PENTINGNYAN BAHASA INGGRIS TERHADAP PERKEMBANGAN EKONOMI
DISUSUN OLEH :
KATA PENGANTAR
Segala puji dan syukur hanya bagi Allah Swt, Rabb semesta alam. Tidak ada daya dan upaya selain dari Nya. Semoga kita selalu dilimpahkan rahmat dan karunia Nya dalam mengarungi kehidupan ini.
Salawat dan salam selalu dilimpahkan kepada Nabi Muhammad Saw. Beserta keluarga, sahabat dan orang-orang yang mengikutinya sampai akhir zaman di manapun mereka berada. Alhamdulillah dengan izin dan kehendak dari Nyalah, sehingga makalah ini dapat saya selesaikan. Makalah saya berjudul “PENTINGNYA BAHASA INGGRIS TERHADAP PERKEMBANGAN EKONOMI”.
Dalam makalah dijelaskan tentang Pentingnya bahasa inggris terhadap perkembangan ekonomi. Dengan penjelasan dalam makalah ini diharapkan kepada para pembaca lebih memahami dan supaya dapat menjadi nilai tambah dalam mempelajari BAHASA INGGRIS.
Penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada dosen pembimbing yang telah memberikan gambaran tentang materi yang harus saya selesaikan.
Terakhir, penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun untuk lebih menyempurnakan makalah ini, agar makalah ini lebih sempurna pada masa yang akan datang.
DAFTAR ISI
SAMPUL...1
KATA PENGANTAR...2
DAFTAR ISI...3
BAB I PENDAHULUAN...4
A. TELAAAH PUSTAKA...4
B. METODE PENGUMPULAN DATA...5
BAB II PEMBAHASAN...6
A. PENTINGNYA BAHASA INGGRI TERHADAP PERKEMBANGAN EKONOMI... 6
B. BAHASA INGGRIS, EKONOMI DAN KUALITAS HIDUP...7
C. BAHASAINGGRIS DAN KEMUDAHAN DALAM BISNIS...8
D. BAHASA INGGRIS DALAM MELAKUKAN BISNIS...8
BAB III KESIMPULAN...10
BAB I
PENDAHULUAN A. TELAAH PUSTAKA
Ekonomi merupakan salah satu ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi dan konsumsi terhadap barang dan jasa. Istilah "ekonomi" sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu ο κος (oikos) yang berarti "keluarga, rumah tangga" dan νόμος (nomos) yangἶ berarti "peraturan, aturan, hukum". Secara garis besar, ekonomi diartikan sebagai "aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga." Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi, dan data dalam bekerja.
Kata "ekonomi" merupakan kata serapan dari bahasa Yunani Kuno yang bermakna "pengelolaan rumah tangga"Kata ini merupakan gabungan dari dua kata, yaitu ο κος ("rumah") and νέμω ("pengelolaan; distribusi").ἶ Kata ini tercatat pertama kali digunakan pada karya yang dibuat oleh sebuah gereja pada tahun 1440 untuk menggambarkan sistem pengelolaan atau administrasi. Makna ekonomi yang banyak digunakan saat ini, yaitu ekonomi sebagai sebuah sistem yang digunakan di sebuah negara atau wilayah, baru berkembang pada abad ke-19 atau ke-20. Ekonomi banyak dibahas dalam sebuah ilmu khusus yang dikenal dengan nama ilmu ekonomi, yang di dalamnya mencakup sosiologi. sejarah, antropologi,dan geografi. Beberapa bagian ekonomi yang berupa ilmu terapan seperti produksi, distribusi, perdagangan, dan konsumsi juga dibahas dalam ilmu lain seperti ilmu teknik, manajenen, administrasi bisnis, sains terapan, dan keuangan. Ada banyak sektor dalam ekonomi, yang kemudian dikelompokkan menjadi tiga sektor utama yaitu sektor primer, sektor sekunder, dan, dan sektor tersier.
Bahasa Inggris atau English adalah bahasa Jermanik yang pertama kali dituturkan di Inggris pada Abad Pertengahan Awal dan saat ini merupakan bahasa yang paling umum digunakan di seluruh dunia. Bahasa Inggris dituturkan sebagai bahasa pertama oleh mayoritas penduduk di berbagai negara, termasuk Britania Raya, Irlandia, Amerik Serikat, Kanada, Australia, Selandia Baru, dan sejumlah negara-negara Karibia serta menjadi bahasa resmi di hampir 60 negara berdaulat. Bahasa Inggris adalah bahasa ibu ketiga yang paling banyak dituturkan di seluruh dunia, setelah bahasa Mandarin dan bahasa Spanyol. Bahasa Inggris juga digunakan sebagai bahasa kedua dan bahasa resmi oleh Uni Eropa, Negara Persemakmuran, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa, serta beragam organisasi lainnya.
Bahasa Inggris berkembang pertama kali di Kerajaan Anglo-Saxon Inggris dan di wilayah yang saat ini membentuk Skotlandia tenggara. Setelah meluasnya pengaruh Britania Raya pada abad ke-17 dan ke-20 melalui Imperium Britania, bahasa Inggris tersebar luas di seluruh dunia. Di samping itu, luasnya penggunaan bahasa Inggris juga disebabkan oleh penyebaran kebudayaan dan teknologi Amerika Serikat yang mendominasi di sepanjang abad ke-20. Hal-hal tersebut telah menyebabkan bahasa Inggris saat ini menjadi bahasa utama dan secara tidak resmi (de facto) dianggap sebagai lingua franca
di berbagai belahan dunia.
B. METODE PENGUMPULAN DATA
BAB II maupun pemerintah. Tidak sedikit di antara mereka mempertanyakan makna dari MEA dan apa yang perlu disiapkan untuk menghadapi tantangan MEA ini. Berkaitan dengan pertanyaan di atas, sekretaris ditjen kerjasama ASEAN, Iwan Suyudhie Amri dan wakil tetap RI untuk ASEAN, Ngurah swajaya mengatakan bahwa MEA merupakan sebuah integrasi ekonomi ASEAN dalam menghadapi perdagangan bebas antar negaranegara ASEAN yang bertujuan untuk menumbuh kembangkan harapan, peluang, motivasi, dan daya saing untuk mencapai integrasi ekonomi di kawasan ASEAN. Dengan berlakunya MEA ini maka masyarakat dengan mudah bisa memperoleh dan menikmati barang dari luar negeri, begitu juga sebaliknya. Hal ini terjadi karena pemberlakuan MEA ini meringankan pajak/ penghapusan tarif bea cukai barang. Dengan MEA ini maka kawasan ASEAN bisa menjadi sebagai pasar tunggal, basis produksi, pengembangan usaha kecil & menengah yang berdaya saing global.
Pemberlakuan MEA ternyata tidak hanya terjadi pada aktifitas pertukaran barang saja namun juga terjadi pada pertukaran tenaga jasa atau sumber daya manusia (SDM). Anggota negara ASEAN yang terdiri dari Brunei Darussalam, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam, Malaysia, Laos, Indonesia, dan Kamboja mesti siap menghadapi persaingan ini. Oleh karenanya, kualitas individu sangat menentukan dalam kompetisi MEA ini. Untuk mampu bersaing di era MEA ini, maka memiliki keterampilan sangatlah diperlukan pada setiap individu. Tanpa adanya persiapan untuk meningkatkan keterampilan maka besar kemungkinan pemberlakuan MEA akan menjadi sebuah ancaman yang tidak bisa terelakkan.
antas, persiapan apa yang harus dimiliki oleh individu? Ini juga menjadi pertanyaan di kalangan masyarakat. Menanggapi pertanyaan ini, maka salah satu hal yang mesti dikuasai oleh individu paling tidak adalah penguasaan bahasa Inggris, yang biasanya dipakai oleh komunitas international dalam berinteraksi. Sementara bahasa asing lain seperti bahasa Arab, Cina, Jerman dan lainnya menjadi keterampilan tambahan. Semakin banyak bahasa asing yang dikuasai, semakin menjadi nilai tambah bagi individu tersebut dalam berkompetisi di era MEA ini.
Ada tiga alasan besar kenapa bahasa Inggris penting dikuasai oleh masyarakat dalam persaingan MEA ini. Ketiga alasan ini hasil focus group discussion (FGD) dari 60 staf pengajar Bahasa Inggris dari berbagai fakultas di lingkungan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) yang diselenggarakan pada 7 Februari 2016. Pertama, bahasa Inggris ini dipakai sebagai media untuk mencari ilmu. Dengan kemampuan bahasa Inggris yang baik dan benar, maka dengan mudah seseorang dapat memahami dan mendapatkan pengetahuan baru di bidang tertentu. Kedua, bahasa Inggris membantu mendapatkan pekerjaan yang layak. Banyak perusahaan nasional dan internasional mensyaratkan kepada peserta untuk mampu berkomunikasi dengan bahasa Inggris secara lancar dan memiliki nilai TOEFL 550. Ketiga, bahasa Inggris membantu seseorang mempromosikan produk lokal di kancah internasional. Sebagai contoh, petani yang mampu berkomunikasi dengan bahasa Inggris berkesempatan mempromosikan hasil pertaniannya ke masyarakat internasional, baik lewat kegiatan formal seperti konferensi dan seminar, maupun lewat kegiatan informal.
B. BAHASA INGGRIS, EKONOMI, DAN KUALITAS HIDUP
Bahasa Inggris menyebarkan pengaruhnya sebagai bahasa perdagangan internasional dan diplomasi di bawah Kerajaan Britania, kemudian selama perluasan ekonomi pascaperang Amerika Serikat. Di banyak negara, bahasa Inggris telah menggantikan bahasa Prancis sebagai lambang masyarakat kelas atas yang terdidik. Namun, globalisasi, urbanisasi, dan internet telah mengubah peran bahasa Inggris secara dramatis dalam 20 tahun terakhir.
Dewasa ini, kecakapan berbahasa Inggris tidak lagi dikaitkan dengan kaum elit atau diidentifikasi sebagai keuntungan ekonomi, dan tidak lagi dihubungkan dengan negara Amerika Serikat atau Inggris seperti di masa lalu. Sebagai gantinya, kini bahasa Inggris telah menjadi keterampilan dasar yang dibutuhkan oleh seluruh tenaga kerja, seperti yang terjadi pada transformasi melek huruf dalam dua abad terakhir, dari hak istimewa kaum elit menjadi kebutuhan dasar bagi warga negara yang berpendidikan.
C. BAHASA INGGRIS DAN KEMUDAHAN DALAM BISNIS
Jumlah perusahaan yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa korporat mereka terus bertambah (misalnya, Nokia, Rakuten, Renault, dan Samsung). Negara dan perusahaan yang ingin merangsang pertumbuhan kewirausahaan memperhatikan: Kecakapan bahasa Inggris merupakan komponen penting dalam menciptakan lingkungan yang ramah untuk bisnis. Bahasa Inggris memainkan peran penting dalam menciptakan peluang, menentukan kelayakan kerja, dan memperluas wawasan. Dengan demikian, bahasa Inggris merupakan kunci bagi perkembangan ekonomi suatu negara.
Hubungan antara kecakapan bahasa Inggris dengan Pendapatan Nasional Bruto per kapita menunjukkan siklus yang positif —karena peningkatan kecakapan bahasa Inggris akan menaikkan upah, yang pada gilirannya akan mendorong pemerintah dan individu untuk berinvestasi lebih banyak dalam pelatihan bahasa Inggris. Di banyak negara, kecakapan bahasa Inggris yang lebih tinggi berkaitan dengan lebih sedikit kaum muda yang menganggur atau tidak mengikuti pelatihan.
D. BAHASA INGGRIS DALAM MELAKUKAN BISNIS
Indeks kualitas hidup, seperti Indeks Pembangunan Manusia, berkorelasi positif dengan EF EPI. Indeks Pembangunan Manusia mengukur pencapaian pendidikan, harapan hidup, tingkat melek huruf, dan standar hidup. Ada sejumlah negara dengan kecakapan bahasa Inggris yang rendah atau sedang dan tingkat perkembangan yang tinggi. Meski begitu, seluruh negara dengan kecakapan tinggi dan sangat tinggi dinilai sebagai "Pembangunan Manusia Sangat Tinggi" di HDI.
Keterampilan komunikasi bahasa Inggris sering kali dianggap sebagai suatu kemewahan, hanya diajarkan dengan baik di sekolah-sekolah swasta, dan program pendidikan di luar negeri. Bukti yang disajikan dalam laporan ini menunjukkan bahwa dewasa ini bahasa Inggris merupakan sebuah keterampilan inti. Dengan demikian, bahasa Inggris memiliki status khusus serta dapat diajarkan dan diujikan hingga ke tingkat setara dengan keterampilan membaca dan matematika bahasa asli. Mengingat semakin berkembangnya keutamaan bahasa Inggris dalam 20 tahun terakhir, pengetahuan yang kuat dari bahasa ini bagi anak-anak dewasa ini akan menjadi semakin penting ketika mereka memasuki dunia kerja.
BAB III KESIMPULAN
Setelah membaca uraian diatas dapat disimpulkan bahwa bahasa inggris
DAFTAR PUSTAKA
http://id.wikipedia.org/wiki/bahasa-inggris (diakses,07,oktober,2016,
pukul09:22)
www.ep.co.id/epi/insight/english-economies-end-qualiti-of-lif
( diakses,07
oktober,2016,pukul 09:44 )
www.terapiotak.com/?pentingnya-bahasa-inggris-era-ekonomi,375
( diakses,08,oktober,2016,pukul 21:22 )