• Tidak ada hasil yang ditemukan

analisis perekonomian indonesia 2000 2005

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "analisis perekonomian indonesia 2000 2005"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

Kelompok 3:

1. M. Rudy Eko Wibowo 2. M. Faisal

3. Erlia 4. Yuda 5. Farid

Analisis Perekonomian

Indonesia

(2)

Di jaman teknologi sekarang ini,

perekonomian di Indonesia memprihatinkan. Bila kita lihat dari tahun 2000-2005. Banyak juga diantara kita yang tidak tahu pasti

bagaimana perkembangan ekonomi di

Negara Kesatuan Republik Indonesia ini. Maka dari itu kami menkaji perkembangan ekonomi di NKRI di dalam karya tulis ini.

BAB 1

(3)

Indonesia merupakan Negara berkembang yang memiliki berbagai aneka ragam

kegiatan dalam berekonomi. Untuk karena itu kami melakukan penelusuran perkembangan ekonomi selama tahun 2000-2005.

(4)

Dalam penulisan karya tulis ini, kami

bertujuan agar pembaca karya tulis ini tahu akan perkembangan ekonomi di Indonesia, dan membuat pembaca tidak hanya

mengambil kesimpulan dari asumsi orang

(5)

Akun pendapatan nasional dan saldo rekening

pembayaran adalah alat penting untuk

mempelajari makroekonomi terbuka, ekonomi saling bergantung.

Nasional laba akuntansi

- Records semua pengeluaran yang memberikan kontribusi pendapatan suatu negara dan output

Neraca pembayaran akuntansi

- Membantu kita melacak kedua perubahan dalam hutang negara untuk orang asing dan nasib dari

perusahaan ekspor-dan-impor industri yang bersaing

BAB 2

(6)

Produk Domestik Bruto (PDB)

 Mengukur volume produksi dalam batas-batas suatu negara.

 Ini tidak benar untuk bagian produksi negara dilakukan dengan menggunakan layanan yang diberikan oleh modal asing milik.

Konsumsi

- Bagian dari PDB dibeli oleh sektor swasta untuk memenuhi saat ini ingin

Investasi

(7)

Pembelian Pemerintah

- Setiap barang dan jasa yang dibeli oleh federal, negara bagian, atau pemerintah daerah

Identitas Pendapatan Nasional untuk Perekonomian

Terbuka

Ini adalah jumlah pengeluaran domestik dan asing pada barang dan jasa yang diproduksi oleh faktor produksi dalam negeri:

Y = C + I + G + EXIM

Dimana :

Y adalah GNP

C adalah KonsumsiI adalah investasi

G adalah belanja pemerintahEX adalah export

IM adalah import

(8)

8

Rekening Pendapatan Nasional

(9)

Metode ini di ambil dari Analisis

Perekonomian dan Bisnis Indonesia.

Mengumpulkan data dari internet dan

mengeditnya menjadi sedemikian rupa. Jika ada kesalahan dalam penulisan atau

pengkopian kami mohon maaf karena kami hanya manusia yang tidak luput dari

kesalahan dan manusia tidak ada yang sempurna

BAB 3

(10)

Dari table yang telah kami kumpulkan, dapat dilihat

perekonomian di Negara Kesatuan Republik Indonesia semakin meningkat. Secara Makro dapat kita ambil pada GNP di tahun 2000 adalah 1.395.000 meningkat di tahun 2005 menjadi 1.780.000 mengalami peningkatan

385.000, selanjutnya pada tingkat konsumsi (C) pada tahun 2000 adalah 890.000 mengalami peningkatan di tahun 2005 menjadi 1.100.000 atau meningkat sebesar 200.000, untuk Investasi (I) mengalami peningkatan dari tahun 2000-2005 adalah sebesar 100.000, untuk Export (X) dan Import (M) mengalami peningkatan 200.000,

untuk Belanja Pemerintah (G) stabil walaupun meningkat 55.000.

BAB 4

(11)

Dari pembahasan dan hasil yang telah kami dapatkan kami menyimpulkan bahwa ke

mungkinan besar Negara Kesatuan Republik Indonesia menjadi pemegang kendali

perekonomian dunia sangat Mungkin terjadi di tahun 2025 karena di lihat dari GNP kita yang semakin meningkat.

BAB 5

(12)

Gambar

Gambar 1: INDONESIA GDP dan Komponen , 2000-2005

Referensi

Dokumen terkait

Berbagai faktor ekonomi di atas, yakni (1) perkembangan perbankan syariah, asuransi syariah, gadai syariah, dan pasar modal syariah serta (2) fenomena hukum, yakni (a) berdirinya

Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan antara lain bahwa OA yang berkembang di Indonesia lebih pada karya non jurnal tetapi karya tulis akademik apa saja, sedangkan

Karya tulis yang dipublikasikan di JPIM umumnya adalah karya tulis ilmiah yang berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan khususnya di bidang Ekonomi

Berdasarkan judul penelitian Analisis Perkembangan Pertumbuhan Ekonomi Makro di Timor-Leste, maka variabel dalam penelitian ini, dibedakan menjadi enam variabel

Berbagai faktor ekonomi di atas, yakni (1) perkembangan perbankan syariah, asuransi syariah, gadai syariah, dan pasar modal syariah serta (2) fenomena hukum, yakni (a) berdirinya

Kedua, bank sentral di negara berkembang harus secara lebih teliti dan berhati-hati mengawasi perkembangan penerimaanvaluta asing dan mengawasi kegiatan dalam

Perkembangan ekonomi suatu negara dapat diukur dengan mnggunakan berbagai cara, salah satunya dengan mengetahui perkembangan kondisi investasi di negara tersebut terkait

Program Studi Arsitektur – ITI vi KARYA TULIS Pusat Kebudayaan Banten Dengan Pendekatan Arsitektur Regionalisme Di Kota Tangerang ABSTRAK Indonesia merupakan Negara berkembang