• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROSES DAN KENDALA PERIZINAN PERINDUSTRIAN MAKANAN DI KOTA SURAKARTA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "PROSES DAN KENDALA PERIZINAN PERINDUSTRIAN MAKANAN DI KOTA SURAKARTA"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

PROSES DAN KENDALA PERIZINAN PERINDUSTRIAN MAKANAN DI KOTA SURAKARTA

TUGAS AKHIR

Diajukan untuk Memenuhi Syarat-syarat Mencapai Gelar Ahli Madya Manajemen Bisnis

Disusun Oleh:

BHREY ASBIAS BASKORO NUGROHO NIM F3514083

PROGRAM STUDI DIPLOMA III MANAJEMEN BISNIS FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA

(2)

i ABSTRAK

PROSES DAN KENDALA PERIZINAN PERINDUSTRIAN MAKANAN DI KOTA SURAKARTA

Bhrey Asbias Baskoro Nugroho F3514083

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Surakarta dalam meningkatkan jumlah industri pangan berizin di Kota Surakarta

Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode Deskriptif, dengan menggunakan mengambilan data secara wawancara, dan analisis dokumen. Metode wawancara produsen pelaku industri makanan di Kota Surakarta dan analisis dokumen dengan cara menganalisis Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan dan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.

Penulis melakukan penelitian ini karena melihat bahwa masih banyak industri makanan di Kota Surakarta ini belum memilik izin. Dilihat dari banyaknya industri makanan di Kota Surakarta ini belum memilik izin menandakan bahwa penerapan hukum sesuai dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi tidak berizinnya industri makanan di Kota Surakarta antara lain proses pengurusan ijin yang rumit, biaya pengurusan ijin yang tidak murah, dan tanpa adanya ijin, usaha tetap ramai pembeli.

Perizinan industri seharusnya masih bisa ditingkatkan agar ke depannya konsumen merasa aman untuk mengkonsumsi produk-produk hasil industri makanan di Kota Surakarta. Untuk meningkatkan jumlah industri berizin di Kota Surakarta penulis memberikan beberapa saran yaitu dengan mempermudah proses pengurusan izin industri makanan dengan sistem satu atap, biaya pengurusan izin industri makanan di buat lebih terjangkau untuk industri kecil, dan kemudian penyuluhan mengenai pentingnya perizinan industri makanan lebih di gencarkan. Dengan saran yang diberikan oleh peneliti diharapkan dapat meningkatkan jumlah industri berizin di Kota Surakarta.

(3)

ABSTRACT

PROCESS AND CONSTRAINTS PERMISSION OF FOOD INDUSTRY IN SURAKARTA

In this research the researcher uses Descriptive method, by using data retrieval by interview, and document analysis. Interview method of food industry producers in Surakarta City and document analysis by analyzing Law Number 3 Year 1982 regarding Obligation of Company Register and Law Number 18 Year 2012 on Food.

The researcher do this research because it is seen that there are still many food industries in the city of Surakarta is not licensed yet. Judging from the number of food industries in Surakarta City does not yet have a license indicates that the application of law in accordance with Law No. 3 of 1982 on the Obligation of Company Register. There are several factors that affect the unlicensed food industry in the city of Surakarta, among others, the complicated processing of permits, the cost of licensing is not cheap, and without permission, the business remains crowded buyers.

Industry licensing should still be improved so that in the future consumers feel safe to consume products from the food industry in Surakarta. To increase the number of licensed industries in Surakarta City, the authors provide some suggestions that is by simplifying the process of permitting the food industry with one-stop system, the cost of obtaining permits for the food industry is made more affordable for small industries, and then the extension of the importance of the food industry licensing is more intensive. With the suggestion given by the researcher is expected to increase the number of licensed industry in Surakarta City.

(4)
(5)
(6)

SURAT PERNYATAAN

Yang bertanda tangan di bawah ini mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Universitas Sebelas Maret:

Nama : Bhrey Asbias Baskoro Nugroho

NIM : F3514083

Program Studi : D3 Manajemen Bisnis

Judul Tugas Akhir (TA) : Proses dan Kendala Perizinan Industri Makanan di

(7)

MOTTO DAN HALAMAN PERSEMBAHAN

Pengalaman tanpa teori itu buta, tapi teori tanpa pengalaman hanyalah sebuah

permainan kecerdasan

(Imanuel Kant)

Kita hidup bukan untuk melupakan masa lalu, tapi untuk belajar darinya

(Freya, FF IX)

Belajar dari masa lalu, hidup untuk menghadapi hari ini, dan berdoalah untuk hari

esok yang masih samar

(Penulis)

Pengetahuan adalah senjata, maka senjatailah dirimu sebelum memutuskan keluar

untuk berperang

(Game of Thrones)

Karya ini saya persembahkan untuk :

1. Orang tua, Bapak Drs. Basuki Subagyo

dan Ibu Ais Arum Prihastuti

2. Adik keponakan Thio Enggal Pangersa

3. Keluarga besar

4. Sahabat – sahabat saya

5. Teman-teman DIII Manajemen Bisnis

6. Universitas Sebelas Maret

7. Fakultas Ekonomi dan Bisnis

(8)

vi

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya,

sehingga penulis dapat menyelesaikan Tugas Akhir dengan judul “PERAN DINAS

TENAGA KERJA DAN PERINDUSTRIAN KOTA SURAKARTA DALAM

MENINGKATKAN JUMLAH INDUSTRI PANGAN BERIZIN DI KOTA

SURAKARTA”.

Penulis berharap, laporan Tugas Akhir ini tidak hanya merupakan kelengkapan

dan pemenuhan dari salah satu syarat untuk memperoleh gelar Ahli Madya, tetapi juga

dapat bermanfaat untuk pembaca dan instansi yang terkait. Ada banyak bimbingan,

saran, masukan, dan perhatian dari berbagai pihak dalam penyelesaian Tugas Akhir

ini. Pada kesempatan ini, penulis ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada:

1. Ibu Dr. Hunik Sri Runing Sawitri, M.Si selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan

Bisnis Universitas Sebelas Maret.

2. Bapak Drs. Heru Purnomo, M.M selaku Ketua Program Studi Manajemen

Bisnis pada Program Diploma III FEB UNS.

3. Bapak Adnan Effendi, SE, M.Sc selaku pembimbing Tugas Akhir yang selama

ini telah membantu, membimbing, dan mengarahkan penulis untuk

menyelesaikan Tugas Akhir ini, serta meluangkan waktu untuk menerima

konsultasi Tugas Akhir.

4. Bapak Drs. Wiyono M,M., selaku Pembimbing Akademik yang membantu,

(9)

5. Bapak Ir. Agus Sutrisno M.Si selaku Kepala Dinas Tenaga Kerja dan

Perindustrian Kota Surakarta yang telah berkenan memberikan kesempatan

kepada penulis untuk melakukan magang kerja dan penelitian.

6. Bapak Bambang Yunianto, SE.,MM selaku Kepala Bidang Pengembangan

Komoditi Industri yang telah berkenan membimbing selama magang kerja.

7. Bapak Drs. Basuki Subagyo dan Ibu Ais Arum Prihastuti, orangtua tercinta

dan tersayang yang selalu memberikan dukungan moral serta moril serta

menjadi pembimbing internal.

8. Adik keponakan saya Thio Enggal Pangersa, yang selalu memberikan

semangat dan doa kepada penulis untuk cepat menyelesaikan studi DIII

Manajemen Bisnis.

9. Awan, Raeza, Bangkit dan sahabat lainnya yang tidak disebutkan satu persatu,

yang telah memberikan semangat dan membantu dalam menyelesaikan Tugas

Akhir ini.

10.Teman – teman DIII Manajemen Bisnis angkatan 2014.

11.Semua pihak yang telah membantu namun tidak dapat disebutkan satu per

(10)

viii

Penulis menyadari sepenuhnya atas kekurangan dalam penulisan Tugas Akhir

ini. Untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun. Dengan

demikian, karya ini diharapkan dapat bermanfaat bagi pembaca, akademisi, dan

instansi yang terkait. Atas perhatiannya penulis mengucapkan terima kasih.

Surakarta, 12 Juli 2017

Penulis

(11)

DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN JUDUL ... i

ABSTRAK ... ii

HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING ... iv

HALAMAN PENGESAHAN ... v

SURAT PERNYATAAN TUGAS AKHIR ……... vi

MOTTO DAN HALAMAN PERSEMBAHAN ... vii

(12)

x

3. Prosedur Pemberian Izin... 15

B. Perizinan Usaha ... 18

C. Tentang Pangan ... 19

BAB III PEMBAHASAN ... 21

A. Gambaran Umum Perusahaan ... 21

1. Sejarah DISNAKERPERIN ... 21

2. Struktur Organisasi DISNAKERPERIN ... 23

3. Tugas Pokok dan Fungsi DISNAKERPERIN ... 24

4. Tugas dan Fungsi Jabatan ... 24

B. Laporan Magang Kerja ... 35

1. Kegiatan Magang ... 35

(13)

C. Pembahasan ... 36

1. Proses Pengurusan Izin Industri Makanan di Surakarta .. 36

a. Proses Pengurusan Izin ... 40

b. Keuntungan Mengurus Izin bagi Industri Makanan ... 41

1). Legalitas Produk Menjamin Resiko Pemasaran Produk ... 41

2). Mendapat Bantuan dari Pemerintah Daerah ... 42

2. Faktor – Faktor penyebab industri makanan tidak berizin 43 a. Proses Pengurusan Izin Rumit... 43

b. Biaya Pengurusan Izin yang Tidak Murah ... 45

c. Tanpa Adanya Izin, Usaha Tetap Ramai Pembeli ... 46

3. Peran Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian dalam Meningkatkan Jumlah Industri Makanan Berizin ... 47

BAB IV PENUTUP ... 49

A. Simpulan ... 49

B. Saran ... 50

(14)

xii

DAFTAR TABEL

Halaman

3.1 Laporan kegiatan mingguan magang kerja ... 36

(15)

DAFTAR GAMBAR

Halaman

3.1 Struktur Organisasi DISNAKERPERIN Kota Surakarta ... 23

Referensi

Dokumen terkait

Dengan bimbingan dan arahan guru, siswa menanyakan dan mempertanyakan antara lain tentang perbedaan dalam hal fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan, antara (a)

Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan peningkatan metabolisme sekunder terhadap demam dan proses infeksi ditandai dengan nafsu makan menurun, BB turun, mual

Fase Ask merupakan peralihan dari proses individual ke sosial, customer kemudian aktif mencari informasi mengenai bra nd baik secara online maupun offline, atau

Tujuan dari penelitian ini adalah pembangunan aplikasi mobile untuk mengetahui kepribadian dengan metode enneagrem. 1.5

Citywalk diluar sebuah pusat perbelanjaan modern merupakan area yang dimiliki publik sedangkan citywalk pada pusat perbelanjaan modern adalah membawa konsep citywalk

Berdasarkan pengamatan penulis, pernah dilakukan penelitian mengenai perkuatan kolom beton bertulang dengan bahan tambah polimer berupa fiber jenis GFRP ( Glass

[r]

E-1 Sistem tidak bisa menemukan data yang