan).

(6)

presentasi dan tanya jawab.

c. Menemui dosen pembimbing yang telah ditunjuk oleh Ketua Program Studi Manajemen untuk pembekalan secara teknis.

Kerja magang dilaksanakan dengan pembimbing lapangan yaitu Ibu Mariska selaku Supervisor HR Talent Management.

d. Mengikuti seluruh peraturan yang berlaku di PT Siloam Hospital Lippo Village.

Melakukan pekerjaan minimal satu bagian tertentu di perusahaan sesuai dengan bidang studinya. Tugas yang diberikan oleh Pembimbing Lapangan di perusahaan dituntaskan atas dasar teori, konsep dan pengetahuan yang diperoleh di perkuliahan.

e. Pembimbing Lapangan memantau dan menilai kualitas dan usaha kerja magang.

f. Dalam menjalani proses kerja magang, Koordinator Kerja Magang beserta Dosen Pembimbing Kerja Magang memantau pelaksanaan kerja magang dan berusaha menjalin hubungan baik dengan perusahaan. Pemantauan dilakukan baik secara lisan maupun tertulis.

3. Tahap akhir

a. Setelah Kerja Magang di perusahaan selesai, temuan serta aktivitas yang dijalankan selama kerja magang dituangkan dalam laporan kerja magang dengan bimbingan Dosen Pembimbing Kerja Magang.

b. Laporan Kerja Magang disusun seusuai dengan standar format dan struktur Laporan Kerja Magang Universitas Multimedia Nusantara.

c. Dosen pembimbing memantau laporan final sebelum mengajukan permohonan ujian kerja magang. Laporan Kerja Magang harus mendapatkan pengesahan dari Dosen Pembimbing dan diketahui oleh Ketua Program Studi. Laporan Kerja Magang diserahkan kepada Pembimbing Lapangan dan meminta Pembimbing Lapangan mengisi formulir pelaksanaan kerja magang. d. Pembimbing Lapangan mengisi formulir kehadiran kerja magang terkait

(7)

dengan kinerja mahasiswa selama melaksanakan kerja magang.

e. Hasil penilaian yang sudah diisi dan ditandatangani oleh Pembimbing Lapangan di perusahaan dan surat keterangan yang menjelaskan bajwa yang bersangkutan telah menyelesaikan tugasnya, dikirimkan secara langsung kepada Koordinator Magang.

f. Setelah melengkapi persyaratan ujian kerja magang, Koordinator kerja magang menjadwalkan Ujian Kerja Magang.

g. Menghadiri ujian kerja magang dan mempertanggungjawabkan laporannya pada ujian kerja magang

1.4 Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan dalam laporan kerja magang adalah sebagai berikut :

Bab I : Membahas alasan memilih topik Implementasi Proses Rekrutmen & Seleksi pada Karyawan PT Siloam Hospital Lippo Village serta peran penting SDM terhadap tujuan organisasi.

Bab II : Membahas sejarah singkat PT Siloam Hospital Lippo Village, struktur organisasi, landasan teori yang berkaitan dengan pembahasan dalam laporan praktek kerja magang ini.

Bab III : Membahas tentang pelaksanaan program kerja magang, jabatan penulis, mekanisme tugas yang dilakukan dan kendala – kendala yang dihadapi oleh penulis, solusi – solusi dalam menghadapi kendala tersebut, dan pandangan penulis mengenai PT Siloam Hospital Lippo Village.

Bab IV : Merupakan kesimpulan selama penulis bekerja di PT Siloam Hospital Lippo Village dan saran yang dapat membangun serta dibutuhkan agar perusahaan dapat menjadi lebih baik.

Referensi

Dokumen terkait

Saran yang dapat diberikan antara lain penelitian ini akan semakin akurat jika digunakan alat ukur yang mempunyai ketelitian tinggi, penelitian ini akan

Pakan lobster air tawar berupa biji-bijian, ubi-ubian dan bangkai hewan.Terdapat tiga spesies lobster yang bisa dibudidayakan secara ekonomis, baik sebagai udang hias maupun

Tujuan penelitian ini adalah (i) mengkaji karakteristik fisik pada beberapa varietas padi; (ii) mengkaji pengaruh alat/mesin perontok terhadap susut perontokan; dan (iii)

Kanula khusus yang mengalirkan darah arteri langsung ke vena yang berdekatan. Kanula arteri dan vena dihubungan dengan konektor sehingga pada saat dialisa konektor

Nichiren Shonin berkata dalam “Surat Kepada Myoho Ama Gozen”: “Saddharma Pundarika Sutra menjelaskan bahwa tubuh fisik kita adalah Tubuh Perwujudan dari Sang Buddha,

Hasil atau output dari kegiatan kajian nilai budaya ini adalah berupa 11 (sebelas) naskah laporan hasil kajian, masing-masing berjudul (1) Perahu Tradisional

Jika tidak ada pemberitahuan tersebut, maka dianggaplah bahwa sewa itu diperpanjang untuk waktu yang sama; dan (2) Pengaturan batas waktu hak sewa atas tanah Hak Milik bagi

Berdasarkan uraian tersebut, maka penulis tertarik untuk mengadakan penelitian tentang Substitusi Serbuk Kapur Sebagai Cementitious Pada Mortar dengan komposisi yang