PROJEK AKHIR ARSITEKTUR
Periode LXXIII, Semester Genap, Tahun 2017/2018
LANDASAN TEORI DAN PROGRAM
Museum Zoologi dan Botani Indonesia di Salatiga
Tema Desain Arsitektur Biomimetika
Fokus Kajian
Sirkulasi Museum dan Display Koleksi Pamer Diajukan untuk memenuhi sebagian persyaratan
memperoleh gelar Sarjana Arsitektur Disusun oleh: Ir. AMS. Darmawan, M.Bldg
NPP: 5852015136
PROGRAM STUDI ARSITEKTUR FAKULTAS ARSITEKTUR DAN DESAIN UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA
LEMBAR PENGESAHAN Projek Akhir Arsitektur
Periode LXXIII, Semester Genap, Tahun 2017/2018 Program Studi Arsitektur, Fakultas Arsitektur Dan Desain
Universitas Katolik Soegijapranata Semarang
Judul : Museum Zoologi dan Botani Indonesia di Salatiga
Tema Desain : Arsitektur Biomimetika
Fokus Kajian : Sirkulasi Museum dan Display Koleksi Pamer Penyusun : Timoti Raharja
NIM : 14.A1.0013
Pembimbing 1 : Ir. Supriyono, M.T
Pembimbing 2 : Ir. AMS. Darmawan, M.Bldg Penguji : Ir. Riandy Tarigan, MT
Dr. Ir. Ant. Ardiyanto, MT Ir. Edy Prawoto, MT
Semarang, 2 April 2018
iii
LEMBAR PENGESAHAN
Projek Akhir Arsitektur
Periode LXXIII, Semester Genap, Tahun 2017/2018 Program Studi Arsitektur, Fakultas Arsitektur Dan Desain
Universitas Katolik Soegijapranata Semarang
Judul : Museum Zoologi dan Botani Indonesia di Salatiga
Tema Desain : Arsitektur Biomimetika
Fokus Kajian : Sirkulasi Museum dan Display Koleksi Pamer Penyusun : Timoti Raharja
NIM : 14.A1.0013
Pembimbing 1 : Ir. Supriyono, M.T
Pembimbing 2 : Ir. AMS. Darmawan, M.Bldg Penguji : Ir. Riandy Tarigan, MT
Dr. Ir. Ant. Ardiyanto, MT Ir. Edy Prawoto, MT
Semarang, 2 April 2018
Mengetahui dan Mengesahkan Pembimbing 1
LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN
Saya yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : Timoti Raharja N I M : 14.A1.0113 Program Studi : Arsitektur
Fakultas : Fakultas Arsitektur dan Desain Unika Soegijapranata
Menyatakan dengan sebenarnya bahwa Proyek Akhir Arsitektur tahap Landasan Teori dan Program dengan judul : Museum Zoologi dan Botani Indonesia di Salatiga ini benar-benar merupakan hasil karya saya sendiri, bebas dari peniruan terhadap karya dari orang lain. Kutipan pendapat dan tulisan orang lain ditunjuk sesuai dengan cara-cara penulisan karya ilmiah yang berlaku.
Apabila di kemudian hari terbukti atau dapat dibuktikan bahwa dalam Proyek Akhir Arsitektur tahap Landasan Teori dan Program ini terkandung ciri-ciri plagiat dan bentuk-bentuk peniruan lain yang dianggap melanggar peraturan, maka saya bersedia menerima sanksi atas perbuatan tersebut.
Semarang, 2 April 2018 Penulis
v
PRAKATA
Puji dan syukur penulis ucapkan ke hadirat Tuhan YME atas penyertaan-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Landasan Teori dan
Program Proyek Akhir Arsitektur 73 yang berjudul “Museum Zoologi dan Botani Indonesia di Salatiga” ini dengan baik.
Tidak lupa juga penulis ucapkan terimakasih kepada :
1. Ir. Supriyono, M.T, selaku dosen pembimbing 1, dan Ir. AMS. Darmawan, M.Bldg, selaku dosen pembimbing 2 yang telah memerikan kritik, saran, dan masukan selama proses penyusunan Landasan Teori dan Program ini.
2. Ir. FX. Bambang Suskiyatno, M.T. selaku dosen koordinator Proyek Akhir Arsitektur 73.
3. Dra. B. Tyas Susanti, MA., Ph.D selaku Dekan Fakultas Arsitektur dan Desain Universitas Katolik Soegijapranata Semarang,
4. Jajaran dosen dan staff yang terkait dalam proses Proyek Akhir Arsitektur 73, yang telah juga memberikan kritik, saran dan masukan selama proses pembuatan hingga penyelesaian Landasan Teori dan Program ini.
Dengan ini, penulis berharap dengan disusunnya Landasan Teori dan Program ini, dapat memberikan gambaran yang baik terhadap proyek
Museum Zoologi dan Botani Indonesia di Salatiga ini. Serta, diakhir kata penulis mengucapkan terimakasih.
Semarang, 2 April 2018
DAFTAR ISI
LEMBAR PENGESAHAN ... Error! Bookmark not defined. LEMBAR PENGESAHAN ... Error! Bookmark not defined.
LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN ... iii
PRAKATA ... iv
DAFTAR ISI ... vi
DAFTAR GAMBAR ... xi
DAFTAR TABEL ... xvi
DAFTAR DIAGRAM ... xvii
BAB I PENDAHULUAN ... 1
1.1 Latar Belakang Projek ... 1
1.2 Tujuan dan Sasaran Pembahasan ... 3
1.2.1 Tujuan ... 3
1.2.2 Sasaran Pembahasan ... 3
1.3 Lingkup Pembahasan ... 3
1.4 Metoda Pembahasan ... 4
vii
1.4.2 Metode Penyusunan dan Analisa ... 5
1.4.3 Metode Pemrograman ... 6
1.4.4 Metode Perancangan Arsitektur ... 7
1.5 Sistematika Pembahasan ... 8
1.5.1 BAB I : Pendahuluan ... 8
1.5.2 BAB II : Tinjauan Projek ... 8
1.5.3 BAB III : Analisa Pendekatan Program Arsitektur ... 9
1.5.4 BAB IV : Program Arsitektur ... 9
1.5.5 BAB V : Kajian Teori ... 9
1.5.6 Daftar Pustaka... 10
BAB II TINJAUAN PROJEK ... 11
2.1 Tinjauan Umum ... 11
2.1.1 Gambaran Umum ... 11
2.1.2 Latar Belakang – Perkembangan – Trend ... 14
2.1.3 Sasaran yang Akan Dicapai ... 15
2.2 Tinjauan Khusus ... 15
2.2.1 Terminologi ... 15
2.2.3 Spesifikasi dan Persyaratan Desain ... 25
2.2.4 Deskripsi Konteks Kota ... 27
2.2.5 Studi Komparasi Projek Sejenis ... 33
2.2.6 Permasalahan Desain ... 57
2.3 Kesimpulan, Batasan dan Anggapan ... 58
2.3.1 Kesimpulan ... 58
2.3.2 Batasan ... 60
2.3.3 Anggapan ... 60
BAB III ANALISA PENDEKATAN PROGRAM ARSITEKTUR ... 61
3.1 Analisis Pendekatan Arsitektur ... 61
3.1.1 Studi Aktifitas ... 61
3.1.2 Studi Fasilitas ... 85
3.1.3 Studi Ruang Khusus ... 96
3.1.4 Studi Luas Bangunan dan Luas Lahan Parkir ... 117
3.2 Analisis Pendekatan Sistem Bangunan ... 121
3.2.1 Studi Sistem Struktur dan Enclosure ... 122
3.2.2 Studi Sistem Pencahayaan dan Penghawaan ... 134
ix
3.2.4 Studi Pemanfaatan Teknologi ... 153
3.3 Analisis Konteks Lingkungan ... 156
3.3.1 Analisis Pemilihan Lokasi ... 156
3.3.2 Analisis Pemilihan Tapak ... 162
BAB IV PROGRAM ARSITEKTUR ... 170
4.1 Konsep Program ... 170
4.1.1 Aspek Citra ... 170
4.1.2 Aspek Fungsi ... 170
4.1.3 Aspek Teknologi ... 170
4.2 Tujuan, Faktor Penentu, Faktor Persyaratan Perancangan ... 171
4.2.1 Tujuan Perancangan ... 171
4.2.2 Faktor Penentu Perancangan ... 171
4.2.3 Faktor Persyaratan Perancangan ... 172
4.3 Program Arsitektur ... 174
4.3.1 Program Fasilitas ... 174
4.3.2 Program Besaran Ruang ... 175
4.3.3 Program Sistem Struktur dan Enclosure ... 177
4.3.5 Program Sistem Utilitas ... 180
4.3.6 Program Sistem Teknologi ... 184
4.3.7 Program Lokasi dan Tapak ... 184
BAB V KAJIAN TEORI ... 186
5.1 Kajian Teori Penekanan / Tema Desain ... 186
5.1.1 Interpretasi dan Elaborasi Penekanan Desain ... 186
5.1.2 Studi Preseden ... 189
5.1.3 Kemungkinan Implementasi Teori Penekanan Desain ... 191
5.2 Kajian Teori Permasalahan Dominan / Fokus Kajian... 193
5.2.1 Interpretasi dan Elaborasi Permasalahan Dominan ... 193
5.2.2 Studi Preseden ... 204
5.2.3 Kemungkinan Implementasi Teori Permasalahan Dominan .... 212
DAFTAR PUSTAKA ... 213
xi
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1 peta administrasi kota Salatiga ... 30
Gambar 2 peta rencana pola ruang kota Salatiga... 31
Gambar 3 peta udara lokasi museum Zoologi Bogor ... 34
Gambar 4 entrance museum zoology bogor ... 36
Gambar 5 denah museum zoology bogor ... 37
Gambar 6 display kerangka terbuka ... 38
Gambar 7 display diorama ... 39
Gambar 8 tulisan keterangan pada diorama ... 39
Gambar 9 display dalam lemari kaca ... 40
Gambar 10 display digantung ... 40
Gambar 11 diplay pigura kaca ... 41
Gambar 12 display lemari kaca area ikan ... 41
Gambar 13 kunjungan study tour ... 42
Gambar 14 foto udara museum satwa jatim park 2 ... 43
Gambar 15 eksterior museum satwa jatim park 2 ... 43
Gambar 16 denah wisata museum satwa jatim park ... 44
Gambar 17 replika fosil dinosaurus ... 45
Gambar 18 diorama berbentuk island ... 46
Gambar 20 penyajian kepala specimen ... 47
Gambar 21 penyajian fosil gajah... 48
Gambar 22 penyajian kerangka dalam kotak kaca ... 48
Gambar 23 bingkai kaca untuk serangga ... 49
Gambar 24 jungle resto jatimpark 2 ... 49
Gambar 25 interior jungle resto... 50
Gambar 26 interior restoran dipadukan dengan diorama ... 50
Gambar 27 foto udara museum etnobotani bogor ... 51
Gambar 28 eksterior museum... 52
Gambar 29 denah museum etnobotani bogor ... 52
Gambar 30 diorama dalam museum ... 53
Gambar 31 penyajian awetan daun dalam kotak kaca ... 54
Gambar 32 penyajian herbarium ... 55
Gambar 33 penyajian awetan basah ... 55
Gambar 34 penyajian specimen kayu ... 56
Gambar 35 replika bunga sebagai materi pamer ... 57
Gambar 36 sudut pandang vertical manusia ... 97
Gambar 37 sudut pandang horizontal manusia ... 98
xiii
Gambar 40 analisis spasial untuk display tipe island 1 ... 102
Gambar 41 analisis spasial untuk display tipe island 2 ... 104
Gambar 42 analisis spasial untuk display tipe island 3 ... 105
Gambar 43 analisis spasial untuk display tipe diorama 1 ... 106
Gambar 44 analisis spasial untuk display tipe diorama 2 ... 107
Gambar 45 analisis spasial untuk display tipe base 1 ... 108
Gambar 46 analisis spasial untuk display tipe base 2 ... 109
Gambar 47 analisis spasial untuk display tipe base 3 ... 111
Gambar 48 analisis spasial untuk display tipe vitrine 1 ... 112
Gambar 49 analisis spasial untuk display tipe vitrine 2 ... 113
Gambar 50 analisis spasial untuk display tipe panel ... 114
Gambar 51 studi ruang untuk bengkel taxidermy ... 115
Gambar 52 pencahayaan alami melalui atap kaca di Semarang Medical Center ... 136
Gambar 53 pencahayaan alami pada twist and shout house di Semarang 136 Gambar 54 pencahayaan alami pada firminy church ... 137
Gambar 55 Led stip ... 140
Gambar 56 jenis cross ventilation berdasarkan letak lpelubangan ... 141
Gambar 57 aliran udara pada chimney effect ... 141
Gambar 58 jenis – jenis APAR... 149
Gambar 59 bagian tubular day lighting ... 154
Gambar 61 LED curtain ... 156
Gambar 62 peta udara kelurahan bugel ... 157
Gambar 63 zona peruntukan pariwisata kelurahan Bugel ... 158
Gambar 64 perkiraan waktu tempuh dari bundaran Salatiga ke lokasi 1 .... 158
Gambar 65 peta udara kelurahan Kumpulrejo ... 159
Gambar 66 zona peruntukan pariwisata kelurahan Kumpulrejo ... 160
Gambar 67 perkiraan waktu tempuh dari bundaran Salatiga ke lokasi 2 .... 160
Gambar 68 alternatif tapak A ... 164
Gambar 69 alternatif tapak B ... 165
Gambar 70 peta kontur tapak terpilih ... 168
Gambar 71 peta kontur tapak terpilih di Jl. Nogosari ... 184
Gambar 72 bio dome Eden Project ... 190
Gambar 73 eden project form ... 191
Gambar 74 gelembung sebagai inspirasi bentuk Eden Project ... 191
Gambar 75 pola pikir untuk menghasilkan biomimikri design ... 193
Gambar 76 derajat sudut pandang vertikal mata ... 194
Gambar 77 derajat sudut pandang horizontal mata ... 195
Gambar 78 penentuan jarak pandang berdasarkan sudut kenyamanan vertical ... 197
xv
Gambar 81 alur yang tidak berstruktur ... 200
Gambar 82 alur yang diarahkan... 201
Gambar 83 tipe open plan ... 201
Gambar 84 tipe kamar inti dan satelit ... 202
Gambar 85 tipe linear ... 202
Gambar 86 tipe labirin ... 203
Gambar 87 tipe kompleks ... 203
Gambar 88 tipe loop ... 204
Gambar 89 Shanghai natural history museum ... 205
Gambar 90 taman tengah Shanghai natural history museum ... 206
Gambar 91 denah basement 2 ... 206
Gambar 92 Denah basement 2 mezanin ... 207
Gambar 93 denah basement 1 ... 207
Gambar 94 denah lantai 1 ... 208
Gambar 95 denah lantai 2 ... 208
Gambar 96 display specimen pada shanghai natural history museum ... 209
Gambar 97 display berupa diorama ruang ... 210
Gambar 98 suasana ruang pamer museum ... 211
Gambar 99 suasana ruang pamer museum ... 211
DAFTAR TABEL
Tabel 1 studi aktifitas ... 61
Tabel 2 waktu operasional bangunan ... 83
Tabel 3 kebutuhan ruang ... 85
Tabel 4 analisis jumlah pengelola ... 91
Tabel 5 jumlah pengunjung museum palagan ambarawa dari tahun 2011 – 2015 ... 94
Tabel 6 matriks pemilihan lokasi ... 161
Tabel 7 matriks pemilihan tapak ... 166
xvii
DAFTAR DIAGRAM
Diagram 1 metode penyusunan dan analisa ... 6
Diagram 2 struktur organisasi museum zoologi dan botani Indonesia ... 17
Diagram 3 pola aktifitas pengunjung umum ... 81
Diagram 4 pola aktifitas pengunjung khusus ... 82
Diagram 5 pola aktifitas pengunjung khusus (pengunjung restoran) ... 82
Diagram 6 pola aktifitas pengunjung khusus (tamu kantor) ... 82
Diagram 7 pola aktifitas pengelola ... 83
Diagram 8 Pola aktifitas perawatan materi pamer ... 83
Diagram 9 pola aktifitas persiapan pameran temporer ... 83
Diagram 10 diagram hubungan ruang makro ... 87
Diagram 11 diagram hubungan ruang mikro museum botani ... 88
Diagram 12 diagram hubungan ruang mikro museum zoology ... 89
Diagram 13 diagram hubungan ruang mikro bengkel taxidermy & konservasi ... 90
Diagram 14 diagram hubungan ruang mikro kantor pengelola ... 91
Diagram 15 sistem up feed ... 143
Diagram 16 sistem down feed... 143
Diagram 17 pengolahan black water ... 144
Diagram 18 pengolahan grey water ... 144
Diagram 20 pengolahan sampah organic dan sampah anorganik ... 146
Diagram 21 sistem penanganan kebakaran ... 146
diagram 22 sistem elektrikal... 150
Diagram 23 sistem distribusi air bersih terpilih ... 180
Diagram 24 sistem pengolahan grey water terpilih ... 180
Diagram 25 sistem pengolahan black water terpilih ... 181
Diagram 26 sistem pengolahan air hujan terpilih ... 181