• Tidak ada hasil yang ditemukan

SEJARAH PERTUMBUHAN KONSEP GOVERNANCE ASAL MUASAL

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "SEJARAH PERTUMBUHAN KONSEP GOVERNANCE ASAL MUASAL"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

SEJARAH PERTUMBUHAN

SEJARAH PERTUMBUHAN

KONSEP

KONSEP GOVERNANCE

GOVERNANCE

Teori dan Praktek Governance

Teori dan Praktek Governance

Program S2

Program S2

Politik Lokal & Otonomi Daerah

Politik Lokal & Otonomi Daerah

UNIVERSITAS GADJAH MADA

UNIVERSITAS GADJAH MADA

ASAL MUASAL

ASAL MUASAL

Secara

etimologi

, berasal dari kata kerja bahasa Yunani

kubernan

(

to

pilot

atau

steer

), dan Plato menyebutnya sebagai “

how to design a

system of rule

”.

Definisi juga

berkembang

dan sangat

tergantung pada area teoritis

tertentu. Misal:

Studi

Studi

-

-

studi administrasi publik dan kebijakan publik

studi administrasi publik dan kebijakan publik Æ

Æ

Rhodes

Rhodes

menyebutnya sebagai

menyebutnya sebagai reformasi sektor publik

reformasi sektor publik

Studi

Studi

-

-

studi hubungan internasional

studi hubungan internasional Æ

Æ

Rosenau

Rosenau

mengkaitkannya dengan

mengkaitkannya dengan

dengan munculnya

dengan munculnya masalah

masalah

-

-

masalah politik global

masalah politik global

, sehingga

, sehingga

membutuhkan penyelesaian global.

membutuhkan penyelesaian global.

Studi perbandingan politik internasional

Studi perbandingan politik internasional Æ

Æ

Goran Hyden

Goran Hyden

mengkaitkannya

mengkaitkannya

dengan teori

dengan teori

-

-

teori pembangunan dan demokrasi di negara

teori pembangunan dan

demokrasi di negara

-

-

negara Dunia

negara Dunia

Ketiga

Ketiga

Studi

Studi

-

-

studi lainnya, misal antropologi

studi lainnya, misal antropologi Æ

Æ

bisa mengkaitkan dengan

bisa mengkaitkan dengan

persoalan2 yang muncul dari kultur lokal, dsb.

(2)

Definisi

Definisi

Umum

Umum

Asian Development Bank (1995)

Asian Development Bank (1995)

Governance

Governance

(

(

kepemerintahan

kepemerintahan

)

)

diartikan

diartikan

sebagai

sebagai

penyelenggaraan

penyelenggaraan

pemerintahan

pemerintahan

dengan

dengan

mengartikulasikan

mengartikulasikan

akuntabilitas

akuntabilitas

,

,

partisipasi

partisipasi

,

,

transparansi

transparansi

dan

dan

prediksibilitas

prediksibilitas

dapat

dapat

diperkirakan

diperkirakan

dengan

dengan

jelas

jelas

).

).

United Nation Development Program

United Nation Development Program

(1997)

(1997)

Sebagai

Sebagai

pelaksanaan

pelaksanaan

kewenangan

kewenangan

politik

politik

,

,

ekonomi

ekonomi

,

,

dan

dan

administratif

administratif

untuk

untuk

mengelola

mengelola

urusan

urusan

-

-

urusan

urusan

negara

negara

.

.

Merupakan

Merupakan

suatu

suatu

mekanisme

mekanisme

,

,

proses

proses

,

,

dan

dan

hubungan

hubungan

yang

yang

kompleks

kompleks

melalui

melalui

warga

warga

negara

negara

(

(citizens

citizens

)

)

dan

dan

kelompok

kelompok

-

-kelompok

kelompok

yang

yang

mengartikulasikan

mengartikulasikan

kepentingannya

kepentingannya

,

,

melaksanakan

melaksanakan

hak

hak

dan

dan

kewajibannya

kewajibannya

dan

dan

memfasilitasi

memfasilitasi

perbedaan

perbedaan

-

-

perbedaan

perbedaan

diantara

diantara

mereka.

mereka.

membangun demokrasi dan pemerintahan efektif membangun demokrasi dan pemerintahan efektif melalui pendidikan, penelitian dan advokasi kebijakan melalui pendidikan, penelitian dan advokasi kebijakan

Program S2 Politik Lokal dan Otonomi Daerah Universitas Gadjah Mada Telp: (0274) 552212

Mengapa

Mengapa

Governance

Governance

Muncul

Muncul

?

?

Konsep

Konsep

governance

governance

muncul

muncul

sebagai

sebagai

turunan

turunan

dari

dari

pelaksanaan

pelaksanaan

demokrasi.

demokrasi.

Definisi

Definisi

demokrasi

demokrasi

adalah

adalah

mekanisme

mekanisme

kepemerintahan

kepemerintahan

dimana

dimana

keputusan-

keputusan

-keputusan

(3)

Mengapa

Mengapa

Governance

Governance

Muncul

Muncul

?

?

Asumsi

Asumsi

tata

tata

pemerintahan

pemerintahan

yang

yang

baik

baik

:

:

jika

jika

terjadi

terjadi

kesepakatan

kesepakatan

yang

yang

menyangkut

menyangkut

pengaturan

pengaturan

negara

negara

yang

yang

diciptakan

diciptakan

bersama

bersama

oleh

oleh

elemen

elemen

-

-

elemen

elemen

dalam

dalam

suatu

suatu

negara

negara

(

(

pemerintah

pemerintah

,

,

masyarakat

masyarakat

,

,

dan

dan

swasta).

swasta).

Untuk

Untuk

mewujudkannya

mewujudkannya

good

good

governance

governance

perlu

perlu

dibangun

dibangun

dialog

dialog

antar

antar

pelaku

pelaku

penting

penting

,

,

agar

agar

semua

semua

merasa

merasa

memiliki

memiliki

tata

tata

pengaturan

pengaturan

tersebut

tersebut

.

.

Tanpa

Tanpa

kesepakatan

kesepakatan

tsb

tsb

,

,

sulit

sulit

kesejahteraan

kesejahteraan

tercapai

tercapai

karena

karena

aspirasi

aspirasi

politik

politik

maupun

maupun

ekonomi

ekonomi

rakyat

rakyat

tersumbat

tersumbat

.

.

“Government” and “Governance”

“Government

Government”

and “

and

“Governance

Governance”

Arti luas:

Arti luas:

Lembaga

Lembaga

-

-

lembaga yang

lembaga yang

bertanggungjawab membuat keputusan

bertanggungjawab membuat keputusan

kolektif bagi masyarakat.

kolektif bagi masyarakat.

Arti sempit:

Arti sempit:

Pejabat politik paling tinggi

Pejabat politik paling tinggi

dalam lembaga

dalam lembaga

-

-

lembaga itu, seperti presiden,

lembaga itu, seperti presiden,

menteri

menteri

-

-

menteri, bupati, kepala dinas, kepala

menteri, bupati, kepala dinas, kepala

kantor, kepala badan.

kantor, kepala badan.

Keputusan kolektif dalam masyarakat

Keputusan kolektif dalam masyarakat

dibuat sendiri oleh seorang pemimpin atau

dibuat sendiri oleh seorang pemimpin atau

oleh satu kelompok.

oleh satu kelompok.

Government

Government

(4)

„

„

Kegiatan, proses atau kualitas memerintah. Bukan

Kegiatan, proses atau kualitas memerintah. Bukan

tentang struktur pemerintahan, tetapi kebijakan

tentang struktur pemerintahan, tetapi kebijakan

yang dibuat dan efektifitas penerapan kebijakan itu.

yang dibuat dan efektifitas penerapan kebijakan itu.

„

„

Kebijakan tidak dibuat oleh seorang pemimpin atau

Kebijakan tidak dibuat oleh seorang pemimpin atau

satu kelompok; kebijakan muncul dari proses

satu kelompok; kebijakan muncul dari proses

konsultasi berbagai pihak yang terkena kebijakan itu.

konsultasi berbagai pihak yang terkena kebijakan itu.

„

„

Sebagai fungsi pengelolaan masyarakat yang

Sebagai fungsi pengelolaan masyarakat yang

kompleks, governance melibatkan koordinasi banyak

kompleks, governance melibatkan koordinasi banyak

lembaga di sektor publik dan swasta. Pemerintah

lembaga di sektor publik dan swasta. Pemerintah

bukan satu

bukan satu-

-satunya aktor dan tidak selalu menjadi

satunya aktor dan tidak selalu menjadi

pelopor.

pelopor.

Governance

Governance

membangun demokrasi dan pemerintahan efektif membangun demokrasi dan pemerintahan efektif melalui pendidikan, penelitian dan advokasi kebijakan melalui pendidikan, penelitian dan advokasi kebijakan

Program S2 Politik Lokal dan Otonomi Daerah Universitas Gadjah Mada Telp: (0274) 552212

„

„

Dalam proses governance, pemerintah hanya

Dalam proses governance, pemerintah hanya

merupakan salah satu aktor yang bekerjasama

merupakan salah satu aktor yang bekerjasama

dengan aktor

dengan aktor-

-aktor non pemerintah.

aktor non pemerintah.

„

„

Dalam “

Dalam

“economic governance

economic governance”

pemerintah tidak

pemerintah tidak

berfungsi sebagai

berfungsi sebagai “

“a direct provider of growth

a direct provider of growth”

tetapi sebagai

tetapi sebagai “

“a partner, catalyst and

a partner, catalyst and

facilitator

facilitator”

”.

.

Governance

Governance

(5)

Government and Governance

Government and Governance

Government

Government

The Institution and Personnel

The Institution and Personnel

(Format)

(Format)

Governance

Governance

The Activities and Process of

The Activities and Process of

(Substansi)

(Substansi)

Governing (Management).

Governing (Management).

POLA RELASI ANTAR AKTOR

POLA RELASI ANTAR AKTOR

STATE

STATE

STATE

PRIVATE

SECTOR

PRIVATE

PRIVATE

SECTOR

SECTOR

CIVIL

SOCIETY

CIVIL

CIVIL

SOCIETY

SOCIETY

(6)

POLA RELASI ANTAR AKTOR

POLA RELASI ANTAR AKTOR

Negara

Negara

bertugas menciptakan

bertugas menciptakan

lingkungan politik dan hukum yang

lingkungan politik dan hukum yang

kondusif

kondusif

.

.

Sektor Swasta

Sektor Swasta

menyediakan

menyediakan

lapangan kerja dan penghasilan.

lapangan kerja dan penghasilan.

Masyarakat Sipil

Masyarakat Sipil

memfasilitasi

memfasilitasi

interaksi sosial politik dan

interaksi sosial politik dan

memotivasi masyarakat untuk

memotivasi masyarakat untuk

berpartisipasi dalam aktivitas sosial,

berpartisipasi dalam aktivitas sosial,

politi11k, dan ekonomi.

(7)

Praktek

Praktek

Governance

Governance

di Indonesia

di Indonesia

Nagari

Nagari

di

di

Masyarakat

Masyarakat

Minang

Minang

, Sumatra

, Sumatra

Barat.

Barat.

Setiap

Setiap

desa

desa

atau

atau

Nagari

Nagari

bersifat

bersifat

otonom

otonom

dan

dan

warganya

warganya

berkuasa

berkuasa

berhak

berhak

mengatur

mengatur

berbagai

berbagai

persoalan

persoalan

dalam

dalam

masyarakat

masyarakat

mereka

mereka

.

.

Hak

Hak

dan

dan

kewajiban

kewajiban

warga

warga

Nagari

Nagari

diatur

diatur

secara

secara

bersama

bersama

-

-

sama

sama

.

.

Keputusan

Keputusan

penting

penting

diambil

diambil

dalam

dalam

kerapatan

kerapatan

adat

adat

yang

yang

melakukan

melakukan

musyawarah

musyawarah

.

.

Praktek

Praktek

Governance

Governance

di Indonesia)

di Indonesia

)

Banjar

Banjar

di

di

Bali.

Bali.

Setiap

Setiap

desa

desa

di

di

Bali

Bali

dibagi

dibagi

dalam

dalam

beberapa

beberapa

banjar

banjar

,

,

batasan

batasan

wilayah

wilayah

yang

yang

mengacu

mengacu

kepada

kepada

kesatuan

kesatuan

masyarakat

masyarakat

yang

yang

dipimpin

dipimpin

oleh

oleh

seorang

seorang

Kelian

Kelian

Banjar

Banjar

.

.

Kelian

Kelian

Banjar

Banjar

dipilih

dipilih

dari

dari

beberapa

beberapa

warga

warga

yang

yang

secara

secara

sukarela

sukarela

sanggup

sanggup

dan

dan

dianggap

dianggap

layak

layak

oleh

oleh

para

para

kepala

kepala

Tempek

Tempek

(

(

ketua

ketua

beberapa

beberapa

KK)

KK)

dan

dan

harus

harus

mendapatkan

mendapatkan

suara

suara

bulat

bulat

.

.

Kelian

Kelian

Banjar

Banjar

bertanggungjawab

bertanggungjawab

terhadap

terhadap

warga

warga

banjar

banjar

yang

yang

memilih

memilih

,

,

sekaligus

sekaligus

juga

juga

dapat

dapat

diminta

diminta

melepakkan

melepakkan

jabatannya

(8)

Governance

Governance

sebenarnya

sebenarnya

bukan

bukan

sesuatu

sesuatu

yang

yang

berada

berada

jauh

jauh

di

di

luar

luar

jangkauan

jangkauan

kita

kita

.

.

Di

Di

luar

luar

kedua

kedua

contoh

contoh

tsb

tsb

,

,

di

di

pedesaan2

pedesaan2

Jawa

Jawa

mudah

mudah

didapati

didapati

tradisi

tradisi

rembug

rembug

desa

desa

(

(

rapat

rapat

desa

desa

);

); gugur

gugur

gunung

gunung

(

(

gotong

gotong

royong

royong

-

-

kerja

kerja

bakti

bakti

)

)

dan

dan

banyak

banyak

kegiatan2

kegiatan2

komunal

komunal

lainnya

lainnya

.

.

Hampir

Hampir

semua

semua

daerah

daerah

di

di

Indonesia pun

Indonesia pun

sampa

sampa

saat

saat

ini

ini

masih

masih

memiliki

memiliki

berbagai

berbagai

bentuk

bentuk

kerjasama

kerjasama

dan

dan

tata

tata

pengaturan

pengaturan

bersama

bersama

yang

yang

dibangun

dibangun

atas

atas

dasar

dasar

kesepakatan

kesepakatan

masyarakat

masyarakat

setempat

setempat

, yang

, yang

melibatkan

melibatkan

berbagai

berbagai

elemen

elemen

masyarakat

masyarakat

.

.

Praktek

Praktek

Governance

Governance

di Indonesia

di Indonesia

)

)

Jargon

Jargon

-

-

jargon

jargon

New Governance

New Governance

‰

Minimal State

‰

Corporate Governance

‰

New Public Management

‰

Good Governance

‰

‰

Minimal State

Minimal State

‰

‰

Corporate Governance

Corporate Governance

‰

‰

New Public Management

New Public Management

‰

(9)

Minimal State

Minimal State

Pro pasar ataupun quasi-market

Skeptis terhadap efektifitas negara

Anggaran pemerintah harus dipotong, dana

dialokasikan untuk swasta

Negara sebagai “penjaga malam”

Æ

diperlukan

hanya jika ada individu-individu secara kolektif tidak

mampu mengatasinya.

Pro pasar ataupun quasi-

Pro pasar ataupun quasi

-market

market

Skeptis terhadap efektifitas negara

Skeptis terhadap efektifitas negara

Anggaran pemerintah harus dipotong, dana

Anggaran pemerintah harus dipotong, dana

dialokasikan untuk swasta

dialokasikan untuk swasta

Negara sebagai “

Negara sebagai

“penjaga malam

penjaga malam”

Æ

Æ

diperlukan

diperlukan

hanya jika ada individu

hanya jika ada individu-

-individu secara kolektif tidak

individu secara kolektif tidak

mampu mengatasinya.

mampu mengatasinya.

Corporate Governance

Corporate Governance

Sasaran perubahan:

Sasaran perubahan:

Sistem manajemen dan pengendalian organisasi sektor

Sistem manajemen dan pengendalian organisasi sektor

publik (pemerintah) dilakukan sebagaimana terjadi

publik (pemerintah) dilakukan sebagaimana terjadi

dalam perusahaan swasta.

dalam perusahaan swasta.

Issue

Issue

-

-

issue kunci:

issue kunci:

Keterbukaan informasi

Keterbukaan informasi

Menjaga integritas dalam perjanjian

Menjaga integritas dalam perjanjian

Tuntas dalam menangani masalah

Tuntas dalam menangani masalah

Mengembangkan akuntabilitas

Mengembangkan akuntabilitas

(10)

New Public Management (1)

New Public Management (1)

Versi Managerialis:

Serahkan pekerjaan kepada tenaga-tenaga manajemen

profesional.

Ada standar kriteria kinerja yang tegas

Managing by result

Æ

output dan outcome.

Pola baru hubungan antara negara-rakyat (warga negara

adalah

customers

).

Lebih dekat dengan

customers

Customers

merasa tidak sia-sia membayar jasa

Versi Managerialis:

Versi Managerialis:

Serahkan pekerjaan kepada tenaga

Serahkan pekerjaan kepada tenaga

-

-

tenaga manajemen

tenaga manajemen

profesional.

profesional.

Ada standar kriteria kinerja yang tegas

Ada standar kriteria kinerja yang tegas

Managing by result

Managing by result

Æ

Æ

output dan outcome.

output dan outcome.

Pola baru hubungan antara negara

Pola baru hubungan antara negara

-

-

rakyat (warga negara

rakyat (warga negara

adalah

adalah

customers

customers

).

).

Lebih dekat dengan

Lebih dekat dengan

customers

customers

Customers

Customers

merasa tidak sia

merasa tidak sia

-

-

sia membayar jasa

sia membayar jasa

New Public Management (2)

New Public Management (2)

Versi Institutional Economics

– Premis: masyarakat berperilaku rasional

– Pilihan terbaik ditentukan oleh struktur

pilihan-pilihan yang ada

– Issue kunci: menata ulang struktur

Versi Institutional Economics

Versi Institutional Economics

Premis: masyarakat berperilaku rasional

Premis: masyarakat berperilaku rasional

Pilihan terbaik ditentukan oleh struktur pilihan

Pilihan terbaik ditentukan oleh struktur pilihan

-

-pilihan yang ada

pilihan yang ada

(11)

New Public Management (3)

New Public Management (3)

• Versi Mewirausahakan Birokrasi:

– Redefinisi peran pemerintah: rowing (service

delivery)

Æ

steering (pengambilan keputusan).

– Dorong: kompetisi, pemberdayaan masyarakat,

fokus pada hasil bukan input, beri kebebasan

pada customers, mencegah daripada

mengatasi.

– Katalisasi penyelesaian masalah masyarakat.

Versi Mewirausahakan Birokrasi:

Versi Mewirausahakan Birokrasi:

Redefinisi peran pemerintah: rowing (service

Redefinisi peran pemerintah: rowing (service

delivery)

delivery)

Æ

Æ

steering (pengambilan keputusan).

steering (pengambilan keputusan).

Dorong: kompetisi, pemberdayaan masyarakat,

Dorong: kompetisi, pemberdayaan masyarakat,

fokus pada hasil bukan input, beri kebebasan

fokus pada hasil bukan input, beri kebebasan

pada customers, mencegah daripada

pada customers, mencegah daripada

mengatasi.

mengatasi.

Katalisasi penyelesaian masalah masyarakat.

Katalisasi penyelesaian masalah masyarakat.

membangun demokrasi dan pemerintahan efektif membangun demokrasi dan pemerintahan efektif melalui pendidikan, penelitian dan advokasi kebijakan melalui pendidikan, penelitian dan advokasi kebijakan

Program S2 Politik Lokal dan Otonomi Daerah Universitas Gadjah Mada Telp: (0274) 552212

Good Governance (1)

Good Governance (1)

Fokus:

Fokus:

penggunaan kekuasaan suatu negara untuk

penggunaan kekuasaan suatu negara untuk

mengatasi masalahnya sendiri.

mengatasi masalahnya sendiri.

Ranah Perubahan:

Ranah Perubahan:

Sistemik:

Sistemik:

distribusi kekuasaan politis maupun ekonomis,

distribusi kekuasaan politis maupun ekonomis,

secara internal maupun eksternal

secara internal maupun eksternal

Politis:

Politis:

luasnya kewenangan dan legitimasi yang didapat

luasnya kewenangan dan legitimasi yang didapat

dari proses politik yang demokratis

dari proses politik yang demokratis

Administratif:

Administratif:

pelayanan publik yang efisien dan akuntabel

pelayanan publik yang efisien dan akuntabel

oleh birokrasi yang kompeten untuk mendesain dan

oleh birokrasi yang kompeten untuk mendesain dan

mengimplementasikan program, serta pengelolaan

mengimplementasikan program, serta pengelolaan

kepentingan publik.

(12)

Good Governance (2)

Good Governance (2)

Issue

Issue

-

-

issue kunci:

issue kunci:

Efisiensi pelayanan publik

Efisiensi pelayanan publik

Pengadilan yang independen

Pengadilan yang independen

Kerangka hukum untuk menegakkan kontrak

Kerangka hukum untuk menegakkan kontrak

Pengelolaan keuangan negara secara akuntabel

Pengelolaan keuangan negara secara akuntabel

Auditor yang independen

Auditor yang independen

Pewakilan rakyat yang akuntabel

Pewakilan rakyat yang akuntabel

Hormati hukum dan HAM

Hormati hukum dan HAM

Tata kelembagaan yang pluralistik

Tata kelembagaan yang pluralistik

Pers yang bebas

Pers yang bebas

membangun demokrasi dan pemerintahan efektif membangun demokrasi dan pemerintahan efektif melalui pendidikan, penelitian dan advokasi kebijakan melalui pendidikan, penelitian dan advokasi kebijakan

Program S2 Politik Lokal dan Otonomi Daerah Universitas Gadjah Mada Telp: (0274) 552212

Good Governance (3)

Good Governance (3)

Karakteristik:

Karakteristik:

Akuntabilitas

Akuntabilitas

Kompetensi

Kompetensi

Partisipasi

Partisipasi

Transparansi

Transparansi

(13)

Sistem Sosio

Sistem Sosio

-

-

Sibernetik (1)

Sibernetik (1)

• Bidikan: para pelaku terkait dan pola

interaksinya melibatkan berbagai

negosiasi.

Ranah Governance:

– Proses: keterarahan intervensi-intervensi

yang dilakukan

– Keseluruhan efek dari intervensi yang

dilakukan.

• Bidikan: para pelaku terkait dan pola

interaksinya melibatkan berbagai

negosiasi.

Ranah Governance:

– Proses: keterarahan intervensi-intervensi

yang dilakukan

– Keseluruhan efek dari intervensi yang

dilakukan.

Sistem Sosio

Sistem Sosio

-

-

Sibernetik (2)

Sibernetik (2)

• Keluar dari pilihan negara vs pasar

• Bagaimana mendayagunakan struktur dan

manajemen (

Komplementarian antara

pendayagunaan tatanan hirarkis dengan kemampuan

mengatur diri sendiri

)

• Tanggungjawab dan pertanggungjawaban

dalam mengambil langkah tersebar luas (tidak

hanya pada Pemerintah).

Keluar dari pilihan negara vs pasar

Keluar dari pilihan negara vs pasar

Bagaimana mendayagunakan struktur dan

Bagaimana mendayagunakan struktur dan

manajemen (

manajemen (Komplementarian antara

Komplementarian antara

pendayagunaan tatanan hirarkis dengan kemampuan

pendayagunaan tatanan hirarkis dengan kemampuan

mengatur diri sendiri

mengatur diri sendiri

)

)

Tanggungjawab dan pertanggungjawaban

Tanggungjawab dan pertanggungjawaban

dalam mengambil langkah tersebar luas (tidak

dalam mengambil langkah tersebar luas (tidak

hanya pada Pemerintah).

(14)

Sistem Sosio

Sistem Sosio

-

-

Sibernetik (3)

Sibernetik (3)

Model:

self-regulation

atau co-regulation,

public-private partnership, co-operative

management, enterpreneural verture’

Jangkauan:

lokal, nasional maupun

internasional.

Mekanisme:

formal maupun informal

Sifat:

interaktif.

Model:

self-regulation

atau

co-regulation,

public-private partnership, co-operative

management, enterpreneural verture’

Jangkauan:

Jangkauan:

lokal, nasional maupun

internasional.

Mekanisme:

Mekanisme:

formal maupun informal

Sifat:

Sifat:

interaktif.

Interaksi (1)

Interaksi (1)

Masyarakat Sipil

Masyarakat Sipil

Masyarakat Sipil

(15)

Interaksi

State

State

State

Civil Society

Civil Society

Civil Society

Private Sector

Private Sector

Private Sector

Pasar

Pasar

Self Organizing Network (1)

Self Organizing Network (1)

Ada networking, baik di dalam pemerintah,

Ada networking, baik di dalam pemerintah,

di dalam masyarakat maupun antara

di dalam masyarakat maupun antara

pemerintah dengan masyarakat.

pemerintah dengan masyarakat.

Menghindari ada konflik dalam mengelola

Menghindari ada konflik dalam mengelola

urusan publik

urusan publik

Terjadi saling pertukaran sumber daya

Terjadi saling pertukaran sumber daya

(uang, informasi, skill) dalam proses

(uang, informasi, skill) dalam proses

interaksinya.

(16)

Self

Self

-

-

organizing network (2)

organizing network (2)

Network

Network

Æ

Æ

social coordination, self organising

social coordination, self organising

Network

Network

Æ

Æ

alternatif terhadap negara dan

alternatif terhadap negara dan

pasar.

pasar.

Pilar:

Pilar:

trust, reputasi, ketergantungan timbal

trust, reputasi, ketergantungan timbal

balik.

balik.

Governance:

Governance:

mengelola jaringan supaya

mengelola jaringan supaya

tercipta sinergi

tercipta sinergi

Network yang terintegrasi mampu menciptakan

Network yang terintegrasi mampu menciptakan

resistensi dan menghindarkan semua pihak dari

resistensi dan menghindarkan semua pihak dari

dominasi salah satu kekuatan.

dominasi salah satu kekuatan.

Bambang Purwoko

Dosen, Peneliti, Konsultan bidang Politik dan Pemerintahan kontak:www.bpurwoko.staff.ugm.ac.id

Program S2 Politik Lokal dan Otonomi Daerah Universitas Gadjah Mada Telp: (0274) 552212

Refleksi:

Refleksi:

Refleksi:

• Cermati baik-baik keunggulan dan

kelemahan masing-masing varian.

• Cermati mana saja yang relevan

untuk menjadi acuan reformasi

penyelenggaraan pemerintahan di

daerah Anda

Cermati baik

Cermati baik

-

-

baik keunggulan dan

baik keunggulan dan

kelemahan masing

kelemahan masing

-

-

masing varian.

masing varian.

Cermati mana saja yang relevan

Cermati mana saja yang relevan

untuk menjadi acuan reformasi

untuk menjadi acuan reformasi

penyelenggaraan pemerintahan di

penyelenggaraan pemerintahan di

daerah Anda

Referensi

Dokumen terkait

Keberadaan pasar tradisional tidak berdiri begitu saja, akan tetapi atas keinginan masyarakat yang bekerjasama dengan pemerintah dalam hal pembangunannya4. Onan Nainggolan

Salah satu upaya untuk mengatasi kejenuhan dalam proses pembelajaran dan memberi kesempatan pada siswa untuk lebih aktif dan bekerjasama dengan siswa lain serta untuk meningkatkan

Kepemilikan instituisonal sebagai salah satu struktur corporate governance memiliki kemampuan untuk mengendalikan pihak manajemenmelalui proses monitoring secara

Salah satu upaya yang juga dilakukan oleh pemerintah Indonesia saat ini terkait dengan penerapan collaborative governance dalam hal penanggulangan bencana alam yang rawan

Salah satu hipotesis yang menjelaskan teosinte merupakan nenek moyang tanaman jagung adalah dengan melihat perubahan barisan biji teosinte yang mengalami seleksi oleh alam dan

Salah satu upaya konkrit untuk mewujudkan good governance dengan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara adalah melalui penyajian laporan keuangan

Berdasarkan pendapat berbagai ahli dapat disimpulkan bahwa Collaborative Governance merupakan salah satu cara untuk merespon keinginan para pemangku kepentingan terlibat dalam

Penghargaan mengindikasikan bahwa Pemerintah Kota Pangkal Pinang berhasil melaksanakan salah satu prinsip Good Local Governance dalam pengelolaan tata pemerintahan dan administrasi