V-21
ABSTRAK
Proses distribusi pada PT. XYZ memiliki beberapa kendala dalam menyikapi jumlah permintaan yang terjadi pada masing-masing Distribution Centre (DC). Hal tersebut merupakan salah satu kendala yang menyebabkan sering terjadinya kekurangan stok pada masing-masing Distribution Centre sehingga terjadi keterlambatan dalam pemenuhan kebutuhan pelanggan yang menunjukkan bahwa sistem distribusi dalam perusahaan masih belum terintegrasi. Penyelesaian permasalahan agar sistem distribusi lebih terintegrasi adalah dengan menerapkan metode Distribution Resources Planning. Jumlah hasil peramalan dari data historis tersebut yang menjadi input metode DRP tersebut yang kemudian diolah dan diperoleh jumlah frekuensi pemesanan, order quantity dan safety stock yang dibutuhkan perusahaan dalam melakukan proses atau aktivitas distribusi. Sistem DRP mampu memberikan aliran produk dari Central Supply Facility ke setiap
Distribution Centre dalam waktu dan jumlah yang terintegrasi, sehingga kelancaran aktivitas distribusi perusahaan menjadi tidak terganggu dan mengurangi kekurangan stok pada masing-masing Distribution Centre serta meningkatkan tingkat pelayanan terhadap pelanggan melalui perencanaan distribusi yang mampu memproyeksikan kebutuhan yang akan datang. Dalam menerapkan pendekatan DRP, perusahaan memiliki kendala dalam kapasitas penggunaan alat angkut truk sehingga dilakukan optimasi pengiriman produk berdasarkan perencanaan DRP dengan penyesuaian kapasitas truk yang dimiliki perusahaan.
Kata Kunci : Forecasting, Economic Order Quantity (EOQ), Safety Stock,
Reorder Point, dan Distribution Resources Planning, Optimasi Pengiriman Produk.