• Tidak ada hasil yang ditemukan

STRUKTUR KURIKULUM TEKNIK GAMBAR BANGUNAN 2013

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "STRUKTUR KURIKULUM TEKNIK GAMBAR BANGUNAN 2013"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

STRUKTUR KURIKULUM SMK/MAK BIDANG KEAHLIAN : TEKNOLOGI DAN REKAYASA PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK BANGUNAN

MATA PELAJARAN

KELAS

X XI XII

1 2 1 2 1 2

Kelompok A (Wajib)

1 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 3 3 3 3 3 3 2 Pendidikan Pancasila dan

Kewarganegaraan 2 2 2 2 2 2

3 Bahasa Indonesia 4 4 4 4 4 4

4 Matematika 4 4 4 4 4 4

5 Sejarah Indonesia 2 2 2 2 2 2

6 Bahasa Inggris 2 2 2 2 2 2

Kelompok B (Wajib)

7 Seni Budaya 2 2 2 2 2 2

8 Prakarya dan Kewirausahaan 2 2 2 2 2 2 9 Pendidikan Jasmani, Olah Raga &

Kesehatan 3 3 3 3 3 3

Kelompok C (Kejuruan) C1. Dasar Bidang Keahlian

1

0 Fisika 2 2 2 2 -

-1

1 Kimia 2 2 2 2 -

-1

2 Gambar Teknik 2 2 2 2 -

-C2. Dasar Program Keahlian 1

3 Simulasi Digital 3 3

1

4 Mekanika Teknik 4 4 - - -

-1

5 Konstruksi Bangunan 7 7 - - -

-1

6 Rencana Anggaran Biaya 4 4 - - -

-C3. Paket Keahlian

Teknik Gambar Bangunan (004)

- - 18 18 24 24 17 Gambar Konstruksi Bangunan

- - 10 10 12 12 18 Gambar Interior dan Eksterior

Bangunan Gedung - - 2 2 6 6

19 Menggambar dengan Perangkat

Lunak - - 6 6 6 6

D. Muatan Lokal

1. Bahasa Inggris 2 2

2. Bahasa Jawa 2 2

3. Kejuruan 2 2

[image:1.612.78.527.92.910.2]
(2)

MATA PELAJARAN

KELAS

X XI XII

1 2 1 2 1 2

TOTAL 51 51 51 51 51 5

Gambar

Gambar Teknik

Referensi

Dokumen terkait

12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi Bagian Keempat tentang Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDPT), maka sejak tanggal 14 Mei 2014 telah dilakukan pemblokiran

Dari tabel tersebut dapat disimpulkan bahwa kentang dan wortel mengalami osmosis karena molekul-molekul pelarut (air) berpindah ke pelarut dengan konsentrasi

[r]

Teknik pengolahan data dalam penelitian ini rnel1puti beberapa tahap:(1 ) menganalisis soal Biologi buatan guru berdasarkan validitas isi dan validitas

Dalam hal Kepala Desa tidak meninjaklanjuti hasil evaluasi sebagaimana dimaksud dalam pasal 16 ayat (1), dan tetap menetapkan menjadi Peraturan Desa, Bupati/Walikota

Agar dapat memberi arahan terhadap tindakan yang akan dilaksanakan, diperlukan berbagai kebijakan yang terkait dengan konservasi spesies, yaitu antara lain: kebijakan terhadap

Tidak dievaluasi karena sudah mendapatkan tiga penawaran terendah PEMERINTAH KABUPATEN LUWU TIMUR. KELOMPOK KERJA (POKJA) UNIT

[r]