• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENDAHULUAN PENGANTAR FILKUM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENDAHULUAN PENGANTAR FILKUM"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)
(4)

Dua gambar di atas menunjukkan

dua wajah berbeda dari hukum.

Lalu apa sebenarnya yang

dimaksudkan dengan hukum?

Inilah yang menjadi obyek dari

(5)

INDERAWI

INDERAWI

ILMIAH

ILMIAH

FILSAFAT

FILSAFAT

AGAMA

(6)

filsafat

Objek Materia

Objek Materia

Sesuatu yang ada dan mungkin ada

Sesuatu yang ada dan mungkin ada

Obyek Forma

Obyek Forma

Tidak membatasi diri, mencari sampai pada tingkat hakikat

(7)

Sifat filsafat

Fragmentaris dan tidak sempit

Mendalam, sampai ke akar

Berdasarkan logika tidak positifis

Dipikirkan berulang dan mendalam (kontemplasi)

Tidak mudah menerima, tidak berhenti pada fakta

(8)

filasafat memang harus mencari jawaban,

tetapi jawaban itu tidak pernah abadi.

Pemutlakan satu metode akan merupakan kematian filsafat karena akan menabukan

pertanyaan-pertanyaan yang tidak lewat sensor metode itu.

(9)

Pembidangan berdasarkan

obyek

TUHAN

ALAM SEMESTA

(10)

Pembidangan Fokus Filsafat

Ontologi

Aksiologi Epistemologi

Hakikat Ada dan Keberadaan

Akar, Sumber, Metode, Validitas Pengetahuan

(11)

Pengertian filsafat hukum

Darji D: Cabang dari Filsafat, yakni

filsafat tingkah laku atau etika yang

mempelajari hakikat hukum.

Lili Rasjidi:

Merupakan cabang dari filsafat etika atau moral.

Yang menjadi obyek pembahasan adalah hakikat atau

inti sedalam-dalamnya dari hukum.

Cabang ilmu yang mempelajari lebih lanjut setiap hal

yang tidak dapat dijawab ilmu hukum.

Van Apeldorn: “Di mana ilmu pengetahuan hukum

berakhir, di sanalah mulau filsafat hukum”

(12)

APAKAH HAKIKAT HUKUM?

(13)

Purnadi P dan Soerjono S

1. Ilmu pengetahuan sistematis atas dasar kekuatan

pemikiran.

2. Sistem ajaran tentang kenyataan.

3. Norma.

4. Struktur dan proses berlakunya norma (tata

hukum).

5. Law enforcement officer.

6. Keputusan penguasa.

7. Proses pemerintahan.

8. Sikap ajeg dan teratur.

(14)

Pembidangan Ilmu Hukum

Ilmu tentang Norma (Normwissenchaft)

perumusan, pengertian, klasifikasi, isi dan sifat, tugas dan kegunaan, keberlakuan, penyimpangan.

Ilmu tentang Pengertian Hukum

(Begriffenwissenchaft)

masyarakat hukum, subyek hukum, hak dan kewajiban, peristiwa hukum, hubungan hukum. (dogmatik hukum)

Ilmu tentang Kenyataan Hukum

(Tatsachenwissenchaft)

(15)

Manfaat mempelajari filsafat hukum

Berwawasan luas, terbuka

Kritis dan radikal

Mendalam, argumentatif

Mendekati kebenaran

Reflektif

(16)

MATERI

Pengertian Hukum

Hubungan nilai, norma hukum dan

kenyataan;

Tujuan hukum;

(17)

MATERI

Perkembangan Filsafat Hukum;

Aliran Hukum Alam;

Aliran Hukum Positif;

Aliran Utilitarianisme;

Mahzab Sejarah;

(18)

MATERI

Hukum dan Keadilan;

Hukum dan Kekuasaan;

(19)

LITERATUR

W. Friedmann. Teori dan Filsafat Hukum. Jilid I, II, dan III. Jakarta: PT Rajagrafindo, 1993.

Soetiksno. Filsafat Hukum. Jakarta: Pradnya Paramita, 1991.

Lili Rasyidi. Dasar-Dasar Filsafat Hukum. Bandung: Citra Aditya Bakti, 1993.

Darji Darmodiharjo dan Shidarta. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 1995.

Hari Chand. Modern Jurisprudence. Kuala Lumpur: International Law Book Series, 1994.

(20)

KONTRAK BELAJAR

Perkuliahan tanggal 9, 16, 23, 30

September, 7 dan 14 september,

dilakukan melalui blog:

safaat.lecture.ub.ac.id.

Pertanyaan dapat diajukan melalui

(21)

PERTANYAAN SELANJUTNYA

Sebutkan Pengertian/Konsep Hukum yang

anda ketahui? Minimal 2 yang berbeda?

Mengapa muncul pengertian hukum yang

berbeda-beda? Apa akar perbedaannya?

Apa unsur-unsur pengertian hukum?

Apakah yang disebut nilai?

Apa perbedaan norma hukum dan norma

lain?

Apa hubungan antara hukum, nilai, dan

Referensi

Dokumen terkait

Oleh karena itu, mengapa filsafat sering disebut para ahli sebagai induk dari semua ilmu pengetahuan di mana ilmu tersebut selalu berkaitan dengan filsafat sebagai sumber acuan.

Ilmu pengetahuan dan filsafat tentang hakikat manusia, dijadikan dasar untuk pembinaan kepribadian manusia dengan mengerti struktur jiwa dan hakikat manusia, pembinaan aspek

Al-Faraby (Wafat 950 M), filsafat adalah ilmu pengetahuan tentang alam maujud dan bertujuan menyelidiki hakikat yang sebenarnya. Fuad Hasan, menyimpulkan:

Filsafat adalah ilmu (pengetahuan) tentang alam, wujud bagaimana hakikat yang sebenarnya, merupakan pengertian filsafat menurut ..1. Berikut merupakan alasan berfilsafat,

Ditinjau dari disiplin ilmu hukum yang meliputi ilmu hukum, politik hukum dan filsafat hukum, Perbandingan hukum merupakan bagian dari ilmu pengetahuan hukum dalam ilmu hukum

---, 2007, “Ilmu Pengetahuan: Sebuah Sketsa Umum Mengenai Kelahiran dan Perkembangannya Sebagai Pengantar Untuk Memahami Filsafat Ilmu”, dalam Filsafat Ilmu:

Jika kita melihat sejarah lahirnya filsafat yang bermula dari pencarian hakikat sebenarnya dari segala hal, maka dapat diambil suatu kesimpulan bahwa filsafat adalah sebuah ilmu yang