• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGATURAN PEDAGANG KAKI LIMA (PKL) SEBAGAI BAGIAN DARI PERENCANAAN TATA RUANG KOTA DI KOTA SEMARANG SKRIPSI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "PENGATURAN PEDAGANG KAKI LIMA (PKL) SEBAGAI BAGIAN DARI PERENCANAAN TATA RUANG KOTA DI KOTA SEMARANG SKRIPSI"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

3 tahun 2008, implementasi pengelolaan pedagang kaki lima (PKL) berdasarkan Peraturan Daerah Kota Surakarta No.3 tahun 2008. Metode penelitian ini yaitu studi kasus tunggal

Dari penelitian yang dilakukan, maka diperoleh hasil mengenai kebijakan penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima (PKL) dalam program relokasi pedagang kaki lima di

Fatnawati, Nur. Dampak Relokasi Pedagang Kaki Lima Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Surakarta Nomor 3 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Pedagang Kaki Lima Terhadap

yang mengatur tentang keberadaan para Pedagang Kaki Lima khususnya di Kota. Semarang, adalah dalam hal adanya penertiban yang dilakukan oleh

Kemudian pengaturan terkait tempat yang tidak diperbolehkan untuk berjualan para Pedagang Kaki Lima (PKL) diatur dalam Peraturan Wali (PERWALI) Nomor 13

Penelitian dilakukan untuk mencari model penataan pedagang kaki lima (PKL) berbasis pengembangan Kota Madiun menjadi tujuan kota wisatayang sedemikian besar jumlahnya di

Namun sosialisasi yang diberikan oleh Pemerintah Kota Semarang tidak bersifat khusus membahas tentang Kebijakan Penertiban Pedagang Kaki Lima di Pasar Johar Kota

1. Implementasi Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2000 terhadap Pengaturan dan Pembinaan Pedagang Kaki Lima di Kota Semarang, Satuan Polisi Pamong Praja selalu menggunakan metode