• Tidak ada hasil yang ditemukan

Komponen komponen Dasar Elektronika pptx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Komponen komponen Dasar Elektronika pptx"

Copied!
26
0
0

Teks penuh

(1)

Memperkenalkan

komponen-komponen dasar

elektronika

By:

(2)

1. Resistor 

Tahanan listrik yang ada pada sebuah penghantar dilambangkan dengan huruf R ,

Rumusnya adalah sebagai berikut :  R = V/I 

dimana : 

R = Tahanan dengan satuan Ohm  V = Tegangan dengan satuan Volt  I = Arus dengan satuan Ampere  ). 

Besarnya hambatan listrik sebuah resistor  bisa diketahui dengan melihat kode warna atau nilai yang

tertera langsung di bodinya

(3)
(4)

Variable Resistor.

ada resistor yang nilai hambatannya bisa

berubah-ubah, namanya variable resistor atau

disingkat VR.

terbuat dari zat arang  adapula yang terbuat dari

kawat nikelin.

Contoh yang paling mudah terdapat pada

pengatur volume/bass/treble speaker

aktif,pengatur volume pada Compo dan lain-lain.

Dilihat dari cara kerjanya VR dibedakan menjadi

(5)
(6)

2. Kapasitor 

 Kapasitor adalah suatu komponen elektronika yang berfungsi untuk

menyimpan arus listrik dalam bentuk muatan

 Fungsi kapasitor adalah pada rangkaian rangkaian elektronika biasanya

adalah sebagai berikut: 

 Ø Kapasitor berfungsi sebagai filter pada sebuah rangkaian power supply,

yang saya maksud disini adalah kapasitor sebagai ripple filter, disini sifat dasar kapasitor yaitu dapat menyimpan muatan listrik yang berfungsi untuk memotong tegangan ripple. 

 Ø Kapasitor sebagai penggeser fasa. 

 Ø Kapasitor sebagai pembangkit frekuensi pada rangkaian oscilator. 

 Ø Kapasitor digunakan juga untuk mencegah percikan bunga api pada

(7)

Ukuran kapasitor adalah Farad.

1 Farad (F) = 1.000.000 mikro Farad (F)

1 mikro Farad (F) = 1.000 nano Farad (nF)

1 nano Farad (nF) = 1.000 piko Farad (pF)

(8)

 Adapun jenis – jenis kapasitor berdasarkan isolatornya

adalah sebagai berikut :

 a. Kondensator Elektrolit / ELCO (kondensator yang

memiliki polaritas, kaki + dan kaki -) 

 Kapasitor Elektrolit adalah kapasitor yang bahan

Isolatornya terbuat dari Elektrolit (Electrolyte) dan berbentuk Tabung / Silinder.

 sering dipakai pada Rangkaian Elektronika yang

memerlukan Kapasintasi (Capacitance) yang tinggi.

(9)

 b. Kondensator Keramik

Kapasitor Keramik adalah Kapasitor yang Isolatornya terbuat dari Keramik dan berbentuk bulat tipis ataupun

persegi empat. Kapasitor Keramik tidak memiliki arah atau polaritas, Nilai Kapasitor Keramik berkisar antara 1pf

(10)

c. Kondensator polyester

Kondensator Polyester Memiliki nilai kapasitansi antara 100 pF - 2 uF dengan toleransi ± 5% dan tegangan kerja

maksimum 400 volt

(11)

d. Kondensator Mika

 Kapasitor Mika adalah kapasitor yang bahan Isolatornya

terbuat dari bahan Mika. Nilai Kapasitor Mika pada

(12)

 e. Kondensator Kertas

Kapasitor Kertas adalah kapasitor yang isolatornya terbuat dari Kertas dan pada umumnya nilai kapasitor kertas

(13)

 B. KAPASITOR VARIABEL (VARIABLE CAPACITOR)

Kapasitor Variabel adalah Kapasitor yang nilai

(14)

3. Transistor 

JENIS-JENIS TRANSISTOR

  

Jenis-Jenis Transistor dan cara kerja transistor pada

umumnya dibagi menjadi dua jenis yaitu; Transistor Bipolar (dwi kutub) dan Transistor Efek Medan (FET – Field Effect Transistor).

  Transistor Bipolar adalah jenis transistor yang paling banyak di

(15)

  Masing-masing dari ketiga kaki jenis-jenis transistor ini di beri nama B(Basis), K (Kolektor), dan E (Emitor). Fungsi

transistor bipolar ini adalah sebagai pengatur arus

listrik (regulator arus listrik), dengan kata lain transistor dapat membatasi arus yang mengalir dari Kolektor ke Emiter atau

sebaliknya (tergantung jenis transistor, PNP atau NPN).

   Transistor Efek Medan (FET – Field Effect

Transistor) merupakan jenis transistor yang juga memiliki 3 kaki

terminal yang masing-masing diberi

nama Drain (D), Source (S), dan Gate (G). Cara kerja transistor ini adalah mengendalikan aliran elektron dari

terminal Source ke Drain melalui tegangan yang diberikan pada terminal Gate.

  Perbedaan antara transistor bipolar dan transistor FET

adalah jika transistor bipolar mengatur besar kecil-nya arus listrik yang melalui kaki Kolektor ke Emiter atau sebaliknya melalui

seberapa besar arus yang diberikan pada kaki Basis, sedangkan pada FET besar kecil-nya arus listrik yang mengalir

pada Drain ke Source atau sebaliknya adalah dengan seberapa besar tegangan yang diberikan pada kaki Gate.

(16)

transistor bipolar

(17)

4. Induktor

 Bentuk dasar dari sebuah induktor adalah kawat yang dililitkan

menjadi sebuah koil.

 mempunyai sifat yang disebut dengan induktansi diri atau lebih sering

disebut dengan induktansi, artinya adalah jika arus meningkat maka medan magnet juga akan meningkat mengikuti perbesaran dari arus. 

Besar energi dalam inductor dapat dinyatakan dengan rumus berikut ini : 

W = ½.L.I2  Ket : 

W : energi dalam satuan Joule 

(18)

5. Dioda

 Fungsi paling umum dari dioda adalah untuk

memperbolehkan arus listrik mengalir dalam suatu arah dan untuk menahan arus dari arah .biasanya juga disebut sebagai penyearah 

(19)

Dioda Zener

 Dioda Zener biasanya digunakan secara luas dalam sirkuit

elektronik. Fungsi utamanya adalah untuk menstabilkan tegangan. 

Dioda LED 

 Dioda LED akan hidup apabila LED dialiri arus listrik, fungsi dari

LED ini biasanya hanya sebagai indikator. Atau biasa juga disebut dengan lampu indikator/ 

(20)

Diode Photo (Dioda Cahaya)

 Dioda jenis ini merupakan dioda yang peka terhadap

cahaya, yang bekerja pada pada daerah-daerah reverse tertentu sehingga arus cahaya tertentu saja yang dapat melewatinya,

 dioda ini biasa dibuat dengan menggunakan bahan dasar

silikon dan geranium.

 Dioda cahaya saat ini banyak digunakan untuk alarm, pita

(21)

Diode Varactor (Dioda Kapasitas)

 Dioda jenis ini merupakan dioda yang unik, karena dioda ini

memiliki kapasitas yang dapat berubah-ubah sesuai dengan besar kecilnya tegangan yang

 Dioda jenis ini banyak digunakan sebagai pengaturan suara

(22)

Diode Rectifier (Dioda Penyearah)

 Dioda jenis ini merupakan dioda penyearah arus atau

tegangan yang diberikan, contohnya seperti arus

berlawanan (AC) disearahkan sehingga menghasilkan arus searah (DC). Dioda jenis ini memiliki karakteristik yang

(23)

Dioda Bridge

 Yang dimaksud dioda bridge adalah sebuah komponen

elektronika semikonduktor yang berfungsi sebagai penyearah arus bolak-balik (AC). Disebut dioda

(24)

6. TRASFORMATOR /TRAF0

Trasformator adalah alat yang mempunyai fungsi menaikan atau menurunkan tegangan input atau menurunkan tegangan output. 

Ø Trasformator yang berfungsi untuk menaikan tegangan input adalah trafo step up 

Ø Transformator yang mempunyai fungsi menurunkan tegangangan adalah trafo step down. 

Cara kerja trasformator : Arus bolak - balik ( AC ) melewati koil utama ( kumparan primer ) yang menginduksi arus bolak -

(25)

7. IC (Integrated circuit)

IC dapat di definisikan sebagai kumpulan

dari beberapa komponen hingga ribuan

komponen elektronika berupa transistor,

resistor dan komponen elektronika yang lain

dan membentuk suatu rangkaian

elektronika yang membentuk fungsi

elektronika tertentu dan dikemas dalam

sebuah kemasan yang komplek dan kecil

dengan pin atau kaki sesuai dengan

(26)

Referensi

Dokumen terkait

Konsep kapasitor yang digunakan dalam sensor kapasitif adalah proses menyimpan dan melepas energi listrik daalam bentuk muatan – muatan listrik pada kapasitor

Kapasitor adalah suatu komponen elektronika yang berfungsi untuk menyimpan arus listrik dalam bentuk muatan, selain itu kapasitor juga dapat digunakan sebagai

Kapasitor adalah suatu komponen elektronika yang berfungsi untuk menyimpan energi listrik dalam bentuk tegangan, sebuah kapasitor pada dasarnya terbuat dari dua buah

Konsep kapasitor yang digunakan dalam sensor kapasitif adalah proses menyimpan dan melepas energi listrik daalam bentuk muatan – muatan listrik pada kapasitor

warna atau kode angka yang tertera pada badan resistor Fungsi kondensator ialah untuk menyimpan muatan listrik.. Nilai kapasitansi suatu kondensator dapat ditentukan dengan

Karena tegangan pada kapasitor adalah sama dengan tegangan pada resistor maka arus yang lewat rangkaian juga akan menurun.. Proses ini terus berlangsung sampai seluruh

Kapasitor adalah suatu komponen elektronika yang berfungsi untuk menyimpan energi listrik dalam bentuk tegangan, sebuah kapasitor pada dasarnya terbuat dari dua buah

Komponen Kapasitor C pada Rangkaian Bolak – Balik Sebuah kapasitor memiliki karakteristik yang dapat menyimpan energi dalam bentuk muatan listrik ketika dihubungkan dengan sumber