PENGARUH PELINDIAN DAN KETEBALAN DEBU VULKANIK GUNUNG SINABUNG TERHADAP SIFAT TANAH ANDISOL DAN PERTUMBUHAN
TANAMAN SAWI (Brassica juncea L.) PADA 4 KALI TANAM
SKRIPSI
OLEH:
Desrika Christina Perangin-Angin 100301240
AET-ILMU TANAH
PROGRAM STUDI AGROEKOTEKNOLOGI FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN
PENGARUH PELINDIAN DAN KETEBALAN DEBU VULKANIK GUNUNG SINABUNG TERHADAP SIFAT TANAH ANDISOL DAN PERTUMBUHAN
TANAMAN SAWI (Brassica juncea L.) PADA 4 KALI TANAM
SKRIPSI
OLEH:
DESRIKA CHRISTINA PERANGIN-ANGIN 100301240
AET-ILMU TANAH
Skripsi Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana di
Program Studi Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara Medan
PROGRAM STUDI AGROEKOTEKNOLOGI FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN
Judul Skripsi : Pengaruh Pelindian Dan Ketebalan Debu Vulkanik Gunung
Sinabung Terhadap Sifat Tanah Andisol Dan Pertumbuhan Tanaman Sawi (Brassica juncea L.) Pada 4 Kali Tanam
Nama : Desrika Christina Perangin-angin
NIM : 100301240
Program Studi : Agroekoteknologi
Disetujui, Komisi Pembimbing :
ABSTRAK
Erupsi Gunung Sinabung menyebabkan debu vulkanik menutupi permukaan tanah dengan ketebalan bervariasi, berkisar antara 1- 10 cm. Hal ini menyebabkan pengaruh yang berbeda terhadap sifat tanah dan pertumbuhan tanaman.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelindian dan ketebalan debu vulkanik gunung sinabung terhadap sifat tanah andisol dan pertumbuhan tanaman sawi pada 4 kali tanam. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan faktor perlakuan ketebalan debu vulkanik yaitu D0 (Kontrol), D1 (989,6 g /10 kg BTKU), D2 (1979,3 g/10 kg BTKU), D3 (2969 g/10 kg BTKU) dan faktor pelindian yaitu L0 (1xKL), L1 (2xKL) dengan 4 ulangan.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa jumlah ketebalan debu vulkanik secara nyata meningkatkan nilai DHL, N-total tanah, P-total tanah dan pertumbuhan dan produksi sawi dan menurunkan nilai pH tanah. Perlakuan pelindian secara nyata meningkatkan nilai pH tanah dan pertumbuhan dan produksi sawi dan menurunkan nilai DHL dan N-total tanah.
Kata Kunci: Debu vulkanik, Pelindian, Sawi, Andisol
ABSTRACT
Eruption of Sinabung caused volcanic ash covered the a part of area on Karo high level land with ranging thickness from 1 - 10 cm. This causes influence on soil properties and plant growth.
Research to determine effect of the thickness and leaching of Sinabung volcanic ash on Andisol properties and green mustard in four plants. This study used a factorial randomized block design with treatment of the thickness volcanic ash D0 (without volcanic ash), D1 (989,6 g /10 kg air soil dried), D2(1979,3 g/10 kg air soil dried), D3 (2969 g/10 kg air soil dried) and leaching treatment L0 (without leaching), L1 (leaching with 2xKL) with four replications.
The results showed that the amount or thickness of volcanic ash significantly affect increase the value of EC, N-total, P-total and growth and production green mustard and decrease the value of pH. And leaching treatment significantly affect increase the value of pH and growth and production green mustard and decrease the value of EC and N-total.
RIWAYAT HIDUP
Penulis dilahirkan di Kabanjahe pada tanggal 28 Desember 1992 dari ayah
M. Perangin-Angin dan G Br Sitepu. Penulis merupakan putri pertama dari tiga
bersaudara.
Tahun 2010 penulis lulus dari SMA Swasta Santa Maria Kabanjahe dan
pada tahun yang sama masuk ke Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara
melalui jalur ujian tertulis Seleksi Masuk Nasional Perguruan Tinggi Negeri.
Penulis memilih Program Studi Agroekoteknologi minat Ilmu Tanah.
Selama masa perkuliahan, penulis aktif sebagai Anggota Bidang
Keolahragaan Himpunan Mahasiswa Agroekoteknologi (HIMAGROTEK), Wakil
Bendahara Umum Pemerintahan Mahasiswa (PEMA), sebagai asisten praktikum
di Laboratoratorium Pengelolaan Tanah dan Air dan Laboratoratorium Kualitas
Tanah, mengikuti organisasi Ikatan Mahasiswa Ilmu Tanah (IMILTA) FP USU.
Selain itu penulis juga aktif dalam organisasi ekstra universitas Gerakan
Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).
Penulis melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di PT. Perkebunan
Nusantara III Kebun Ambalutu di Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan,
Sumatera Utara.
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena
atas berkat dan rahmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini.
Adapun judul dari usulan penelitian ini adalah
“Pengaruh Pelindian dan Ketebalan Debu Vulkanik Gunung Sinabung
Terhadap Sifat Tanah Andisol Dan Pertumbuhan Tanaman Sawi (Brassica Juncea L.) Pada 4 Kali Tanam” dimana skripsi sebagai salah
satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana di Fakultas Pertanian Universitas
Sumatera Utara Medan.
Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada
selaku ketua komisi pembimbing dan
Ir. M. M. B. Damanik, M.Sc selaku anggota komisi pembimbing, serta kepada
semua pihak yang yang telah berperan dalam memberikan masukan dalam
penyelesaian usulan penelitian ini.
Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari sempurna, oleh
karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dalam
perbaikan skripsi ini agar menjadi lebih baik. Akhir kata penulis mengucapkan
terima kasih.
Medan, Maret 2015
DAFTAR ISI
Persyaratan Iklim dan Media Tumbuh Tanaman Sawi (Brassica juncea L.) Iklim ... 7
Aplikasi Debu Vulkanik Dan Pelindian ... 12
Aplikasi Pupuk Dasar, Penanaman dan Pemeliharaan tanaman ... 12
Pemanenan ... 12
Pengamatan Parameter Tanah dan Tanaman Tiap Musim ... 12
HASIL DAN PEMBAHASAN
Hasil ... 14
Daya hantar listrik ... 14
Kemasaman tanah ... 17
Berat basah tajuk ... 20
Berat basah akar ... 22
Berat kering tajuk ... 25
Berat kering akar ... 27
N,P,K Tanah ... 29
Pembahasan ... 31
KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan ... 35
Saran ... 35
DAFTAR TABEL
No Judul Hlm
1. Nilai rataan daya hantar listrik pada penanaman 1 sampai 4 akibat pemberian debu vulkanik dan proses pelindian ... 16 2. Nilai rataan pH pada penanaman 1 sampai 4 akibat pemberian debu vulkanik
dan proses pelindian ... 19 3. Nilai rataan berat basah tajuk pada penanaman 1 sampai 4 akibat pemberian
debu vulkanik dan proses pelindian ... 21 4. Nilai rataan berat basah akar pada penanaman 1 sampai 4 akibat pemberian
debu vulkanik dan proses pelindian ... 24 5. Nilai rataan berat kering tajuk pada penanaman 1 sampai 4 akibat pemberian
debu vulkanik dan proses pelindian ... 26 6. Nilai rataan berat kering akar pada penanaman 1 sampai 4 akibat pemberian
debu vulkanik dan proses pelindian ... 28 7. Nilai rataan N-total tanah pada penanaman 4 akibat pemberian debu vulkanik
dan proses pelindian ... 29 8. Nilai rataan P-total tanah pada penanaman 4 akibat pemberian debu vulkanik
dan proses pelindian ... 30 9. Nilai rataan K-dd pada penanaman 4 akibat pemberian debu vulkanik dan
DAFTAR LAMPIRAN
No Judul Hlm
1. Bagan Percobaan ... 38
2. Peta Pengambilan Sampel Tanah ... 39
3. Peta Pengambilan Sampel Debu Vulkanik ... 40
4. Deskripsi Tanaman Sawi Varietas Tosakan ... 41
5. Hasil Analisis Tanah Andisol ... 42
6. Hasil Analisis Debu Vulkanik Gunung Sinabung... 42
7. Nilai pH tanah setelah Penanaman I ... 43
8. Daftar sidik ragam pH tanah setelah penanaman I ... 43
9. Nilai DHL tanah setelah penanaman I ... 43
10. Daftar sidik ragam DHL tanah setelah penanaman I ... 43
11. Nilai berat basah tajuk setelah penanaman I ... 44
12. Daftar sidik ragam berat basah tajuk setelah penanaman I ... 44
13. Nilai berat basah akar setelah penanaman I ... 44
14. Daftar sidik ragam berat basah akar setelah penanaman I ... 44
15. Nilai berat kering tajuk setelah penanaman I ... 45
16. Daftar sidik ragam berat kering tajuk setelah penanaman I ... 45
17. Nilai berat kering akar setelah penanaman I ... 45
18. Daftar sidik ragam berat kering akar setelah penanaman I ... 45
19. Nilai pH tanah setelah penanaman II ... 46
20. Daftar sidik ragam pH tanah setelah penanaman II ... 46
21. Nilai DHL tanah setelah penanaman II ... 46
22. Daftar sidik ragam DHL tanah setelah penanaman II ... 46
23. Nilai berat basah tajuk setelah penanaman II ... 47
24. Daftar sidik ragam berat basah tajuk setelah penanaman II ... 47
25. Nilai berat basah akar setelah penanaman II ... 47
26. Daftar sidik ragam berat basah akar setelah penanaman II ... 47
27. Nilai berat kering tajuk setelah penanaman II ... 48
28. Daftar sidik ragam berat kering tajuk setelah penanaman II ... 48
29. Nilai berat kering akar setelah penanaman II ... 48
30. Daftar sidik ragam berat kering akar setelah penanaman II ... 48
31. Nilai pH tanah setelah penanaman III ... 49
32. Daftar sidik ragam pH tanah setelah penanaman III ... 49
33. Nilai DHL tanah setelah penanaman III ... 49
34. Daftar sidik ragam DHL tanah setelah penanaman III ... 49
35. Nilai berat basah tajuk setelah penanaman III ... 50
36. Daftar sidik ragam berat basah tajuk setelah penanaman III ... 50
37. Nilai berat basah akar setelah penanaman III ... 50
38. Daftar sidik ragam berat basah akar setelah penanaman III ... 50
39. Nilai berat kering tajuk setelah penanaman III ... 51
40. Daftar sidik ragam berat kering tajuk setelah penanaman III ... 51
41. Nilai berat kering akar setelah penanaman III ... 51
42. Daftar sidik ragam berat kering akar setelah penanaman III ... 51
43. Nilai pH tanah setelah penanaman IV ... 52
44. Daftar sidik ragam pH tanah setelah penanaman IV ... 52
46. Daftar sidik ragam DHL tanah setelah penanaman IV ... 52
47. Nilai berat basah tajuk setelah penanaman IV ... 53
48. Daftar sidik ragam berat basah tajuk setelah penanaman IV ... 53
49. Nilai berat basah akar setelah penanaman IV ... 53
50. Daftar sidik ragam berat basah akar setelah penanaman IV ... 53
51. Nilai berat kering tajuk setelah penanaman IV ... 54
52. Daftar sidik ragam berat kering tajuk setelah penanaman IV ... 54
53. Nilai berat kering akar setelah penanaman IV ... 54
54. Daftar sidik ragam berat kering akar setelah penanaman IV ... 54
55. Nilai N-total tanah setelah penanaman IV ... 55
56. Daftar sidik ragam N-total tanah setelah penanaman IV ... 55
57. Nilai P-total tanah setelah penanaman IV ... 55
58. Daftar sidik ragam P-total tanah setelah penanaman IV ... 55
59. Nilai K-dd tanah setelah penanaman IV ... 56
60. Daftar sidik ragam K-dd tanah setelah penanaman IV ... 56
61. Pertumbuhan tanaman sawi pada penanaman I ... 57
62. Pertumbuhan tanaman sawi pada penanaman II ... 58
63. Pertumbuhan tanaman sawi pada penanaman III ... 59