ANALISIS EFISIENSI PRODUKSI SISTEM USAHATANI KEDELAI DI SULAWESI SELATAN
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Rata-rata tenaga kerja yang dibutuhkan oleh petani mitra untuk melakukan kegiatan usahatani kedelai edamame dengan luas lahan satu hektar adalah sebesar 317,98 HOK terdiri dari
Faktor produksi yang dimaksud dalam penelitian ini adalah masukan yang digunakan pada usahatani kedelai untuk satu kali musim tanam, yang berupa masukan luas lahan,
Ketika HKI naik 20 persen, kemudian HKN menyainginya dengan meningkat sebesar lebih dari 30 persen, maka dari sisi produsen, kuantitas impor kedelai, luas area tanam kedelai
Total Biaya, Produksi, Penerimaan dan Pendapatan, Pendapatan Keluarga Petani Petani Kedelai Di Desa Tanjung Jati, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat
Variabel luas tanam (X1) berpengaruh positif terhadap produksi sagu di Provinsi Sulawesi Selatan dengan nilai sebesar 0,85** yang berarti bahwa kenaikan 1 persen akan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien determinasi (R 2 ) sebesar 0.992 artinya 99,2 persen variasi dalam tingkat produksi dipengaruhi oleh variable
Nilai NPMxi/Pxi faktor produksi pestisida cair kurang dari satu yang berarti bahwa penggunaan pestisida cair pada usahatani kedelai di Kabupaten Sukoharjo tidak efisien secara
Hasil Estimasi Sumber-sumber Inefisiensi Teknis Usahatani Kedelai di Kabupaten Banyumas Variabel Koefisien t-ratio Signifikansi Intersep Umur Pendidikan informal Pengalaman