• Tidak ada hasil yang ditemukan

HUKUM PERBANKAN Jasa dan Layanan Perba

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "HUKUM PERBANKAN Jasa dan Layanan Perba"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

Jasa-jasa bank merupakan kegiatan perbankan yang dilakukan oleh suatu bank untuk memperlancar kegiatan menghimpun dana dan menyalurkan dana. Semakin lengkap jasa bank yang diberikan maka akan semakin baik dengan demikian akan menarik nasabah. Macam-Macam Jasa Perbankan

a. Kiriman Uang (Transfer)

Transfer merupakan jasa pengiriman uang lewat bank baik dalam kota, luar kota atau pun ke luar negeri. Pengertian Transfer menurut Lukman Dendawijaya dalam bukunya yang berjudul Manajemen Perbankan (2001:29) “Transfer adalah jasa yang diberikan bank dalam pengiriman uang antar bank atas permintaan pihak ketiga yang ditunjuk kepada penerima ditempat lain.”

Transfer adalah suatu kegiatan jasa bank untuk memindahkan sejumlah dana tertentu sesuai dengan perintah si pemberi amanat yang ditujukan untuk keuntungan seseorang yang

ditunjuk sebagai penerima transfer. Sedangkan dalam pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Nomor 3 Tahu 2011 transfer dana adalah rangkaian kegiatan yang dimulai dengan perintah dari Pengirim Asal yang bertujuan memindahkan sejumlah Dana kepada Penerima yang

disebutkan dalam Perintah Transfer Dana sampai dengan diterimanya Dana oleh Penerima. b. Kliring (Clearing)

Kliring adalah suatu tata cara perhitungan hutang piutang dalam bentuk surat-surat dagang dan surat berharga dari suatu bank terhadap bank lainnya dengan maksud agar

penyelesaiannya mudah dan aman serta untuk memperlancar pembayaran giral. Giral adalah simpanan dari pihak ketiga yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan cek, surat perintah pembayaran lainnya atau pemindahbukuan. Warkat/nota kliring adalah alat atau sarana yang digunakan dalam lalu lintas giral, yaitu :

 Cek

 Bilyet giro

 Wesel bank untuk transfer/wesel unjuk  Bukti penerimaan transfer

 Nota kredit Jenis – jenis Kliring

(2)

2. Kliring lokal : sarana perhitungan warkat antar bank yang berada dalam satu wilayah kliring.

3. Kliring antar cabang / Interbranch clearing : sarana perhitungan warkat antar kantor cabang suatu bank peserta yang biasanya berada dalam satu wilayah kota.

Penyelenggara Kliring adalah Bank Sentral / BI (Bank Indonesia). Mekanisme Kliring

1. Tn. A bertansaksi dengan Tn B 2. Tn. A memberikan Cek pada Tn B

Tn. B sebagai nasabah Bank ‘XYZ’ melakukan setoran kliring di Bank ‘XYZ’

1. Bank ‘XYZ’ mengirimkan Warkat (Nota Debet  ND Keluar) kepada Lembaga Kliring

2. Lembaga Kliring akan meneruskan Warkat kepada Bank ‘ABC’ (Nota Debet  ND Masuk)

3. Setelah proses pengecekan dan cek dinyatakan sah, maka di informasikan kepada Lembaga kliring untuk mendebet rekening Bank ‘ABC’ di BI dan di kredit ke rekening Bank ‘XYZ’

4. Penyampaikan hasil kliring kepada Bank ‘XYZ’ dan pihak Bank akan mengkridit rekening Tn B.

(3)

Bank yang menang kliring adalah bank yang jumlah warkat tagihan warkat kliring melebihi pembayaran warkat kliringnya.

Bank yang kalah kliring justru sebaiknya, dimana pembayaran warkat kliring lebih besar dari warkat tagihan.

c. Inkaso (Collection)

Inkaso merupakan kegiatan jasa Bank untuk melakukan amanat dari pihak ke tiga berupa penagihan sejumlah uang kepada seseorang atau badan tertentu di kota lain yang telah ditunjuk oleh si pemberi amanat.

Jenis Inkaso

1. Inkaso Keluar, Merupakan kegiatan untuk menagih suatu warkat yang telah diterbitkan oleh nasabah bank lain. Di sini bank menerima amanat dari nasabahnya sendiri untuk menagih warkat tersebut kepada seseorang nasabah bank lain di kota lain.

2. Inkaso masuk, Merupakan kegiatan yang masuk atas warkat yang telah diterbitkan oleh nasabah sendiri. Dalam kegiatan inkaso masuk, bank hanya memeriksa

kecukupan dari nasabahnya yang telah menerbitkan warkat kepada pihak ke tiga. d. Safe Deposit Box

Layanan Safe Deposit Box adalah jasa penyewaan kotak penyimpanan harta atau surat-surat berharga yang dirancang secara khusus dari bahan baja dan ditempatkan dalam ruang khasanah yang kokoh, tahan bongkar dan tahan api untuk memberikan rasa aman bagi penggunanya. Kondisi ketidakpastian selalu menambah rasa khawatir, terutama menyangkut keamanan barang-barang yang tidak ternilai harganya. Dalam menentukan pilihan untuk tempat penyimpanan yang tepat, tentunya harus memilih tempat yang terpercaya.

Kegunaan Safe Deposit Box

1. Untuk menyimpan surat-surat berharga dan surat-surat penting seperti sertifikat-sertifikat, saham, obligasi, surat perjanjian, akte kelahiran, ijazah, dan lain-lain. 2. Untuk menyimpan benda-benda berharga seperti emas, berlian, mutiara, intan, dan

lain-lain.

(4)

1. Narkotik dan sejenisnya 2. Bahan yang mudah meledak Keuntungan Safe Deposit Box

1. Bagi Bank  Biaya sewa

 Uang jaminan yang mengendap  Pelayanan nasabah

2. Bagi Nasabah

 Menjamin kerahasiaan barang-barang yang disimpan  Keamanan barang terjamin

e. Bank Card

Bank card merupakan kartu plastik yang dikeluarkan bank dan diberikan kepada nasabahnya untuk dapat dipergunakan sebagai alat pembayaran di berbagai tempat.

Dalam sistem kerja bank card terlihat ada 3 pihak yang terlibat dalam prosesnya, yaitu: 1. Bank sebagai penerbit dan pembayar

2. Pedagang / merchant, sebagai tempat belanja

3. Pemegang kartu / card holder, sebagai yang berhak melakukan transaksi.

Keleluasaan dan kebebasan dalam menggunakan sangat dibatasi pada jenis kartu yang diterbitkan. Setiap jenis bank card memiliki keunggulan dan kekurangan.

 Charge card, suatu system dimana pemegang kartu harus melunasi semua penagihan yang terjadi atas dirinya sekaligus pada sat jatuh tempo

 Credit card, suatu system dimana pemegang kartu dapat melunasi penahian yang terjadi atas dirinya secar angsuran pada saat jatuh tempo

 Debet card, pembayaran atas penagihan nasbaah melalui pendebetan atas rekening yang ada di bank dimana pada saat membuka kartu

 Smart card, berfungsi sebagai rekening terpadu

(5)

Bank note merupakan uang kartal asing yang dikeluarkan dan diterbitkan oleh bank di luar negeri. Jual beli bank note merupakan transaksi antara valuta yang dapat diterima

pembayarannya dan dapat diperjualbelikan dan diperdagangkan kembali sesuai dengan nilai tukarnya.

Dalam transaksi jual beli bank note ada dua macam kurs, yaitu kurs beli (buying rate) dan kurs jual (selling rate).

 Kurs jual adalah saat bank menjual atau nasabah membeli  Kurs beli adalah saat bank membeli atau nasabah menjua g. Traveller Cheque

Travellers cheque dikenal dengan nama cek wisata atau cek perjalanan yang biasanya digunakan oleh nasabah yang bepergian.

Cek Wisata ini biasanya diterbitkan dengan nominal tertentu Keuntungan :

 Memberikan kemudahan berbelanja  Mengurangi resiko kehilangan uang  Memberikan rasa percaya diri

 Dapat dijadikan cederamata atau hadiah untuk relasi biasanya tidak ada biaya apapun h. Letter Of Credit (L/C)

L/C adalah jasa bank yang diberikan kepada masyarakat (nasabah) untuk memperlancar arus barang dalam kegiatan ekspor-impor. LC merupakan suatu pernyataan dari bank atas

permintaan nasabah (importir) untuk menyediakan dan membayar sejumlah uang tertentu untuk kepentingan pihak ketiga (eksportir).

Isi dari perjanjian LC mencakup banyak hal seperti jangka waktu, pembatalan, cara

pembayaran dan lain – lain. Berdasarkan isi perjanjian tersebut, LC dapat dibedakan menjadi beberapa jenis:

1. Ruang Lingkup Transaksi

 LC Impor:adalah LC yang digunakan untuk mengadakan transaksi jual beli barang/jasa melewati batas – batas Negara.

 LC Dalam Negeri atau Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN):adalah LC yang digunakan untuk mengadakan transaksi di dalam wilayah suatu Negara.

(6)

Guarantee (garansi) artinya jaminan Bank Garansi adalah jaminan bank dalam penyelesaian suatu proyek jika pelaksana (kontraktor) ingkar/cedera janji. Dengan adanya Bank Garansi pemilik proyek mendapat kepastian bahwa proyek akan berjalan sesuai dengan perjanjian.

1. Terjadi perundingan rencana kerja proyek

2. Kontraktor mengajukan Bank Garansi pada bank 3. Bank memberikan Sertifikat BG

4. Sertifikat diberikan pada pemilik proyek

5. Pemilik Proyek memberikan proyek pada kontraktor

6. Bila kontraktor cedera janji maka pemilik proyek dapat mencairkan sertifikat BG pada bank

7. Bank penjamin akan membayar sertifikat BG pada pemilik proyek Bila pekerjaan diselesaikan oleh kontraktor maka sertifikat BG harus dikembalikan

j. Menerima Setoran-Setoran

Jasa ini diutamakan untuk membantu nasabahnya dalam melakukan setoran atau pembayaran lewat bank. Setoran atau pembayaran yang biasa diterima bank antar lain : pembayaran listrik, telpon, pajak, uang kuliah, rekening air dan setoran ONH.

k. Melakukan Pembayaran

(7)

Saraa... kalau yang di slide2 itu dia bagi dua jasa perbankan ( layanan umum dengan aneka jasa (transfer, kliring, safe deposit box)). Ini kebawah bulum rapi.. dan beda versi dari yg di atas. 

Jasa perbankan:

A. Jasa layanan umum:  Surat pengakuan utang

Surat pengakuan utang terdapat dalam pasal 6 huruf c UU 7 Tahun 1992. Penjelasan dalam pasal 6 Huruf C yaitu bank dapat menerbitkan surat pengakuan utang baik yang berjangka pendek maupun yang berjangka panjang. Surat pengakuan utang berjangka pendek atau dalam pasar uang dikenal sebagai surat surat berharga pasar uang (SBPU) yaitu promes dan wesel maupun jenis lain yang mungkin dikembangkan di masa yad. Surat pengakuan utang berjangka panjang dapat berupa obligasi atau sekuritas kredit (pasal 100 sd 229 K KUHD).

 Perdagangan surat berharga

Surat berharga adalah surat pengakuan hutang, wesel, saham, obligasi, sekuritas kredit atau setiap derivatif dan surat berharga atau kepentingan lain atau suatu kewajiban dari penerbit, dalam bentuk yang lazim diperdagangkan dalam pasar modal maupun pasar uang (UU No. 7/1992 tentang Perbankan). Perdagangan surat berharga ini diatur dalam pasal 6 hruf d uu 7 tahun 1992, dimana menyebutkan bank membeli, menjual, atau menjamin atas resiko sendiri maupun untuk kepentingan dan atas perintah nasabahnya.

Pasal 6 huruf j uu 7 tahun 1992, bank melakukan penempatan dana dari nasabah kepada nasabah lainnya dalam bentuk surat berharga yang tidak tercatat di bursa efek. Maksudnya, bank berperan sebagai penghubung antara nasabah yang membutuhkan dana dengan nasabah yang memiliki dana.

 Aneka jasa (transfer, save deposit box, factoring, wali amanat, penyertaan modal) Transfer (pasal 6 huruf e UU 7/1992), bank dapat memindahkan uang baik untuk kepentingan sendiri maupun untuk kepentingan nasabah

Save deposit box (pasal 6 huruf h UU 7/1992), bank tempat menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat berharga.

Anjak piutang (anjak=pindah piutang= tagihan atas sejumlah uang). Berarti, anjak piutang adalah usaha mengambil alih tagihan-tagihan yang belum jatuh tempo, sehingga resiko diambil karena jangka waktu.

Referensi

Dokumen terkait

(1) Yang dimaksud dengan KARTUPLUS didalam perjanjian ini adalah kartu plastik yang dikeluarkan oleh Bank dan diberikan kepada Pemegang Kartu

Kartu kredit adalah sebagai alat pengganti pembayaran secara kontan yang dikeluarkan oleh pihak penerbit (bank) dengan batas limit pemakaian yang ditentukan

Menurut Kasmir, kartu kredit adalah kartu plastik yang dikeluarkan oleh bank atau lembaga pembiayaan lainnya yang diberikan kepada nasabah untuk dapat

Referensi lain menjelaskan bahwa kartu kredit merupakan kartu plastik yang dikeluarkan oleh bank atau lembaga pembiayaan lainnya yang diberikan kepada nasabah

Selain itu, pembayaran non tunai juga dapat dilakukan dengan menggunakan fasilitas yang diberikan bank sebagai alat pembayaran, seperti dengan menggunakan kartu ATM, kartu debit dan

Dari ke- lompok bukan merchant e-money, 20 orang dianta- ranya adalah merchant alat transaksi pembayaran elektronik lain yaitu Kartu Debit, Kartu Kredit dan kartu ATM, sedangkan

Selain itu, pembayaran non tunai menggunakan fasilitas yang diberikan oleh bank sebagai alat pembayaran, seperti kartu ATM, kartu debit maupun uang elektronik ( e-money

Kartu ATM adalah alat pembayaran dalam bentuk kartu yang dapat digunakan untuk melakukan penarikan tunai dan atau pemindahan dana dimana kewajiban pemegang atau