• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN RPP MAT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN RPP MAT"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

MATERI MEDAN GRAVITASI

KELAS XI SMA

Untuk memenuhi tugas mata kuliah Dasar- Dasar Proses Pembelajaran Fisika 2

Dosen Pengampu:

Dr Sunyoto Eko Nugroho, M.Si

Oleh: Winda Yulia Sari

NIM 4201412094

JURUSAN FISIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

2015

(2)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

SEKOLAH : SMA NEGERI 1 GUBUG

MATA PELAJARAN : FISIKA

KELAS /SEMESTER : XI / Satu

MATERI POKOK : MEDAN GRAVITASI ALOKASI WAKTU : 2 x 45 menit

A. KOMPETENSI INTI

KI. 1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

KI. 2 Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong

royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

KI. 3 Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural,

dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.

KI. 4 Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

B. KOMPETENSI DASAR

1.1 Menyadari kebesaran Tuhan yang menciptakan dan mengatur alam jagad raya melalui

pengamatan fenomena alam fisis dan pengukurannya

(3)

3.2 Mengevaluasi pemikiran dirinya terhadap keteraturan gerak planet dalam tatasurya berdasarkan hukum-hukum Newton

4.2 Menyajikan data dan informasi tentang satelit buatan yang mengorbit bumi dan permasalahan yang ditimbulkannya.

C. INDIKATOR

1. Siswa mampu membedakan antara medan gravitasi dan kuat medan gravitasi dengan

cermat dan teliti

2. Siswa mampu menjelaskan hal-hal yang mempengaruhi kuat medan gravitasi dan

menuliskan persamaan matematis dari kuat medan gravitasi dengan kritis dan percaya

diri

3. Siswa mampu menentukan kuat medan gravitasi di tempat tertentu dengan cermat dan

teliti.

D. MATERI PEMBELAJARAN 1. Medan Gravitasi

2. Kuat Medan Gravitasi

E. METODE PEMBELAJARAN

1. Pendekatan : Scientific Approach

2. Model : Cooperative Learning

3. Metode : diskusi, ceramah dan tanya jawab.

F. MEDIA, ALAT, DAN SUMBER PEMBELAJARAN

1. Media : power point

2. Alat / Bahan : LCD dan Laptop

3. Sumber Belajar :

a. Buku Fisika SMA Kelas XI BSE karangan Sri Handayani dan Ari Damari. Halaman 25-27

b. Buku Fisika SMA Kelas XI BSE karanganTri Widodo. Halaman 49-55 c. Internet

G. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN

(4)

Guru Siswa

Pendahuluan

Pembukaan

 Guru membuka

pelajaran dengan mengucapkan salam

 Berdoa

sebagai

ungkapan rasa syukur kepada Tuhan

 Guru mengabsen siswa dan menanyakan siswa yang tidak hadir

 Siswa menjawab

salam dari ibu guru

 Berdoa sebagai

ungkapan rasa syukur kepada Tuhan

 Siswa

memperhatikan guru sambil mendengarkan nama ketika di absen tentang konsep gravitasi, coba jelaskan apa yang disebut dengan gaya gravitasi? Apa sajakah yang mempengaruhi gaya gravitasi ? Bagaimanakah hubungan antara

 Siswa menjawab

pertanyaan dari guru dan mengutarakan pemahamannya tentang konsep gravitasi.

 Siswa

menghubingkan konsep gaya gravitasi dengan medan gravitasi setelah menjawab pertanyaan-pertanyaan pancingan dari guru.

 Siswa bersama

(5)

masa dan jarak terhadap gaya gravitasi?” kuat medan

gravitasi dan pengaruhnya dalam kehidupan dengan menampilkan gambar-gambar pendukung

 Guru memberikan

kesempatan siswa untuk bertanya

 Guru memberikan

pertanyaan stimulan untuk meningkatkan pemahaman siswa

 Guru mengajak

siswa untuk menyelesaikan penjelasan dari guru dan mengamati gejala-gejala alam yang terkait dengan medan gravitasi

Menanya:

 Siswa bertanya

kepada guru tentang hal-hal yang belum difahami.

 Siswa

(6)

rumus kuat medan gravitasi.

 Guru membagikan

LKS kepada siswa dan menjelaskan tugas yang diberikan kepada siswa

 Guru membimbing

siwa dalam berdiskusi

 Guru meminta

perwakilan siswa untuk maju kedepan dan menjelaskan hasil diskusi mereka

 Guru bersama

dengan siswa mengkoreksi hasil diskusi dan menanyakan siswa apa yang belum dipahami

 Siswa mencoba

menyelesaikan permasalahan dengan menggunakan rumus kuat medan gravitasi

Mengumpulkan Informasi:

 Siswa

menerima LKS dari guru,

telah terpilih maju ke depan, dan siswa yang lain

memperhatikan Menanya

 Siswa bertanya

(7)

Penutup

pelajaran dan memberi salam

dengan guru membuat rangkuman pelajaran.

 Siswa

memperhatikan nasehat dari guru.

 Siswa membuka

buku pegangan siswa dan menandai tugas yang diberikan oleh guru.

 Siswa

memperhatikan dan menjawab salam dari guru

H. PENILAIAN a. Lembar Observasi Siswa

PENILAIAN ASPEK AFEKTIF PROSES BELAJAR MENGAJAR

No Nama Siswa Aspek yang di nilai Nilai Total

Kehadira n

Santun Bertanya Berpendapa t 1.

2.

(8)

Aspek yang di

nilai Skor Kriteria

Kehadiran 5 hadir sebelum guru datang

3 hadir 5 menit setelah guru datang

1 hadir lebih dari 5 menit setelah guru datang

Santun 5 tidak ramai,konsen,dan fokus sewaktu PBM

3 ramai,tidak konsen,dan kurang fokus sewaktu PBM

1 ramai,tidak konsen,dan tidak fokus sewaktu PBM

Bertanya 5 sering bertanya

3 jarang bertanya

1 tidak bertanya

Berpendapat 5 sering berpendapat dengan tepat dan sesuai

3 sering berpendapat namun tidak tepat dan tidak sesuai

1 tidak berpendapat

Nilai Total Adalah :

NT

=

Jumlah skor yang didapat

Jumlah skor maksimum

x

100

Kriteria:

 Sangat baik = > 75

 Baik = 75 > x >50

 Tidak baik = < 50

b. Lembar Kerja Siswa

KISI-KISI INSTRUMEN PENILAIAN Indikator Pencapaian Teknik

penilaian instrumenBentuk Instrumen/item Indikator 1 Kerja Siswa

LKS no.1

dan percaya diri

(9)

Indikator 3

Siswa mampu menentukan kuat medan gravitasi di tempat tertentu dengan cermat dan teliti.

No. 3, 4, dan 5

Pedoman Penskoran:

Skor 5 jika menjawab pertanyaan dengan benar dan tepat serta lengkap (diketahui, ditanyakan, dan penyelesaian).

Skor 3 jika menjawab pertanyaan dengan hanya mencantumkan (diketahui, ditanyakan, dan penyelesain), namun tidak lengkap seluruhnya dan penyelesaian hampir benar.

Skor 2 jika menjawab pertanyaan dengan hanya mencantumkan (diketahui, ditanyakan, dan penyelesaian), namun tidak lengkap seluruhnya dan penyelesaian kurang tepat.

Skor 1 jika menjawab pertanyaan dengan hanya mencantumkan diketahui dan ditanyakan saja.

Skor 0 jika tidak di jawab.

Total Penilaian = T otal Skor x4

Mengetahui,

Kepala Sekolah…… Guru Mata Pelajaran……

NIP. NIP.

Lampiran 1:

MATERI PEMBELAJARAN

FAKTA:

(10)

Variasi Kuat Medan Gravitasi Di Permukaan Bumi

Jika dianggap bumi benar-benar bulat dan massa jenis bumi sama di setiap titik, maka akan kita dapatkan:

 Arah medan gravitasi bumi membentuk garis lurus dan mengarah ke pusat bumi

 Pada setiap titik di permukaan bumi. Kuat medan gravitasi buminya persis sama

Namun, kenyataannya tidak demikian:

 Bumi tidak bulat sempurna, tetapi agak lonjong di daerah khatulistiwa. Akibatnya,

jari-jari bumi disekitar khatulistiwa lebih besar daripada jari-jari bumi disekitar kutub. Dengan demikian, kuat medan gravitasi bumi di khatulistiwa sedikit lebih kecil daripada kuat medan gravitasi bumi di sekitar kutub.

 Massa jenis bumi tidak benar-benar sama. Adanya kandungan barang tambang yang

bermassa jenis besar di bawah permukaan bumi menyebabkan kuat medan gravitasi bumi pada permukaan diatasnya menjadi lebih besar. Perbedaaan kuat medan gravitasi dipermukaan bumi karena adanya deposit barang tambang dibawah permukaan bumi dimanfaatkan untuk mencari deposit barang tambang. Para peneliti mengukur kuat medan gravitasi diberbagai titik dipermukaan bumi. Berdasarkan kuat medan gravitasi yang terukur, pola perubahan, dan sebenarnya, maka dapat diprediksi adanya barang tambang, kedalaman lokasi dan jumlahnya.

 Adanya pegunungan menyebabkan benda yang ada di dekat kaki gunung ditarik kea

rah pusat bumi dank e arah pusat gunung. Kedua tarikan tersebut masing-masing menghasilkan vektor kuat medan gravitasi dalam arah yang berbeda. Akibatnya, vektor kuat medan gravitasi total tidak tepat mengarah ke pusat bumi, tetapi sedikit membelok kearah pusat gunung.

KONSEP DAN PRINSIP: Medan Gravitasi

(11)

Setiap partikel bermassa mempunyai medan gravitasi tertentu. Dengan demikian medan gravitasi didefinisikan sebagai daerah yang masih mendapat pegaruh gaya gravitasi suatu benda.

Medan gravitasi suatu benda dapat digambarkan sebagai garis berarah yang menuju pusat benda, seperti terlihat pada gambar 2.5 di samping.

Kuat medan gravitasi

Setiap benda mempunyai medan gravitasi tertentu. Setiap benda yang berada dalam medan gravitasi benda lain akan mendapat gaya gravitasi. Perhatikan gambar 2.11 di bawah

Besar gaya gravitasi yang dialami setiap benda di titik P tiap satuan massa disebut kuat medan gravitasi yang diberi lambang “g”. Sehingga kuat medan gravitasi dapat dinyatakan dengan persamaan:

g = kuat medan gravitasi (N/Kg) m’ = massa uji (kg)

Dari persamaan dapat diperoleh:

g = kuat medan gravitasi (N/kg)

G = konstanta gravitasi = 6,673 . 10-11 Nm2/kg2 m = massa benda (kg)

(12)

Catatan: Kuat medan gravitasi merupakan besa ran vektor

Kuat medan gravitasi Resultan di titik P adalah:

Percepatan Gravitasi Bumi

Setiap titik dalam medan gravitasi bumi mempunyai percepatan gravitasi yang besarnya dapat dinyatakan dengan persamaan:

g = percepatan gravitasi bumi G = konstanta gravitasi umum M = massa bumi

R = jarak titik ke pusat bumi

Lampiran 2:

LEMBAR KEGIATAN SISWA Kelas : ... Nama : ...

(13)

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan tepat dan teliti !

1. Jelaskan perbedaan antara medan gravitasi dan kuat medan gravitasi !

2. Jika kita memindahkan sebuah benda dari suatu daerah ke daerah lain, bagaimana dengan massa benda dan berat benda tersebut?

3. Diketahui jari-jari bulan adalah 1,7 x 106 m, dan memiliki massa sebesar 7,3 x

1022 kg. Hitunglah kuat medan gravitasi dipermukaan bulan !

4. Diketahui bahwa jarak OP = r/2 dan jarak PQ = r. Hitunglah kuat medan gravitasi pada titik P dan Q !

5. Sebuah planet memiliki massa sebesar

a kali massa bumi, dan memiliki jari-jari sebesar b kali jari-jari bumi. Berapa berat di planet tersebut dibandingkan berat benda di planet bumi ?

Jawaban :

(14)

... ... ...

... ... ...

...

Lampiran 3:

KUNCI JAWABAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS)

1. Perbedaan antara medan gravitasi dan kuat medan gravitasi:

Medan gravitasi didefinisikan sebagai daerah disekitar benda bermassa yang masih dipengaruhi gaya gravitasi dari benda tersebut.

Kuat medan gravitasi adalah besar gaya gravitasi yang dialami setiap benda di titik tertentu setiap satuan massa.

2. Massa suatu benda bersifat tetap, sehingga dimanapun tempatnya massa benda tidak berubah. Sedangkan berat benda dipengaruhi oleh besarnya percepatan gravitasi dimana benda itu berada.Semakin besar percepatan gravitasinya,maka berat bendanyapun akan semakin besar dan sebaliknya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ketika benda dipindahkan dari daerah

satu ke daerah lain massanya tetap,namun beratnya bisa berubah.

3. Diketahui:

rb = 1,7 x 106 m

Mb = 7,3 x 1022 kg

Ditanya: g = ...? Jawab:

g =

GM r2

g =

(6,67x10−11 N m2

kg2 )

7,3x1022kg

(1,7x106m

)2

g =

6,67x7,3x10

11N m2

kg2 kg 2,89x1012m2

g =

48,6912,89 x10−1

N/kg

g = 1,685 N/kg

4. Diketahui: OP = r/2

PQ = r Ditanya: a) gP ...?

(15)

Jawab:

Perbandingan berat dikedua planet:

Wb=

(16)

Wb= a b² 1

Wb=¿

Referensi

Dokumen terkait

Penurunan yang terjadi pada tanah berbutur kasar dan tanah berbutir halus yang kering atau tidak jenuh terjadi dengan segera sesudah penerapan bebannya... Penurunan pada kondisi

Nilai rata-rata Cu total pada kedalaman pengambilan contoh uji 100 cm lebih tinggi dari nilai rata-rata Cu pada kedalaman 50 cm pada semua ketebalan gambut.Gambaran

Variabel dependen dalam penelitian kali ini adalah beta saham dan variabel independen nya adalah rasio keuangan perusahaan, sedang formula deviasi standar sendiri yang

Tim Dosen UPI (2013: 125) menjelaskan bahwa input pendidikan yang bermutu adalah guru-guru yang bermutu, peserta didik yang bermutu, kurikulum yang bermutu, fasilitas

Observasi yang dilakukan pada penelitian ini adalah proses pembelajaran strategi pembelajaran PAILKEM dalam pembelajaran tari Melinting yang mencakup perencanaan,

Rekomendasi Izin Pertunjukan yang bersifat insidental Peraturan Daerah Kabupaten Sragen Nomor 8 Tahun 2014 Tentang Penyelenggaraan Usaha Hiburan Dan Rekreasi1. Surat

Selain memiliki peranan sebagai pengasuh anak, perempuan batak toba memiliki peranan lain yaitu sebagai perempuan dari keturunan masyarakat batak toba dengan konsep “boru ni

Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut : 1) Aktivitas siswa dalam belajar pasca erupsi Merapi dapat dengan baik jika lingkungan belajar kondusif,