• Tidak ada hasil yang ditemukan

Mengenal Perkembangan Motorik Anak Usia Dini

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Mengenal Perkembangan Motorik Anak Usia Dini"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Mengenal Perkembangan Motorik Anak Usia Dini (PAUD)

Perkembangan motorik, adalah perkembangan pengendalian gerakan jasmaniah melalui kegiatan pusat saraf, urat saraf, dan otot yang terkoordinasi (Elizabeth, 1978),

Pengendalian tersebut berasal dari perkembangan refleksi dan kegiatan anak pada masa atau sejak lahir. Dalam proses perkembangan motorik tersebut ada beberapa prinsip perkembangan motorik berdasarkan beberapa hasil penelitian yang cukup lama (longitudinal), yaitu:

 Perkembangan motorik bergantung pada kematangan otot dan saraf;

 Belajar keterampilan motorik tidak terjadi sebelum anak matang (otot dan sarafnya);

 Perkembangan motorik mengikuti pola yang dapat diramalkan (Cephalocaudal: dari kepala ke kaki danProximaodistal: dari sendi utama ke bagian terkecil);

 Dimungkinkan menentukan norma perkembangan motorik (berdasarkan umur rata-rata untuk menentukan norma bentuk kegiatan motorik lainnya);

 Terjadi perbedaan individual dalam laju perkembangan motorik.

Endang (2007) mengemukakan, ada beberapa faktor yang mempengaruhi perkembangan motorik anak yang menyebabkan perbedaan individual antara anak yang satu dan yang lainnya di antaranya adalah:

 sifat dasar genetik (faktor bawaan);  keaktifan janin dalam kandungan;

 kondisi pranatal yang menyenangkan, khususnya kondisi ibu dan gizi makanan sang ibu;

 proses kelahiran, apabila ada kerusakan pada otak akan memperlambat perkembangan motoriknya;  kondisi pascalahir, berkaitan dengan kondisi lingkungan sekitar yang dapat menghambat/

mempercepat laju perkembangan motoriknya;

Mengenal Perkembangan Motorik Anak Usia Dini (PAUD)

Karena perkembangan motorik anak usia dini terbagi menjadi motorik kasar dan motorik halus, berikut ini adalah kumpulan artikel tentang perkembangan motorik anak usia dini :

 Pengertian Motorik - Gerak Motorik Anak Usia Dini (PAUD)  Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini (PAUD)

 Kemampuan Gerak Motorik Kasar ANak Usia Dini (PAUD)  4 Strategi Pengembangan Motorik Halus Anak Usia Dini

Hasil penilaian pengembangan kemampuan motorik kasar dalam pembelajaran gerak fisik/jasmani anak dapat dikumpulkan secara periodik dalam waktu harian, mingguan, bulanan, atau satu semester yang berbentuk porto folio.

Hasil kumpulan penilaian dianalisis yang dituangkan dalam bentuk grafik. Apabila grafik menunjukkan peningkatan, berarti keberhasilan anak dalam melakukan aktivitasnya tercapai.

Referensi

Dokumen terkait

Perkembangan Motorik Kasar Almira Kifthia Desanti, dari data penilaian dalam Penggunaan Media Gamolan untuk mengembangkan motorik kasar Almira dalam item

Aktivitas anak dalam keterampilan menggerakan motorik halus dalam perkembangan menganyam dari kreativitas anak masih belum trampil dengan ketidakmaksimalan ini penyebabnya

Berdasarkan penelitian ini maka peneliti mengemukakan saran sebagai berikut: (a) Guru hendaknya dapat meningkatkan perkembangan motorik kasar anak usia dini

Permainan gelas berangka warna warni dikembangkan untuk meningkatkan perkembangan fisik motorik kasar dan perkembangan kognitif anak, permainan gelas angka warna warni

Selanjutnya, dilakukan analisis regresi linier sederhana yang digunakan untuk melihat ada tidaknya pengaruh motorik kasar terhadap perkembangan kreatifitas anak usia

Penerapan aktivitas bermain yang digunakan untuk mengetahui perbedaan dan perkembangan fisik motorik halus sebelum dan setelah diberikan perlakuan serta pengaruh

memaksimalkan perkembangan gerak menjadi sebuah diskursus penting bagi orang tua ataupun bagi guru agar perkembangan fisik anak yang dimulai dari gerak anak menjadi lebih

Tujuannya adalah untuk mengembangkan kemampuan motorik kasar anak usia dini dan gerakan-gerakan tari kreasi dikemas dalam sebuah tarian yang diiringi dengan irama musik sehingga akan