• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI DI KOTA KEBUMEN BULAN MARET 2017 DEFLASI 0,10 PERSEN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI DI KOTA KEBUMEN BULAN MARET 2017 DEFLASI 0,10 PERSEN"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

No. 06/06/33/05/Th. VIII, 01 April 2017

P

ERKEMBANGAN

I

NDEKS

H

ARGA

K

ONSUMEN

/I

NFLASI

D

I

K

OTA

K

EBUMEN

B

ULAN

M

ARET

2017

DEFLASI

0,10

P

ERSEN

 Pada Bulan Maret 2017 di Kota Kebumen terjadi deflasi sebesar 0,10 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 124,96. Deflasi ini lebih rendah jika dibandingkan dengan bulan Februari yang mengalami inflasi 0,38 persen dengan IHK 125,09. Deflasi bulan Maret di Kebumen lebih rendah dari kota Cilacap sebesar 0,11 persen dengan IHK 130,59 dan inflasi rata-rata prov Jawa Tengah sebesar 0,12 persen dengan IHK 126,65; namun lebih tinggi dari deflasi kota Purwokerto sebesar 0,01 persen dengan IHK 125,22 maupun deflasi Nasional sebesar 0,02 persen dengan IHK 128,22

 Deflasi disebabkan turunnya harga pada beberapa komoditi yang ditunjukkan oleh penurunan indeks kelompok pengeluaran yaitu pada kelompok bahan makanan sebesar 1,16 persen dan kelompok perumahan, gas, listrik & air bersih sebesar 0,10 persen

 Kelompok pengeluaran yang mengalami inflasi yaitu kelompok makanan jadi, minuman, rokok & tembakau sebesar 0,27 persen; kelompok sandang sebesar 0,54 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,07 persen; kelompok pendidikan, rekreasi & olahraga sebesar 0,02 persen dan kelompok transportasi, komunikasi & jasa keuangan sebesar 0,43 persen.

 Komoditas yang memberikan sumbangan terbesar terjadinya deflasi adalah cabai rawit, cabai merah, bawang putih, telur ayam ras, dan beras

 Komoditas yang memberikan sumbangan terjadinya inflasi antara lain yaitu tarif listrik, kue kering berminyak, bensin, roti manis, dan pemeliharaan/service kendaraan bermotor

Laju inflasi tahun kalender Maret 2017 sebesar 1,25 persen, lebih tinggi dibandingkan dengan Maret 2016 yang mengalami deflasi sebesar 0,60 persen. Sementara laju inflasi “year on year” (Maret 2017 terhadap Maret 2016) sebesar 3,35 persen, lebih rendah dibandingkan dengan tahun sebelumnya (Maret 2016 terhadap Maret 2015) sebesar 3,68 persen.

(2)

Perkembangan harga berbagai komoditas pada bulan Maret 2017 secara umum mengalami penurunan. Berdasarkan hasil pemantauan BPS Kabupaten Kebumen, pada bulan Maret 2017 terjadi deflasi sebesar 0,10 persen atau terjadi penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 125,09 pada bulan Februari 2017 menjadi 124,96 pada bulan Maret 2017. Adapun laju inflasi tahun kalender 2017 (Maret 2017 terhadap Desember 2016) inflasi sebesar 1,25 persen dan laju inflasi Year on Year (Maret 2017 terhadap Maret 2016) sebesar 3,35 persen.

Deflasi disebabkan turunnya harga pada beberapa komoditi yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks pada penurunan indeks kelompok pengeluaran yaitu pada kelompok bahan makanan sebesar 1,16 persen dan kelompok perumahan, gas, listrik & air bersih sebesar 0,10 persen. Sedangkan inflasi terjadi pada kelompok makanan jadi, minuman, rokok & tembakau sebesar 0,27 persen; kelompok sandang sebesar 0,54 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,07 persen; kelompok pendidikan, rekreasi & olahraga sebesar 0,02 persen dan kelompok transportasi, komunikasi & jasa keuangan sebesar 0,43 persen.

Gambar 1.

Inflasi Month To Month Kota Kebumen 2015 – 2017

Beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga selama bulan Maret 2017 antara lain: cabai rawit, cabai merah, bawang putih, telur ayam ras, beras, cabai hijau, jeruk, daging ayam ras, baju muslim, gula pasir, helm, telepon seluler, anggur, pisang, kemeja pendek katun, dan tepung terigu . Sedangkan komoditas yang mengalami kenaikan harga diantaranya adalah tarif listrik, kue kering berminyak, bensin, roti manis, pemeliharaan/service kendaraan bermotor, the, sepatu, shampoo, sandal, pakaian bayi, margarine, ayam goreng, ikan kembung, susu kental manis, minuman kesegaran, susu untuk balita, baju anak setelan, dan pengharum ruangan

Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des 2015 -0,20 -0,10 0,03 0,08 0,41 0,52 1,66 0,21 0,05 0,01 0,19 0,76 2016 0,28 -0,19 0,52 -0,22 0,19 0,51 0,89 -0,18 0,07 0,10 0,52 0,27 2017 0,99 0,38 -0,1 -0,50 0,00 0,50 1,00 1,50 2,00

(3)

Kelompok komoditi yang memberikan andil atau sumbangan deflasi pada bulan Maret 2017 yaitu: kelompok bahan makanan sebesar 0,23 persen dan kelompok perumahan, air, gas, listrik & bahan bakar sebesar 0,02 persen. Sedangkan kelompok yang memberikan andil atau sumbangan terhadap inflasi yaitu kelompok makanan jadi, minuman, rokok & tembakau sebesar 0,06 persen; kelompok sandang sebesar 0,04 persen; dan kelompok transportasi, komunikasi & jasa keuangan sebesar 0,05 persen. Sementara itu kelompok kesehatan dan kelompok pendidikan, rekreasi & olahraga relatif stabil/tidak memberikan andil yang signifikan baik dalam inflasi maupun deflasi.

Inflasi Bulan Februari Maret Maret

2017 2017 2017*)

(2) (3) (4) (5) (6)

UMUM 125.09 124.96 -0.10 1.25 3.35

1. Bahan Makanan 130.64 129.12 -1.16 0.39 1.28

2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau 128.17 128.51 0.27 1.88 5.42

3. Perumahan, Air, Gas, Listrik & Bahan Bakar 120.98 120.86 -0.10 0.83 2.23

4. Sandang 120.35 121.00 0.54 1.50 5.03

5. Kesehatan 120.71 120.80 0.07 0.94 3.73

6. Pendidikan, Rekreasi & Olahraga 119.85 119.87 0.02 0.57 5.78

7. Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan 126.56 127.11 0.43 2.67 2.07 Keterangan :

*) Persentase perubahan IHK bulan Maret 2017 terhadap IHK bulan sebelumnya **) Persentase perubahan IHK bulan Maret 2017 terhadap IHK bulan Desember 2016 ***) Persentase perubahan IHK bulan Maret 2017 terhadap IHK bulan Maret 2016

(1)

Tabel 1

Laju Inflasi Kota Kebumen Bulan Maret 2017, Tahun Kalender 2017 dan

Year on Year menurut Kelompok Pengeluaran (2012 = 100)

Kelompok Pengeluaran IHK Inflasi Tahun Kalender 2017 **) Inflasi Year on Year ***)

Inflasi Andil Inflasi

(2) (3)

UMUM -0.10 -0.10

1. Bahan Makanan -1.16 -0.23

2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau 0.27 0.06

3. Perumahan, Air, Gas, Listrik & Bahan Bakar -0.10 -0.02

4. Sandang 0.54 0.04

5. Kesehatan 0.07 0.00

6. Pendidikan, Rekreasi & Olahraga 0.02 0.00

7. Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan 0.43 0.05

Tabel 2

Sumbangan Kelompok Pengeluaran terhadap Inflasi Kota Kebumen (2012 = 100) Bulan Maret 2017

Kelompok Pengeluaran (1)

(4)

URAIAN MENURUT KELOMPOK PENGELUARAN

I. BAHAN MAKANAN

Kelompok bahan makanan pada bulan Maret 2017 mengalami deflasi sebesar 1,16 persen dengan IHK 129,12 lebih rendah deibandingkan bulan Februari 2017 yang mengalami inflasi 0,78 persen dengan IHK 130,64. Dari 11 sub kelompok dalam kelompok makanan ini, enam sub kelompok mengalami penurunan indeks/deflasi. Deflasi yang tertinggi terjadi pada sub kelompok bumbu-bumbuan sebesar 5,76 persen diikuti oleh sub kelompok buah-buahan sebesar 0,96 persen

dan sub kelompok telur, susu & hasilnya sebesar 0,60 persen, dan deflasi terendah terjadi pada sub kelompok daging dan hasilnya yakni sebesar 0,09 persen. Inflasi tertinggi terjadi pada sub kelompok lemak & minyak sebesar 0,61 persen dan terendah pada sub kelompok ikan diawetkan sebesar 0,15 persen. Sementara sub kelompok bahan makanan lainnya relatif stabil. Secara keseluruhan pada Maret 2017 kelompok ini memberikan andil terhadap deflasi sebesar 0,2322 persen. Komoditas yang domonan memberikan andil deflasi adalah cabai rawit, cabai merah, jeruk, anggur, telur ayam ras, dan beras.

II. MAKANAN JADI,

MINUMAN, ROKOK &

TEMBAKAU

Kelompok makanan jadi, minuman, rokok & tembakau pada Bulan Maret 2017 mengalami inflasi sebesar 0,27 persen dengan IHK 128,51 lebih tinggi dibandingkan bulan Februari 2017 yang mengalami inflasi 0,18 persen

dengan IHK 128. Inflasi tertinggi terjadi pada sub kelompok makanan jadi sebesar 0,36 persen dan yang terendah pada sub kelompok tembakau & minuman beralkohol sebesar 0,01 persen. Secara keseluruhan, kelompok makanan jadi, minuman, rokok & tembakau

KOMODITAS Inflasi Sumbangan

(1) (2) (3)

BAHAN MAKANAN -1.16 -0.2322

Padi-padian, Ubi-ubian & hasilnya -0.32 -0.0177 Daging dan hasilnya -0.09 -0.0017 Ikan Segar 0.23 0.0034 Ikan Diawetkan 0.15 0.0005 Telur, Susu & hasilnya -0.60 -0.0115 Sayur-sayuran -0.53 -0.0094 Kacang-kacangan 0.60 0.0069 Buah-buahan -0.96 -0.0126 Bumbu-bumbuan -5.76 -0.1968 Lemak dan Minyak 0.61 0.0068 Bahan Makanan Lainnya 0.00 0.0000

Tabel 3

Inflasi dan Sumbangan Kelompok Bahan Makanan bulan Maret 2017

KOMODITAS Inflasi Sumbangan

(1) (2) (3)

MKN.JADI, MINUMAN, ROKOK & TEMBAKAU 0.27 0.0560

Makanan Jadi 0.36 0.0471

Minuman tak beralkohol 0.23 0.0087 Tembakau & Min. alkohol 0.01 0.0002

Rokok dan Tembakau bulan Maret 2017 Tabel 4

(5)

memberikan andil atau sumbangan terhadap inflasi Kota Kebumen Bulan Maret 2017 sebesar 0,0560 persen.

III. PERUMAHAN, AIR, GAS, LISTRIK & BAHAN BAKAR

Kelompok perumahan, air, gas, listrik & bahan bakar pada bulan Maret 2017 mengalami deflasi sebesar 0,10 persen dengan IHK 120,86 lebih rendah dibandingkan bulan Februari 2017 yang mengalami inflasi sebesar 0,26 persen dengan IHK 120. Deflasi terjadi pada sub kelompok biaya tempat tinggal

sebesar 0,64 persen sementara sub kelompok lainnya terjadi inflasi. Inflasi tertinggi adalah sub kelompok bahan bakar, penerangan & air bersih yang mengalami inflasi 0,60 persen diikuti sub kelompok penyelenggaraan rumahtangga sebesar 0,35 persen dan sub kelompok perlengkapan rumahtangga sebesar 0,11 persen. Secara keseluruhan, kelompok perumahan, air, gas, listrik & bahan bakar memberikan andil atau sumbangan terhadap inflasi Kota Kebumen Bulan Maret 2017 sebesar 0,0192 persen.

IV. SANDANG

Kelompok sandang pada bulan Maret 2017 mengalami inflasi sebesar 0,54 persen dengan IHK sebesar 121 lebih rendah dibandingkan bulan Februari 2017 yang mengalami inflasi 0,71 persen dengan IHK 120,35. Inflasi terjadi pada sub kelompok sandang anak-anak sebesar 2,18 persen,

sedangkan sub kelompok sandang laki-laki dan sub kelompok sandang wanita masing-masing mengalami delasi sebesar 0,10 persen dan 0,02 persen. Sementara itu sub kelompok barang pribadi & sandang lainnya relative stabil/tidak memberikan andil yang signifikan. Secara keseluruhan, kelompok sandang memberikan andil atau sumbangan inflasi Kota Kebumen Bulan Maret 2017 sebesar 0,0359 persen.

KOMODITAS Inflasi Sumbangan

(1) (2) (3)

PERUMAHAN AIR,LISTRIK,GAS & BHN

BAKAR -0.10 -0.0192

Biaya tempat tinggal -0.64 -0.0622 Bahan bakar, penerangan dan Air 0.60 0.0307 Perlengkapan Rumahtangga 0.11 0.0023 Penyelenggaraan Rumahtangga 0.35 0.0100

Tabel 5

Inflasi dan Sumbangan Kelompok Perumahan, Air, Listrik Gas dan Bahan Bakar bulan Maret 2017

KOMODITAS Inflasi Sumbangan

(1) (2) (3)

SANDANG 0.54 0.0359

Sandang Laki-laki -0.02 -0.0003 Sandang Wanita -0.10 -0.0017 Sandang Anak-anak 2.18 0.0378 Barang Pribadi & Sandang lainnya 0.00 0.0000

Inflasi dan Sumbangan Kelompok Sandang Maret 2017

(6)

V. KESEHATAN

Kelompok kesehatan pada bulan Maret 2017 mengalami inflasi sebesar 0,07 persen dengan IHK 120,80 lebih rendah dari inflasi bulan Februari 2017 sebesar 0,32 persen dengan IHK 120,71. Sub kelompok perawatan jasmani dan kosmetika mengalami inflasi sebesar 0,29 persen,

sedangkan sub kelompok obat-obatan mengalami deflasi 0,03 perse. Sementara dua sub kelompok dalam kelompok kesehatan lainnya, yaitu sub kelompok jasa perawatan jasmani dan sub kelompok jasa perawatan jasmani tidak memberikan sumbangan yang signifikan terhadap inflasi /relatif. Secara keseluruhan, kelompok kesehatan memberikan andil atau sumbangan inflasi Kota Kebumen Bulan Maret 2017 sebesar 0,0048 persen.

VI. PENDIDIKAN, REKREASI & OLAHRAGA

Kelompok pendidikan, rekreasi & olahraga pada bulan Maret 2017 mengalami inflasi sebesar 0,02 persen dengan IHK 119,87 lebih rendah dari inflasi bulan Februari 2017 sebesar 0,28 dengan IHK 119,85. Dari lima sub kelompok dalam kelompok pendidikan, rekreasi & olahraga, satu sub kelompok mengalami

inflasi yakni sub kelompok olahraga sebesar 1,70 persen dan satu sub kelompok lainnya mengalami deflasi yakni sub kelompok perlengkapan/peralatan pendidikan sebesar 0,09 persen. Adapun sub kelompok jasa pendidikan, sub kelompok kursus-kursus/pelatihan dan sub kelompok rekreasi tidak memberikan sumbangan yang signifikan terhadap inflasi/relatif stabil. Secara keseluruhan, kelompok pendidikan, rekreasi & olahraga memberikan andil atau sumbangan inflasi Kota Kebumen Bulan Maret 2017 sebesar 0,0010.

KOMODITAS Inflasi Sumbangan

(1) (2) (3)

KESEHATAN 0.07 0.0048

Jasa Kesehatan 0.00 0.0000 Obat-obatan -0.03 -0.0005 Jasa Perawatan Jasmani 0.00 0.0000 Perawatan Jasmani Dan Kosmetika 0.29 0.0053

Tabel 7

Inflasi dan Sumbangan Kelompok Kesehatan Maret 2017

KOMODITAS Inflasi Sumbangan

(1) (2) (3)

PENDIDIKAN, REKREASI & OR 0.02 0.0010

Jasa Pendidikan 0.00 0.0000 Kursus - Kursus/ Pelatihan 0.00 0.0000 Perlengkapan/Peralatan Pendidikan -0.09 -0.0010

Rekreasi 0.00 0.0000

Olahraga 1.70 0.0020

Tabel 8

Inflasi dan Sumbangan Kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga bulan Maret 2017

(7)

VII. TRANSPOR, KOMUNIKASI & JASA KEUANGAN

Kelompok transpor, komunikasi & jasa keuangan

pada bulan Maret 2017

mengalami inflasi sebesar 0,43 persen dengan IHK 127,11 lebih tinggi dari inflasi bulan Februari 2017 sebesar 0,20 persen dengan IHK 126,56. Dua sub kelompok mengalami inflasi

yakni sub kelompok sarana & penunjang transportasi yang mengalami inflasi sebesar 2,11 persen dan sub kelompok transportasi mengalami inflasi sebesar 0,26 persen. Sedangkan sub kelompok komunikasi & pengiriman mengalami deflasi sebesar 0,03 persen. Sementara itu sub kelompok jasa keuangan tidak memberikan andil yang signifikan baik terhadap inflasi maupun deflasi/relative stabil. Secara keseluruhan kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan memberikan andil/sumbangan terhadap inflasi bulan Maret 2017 di kota Kebumen sebesar 0,0537 persen.

KOMODITAS Inflasi Sumbangan

(1) (2) (3)

TRANSPORTASI & KOMUNIKASI 0.43 0.0537

Transpor 0.26 0.0203

Komunikasi & Pengiriman -0.03 -0.0009 Sarana & Penunjang Transport 2.11 0.0343 Jasa Keuangan 0.00 0.0000

dan Jasa Keuangan bulan Maret 2017 Tabel 9

(8)

PERBANDINGAN LAJU INFLASI KOTA KEBUMEN, KOTA IHK DI

JAWA TENGAH, JAWA TENGAH, DAN NASIONAL

Deflasi terjadi di semua

kota IHK di Jawa Tengah. Deflasi tertinggi untuk kota

IHK di Jawa Tengah terjadi di kota Surakarta sebesar 0,15 persen dan yang terendah

di kota Purwokerto sebesar 0,01 persen. Deflasi Kota Kebumen sebesar 0,10 persen

lebih rendah dari deflasi rata-rata Provinsi Jawa Tengah sebesar 0,12 persen dan

lebih tinggi deflasi Nasional sebesar 0,02 persen.

-0,02 -0,11 -0,14 -0,15 -0,05 -0,01 -0,11 -0,12 -0,1 NASIONAL TEGAL SEMARANG SURAKARTA KUDUS PURWOKERTO CILACAP JATENG KEBUMEN

Kebumen Cilacap PurwokertoJawa Tengah Nasional

(2) (3) (4) (5) (6)

1. IHK 124.96 130.59 125.22 126.65 128.22

2. Inflasi Bulan Maret 2017*) -0.10 -0.11 -0.01 -0.12 -0.02

3. Inflasi Tahun Kalender 2017 **) 1.25 2.18 1.61 1.55 1.19

4. Inflasi Year on Year ***) 3.35 4.21 3.22 3.30 3.61

Keterangan :

*) Persentase perubahan IHK bulan Maret 2017 terhadap IHK bulan sebelumnya **) Persentase perubahan IHK bulan Maret 2017 terhadap IHK bulan Desember 2016 ***) Persentase perubahan IHK bulan Maret 2017 terhadap IHK bulan Maret 2016

Uraian (1)

Laju Inflasi Kota Kebumen, Kota Cilacap, Kota Purwokerto, Jawa Tengah, dan Nasional (2012 = 100) bulan Maret 2017

(9)

Tabel 11

Indeks harga Konsumen dan Inflasi menurut Kelompok Pengeluaran (2012 = 100) Kota Kebumen Bulan Maret 2017

% Andil

IHK Perubahan Th. Kalender Perub.IHK

IHK (%)

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

UMUM 124.96 -0.10 1.25 3.35 -0.10

I. BAHAN MAKANAN 129.12 -1.16 0.39 1.28 -0.23

A. Padi-padian, Ubi-ubian & hasilnya 123.55 -0.32 0.09 -2.12 -0.02

B. Daging dan hasilnya 113.53 -0.09 1.88 2.75 0.00

C. Ikan Segar 114.43 0.23 0.48 0.83 0.00

D. Ikan Diawetkan 111.09 0.15 -1.88 -1.34 0.00

E. Telur, Susu & hasilnya 110.37 -0.60 -0.63 -0.56 -0.01

F. Sayur-sayuran 142.08 -0.53 -0.86 -0.16 -0.01

G. Kacang-kacangan 134.37 0.60 0.60 -11.28 0.01

H. Buah-buahan 119.59 -0.96 -2.93 -3.65 -0.01

I. Bumbu-bumbuan 227.45 -5.76 2.17 15.77 -0.20

J. Lemak dan Minyak 93.34 0.61 1.72 -1.76 0.01

K. Bahan Makanan Lainnya 138.74 0.00 4.48 8.14 0.00

II. MKN.JADI, MINUMAN, ROKOK & TEMBAKAU 128.51 0.27 1.88 5.42 0.06

A. Makanan Jadi 125.85 0.36 1.30 3.97 0.05

B. Minuman tak beralkohol 141.10 0.23 3.32 10.11 0.01

C. Tembakau & Min. alkohol 127.04 0.01 2.40 5.83 0.00

III. PERUMAHAN AIR,LISTRIK,GAS &BHN BAKAR 120.86 -0.10 0.83 2.23 -0.02

A. Biaya tempat tinggal 114.15 -0.64 -0.80 0.58 -0.06

B. Bahan bakar, penerangan dan Air 132.68 0.60 3.76 3.49 0.03

C. Perlengkapan Rumahtangga 116.58 0.11 1.32 5.54 0.00 D. Penyelenggaraan Rumahtangga 129.34 0.35 0.73 3.25 0.01 IV. SANDANG 121.00 0.54 1.50 5.03 0.04 A. Sandang Laki-laki 122.50 -0.02 0.46 2.32 0.00 B. Sandang Wanita 130.89 -0.10 0.88 6.93 0.00 C. Sandang Anak-anak 125.41 2.18 2.54 7.65 0.04

D. Barang Pribadi & Sandang lainnya 108.37 0.00 1.85 2.73 0.00

V. KESEHATAN 120.80 0.07 0.94 3.73 0.00

A. Jasa Kesehatan 117.30 0.00 0.00 1.11 0.00

B. Obat-obatan 120.11 -0.03 1.65 4.07 0.00

C. Jasa Perawatan Jasmani 140.55 0.00 0.00 6.80 0.00

B. Perawatan Jasmani Dan Kosmetika 123.92 0.29 1.99 6.88 0.01

VI. PENDIDIKAN, REKREASI & OR 119.87 0.02 0.57 5.78 0.00

A. Jasa Pendidikan 125.20 0.00 0.00 6.76 0.00

B. Kursus - Kursus/ Pelatihan 114.81 0.00 0.00 4.07 0.00

C. Perlengkapan/Peralatan Pendidikan 114.16 -0.09 2.65 2.54 0.00

D. Rekreasi 110.83 0.00 0.99 5.89 0.00

E. Olahraga 119.97 1.70 1.79 1.62 0.00

VII. TRANSPORTASI & KOMUNIKASI 127.11 0.43 2.67 2.07 0.05

A. Transpor 140.47 0.26 2.80 1.71 0.02

B. Komunikasi & Pengiriman 96.21 -0.03 1.33 1.77 0.00 C. Sarana & Penunjang Transport 141.46 2.11 4.47 4.46 0.03

D. Jasa Keuangan 96.61 0.00 0.00 0.00 0.00

KELOMPOK / SUB KELOMPOK

INFLASI Y o Y

(10)

Referensi

Dokumen terkait

Laporan Keuangan Badan Pusat Statistik Kota Serang yang terdiri dari: Laporan Realisasi Anggaran, Neraca, Laporan Operasional, Laporan Perubahan Ekuitas, dan Catatan

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian meniran merah terhadap jumlah limfosit pada organ Limpa Mencit Balb/C yang diinfeksi bakteri Salmonella

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Penyelenggaraan kegiatan ekstrakurikuler pramuka di sekolah dasar, (2) Kandungan nilai karakter gotong royong pada

Larik pertama ungkapan seloko di atas yaitu perampokan yang dilakukan didaerah pemukiman penduduk. Jenis kehatan ini dianggap melanggar hukum dan akan dikenakan sanksi

Pengembangan kurikulum diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang kompeten sebagai guru kelas Sekolah Dasar yang berkemampuan mengajar dari kelas 1-6 SD, yang mempunyai

Disamping itu, pada pemberian rangsangan terhadap otot saraf katak menunjukkan bahwa rangsangan tercepat saat diberikan pada tendon achiles katak dari

Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat di ambil konsep tentang Motivasi berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa dengan memiliki dorongan dari dalam dan

yang telah dipilih dari berbagai alternatif yang telah dianalisa secara matang... Apabila pengambilan keputusan tidak didasarkan pada kelima hal diatas akan menimbulkan berbagai